Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
2148 research outputs found
Sort by
Analisis Kesiapan Mahasiswa Pgsd Upgri Pontianak dalam Menghadapi Kelas Inklusif Setelah Mengikuti Mata Kuliah Pendidikan Inklusi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan mahasiswa PGSD Universitas PGRI Pontianak dalam menghadapi kelas inklusif setelah menempuh mata kuliah Pendidikan Inklusi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri atas 179 mahasiswa yang telah lulus mata kuliah Pendidikan Inklusi, dilengkapi wawancara terhadap 20 mahasiswa untuk memperdalam faktor pendukung dan penghambat kesiapan. Instrumen yang digunakan berupa angket skala Likert empat poin yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta pedoman wawancara. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif (mean, persentase, dan standar deviasi) dan analisis kualitatif sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat kesiapan mahasiswa berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi (72,86%–87,5%). Mahasiswa memiliki pemahaman teoretis yang baik, sikap positif terhadap keberagaman, dan kesiapan strategi pembelajaran adaptif. Namun demikian, ditemukan kesenjangan pada keterampilan praktis, khususnya dalam penerapan Universal Design for Learning (UDL), asesmen individual, dan penggunaan media adaptif. Faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan mahasiswa meliputi pemahaman teoretis, pengalaman praktik, sikap terhadap keberagaman, serta dukungan institusional. Mata kuliah Pendidikan Inklusi berkontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman konseptual, membentuk sikap inklusif, dan menumbuhkan kesiapan praktik mahasiswa.Penelitian ini merekomendasikan penguatan praktik lapangan, pelatihan berkelanjutan, serta dukungan institusional agar calon guru lebih siap menjadi pendidik yang inklusif, kompeten, dan adaptif dalam menghadapi keberagaman peserta didik di sekolah dasar.
Kata Kunci : pendidikan inklusif, kesiapan mahasiswa, PGSD, kompetensi pedagogik, kelas inklusif
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan mahasiswa PGSD Universitas PGRI Pontianak dalam menghadapi kelas inklusif setelah menempuh mata kuliah Pendidikan Inklusi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri atas 179 mahasiswa yang telah lulus mata kuliah Pendidikan Inklusi, dilengkapi wawancara terhadap 20 mahasiswa untuk memperdalam faktor pendukung dan penghambat kesiapan. Instrumen yang digunakan berupa angket skala Likert empat poin yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta pedoman wawancara. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif (mean, persentase, dan standar deviasi) dan analisis kualitatif sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat kesiapan mahasiswa berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi (72,86%–87,5%). Mahasiswa memiliki pemahaman teoretis yang baik, sikap positif terhadap keberagaman, dan kesiapan strategi pembelajaran adaptif. Namun demikian, ditemukan kesenjangan pada keterampilan praktis, khususnya dalam penerapan Universal Design for Learning (UDL), asesmen individual, dan penggunaan media adaptif. Faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan mahasiswa meliputi pemahaman teoretis, pengalaman praktik, sikap terhadap keberagaman, serta dukungan institusional. Mata kuliah Pendidikan Inklusi berkontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman konseptual, membentuk sikap inklusif, dan menumbuhkan kesiapan praktik mahasiswa.Penelitian ini merekomendasikan penguatan praktik lapangan, pelatihan berkelanjutan, serta dukungan institusional agar calon guru lebih siap menjadi pendidik yang inklusif, kompeten, dan adaptif dalam menghadapi keberagaman peserta didik di sekolah dasar.
Kata kunci: pendidikan inklusif, kesiapan mahasiswa, PGSD, kompetensi pedagogik, kelas inklus
Rekonstruksi Sistem Pendidikan Islam Berdasarkan Ihes (Integrated Holistic Education System) Melalui Peran Guru
Di era kontemporer, pendidikan Islam menghadapi tantangan untuk menghasilkan siswa yang tidak hanya berprestasi akademik tetapi juga memiliki iman dan karakter yang kuat. Sebagai solusi, Integrated Holistic Education System (IHES) menggunakan pendekatan integratif untuk mengembangkan aspek spiritual, intelektual, emosi, dan sosial secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana guru berperan dalam menerapkan IHES dan mengidentifikasi masalah yang dihadapi saat menerapkannya. Penelitian ini menganalisis literatur terkait Integrated Holistic Education System (IHES) dan peran guru dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator spiritualitas, penghubung antara ilmu agama dan umum, serta inovator dalam penggunaan teknologi pembelajaran. Integrated Holistic Education System (IHES) telah terbukti berhasil membentuk karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Qurani. Namun, masalah seperti keterbatasan infrastruktur dan kebutuhan pelatihan untuk guru masih menjadi kendala dalam implementasinya. Oleh karena itu , untuk menjamin keberhasilan sistem ini dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam, diperlukan dukungan dari berbagai pihak
Penerapan Lesson Study Guru Pai Menggunakan Discovery And Collaboration Learning
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Lesson Study di SMPN 24 Malang. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode deskriptif untuk menganalisis data secara mendalam. Subjek penelitian dipilih melalui purposive sampling, yang melibatkan seorang guru PAI dan 29 siswa kelas IX G. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data dalam bentuk naratif, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber, waktu, dan teknik. Triangulasi sumber membandingkan hasil wawancara dengan dokumen terkait, triangulasi waktu membandingkan data dari wawancara pada waktu yang berbeda, dan triangulasi teknik membandingkan data dari berbagai teknik pengumpulan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran berjalan sesuai harapan dengan penerapan model discovery learning dan kolaborasi. Persiapan yang komprehensif serta kerja sama efektif antara guru melalui diskusi perencanaan (PLAN-DO-SEE) mendukung keberhasilan ini. Metode pembelajaran yang interaktif dan inovatif, seperti penggunaan Quizziz, berhasil meningkatkan antusiasme dan keterlibatan siswa. Interaksi yang baik antara guru dan siswa serta pemahaman guru terhadap karakteristik siswa berkontribusi pada keterlibatan siswa yang tinggi (≥95%). Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran PAI di SMPN 24 Malang telah berjalan dengan baik, dengan guru yang memiliki kesadaran diri yang kuat dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran
Analisis Pemikiran KH. Ahmad Dahlan dalam Pendidikan Islam dan Relevansinya pada Pembelajaran Abad 21
This study aims to analyze (1) the biography of KH. Ahmad Dahlan; (2) the works of KH. Ahmad Dahlan; (3) his concepts of education; and (4) his contributions to contemporary Islamic education. The research employs a qualitative approach, utilizing a library research method, and draws on various sources, including journals, e-books, websites, magazines, newspapers, proceedings, and other online media. Data analysis was carried out through descriptive analysis, namely by carefully comparing and interpreting the collected information. The findings affirm that KH. Ahmad Dahlan’s educational concept encompasses the definition, objectives, methods, materials, the roles of educators and learners, as well as the foundation of progressive education. His approach emphasizes not only religious aspects but also holistic learning relevant to the 21st century, including character development, critical literacy, collaborative skills, and adaptability in the face of scientific and technological advancements. In this way, KH. Ahmad Dahlan initiated educational reforms that promote holistic learning, integrating both religious and general knowledge within the framework of Islamic education as Rahmatan lil-‘alamin (a mercy for all creation)
 
Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membentuk Akhlak Siswa Di Era Digital: Studi Literatur
Peran Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) dalam membentuk karakter siswa di era digital adalah tujuan penelitian ini. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini menganalisis literatur dari berbagai sumber ilmiah. PPKn memiliki fungsi strategis dalam membangun warga negara yang berkarakter, cerdas, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pengaruh teknologi dan media sosial, yang seringkali menimbulkan degradasi moral, membuat tantangan karakter di era digital semakin kompleks. Kajian ini menemukan bahwa PPKn berperan penting dalam menanamkan nilai moral, etika digital, nasionalisme, dan tanggung jawab sosial melalui pembelajaran kontekstual dan adaptif. Pendidikan karakter berbasis digital citizenship adalah cara yang bagus untuk memasukkan nilai-nilai Pancasila ke dalam kehidupan digital
Peran Tasawuf dalam Pembentukan Kesehatan Mental: Sebuah Systematic Literature Review
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi nilai dan amalan tasawuf terhadap kesehatan mental melalui tinjauan sistematis terhadap dua puluh artikel ilmiah. Kajian ini menyoroti bagaimana praktik sufistik seperti dzikir, muraqabah, tafakkur, muhasabah, wirid, dan meditasi sufi berperan dalam menurunkan tingkat stres, kecemasan, serta meningkatkan ketenangan batin dan kesejahteraan psikologis. Nilai-nilai tasawuf seperti sabar, syukur, tawakal, ikhlas, dan zuhud ditemukan berfungsi sebagai mekanisme coping spiritual yang membantu individu dalam menghadapi tekanan hidup dan membangun resiliensi. Temuan menunjukkan bahwa amalan sufistik bekerja melalui penguatan regulasi emosi, peningkatan kesadaran diri, pengendalian pikiran, serta penguatan hubungan spiritual dengan Allah. Selain memberikan efek terapeutik, tasawuf juga berkontribusi pada pembentukan makna hidup, stabilitas emosional, dan kualitas hubungan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa tasawuf merupakan pendekatan psikologis-spiritual yang efektif dalam membangun kesehatan mental holistik dan dapat diintegrasikan dengan psikologi modern dalam konteks intervensi kesehatan mental masyarakat Muslim
IMPLEMENTASI QUIZWHIZZER DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA JAWA
Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas implementasi QuizWhizzer dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Jawa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan QuizWhizzer secara signifikan meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa. Elemen gamifikasi seperti leaderboard dan hadiah kecil terbukti efektif dalam membuat pembelajaran lebih menarik dan mendorong partisipasi aktif siswa. Observasi kelas dan data dokumentasi menunjukkan peningkatan interaksi siswa dalam diskusi dan kuis, serta penurunan kebosanan yang biasanya terjadi dalam metode pembelajaran tradisional. Selain itu, penggunaan QuizWhizzer mempermudah guru dalam melakukan evaluasi pemahaman siswa secara real-time dan memberikan umpan balik yang lebih tepat. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti masalah teknis dan kesulitan adaptasi awal siswa terhadap platform ini. Untuk memaksimalkan manfaat QuizWhizzer, disarankan agar sekolah meningkatkan infrastruktur teknologi, memberikan pelatihan komprehensif kepada siswa, dan mengintegrasikan QuizWhizzer secara strategis dalam kurikulum. Diperlukan studi lanjutan untuk menilai efek jangka panjang dari penggunaan QuizWhizzer serta mengidentifikasi dan menangani tantangan-tantangan lain yang mungkin muncul seiring waktu
Optimalisasi Peran Mahasiswa Dalam Organisasi Melalui Pelatihan Leadership dan Keorganisasian Di Bem-Ftk Uit Lirboyo Kediri
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berjudul “Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam Organisasi melalui Pelatihan Leadership dan Keorganisasian di BEM-FTK UIT Lirboyo Kediri” bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan manajerial pengurus organisasi mahasiswa. Kegiatan ini dirancang dalam bentuk pelatihan dan pendampingan intensif yang menitikberatkan pada peningkatan pemahaman konseptual, kemampuan perencanaan strategis, serta dinamika komunikasi tim. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta yang tercermin melalui kenaikan skor post-test dan perbaikan kualitas penyusunan program kerja organisasi. Dampak positif juga tampak pada peningkatan soliditas tim dan efektivitas koordinasi internal, meskipun masih ditemukan kendala pada aspek manajemen konflik dan pengelolaan waktu antara tanggung jawab akademik dan organisasi. Program ini menegaskan bahwa pelatihan berkelanjutan dengan dukungan sistemik dari fakultas dan penerapan kaderisasi internal di tingkat organisasi merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan kepemimpinan mahasiswa yang progresif, profesional, dan berdaya saing.
Kata Kunci Kepemimpinan Mahasiswa,Pelatihan Organisasi, Pengembangan kapasitasProgram Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berjudul “Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam Organisasi melalui Pelatihan Leadership dan Keorganisasian di BEM-FTK UIT Lirboyo Kediri” bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan manajerial pengurus organisasi mahasiswa. Kegiatan ini dirancang dalam bentuk pelatihan dan pendampingan intensif yang menitikberatkan pada peningkatan pemahaman konseptual, kemampuan perencanaan strategis, serta dinamika komunikasi tim. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta yang tercermin melalui kenaikan skor post-test dan perbaikan kualitas penyusunan program kerja organisasi. Dampak positif juga tampak pada peningkatan soliditas tim dan efektivitas koordinasi internal, meskipun masih ditemukan kendala pada aspek manajemen konflik dan pengelolaan waktu antara tanggung jawab akademik dan organisasi. Program ini menegaskan bahwa pelatihan berkelanjutan dengan dukungan sistemik dari fakultas dan penerapan kaderisasi internal di tingkat organisasi merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan kepemimpinan mahasiswa yang progresif, profesional, dan berdaya saing.
kata Kunci : Kepemimpinan Mahasiswa,Pelatihan Organisasi, Pengembangan kapasita
Rapid Mixing Synthesis of Polyaniline as an Adsorbent for Cr(VI) Ions: Bahasa Indonesia
The study of variations in the concentration of ammonium persulfate (APS) in the synthesis of polyaniline (PANI)using the rapid mixing method aims to determine the best candidate for chromium metal ion adsorbents among the PANI produced by varying the APS concentration. The variations in the APS concentration used were 0.1 M, 0.3 M, 0.5 M, and 0.7 M. The synthesized material was characterized using Fourier-transform infrared (FTIR) and Raman spectroscopy, while particle morphology and size were assessed through scanning electron microscopy (SEM). The results confirmed that the PANI produced was in the form of Emeraldine Salt (ES), with PANI 0.7 M yielding the highest mass of 3.03 grams and exhibiting globular particles ranging from 75 to 106 nm and a significant chromium (VI) ion adsorption capacity of 14.22 mg/g. These findings indicate that synthesizing PANI at an APS concentration of 0.7 M is highly effective for creating nano-sized PANI with excellent adsorption properties. This material shows great potential for use in water treatment applications related to leather tanning and as a counter electrode in dye-sensitized solar cells, thereby highlighting the broader impact of the research.Polianilina (PANI) merupakan salah satu polimer konduktif yang memiliki sifat unggul dibanding polimer konduktif lainnya. Polimerisasi kimia dengan metode rapid mixing merupakan metode yang efisien untuk mensintesis PANI. Studi variasi konsentrasi amonium persulfate (APS) dalam sintesis polianilina dengan menggunakan metode rapid mixing telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan menentukan kandidat adsorben ion logam kromium terbaik dari PANI yang dihasilkan dengan memvariasikan konsentrasi APS. Variasi konsentrasi APS yang digunakan adalah 0,1 M, 0,3 M, 0,5 M, dan 0,7 M. Material dikarakterisasi dengan menggunakan analisis spektroskopi FTIR dan Raman. Bentuk dan ukuran partikel dianalisis menggunakan SEM. Daya adsorpsi diuji dengan mengunakan AAS. PANI hasil sintesis terkonfirmasi dalam bentuk Emeraldine Salt (ES) berdasarkan hasil pengamatan warna, analisis spektrofotometer FTIR dan Raman. PANI 0,7 M variasi konsentrasi APS 0,7 M memberikan hasil reaksi dengan tertinggi (3,03 gram) dengan hasil analisis SEM menunjukkan partikel PANI berbentuk globural berukuran 75 – 106 nm. Hasil uji adsorpsi ion kromium (VI) dengan material PANI menunjukkan bahwa material PANI dengan konsentrasi 0,7 M memiliki daya adsorpsi sebesar 14,22 mg/g. Hasil ini menunjukkan bahwa sintesis PANI dengan metode rapid mixing pada konsentrasi APS 0,7 M merupakan cara sintesis yang efisien untuk mendapatkan material PANI berukuran nano dengan daya adsorpsi terhadap ion logam kromium (VI) yang bai
Pelatihan Aplikasi Bubur California sebagai Fungisida Alami pada Petani Jeruk di Kecamatan Kadungora
Jeruk merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Garut, dengan potensi produksi yang tinggi dan kontribusi yang cukup besar bagi perekonomian daerah. Salah satu kendala dalam budidaya jeruk terutama terkait dengan serangan hama dan penyakit yang mengancam kualitas dan hasil panen. Tujuan dari kegiatan PkM ini adalah untuk melatih petani dalam teknik pembuatan bubur kertas California yang mudah diaplikasikan di kebun jeruk, guna mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia berbahaya. Metode yang digunakan dalam PKM ini meliputi survei, penyuluhan, dan demonstrasi langsung untuk meningkatkan pemahaman petani tentang teknik pembuatan dan aplikasi bubur California