Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
2148 research outputs found
Sort by
Analisis Penanaman Nilai Pendidikan Karakter Jujur dan Disiplin melalui mata pelajaran PPKn di SDN 1 Sirnajaya
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai karakter kejujuran dankedisiplinan siswa/ siswi di SDN 1 Sirnajaya, serta penerapannya melalui pembelajaranPPKn. Karakter kejujuran melibatkan tindakan yang sesuai dengan kenyataan, tidakberbohong, tidak curang, dan berani mengakui kesalahan. Sedangkan karakterkedisiplinan mencakup kepatuhan terhadap sebuah peraturan dan tata tertib yangberlaku. Penelitian dilakukan di kelas rendah yaitu kelas 3 dan kelas tinggi yaitu kelas 5dengan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa di SDN 1 Sirnajaya telah memiliki danmenerapkan sikap jujur dan disiplin. Penanaman nilai-nilai ini dilakukan melaluipembiasaan di lingkungan sekolah dan pemberian contoh langsung oleh para gurudalam berbagai aspek, seperti berbicara dengan sopan dan apa adanya, datang kesekolah tepat waktu dan mematuhi peraturan yang ada di sekolah.
Studi Literatur : Canva Sebagai Media Pembelajaran yang Interaktif
Dalam dunia pendidikan, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi merupakan satu terobosan yang luar biasa. Dengan adanya teknologi tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan serta menjadi inovasi dalam pembelajaran dengan banyak melibatkan unsur teknologi informasi didalamnya. Oleh karena itu, Pendidikan merupakan salah satu sektor kehidupan yang tidak luput dari dampak globalisasi tersebut, sehingga dapat membangun sistem pendidikan dengan memanfaatkan teknologi. Artikel ini berupaya mengumpulkan informasi yang cukup tentang media pembelajaran interaktif yang melibatkan teknologi pendidikan dengan memanfaatkan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran yang interaktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengumpulkan beberapa penelitian sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Canva merupakan salah satu aplikasi pembelajaran interaktif yang dapat digunakan dan dimanfaatkan dalam proses pembelajaran, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan.
Implementasi Moderasi Beragama Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Indonesia merupakan Negara kesatuan dengan banyaknya keberagaman, baik suku, ras, budaya bahkan agama. Moderasi beragama menjadi perbincangan hangat dengan adanya pro kontra di masyarakat. Di Kabupaten Garut sendiri moderasi beragama sudah sering digaungkan dengan tujuan terjalinnya kerukunan di masyarakat yang harmonis dan toleran. Selain itu di Kabupaten Garut sendiri moderasi Beragama sudah mulai diterapkan di kalangan siswa melalui pembelajaran di kelas, khususnya pelajaran agama. Dan pembelajaran pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi salah satu jalan untuk membentuk karakter yang moderat. Latar belakang penelitian ini adalah implementasi moderasi beragama pada pembelajaran pendidikan agama islam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat mempengaruhi sikap moderasi beragama khususnya di SMA Negeri 1 Garut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dimana dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi moderasi beragama pada pembelajaran pendidikan agama Islam di SMA Negeri 1 Garut sudah berjalan dengan baik. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Garut yang menyatakan bahwa SMA Negeri 1 Garut merupakan sekolah percontohan anti kekerasan, yang mana merupakan salah satu dimensi dari moderasi beragama. Begitu pula dalam pembelajaran pendidikan agama Islam dibuktikan dengan adanya RPP yang berkaitan dengan moderasi beragama, seperti materi di kelas XI yaitu materi Musyawarah Untuk Mufakat, materi Demokrasi, Toleransi Sebagai Alat Pemersatu Bangsa. Lalu di kelas XII adapula materi mengenai Persatuan dan Kerukunan. Juga adanya kegiatan keagamaan seperti pelaksanaan PHBI di lingkungan SMA Negeri 1 Garut
Whistleblowing System in Forensic Audit for Fraud Disclosure
Business competition makes companies must be able to maintain their survival, but fraud that occurs can result in high risks for the company so that it needs to be anticipated and managed properly. This study intends to examine the role of the whistleblower system in the implementation of forensic audits, particularly in effort to reveal fraud. The approach employed in this research is a Literatire Review (SLR) study employing data sources from various national and international research.The results showed that the whistleblowing system has an important role as a provider of initial information about fraud that occurs in an organisation in both the government and private sectors. Information obtained from whistleblowers can then be used as preliminary evidence for auditors to conduct investigative audits and forensic audits that pay attention to the interests of evidence based on the law.This study also found that whistleblowers are more comfortable disclosing fraud to external parties than to internal organizations and are more willing to disclose fraud information if the fraud is committed by peers and equals than if it is committed by leaders or top management.
Increasing the Competitiveness of Batik Nusantara Through Products Innovative
The Nusantara batik industry has become an important part of Indonesia's cultural heritage and has significant potential to make a significant economic contribution. In an effort to enhance the competitiveness of Nusantara batik products, the concept of community partnership innovation has emerged as a promising approach. One concrete implementation of this approach is through the SANUTIK (Sapatu Nusantara Batik) program. This article will explain how community partnership innovation through SANUTIK can strengthen the Nusantara batik industry from various aspects. The research method used is descriptive and qualitative. Data analysis is conducted through SWOT analysis. The research results show that the SWOT Matrix Analysis of the internal conditions of Nusantara batik through SANUTIK has stronger strengths compared to weaknesses. The condition of Nusantara batik through SANUTIK has greater opportunities compared to threats. Nusantara batik through SANUTIK is in the aggressive/growth quadrant, which means it is in a prime and stable condition, making it highly possible to continue expanding, enhancing growth, and achieving maximum progress
IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DALAM MEMBANGUN BUDAYA LITERASI BACA TULIS DI SDN 2 PURBAYANI
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi program kampus mengajar dalam budaya literasi baca tulis di SD Purbayani 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III dan wali kelas III. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, serta verifikasi/kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program kampus mengajar dalam budaya literasi di SD Purbayani 2 yaitu membaca lima menit sebelum pembelajaran dimulai, pohon literasi dan reading clinic untuk membantu siswa dalam melatih kemampuan literasi. Â
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PEMBENTUKAN KOGNITIF SISWA
Education can be used as a guideline or parameter by students in culminating all kinds of knowledge they have so that they can expand in achieving understanding in themselves and their lives. Education is needed to suppress and minimize the ignorance that exists in students so that it does not become stagnant and degraded. This research was carried out at the Abdul Malik Private Madrasah Ibtidaiyah (MIS) with a quantitative research approach. This research method uses survey methods and correlation analysis to see the relationship between mathematical disposition variables and students' critical thinking, by conducting a Two Ways ANOVA test to see the analysis of students' mathematical dispositions and critical thinking based on students' cognitive stages, namely the preoperational, transitional and concrete thinking stages. The population of this study was upper-class students at the Abdul Malik Private Madrasah Ibtidaiyah with a sample of 61 students. This research instrument uses tests and questionnaires. The specifications for the data analysis requirements used consist of normality tests and linearity tests using Kolmogorov-Smirnov with the help of SPSS version 26 software. In this study, it was found that learning outcomes with students' cognitive levels at the preoperational, transitional, and concrete stages had differences and did not have a significant influence. in developing student learning outcomes, however, there is a relationship between students' mathematical disposition abilities and critical thinking
Penguatan BUMDES sebagai Penggerak Ekonomi di Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi
Desa Bojong merupakan salah satu wilayah di kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut Jawa Barat. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, dilaksanakan dengan tujuan mendukung pengembangan ekonomi desa melalui program seminar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Program kerja ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta pengurus BUMDes terkait manajemen usaha, pengelolaan sumber daya lokal, dan optimalisasi potensi desa dalam meningkatkan pendapatan desa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan pendampingan langsung setelah seminar kepada pengurus BUMDes untuk pembuatan proposal usaha. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa dan tumbuhnya minat untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan usaha desa. Diharapkan, dengan adanya seminar ini, BUMDes Desa Bojong dapat lebih optimal dalam menjalankan fungsinya dan mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat
Review: Teknologi Pengolahan Biji Kopi Hijau dan Peranannya dalam Pembentukan Komponen Rasa Biji Kopi
Kopi adalah salah satu dari jenis minuman yang banyak dikonsumsi secara global. Biji kopi hijau (green coffee bean) dihasilkan dari kopi ceri merah yang melalui pengeringan dan disimpan dalam jangka waktu tertentu hingga akhirnya digunakan. Perubahan senyawa volatil dan sifat fisik biji kopi hijau (green coffee bean) dapat terjadi selama pengolahan. Ulasan ini bertujuan dalam mengevaluasi tahap pengolahan biji kopi hijau (green coffee bean) serta pengaruh proses tersebut terhadap sifat fisik dan komponen senyawa volatile green coffee bean. Kata kunci: Biji kopi hijau, Pengolahan biji kopi, Rasa biji kop
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI SDN 1 CINISTI MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGAKATAN 4
Pendidikan karakter peduli lingkungan saat ini sangatlah memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari hari peserta didik, melalui pendidikan karakter peduli lingkungan diharapkan peserta didik dapat mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakan lingkungan dimasyarakat, melalui program kampus mengajar ini diharapkan peserta didik mampu meningkatkan karakter peduli lingkungan dan mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 1 Cinisti, Desa Kaliki, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut dengan objek penelitian siswa kelas III di SDN 1 Cinisti. Adapun Tujuan dari penelitian ini yaitu menanamkan karakter peduli lingkungan pada siswa kelas III melalui program kampus mengajar, metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif Adapun teknik pengumpulan data yang peniliti gunakan yaitu teknik Observasi, wawancara dan Dokumentasi.Berdasarkan hasil yang diperoleh selama 4 bulan melalui program kampus mengajar peserta didik sangat antusias dalam mengikuti kegiatan dan juga dapat diperoleh bahwa untuk menanamkan karakter peduli lingkungan dibutuhkan kerjasama antara pihak sekolah baik kepala sekolah, guru dan pihak lainnya dalam proses penanaman karakter peduli lingkungan pada peserta didik, perlu adanya kebiasaan yang harus dilakukan agar tanpa sadar peserta didik telah memiliki karakter peduli lingkungan, melalui pembelajaran secara langsung kelapangan seperti mengajak peserta didik langsung ke lingkungan alam membuat peserta didik sangat antusias dalam proses pembelajaran, mereka secara langsung menyaksikan dan memperaktekan bagaimana menjaga dan merawat lingkungan, melalui kegiatan menjaga kebersihan kelas, menanam pohon dan mengajak berkebun diharapan peserta didik dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.Â