Jurnal Online Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Not a member yet
28972 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI SIMRS DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI RSU ALIYAH III KOTA KENDARI
Memasuki era digital, perkembangan teknologi semakin pesat di berbagai bidang termasuk bidang kesehatan. Sistem informasi memiliki peran yang signifikan terhadap keberhasilan organisasi. Sebelum menerapkan SIMRS, pengelolaan data pasien dilakukan secara manual, yang memerlukan waktu lebih lama dan menyebabkan peningkatan waktu tunggu pelayanan hingga rata-rata 45 menit per pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSU Aliyah III Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan informan penelitian terdiri dari 2 informan kunci dan 2 informan biasa. Adapun teknik pengumpulan data penelitian ini melalui wawancara mendalam, dan dokumentasi, teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dilihat dari aspek responsivitas, SIMRS membantu mempercepat proses pendaftaran, mempermudah pencarian rekam medis, dan memperpendek waktu tunggu pasien. Dan dari aspek keandalan, SIMRS meningkatkan ketepatan dan konsistensi pencatatan data medis serta meminimalisir risiko kehilangan data, meskipun masih terdapat kendala berupa pemadaman listrik dan gangguan jaringan. Kesimpulan penelitian ini adalah implementasi SIMRS di RSU Aliyah III Kota Kendari terbukti mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, meskipun masih diperlukan penguatan infrastruktur, peningkatan kompetensi SDM, serta evaluasi berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan sistem.menulis kesimpulan dengan bahasa sendiri yang bertujuan untuk menjawab tujuan penelitian
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN RIWAYAT ANKLE SPRAIN PADA PEMAIN BADMINTON DEWASA DI GOR UMBUDAPASAPU KOTA KUPANG
Ankle sprain adalah salah satu jenis cedera pergelangan kaki, ini dapat terjadi karena adanya gerakan membelok secara tiba-tiba dan juga dapat merusak bagian lateral ligament. Orang dengan IMT tinggi umumnya memiliki pusat massa yang lebih tinggi, tekanan sendi yang lebih besar, gerakan yang kurang efisien, dan gaya berjalan/berlari yang berbeda, sehingga meningkatkan risiko cedera. Cedera anggota gerak bawah yang sering terjadi pada pemain badminton yaitu, sprain (50%), strain (17%), contusion (12%), dan fraktur (5%), dan yang paling sering adalah cedera lutut (25%) dan Ankle sprain (40%). Penelitian ini betujuan untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh dengan RIwayat Ankle sprain pada pemain badminton dewasa Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional yaitu pengisian kuesioner dan juga pengukuran IMT. Analisis bivariat penelitian ini menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan pada pemain badminton dewasa dengan umur 17-45 tahun yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan total sampel 50 orang. Berdasarkan data dari pemain bulu tangkis dewasa di GOR Umbu Dapasapu, Kota Kupang, dari 50 sampel yang diteliti, 21 memiliki IMT normal (18,5–25,0) dan 29 masuk kategori gemuk (25,1–>27). Dari jumlah tersebut, 37 pemain mengalami ankle sprain, sementara 13 tidak. Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas pemain rentan terhadap cedera pergelangan kaki, terutama yang memiliki IMT lebih tinggi. Hasil analisis bivariat antara IMT dengan ankle sprain memiliki nilai p = <.001 (p<0,05) Terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan Riwayat ankle sprain pada pemain badminton dewas
POLITIK SAMPAH DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP (STUDI KELURAHAN BASTIONG KARANCE DAN KALUMATA, KECAMATAN TERNATE SELATAN)
Permasalahan sampah di Kota Ternate menjadi isu krusial seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi. Sampah tidak terkelola dengan baik berpotensi menciptakan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sebagai salah satu kota yang berkembang pesat, Ternate menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Dengan pertumbuhan jumlah penduduk bertamba pesat dan peningkatan aktivitas ekonomi serta pariwisata. Volume sampah dihasilkan setiap hari semakin meningkat dan sistem pengelolaan sampah yang ada belum sepenuhnya mampu menangani persoalan tersebut secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan pengelolaan sampah yang diterapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate, khususnya di Kelurahan Bastiong Karance dan Kelurahan Kalumata.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen terkait kebijakan pengelolaan sampah. Fokus penelitian terletak pada implementasi kebijakan pemerintah dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah serta upaya meningkatkan kesadaran lingkungan melalui inisiatif-inisiatif seperti bank sampah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di Kota Ternate masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain terbatasnya fasilitas pengangkutan sampah, rendahnya kesadaran masyarakat, dan kurangnya edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah. Meskipun demikian, inisiatif seperti bank sampah di Kelurahan Bastiong Karance dan Kalumata memberikan harapan dalam upaya mengurangi dampak sampah. Melalui program ini, masyarakat diajak untuk memilah sampah dan mendaur ulang bahan-bahan yang memiliki nilai ekonomi.Kesimpulan ini adalah bahwa pengelolaan sampah di Kota Ternate perlu ditingkatkan melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Edukasi dan fasilitas yang memadai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Selain itu, penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) harus diperkuat guna meminimalisir timbunan sampah dan mendukung upaya keberlanjutan lingkungan
BLENDING HERITAGE AND INNOVATION: A DIGITAL TRANSFORMATION IN SCHOOL PROMOTION FROM BEKASI
Studi ini mengeksplorasi integrasi nilai-nilai tradisional dan tren digital dalam strategi promosi sekolah, dengan fokus pada sekolah-sekolah Strada Katolik di Kota Bandung, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pendekatan-pendekatan ini dapat disinergikan untuk meningkatkan visibilitas sekolah, menumbuhkan kepercayaan, dan memastikan keberlanjutan dalam pasar pendidikan yang kompetitif. Pendekatan metode campuran digunakan, menggabungkan data kualitatif dari wawancara mendalam, observasi, dan analisis media sosial dengan data survei kuantitatif. Temuan-temuan tersebut mengungkapkan bahwa metode-metode tradisional, seperti rekomendasi orang tua dan keterlibatan masyarakat, tetap berpengaruh, khususnya dalam konteks yang kaya akan budaya. Namun, perangkat digital seperti platform media sosial dan situs web sekolah menawarkan skalabilitas dan efisiensi, menjembatani kesenjangan dalam penjangkauan tradisional. Dengan mengintegrasikan paradigma-paradigma ini, sekolah-sekolah dapat menciptakan strategi hibrida yang menjawab berbagai harapan pemangku kepentingan sekaligus memanfaatkan kemajuan teknologi modern. Studi ini berkontribusi pada bidang pemasaran pendidikan dengan menyediakan kerangka kerja untuk menyeimbangkan kepekaan budaya dengan inovasi, menawarkan wawasan praktis bagi administrator sekolah dan pembuat kebijakan di Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya yang menavigasi dinamika serupa
KOMPARASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN PROFESI GURU PADA KURIKULUM MERDEKA INDONESIA DAN KURIKULUM PENDIDIKAN JEPANG: PERSPEKTIF PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU
Pendidikan abad ke-21 menuntut pengembangan profesionalisme guru sebagai kunci utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pelaksanaan pendidikan profesi guru pada Kurikulum Merdeka di Indonesia dan sistem kurikulum pendidikan di Jepang, dengan perspektif pengembangan profesionalisme guru. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi, menganalisis bagaimana kedua sistem kurikulum tersebut mengelola pengembangan kompetensi dan profesionalisme guru dan dampaknya terhadap kualitas pendidikan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis temuan-temuan dari studi-studi terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Sumber literatur diperoleh dari database seperti Science Direct, Google Scholar, SINTA, dan Scopus yang memberikan perspektif yang lebih luas tentang perbandingan kedua sistem pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia melalui Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada guru untuk berinovasi, implementasinya masih terkendala oleh kurangnya pelatihan berkelanjutan dan keterbatasan sumber daya, terutama di daerah terpencil. Di sisi lain, Jepang memiliki sistem yang lebih terstruktur dengan penekanan pada pengembangan keterampilan praktis melalui pelatihan berkelanjutan, kolaborasi antar rekan sejawat, dan refleksi diri. Model pendidikan profesi guru di Jepang terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan profesionalisme guru. Temuan ini mengarah pada kesimpulan bahwa meskipun kedua sistem memiliki tujuan yang sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, Indonesia perlu memperkuat sistem pelatihan guru secara berkelanjutan dan terstruktur untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang lebih efektif
IMPLEMENTASI DESAIN KURIKULUM DENGAN KONSEP UBD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi desain kurikulum dengan konsep Understanding by Design atau UbD di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menggambarkan bagaimana implementasi UbD. Penelitian ini dilaksanakan di UPT SPF SDN Tamamaung 1 dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru, dan peserta didik tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Penelitian ini dilaksanakan dalam kurun waktu 3 bulan, selama pelaksanaan kegiatan PPL Mahasiswa Program Profesi Guru Calon Guru di UPT SPF SDN Tamamaung 1. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa penerapan desain kurikulum dengan pendekatan UbD di UPT SPF SDN Tamamaung 1 belum mencapai hasil yang optimal. Hal ini dipengaruhi oleh sejumlah tantangan yang dihadapi oleh guru, seperti kurangnya pemahaman yang mendalam tentang konsep Understanding by Design dan adanya keterbatasan waktu yang tersedia bagi para guru untuk mempersiapkan rencana pembelajaran dengan baik. Sebagai konsekuensinya, implementasi UbD tidak dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan, sehingga memerlukan perhatian dan perbaikan lebih lanjut guna mengoptimalkan penerapannya di masa yang akan datang
PENINGKATAN LITERASI NUMERASI PADA PEDAGANG KECIL: STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGELOLAAN KEUANGAN DI DESA PUJI MULYO KECAMATAN SUNGGAL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi numerasi pedagang kecil di Desa Puji Mulyo, Kecamatan Sunggal, serta memahami kendala yang mereka hadapi dalam pengelolaan keuangan usaha. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 15 pedagang kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang mengalami kesulitan dalam melakukan perhitungan dasar, pencatatan keuangan, dan pemisahan uang pribadi dari uang usaha. Rendahnya angka literasi berdampak negatif pada pengelolaan keuangan dan keinginan usaha mereka. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan keuangan sederhana dan strategi diskon keuangan untuk meningkatkan keterampilan numerasi pedagang kecil
PERHITUNGAN DANA PENSIUN METODE ENTRY AGE NORMAL BERBASIS MODEL SUKU BUNGA VASICEK
Penelitian ini mengkaji perhitungan dana pensiun menggunakan metode Entry Age Normal (EAN) berbasis model suku bunga Vasicek. Model ini digunakan untuk menghitung iuran normal dan kewajiban aktuaria dalam program pensiun, dengan mempertimbangkan fluktuasi suku bunga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Vasicek menghasilkan estimasi yang lebih realistis dan konservatif dibandingkan dengan penggunaan suku bunga konstan. Perhitungan yang menggunakan model Vasicek memberikan hasil yang lebih rendah pada iuran normal dan kewajiban aktuaria, mengindikasikan bahwa model ini mencerminkan kondisi suku bunga yang fluktuatif dan lebih sesuai untuk perencanaan pensiun jangka panjang. Semakin muda usia masuk kerja, semakin besar manfaat pensiun yang diterima, yang mempertegas pentingnya perencanaan pensiun sejak awal masa kerja
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN KINESTETIK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA DARUL MADANI DESA BANDAR SETIA
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeksripsikan strategi pembelajaran yang dilakukan guru untuk mengembangkan kecerdasan kinestetik pada anak melalui Teknik pembelajaran dan metode pembelajaran yang mencakup aktivitas fisik olahraga dan aktivitas fisik seni di RA Darul Madani Desa Bandar Setia. Strategi pembelajaran merupakan metode yang dipilih oleh guru untuk diterapkan dalam proses belajar mengajar yang dapat mempengaruhi cara berpikir siswa. Kecerdasan kinestetik keterampilan yang berkembang melalui koordinasi tubuh melalui keseimbangan, kelenturan, kecepatan untuk menghasilkan ide atau gagasan melalui keterampilan dan kepekaan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian merupakan 2 orang guru wali kelas Taqwa dan Tauhid di RA Darul Madani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kecerdasan kinestetik dapat dikembangkan melalui teknik pembelajaran berupa aktivitas fisik olahraga dan aktivitas fisik seni juga dengan menggunakan metode demonstrasi pada kegiatan pembelajaran dan praktek langsung
PENGARUH METODE INKUIRI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII DI SMPN SATAP 5 PALAKKA
Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh metode inkuiri menggunakan media video terhadap hasil belajar siswa Bahasa Indonesia, serta mengevaluasi sejauh mana metode ini dapat meningkatkan hasil belajar dan efektivitas media video dalam pembelajaran. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan memberikan rekomendasi untuk penerapan metode dan media dalam pengajaran. penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimental. Adapun objek penelitian di SMPN Satap 5 Palakka. Dengan responden sebanyak 35 siswa yang terdiri dari 18 siswa dari kelas VII A dan 17 siswa dari kelas VII B. Teknik analisis data menggunakan bantuan excel dan SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode inkuiri menggunakan media video terhadap peningkatan hasil belajar siswa dengan nilai signifikannya yaitu 0,000 < 0.05 dan Thitung sebesar 2,1925 lebih besar dari Ttabel yaitu 2,0345 sehingga H1 diterima dan H0 ditolak maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh metode inkuiri menggunakan media video terhadap peningkatan hasil belajar siswa