Jurnal Online Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Not a member yet
28972 research outputs found
Sort by
FORMULASI FACE MIST DAN UJI KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK DAUN LAVENDER (Lavandula dentata)
Tingginya paparan polusi udara di perkotaan dapat mempercepat penuaan kulit melalui stres oksidatif. Face mist dipilih sebagai sediaan praktis untuk melembabkan dan memberikan perlindungan antioksidan. Penelitian ini bertujuan merumuskan face mist dengan ekstrak daun lavender (Lavandula dentata), yang dikenal mengandung flavonoid tinggi dan beraroma relaksasi. Penelitian ini merupakan metode eksperimental, ekstraksi menggunakan metode maserasi etanol, menghasilkan rendemen 10,3 % dan kadar flavonoid total 11,09 ± 0,10 mg ekuivalen kuersetin per gram. Tiga formula face mist dibuat dengan konsentrasi ekstrak 2,5 %, 4 %, dan 5 %, lalu diuji mutu fisik, penerimaan panelis, serta keamanan kulit. Semua formula memiliki pH 4,6–4,8, bertekstur cair, dan daya sebar semprot sesuai standar. Formula II dan III mencapai diameter semprot 6 cm, sedangkan formula I 5 cm. Uji hedonik menunjukkan ≥85 % panelis menyukai aroma, dengan formula II paling disukai dari segi warna dan tekstur. Uji iritasi menunjukkan reaksi ringan dan toleransi yang baik. Formula II direkomendasikan karena menunjukkan keseimbangan antara efektivitas, kenyamanan, dan preferensi pengguna. Penelitian lanjutan diperlukan untuk uji stabilitas dan aktivitas antioksidan lebih lanjut sebelum dikembangkan sebagai produk komersial
TRANSFORMASI DIGITAL YAYASAN MELALUI AI DAN CLOUD: STUDI KASUS DI ASHABUL KAHFI PAREPARE
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital pengurus dan pendidik Yayasan Ashabul Kahfi Parepare melalui pelatihan penggunaan Google Drive dan ChatGPT. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan berbasis praktik langsung, serta difusi ipteks. Peserta diberikan penyuluhan mengenai pentingnya transformasi digital, kemudian dilatih dalam pengelolaan dokumen berbasis cloud dan pemanfaatan AI untuk menyusun materi administrasi. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta, yang diperkuat dengan uji t-test (p < 0,001). Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan respons positif terhadap materi pelatihan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas digital yayasan dan memberikan dampak nyata dalam mendukung pengelolaan organisasi yang lebih efisien dan adaptif terhadap perkembangan teknologi
IMPLEMENTASI KEARIFAN LOKAL DESA TENGANAN PEGRINGSINGAN DALAM PEMBANGUNAN HUKUM LINGKUNGA
Dalam era pembangunan yang semakin pesat, tantangan terhadap kelestarian lingkungan menjadi semakin kompleks. Pembangunan yang tidak terkontrol sering kali mengabaikan aspek lingkungan dan budaya lokal, sehingga menimbulkan dampak negatif seperti degradasi sumber daya alam, pencemaran, dan hilangnya nilai-nilai tradisional. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji bagaimana kearifan lokal seperti penggirisingan dapat diimplementasikan dalam proses pembangunan agar pembangunan tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan pelestarian budaya.Dari perspektif hukum lingkungan, penggirisingan dapat dipandang sebagai bagian dari hukum adat yang memiliki kekuatan mengikat di tingkat lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada Rabu 30 Mei 2025 di Desa Tengangan Pegrisingan. Adapun rumusan masalah dalam laporan ini pertama, Bagaimana Bentuk Implementasi Kearifan Lokal Yang Diterapkan Di Desa Tenganan Dalam Konteks Pengelolaan Lingkungan Hidup? dan Kedua, Apa upaya yang dilakukan Desa Tenganan dalam penyelarasan kearifan lokal mewujudkan pengelolan lingkungan berkelanjutan ? Tujuan dari laporan ini perwujudan kearifan lokal dalam pengelolaan lingkungan. Metode pelaksanaan ini menggunakan sosialisasi dimana pelaksaanaan yang dilakukan melalui ceramah yang dilakukan oleh para narasumber dengan tujuan mengedukasi mahasiswa dan masyarakat akan penyelenggaran kearifan lokal dalam pembangunan lingkungan.Hasil dari kegiatan pengabdian masyakat Desa Tenganan melakukan berbagai upaya strategis dalam menyelaraskan kearifan lokal untuk mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Upaya utama yang dilakukan adalah penerapan dan penegakan hukum adat awig-awig yang mengatur tata kelola sumber daya alam secara ketat dan berkelanjutan
PENYULUHAN DAN SKRINING RISIKO PENYAKIT DEGENERATIF DISLIPIDEMIA DI PUSKESMAS WONOREJO, KOTA SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR: -
Perubahan pola hidup modern telah menyebabkan peningkatan prevalensi dislipidemia sebagai salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan melakukan skrining dini terhadap risiko dislipidemia pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Wonorejo, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Kegiatan dilakukan pada Juni 2025 dengan pendekatan partisipatif edukatif yang mencakup penyuluhan interaktif dan skrining profil lipid (kolesterol total, trigliserida, high-density lipoprotein (HDL), dan low-density lipoprotein (LDL)) kepada 50 warga. Sebesar 45 peserta berusia >46 tahun, dari total 50 orang, 82% memiliki kadar kolesterol total tinggi dan 70% memiliki kadar LDL melebihi normal. Sedangkan kadar HDL 88% peserta masih berada dalam rentang normal. Mayoritas peserta memiliki profil lipid yang menunjukkan risiko tinggi terhadap penyakit kardiovaskular. Kegiatan ini menegaskan pentingnya edukasi dan skrining rutin sebagai strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran dan kesehatan masyarakat di tingkat layanan primer
KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN OBAT DI APOTEK TOMBORANG
Kepuasan pasien terhadap layanan obat di apotek merupakan salah satu refleksi dari kepuasan pasien terhadap layanan farmasi yang diberikan, baik layanan obat resep maupun non-resep. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pasien terhadap layanan obat di Apotek Tomborang, Kabupaten Mamuju, berdasarkan 5 dimensi, yaitu keandalan, responsivitas, jaminan, empati, dan tangible. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya sebagai instrumen pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari 354 responden yang dipilih dari populasi 5.000 pasien pada November 2024, menggunakan teknik sampling acak sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pasien terhadap layanan farmasi di Apotek Tomborang, berdasarkan 5 dimensi, masuk dalam kategori sangat puas dengan nilai persentase, yaitu dimensi keandalan sebesar 88,3%, dimensi responsivitas sebesar 86,78%, dimensi tangible sebesar 87,54%, dimensi jaminan sebesar 87,22%, dan dimensi empati sebesar 86,4%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kualitas layanan menurut persepsi pasien menunjukkan bahwa sebagian besar pasien sangat puas dengan kinerja layanan farmasi di Apotek Tomborang. Penilaian ini didasarkan pada kinerja layanan yang diberikan kepada pasien yang sudah cukup baik. Disarankan untuk terus memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan pasien dan terus meningkatkan layanan agar pasien merasa lebih puas dengan layanan yang diberikan. Selain itu, kecepatan layanan juga perlu diperhatikan agar pasien tidak menunggu terlalu lama dalam layanan
IMPLEMENTASI PROGRAM KKN UNP PERIODE JANUARI-JUNI 2025 MELALUI TURNAMEN FUTSAL SEBAGAI SARANA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NAGARI III KOTO AUR MALINTANG TIMUR, KAB. PADANG PARIAMAN
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Andalas (Unand) melalui penyelenggaraan Turnamen Futsal Amatir CUP. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mempererat hubungan sosial antarwarga serta mempromosikan gaya hidup sehat melalui olahraga. Turnamen futsal diselenggarakan selama tujuh hari berturut-turut pada tanggal 01–07 Februari 2025 di Lapangan Futsal Korong Kampung Sudut, Nagari III Koto Aur Malintang Timur. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif, di mana mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator dan panitia dalam menyelenggarakan turnamen yang diikuti oleh 16 tim dari Kecamatan IV Koto Aur Malintang dan Kecamatan Sungai Geringging. Acara ini mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah serta antusiasme tinggi dari masyarakat sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa turnamen ini berhasil menciptakan suasana kompetisi yang sehat, meningkatkan solidaritas antarwarga, serta memperkuat hubungan sosial lintas desa dan kecamatan. Turnamen ini menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi media efektif dalam membangun kebersamaan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan positif
PEMANFAATAN SOCIAL MEDIA MARKETING UNTUK PARA PELAKU BISNIS UMKM
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan krusial dalam mendukung perekonomian nasional, termasuk di wilayah Cikarang Selatan. Dalam era persaingan bisnis yang semakin intens, pelaku UMKM perlu mengadopsi teknologi digital agar tetap mampu bersaing. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif adalah pemanfaatan pemasaran melalui media sosial. Berbagai platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter memberikan peluang luas bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kesadaran merek, serta membangun kedekatan dengan konsumen. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengidentifikasi sejauh mana pemanfaatan media sosial oleh pelaku UMKM di Cikarang Selatan serta dampaknya terhadap peningkatan penjualan dan pengenalan produk. Metode yang digunakan adalah survei kualitatif dan wawancara mendalam. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan penjualan hingga 30% dalam enam bulan pertama pemanfaatan media sosial. Strategi yang diterapkan meliputi pembuatan konten menarik, penggunaan iklan berbayar, dan interaksi aktif dengan followers. Namun, pelaku UMKM menghadapi tantangan seperti keterbatasan pengetahuan tentang digital marketing dan keterbatasan waktu dalam mengelola akun. Oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan diperlukan agar penggunaan social media marketing lebih optimal. Dengan pendekatan yang tepat, media sosial dapat menjadi alat efektif dalam mendukung pertumbuhan UMKM
PENGUATAN KETAHANAN PANGAN DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENINGKATAN PENGETAHUAN MITIGASI BENCANA BANJIR
Program kerja ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya makanan bergizi dalam pencegahan stunting dan pencegahan penangulangan bencana banjir. Kegiatan ini mencangkup penyuluhan mengenai stunting, pemberian makanan tambahan berupa puding alpukat sebagai alternatif makanan berigizi, serta pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) sebagai pemberian puding alpukat sebagai alternatif makanan bergizi, serta pelatihan BHD (bantuan hidup dasar) kegawat daruratan bencana banjir. Sasaran utama adalah ibu hamil dan ibu menyusui serta masyarakat. Dengan keterlibatan mitra seperti puskesmas setempat dan kader kesehatan, diharapkan program ini dapat meningkatkan pemahaman dan kebiasaan baik dalam pola makan dan sanitasi keluarga dalam rangka membangun kesiapsiagaan terhadap bencana serta meningkatkan kemandirian masyarakat dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga saat menghadapi situasi krisis bencana banjir sehingga diharapkan dapat membantu mencegah dan meminimalisir potensi terjadinya berbagai masalah kesehatan pasca banjir termasuk diantaranya masalah stunting. Metode yang digunakan menggunakan metode penyuluhan dengan edukasi serta pelatihan. Waktu pelaksanaan dilakukan pada tanggal 8 februari 2025. Peserta yang ada sejumlah 25 ibu hamil dan ibu menyusui. Hasil dari kegiatan ini adalah sebanyak 25 peserta ibu hamil dan ibu menyusui yang ikut serta dalam kegiatan ini sudah mencapai hasil yang diharapkan, dengan angka presentase sebanyak 90% telah mengetahui dan paham tentang pentingya pencegahan stunting. Hal ini tentu menjadi langkah awal dari masyarakat yang paham dan mampu dalam mencegah naiknya angka stunting yang ada di Desa Paku Bolaang Mongondow Utara
PELATIHAN MANAJEMEN PENGELOLAAN USAHA BENGKEL LAS DI DESA PAOKMOTONG KECAMATAN MASBAGIK KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Pelatihan manajemen pengelolaan usaha bagi kelompok usaha bengkel las di Desa Pakmotong Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kecakapan sehingga kelompok usaha bengkel las ini memiliki kompetensi dalam memecahkan masalah manajemen pengelolaan usaha. Pelatihan ini diikuti sebanyak 10 orang anggota kelompok usaha bengkel las ini, dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan meliputi : 1) Pelatihan Manajemen Produksi, 2) Pelatihan Administrasi Keuangan dan 3) Pelatihan pemasarn dengan menggunakan teknologi informasi.Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pelatihan ini menggunakan pendekatan partisipatif dan difusi ilmu pengetahuan, yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan peserta dan memastikan transfer pengetahuan yang efektif. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi kelompok usaha usaha bengkel las di Desa Pakmotong Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur terutama dalam hal peningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kecakapan pengrajin dalam hal pemahaman tentang manajemen produksi, administrasi keuangan dan manajemen pemasaran dengan menggunakan teknologi informasi
DISKUSI DARING: PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK DI ERA DIGITAL
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam mendampingi pendidikan anak di era digital. Program ini dilaksanakan secara daring selama satu bulan (1–30 Juni 2025) melalui platform Zoom Cloud Meeting dan diikuti oleh 20 peserta dari masyarakat umum. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas kampus yang melibatkan dosen dari UIN Imam Bonjol Padang, STAI Kharisma Sukabumi, IAIN Kerinci, Universitas Rokania Riau, dan STIA Nusantara Sakti. Metode yang digunakan adalah diskusi partisipatif dengan pendekatan reflektif. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai risiko dan peluang digital, keterampilan komunikasi dengan anak, dan kemampuan memfilter konten daring. Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat peran orang tua sebagai pendidik utama di rumah serta memperluas kesadaran literasi digital dalam keluarga