Warta Dharmawansa : Journal of Dharmawangsa University
Not a member yet
3034 research outputs found
Sort by
PENGARUH INSTAGRAM @PILEM.AGAK.LAEN TERHADAP MINAT MENONTON FILM AGAK LAEN
Penelitian ini mengkaji meningkatnya pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, oleh industri film di Indonesia sebagai sarana promosi. Fokus penelitian ini adalah akun Instagram @pilem.agak.laen yang dikelola oleh Imajinati Pictures untuk mempromosikan film “Agak Laen”, sebuah film bergenre horor komedi yang berhasil menjadi film terlaris di Indonesia pada tahun 2024 dengan total 9.125.188 penonton. Penelitian ini menggunakan model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) untuk menilai pengaruh promosi melalui Instagram terhadap minat menonton masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel non-probabilitas yang menyasar pengikut akun Instagram tersebut. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, regresi linier sederhana, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi melalui Instagram memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap minat menonton sebesar 65,6%, sedangkan 34,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal lainnya
FENOMENA PENGGEMAR ALTERNATIVE UNIVERSE DI TWITTER (STUDI FENOMENOLOGI PADA FANGIRL PENGGEMAR AU DI TWITTER)
Korean Wave merupakan sebuah budaya yang berasal dari Korea Selatan dan istilah yang diberikan persebaran budaya pop Korea Selatan secara global di seluruh dunia, tanpa terkecuali Indonesia. Fenomena yang kemudian terjadi yakni merebaknya fans K-Pop, baik fangirl maupun fanboy yang membentuk sebuah fandom. Penggemar juga melakukan banyak hal untuk memenuhi kebutuhannya sebagai seorang penggemar terhadap apa yang digemari. Misalnya mendengar, menonton, mencari informasi, ataupun membaca terkait tentang apa yang di gemari. Salah satu contoh karya yang saat ini merebak di kalangan fans K-Pop terutama fangirl adalah Alternative Universe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan mengenai motif dan tipe fangirl penggemar Alternative Universe di twitter. Setiap penggemar AU di twitter, memiliki motif-motif tertentu yang menjadi alasan sebab dan tujuan seseorang untuk bertindak. Dalam penelitian ini, penelti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi milik Alfred Schutz. Teori milik Alfred Schutz ini menggolongkan motif menjadi dua yaitu : 1) Motif Sebab (Because of Motive) yang merujuk pada pengalaman masa lalu seseorang yang menjadi pendorong seseorang melakukan sesuatu, dan 2) Motif Tujuan (In Order to Motive) yang merujuk pada harapan di masa mendatang. Hasil penelitian ini menunjukkan Motif Sebab terdapat tiga motif yang menjadi alasan yaitu motif aktivitas konsumsi penggemar, dimana sebagai fangirl K-Pop, informan menggemari AU untuk memenuhi kepuasan dan kebutuhannya sebagai penggemar. Motif hobi, menggemari AU sudah menjadi hobi informan dalam mengisi waktu luangnya, dan motif pengalaman baru. Berdasarkan Motif Tujuan terdapat tiga motif yang menjadi tujuan yaitu motif mendapatkan hiburan, karena AU sendiri memiliki banyak ragam genre dan cerita menarik yang dapat menghibur informan. Motif menambah wawasan, selain menghibur AU juga menjadi media edukasi bagi informan seperti menambah perbendaharaan kata dan sebagainya. Alasan ketiga, motif meningkatkan kreativitas. Terkait tipe penggemar, terdapat dua tipe yaitu penggemar pasif, dimana penggemar hanya melakukan konsumsi seperti menonton, mendengar, dan membaca terkait kegemarannya. Selanjutnya penggemar aktif, dimana penggemar juga ikut melakukan produksi atau membuat sebuah karya terkait kegemarannya seperti AU.Kata Kunci: Motif, Tipe, Penggemar, Alternative Univers
TINGKAT ADOPSI PETANI PADI DALAM KEGIATAN PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) BUDIDAYA PADI SAWAH (Studi Kasus di Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi petani padi sawah di Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Provinsi DIY. Penelitian ini dilakukan di Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman pada bulan Mei 2025 dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 64 responden dengan menggunakan metode Proportional Random Sampling. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masing-masing tahap adopsi terdapat interval kelas yang berbeda. Pada tahap kesadaran dan minat, diperoleh persentase 78,90 dan 78,51 yang menunjukkan bahwa petani telah memiliki kesadaran serta ketertarikan mengenai kegiatan pengelolaan tanaman terpadu. Kemudian pada tahap evaluasi, mencoba, dan adopsi diperoleh persentase 72,13, 70,18, dan 75,25 yang menunjukkan bahwa pada tahap evaluasi, mencoba, dan adopsi oleh petani padi sawah masih pada taraf sedang. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat adopsi perlu diperhatikan agar petani padi sawah bisa membudidayakan lahannya dengan metode yang lebih baik daripada sebelumnya
PENGARUH PROFESIONALISME KERJA, DISIPLIN KERJA DAN SERVANT LEADERSHIP TERHADAP PENCAPAIAN KINERJA PEGAWAI RUMAH SAKIT DAERAH KALISAT
Sebagai pusat kesehatan masyarakat, RSD Kalisat harus mampu menyediakan semua kebutuhan layanan kesehatan masyarakat. Kombinasi kepemimpinan yang melayani (servant leadership), disiplin kerja yang ketat, dan etos kerja yang sangat profesional diperlukan untuk mendapatkan hasil maksimal dari kinerja pegawai. Pencapaian kinerja pegawai dipengaruhi oleh sejumlah tantangan yang berkelanjutan, termasuk disiplin yang buruk, motivasi yang rendah, dan gaya kepemimpinan yang tidak efektif. Profesionalisme, disiplin, dan kepemimpinan yang melayani merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan pegawai di RSD Kalisat. Dalam penelitian ini, 168 peserta disurvei dengan menggunakan strategi pengambilan Nonprobability sampling yang mencakup pendekatan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif explanatory. Uji hipotesis dan instrumen, asumsi klasik, regresi linier berganda, dan koefisien determinasi membentuk pendekatan analisis data untuk penelitian ini. Dengan menggunakan tingkat kontribusi 95% sebagaimana ditentukan oleh uji Koefisien Determinasi R2, hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan yang melayani, disiplin kerja, dan profesionalisme semuanya memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pencapaian kinerja pegawai di RSUD Kalisat
DETERMINATION OF MARKETING STRATEGY AT WARUNG LESEHAN AA REMBANGAN USING SWOT ANALYSIS
In the era of increasingly fierce business competition, especially in the culinary sector, the management of an effective marketing strategy is the main key to maintaining and developing the business. Warung Lesehan AA Rembangan as one of the traditional culinary business actors faces the challenge of staying relevant and competitive amid many competitors and changing consumer preferences. This study aims to analyze the internal and external factors that affect the marketing strategy of Warung Lesehan AA Rembangan and formulate an effective business development strategy based on SWOT, IFE (Internal Factor Evaluation), and EFE (External Factor Evaluation) analysis. The research method used is a descriptive study with a qualitative and quantitative approach through the collection of primary and secondary data. The results of the analysis show that the main strength of Warung Lesehan AA lies in active promotion through discounts and banners as well as an easy-to-reach strategic location. However, there are weaknesses in the form of simple and less modern stall facilities that have the potential to reduce the comfort of visitors. The main threat faced is the stiff competition with the number of lesehan stalls in the Rembangan area. Based on the results of the SWOT analysis, it is recommended to implement growth strategies that maximize strengths and opportunities, as well as weakness improvement strategies to deal with existing threats. This research provides practical recommendations for the managers of Warung Lesehan AA to improve the quality of services, facilities, and promotional innovations to strengthen the competitiveness and sustainability of the business
ANALISIS KESIAPAN MAHASISWA DALAM MEMULAI USAHA SETELAH LULUS (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIMA)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan mahasiswa dalam memulai usaha setelah lulus, dengan fokus pada Mahsiswa Fakultas Ekonomi UNIMA, kesiapan mahasiswa menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan dalam berwirausaha, kesiapan mahsiswa dalam memulai usaha juga bisa menjadi salah satu faktor pentinng yang dapat mendorong pertumbuhaan ekonomi dan menggurangi angka pengangguran, terutama bagi lulusan pernguruan tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner tertutup dengan menggunakan skala likert. Instrumen penelitian ini digunakan untuk mengukur beberapa faktor kesiapan mahasiswa dalam memulai usaha, seperti kesiapan diri, keterampilan, kesiapan modal, dukungan keluarga, dan kesiapan jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki minat dan motivasi untuk berwirausaha, namun masih terdapat beberapa faktor penghambat untuk berwirausaha seperti kurangnya modal, dan kurangnya jaringan bisnis
PENGARUH DIGITAL CULTURE, LEADERSHIP STYLE, DAN ORGANIZATIONAL COMMITMENT TERHADAP WORKFORCE AGILITY PADA PT. BUMI ASRI LESTARI SITUBONDO
Rapid digital transformation requires organisations to have a workforce that is adaptive and responsive to change. PT Bumi Asri Lestari Situbondo, as a company in the field of aquaculture, faces challenges in managing human resources in the midst of ever-changing technological developments. This study aims to examine the influence of digital culture, leadership style and organisational commitment on workforce agility. This research uses a descriptive quantitative approach with data collection through a Likert scale questionnaire. The sampling technique was proportionate random sampling, and data analysis was conducted using multiple linear regression. The results showed that the three independent variables namely digital culture, leadership style, and organisational commitment had a positive and significant effect on workforce agility. Digital culture plays a role in encouraging collaboration and the use of work technology, effective leadership style creates a supportive and communicative work environment, while organisational commitment increases employee loyalty and engagement in change. The findings suggest the importance of integration between digital culture, adaptive leadership and organisational commitment in shaping an agile workforce ready to face the dynamics of the digital era
PENGARUH PEMAHAMAN STANDAR AKUNTANSI, TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN KERJA PEJABAT PENATAUSAHAAN KEUANGAN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SOLOK SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pemahaman standar akuntansi, tingkat pendidikan dan pengalaman kerja pejabat penatausahaan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini menggunakan metode survey, dimana data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik analaisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi; uji kualitas data, analisis regeresi linear berganda, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pemahaman standar akuntansi dan variabel pengalaman kerja pejabat penatausahaan keuangan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Solok Selatan. Variabel tingkat pendidikan pejabat penatausahaan keuangan secara parsial tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Solok Selatan. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel pemahaman standar akuntansi, tingkat pendidikan dan pengalaman kerja pejabat penatausahaan keuangan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Solok Selatan
PENGARUH SUKU BUNGA, DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM PERIODE 2010-2024 PENDEKATAN VECM
Jumlah uang beredar adalah salah satu faktor kunci yang mempengaruhi stabilitas ekonomi dan kebijakan moneter. Secara teoritis, jumlah uang beredar akan berpengaruh terhadap nilai uang yang diimpementasikan pada tingkat harga dan produk. Jika jumlah uang beredar lebih besar dibandingkan dengan produksi barang dan jasa, maka akan membawa dampak pada meningkatnya harga-harga sekaligus berarti nilai uang turun. Terdapat hubungan yang erat antara jumlah uang beredar, suku bunga dan inflasi. Dimana apabila suku bunga rendah maka jumlah uang yang beredar di masyarakat akan semakin banyak, dan dapat memicu naiknya harga-harga sehingga akan menimbulkan inflasi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak jangka pendek dan jangka panjang suku bunga dan inflasi terhadap jumlah uang beredar di Indonesia tahun 2010-2024 dalam Perspektif Ekonomi Islam. Metode penelitian ini menggunakan alat analisis Vector Error Correction Model tahun 2010-2024. Adapun hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam jangka pendek suku bunga dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah uang beredar. Dan dalam jangka panjang suku bunga dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap jumlah uang beredar di Indonesia