Jurnal Online Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Not a member yet
28972 research outputs found
Sort by
Persepsi Caring Pada Multikultural Pasien: Analisis Konsep (Caring Perception Among Multicultural Patients: A Concept Analysis)
Persepsi Caring Pada Multikultural pasien merupakan inti dari praktik keperawatan yang melibatkan kemampuan teknis dan empati untuk memenuhi kebutuhan pasien secara menyeluruh. Dalam lingkungan pelayanan kesehatan yang semakin multikultural, pasien memiliki latar belakang nilai, kepercayaan, bahasa, dan pengalaman kesehatan yang berbeda-beda. Variasi budaya tersebut memengaruhi cara pasien memahami, menilai, dan merespons perilaku caring yang ditunjukkan oleh perawat. Pemahaman yang kurang terhadap perbedaan persepsi caring dapat berdampak pada rendahnya kepercayaan, keselamatan, dan kepuasan pasien. Tiga Atribut kunci yang menentukan diantaranya: “Pemahaman caring berdasarkan tingkat pendidikan pasien, Faktor usia dalam penilian caring, dan Pengalaman pasien dalam menerima perilaku caring”. Analisis antecenden mencakup Pengetahuan dan keterampilan, Rasa hormat, Keyakinan/Penjaminan, dan Keterhubungan. Konsekuensi yang diidentifikasi adalah Kepercayaan, Kepuasaan, Keselamatan pasien, dan Layanan berkualitas terbaik. Persepsi caring pada pasien multikultural menunjukkan perbedaan yang dipengaruhi oleh nilai dan pandangan budaya. Perawat perlu mengintegrasikan kompetensi budaya dalam praktik caring untuk mendukung pelayanan yang berpusat pada pasien, meningkatkan keselamatan, serta memperkuat hubungan terapeutik antara perawat dan pasien. Proses ini berpotensi untuk meyakinkan pasien agar lebih percaya terhadap pelayanan yang diberikan oleh tenaga Kesehatan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan persepsi dalam pelayanan Kesehatan.
Caring Perception Among Multicultural Patients. Caring is at the core of nursing practice, which involves technical ability and empathy to meet the needs of patients holistically. In an increasingly multicultural healthcare environment, patients have different backgrounds of values, beliefs, languages, and health experiences. These cultural variations affect the way patients understand, assess, and respond to caring behaviors exhibited by nurses. A lack of understanding of differences in caring perceptions can have an impact on low patient trust, safety, and satisfaction. Three key attributes that determine are identified: "understanding of caring based on the level of education of the patient, age factor in the care study, and the patient's experience in accepting caring behavior". The anteante analysis includes "Knowledge and skill, Respectfulness, Assurance, Connectedness". Consequences are defined according to "Trust, Satisfaction, Patient Safety, Top Quality Services". The perception of caring in multicultural patients shows differences influenced by cultural values and views. Nurses need to integrate cultural competencies in caring practices to support patient-centered care, improve safety, and strengthen therapeutic relationships between nurses and patients. This process has the potential to convince patients to have more trust in the services provided by health workers, so that they can increase knowledge perception in health services.
 
Optimalisasi Peran Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) dalam Upaya Pencegahan Perilaku Berisiko Pada Remaja di DKI Jakarta
Adolescents are vulnerable to various risky behaviors, including violence. Although the Adolescent Health Care Program (PKPR) has been developed since 2003 and implemented in 44 community health centers in DKI Jakarta, this study aims to analyze the implementation of PKPR amid the surge in cases of adolescent violence to formulate efforts to optimize its role. To analyze the implementation and identify the challenges of PKPR in DKI Jakarta, as well as to formulate strategies to optimize the role of PKPR in reducing the surge in cases of violence and other risky behaviors among adolescents. This study uses a sequential exploratory mixed-methods study design, located at the DKI Jakarta Community Health Center. The data sources for this study come from primary data (structured questionnaires) and secondary data from official documents from the Health Office. A significant spike in the total number of violence cases was found in DKI Jakarta in 2024 (2084 cases), an increase of 215.8% from 2023. Victims aged 13-17 years were the highest group (552 victims), with boyfriends/girlfriends/friends experiencing a 312.7% spike (326 cases). This reinforces that PKPR has not been able to overcome classic implementation problems related to funding, facilities, and personnel. It is necessary to optimize the role of PKPR to overcome classic implementation problems and adapt to the handling of psychosocial violence cases. Key recommendations include improving health personnel training, providing facilities that ensure privacy and comfort for adolescents, and strengthening networks with schools and youth organizations
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien di RSU Royal Prima Medan Tahun 2025
Latar Belakang: Hipertensi didefinisikan sebagai keadaan ketika tekanan darah sistolik melampaui 130 mmHg dan tekanan darah diastolik berada di atas 80 mmHg. Berbagai faktor memengaruhi kondisi ini, di antaranya adalah indeks massa tubuh. Para ahli menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) sebagai parameter untuk mengukur status gizi yang didapat melalui perbandingan antara berat badan dan tinggi badan. Hubungan antara IMT dengan kejadian hipertensi diteliti dalam penelitian ini. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian meliputi semua pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Royal Prima, dengan sampel sebanyak 40 orang yang dipilih menggunakan sampling probabilitas melalui sampling acak sederhana. Data penelitian diperoleh dari sumber primer, sekunder, dan tersier. Pengukuran dilakukan menggunakan lembar observasi dengan bantuan alat berupa timbangan, meteran, serta sfigmomanometer. Data dianalisis melalui analisis univariat dan bivariat. Hasil: adalah bahwa nilai p dari uji statistik chi-square sebesar 0,01, yang lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan: bahwa hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, sehingga ditemukan hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dan insidensi hipertensi pada pasien di Rumah Sakit Umum Royal Prima
Cervical Myelopathy Due to Multilevel Ossification of the Posterior Longitudinal Ligament: A Case Report of Surgical Management With Laminoplasty
Ossification of the posterior longitudinal ligament (OPLL) is a degenerative spinal condition characterized by ectopic bone formation along the posterior aspect of the vertebral bodies, most commonly affecting the cervical region. This process leads to gradual spinal canal narrowing and may result in cervical myelopathy due to chronic spinal cord compression. A 52-year-old male presented with severe bilateral arm pain, progressive upper extremity weakness, and paresthesia following minor trauma. Neurological examination revealed upper limb motor deficits and positive pathological reflexes. Cervical MRI showed multilevel OPLL from C3 to C6 with significant spinal cord compression and intramedullary hyperintensity. The patient underwent cervical laminoplasty to decompress the spinal cord while preserving vertebral stability. Postoperative follow-up demonstrated substantial neurological recovery, improvement in motor function, resolution of paresthesia, and stable implant positioning. Laminoplasty is a reliable surgical option for managing cervical myelopathy in multilevel OPLL, offering effective decompression and preservation of spinal alignment and motion
Pengaruh Penyuluhan Penerapan Gerakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Tahun 2025
Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk serta mobilitas penduduk yang pesat mengakibatkan bertambahnya volume sampah. Mengolah sampah dengan konsep 3R yaitu reuse reduce dan recycle merupakan cara untuk mengolah sampah rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui “Pengaruh Penyuluhan Penerapan 3R dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Tahun 2025”. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan menggunakan desain one group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang yang berjumlah 621 KK dengan sampel sebanyak 62 KK. Alat pengumpulan data yang dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan masyarakat sebelum diberikan penyuluhan yaitu kurang (90,3%). Pengetahuan masyarakat sesudah diberikan penyuluhan yaitu baik (99,4%). Ada pengaruh penyuluhan tentang sampah rumah tangga terhadap pengetahuan masyarakat dengan p value 0,000. Diharapkan Kepada pihak pemerintah daerah perlu adanya kerjasama dengan masyarakat terhadap peningkatan sosialisasi khususnya penanganan sampah rumah tangga melalui penyuluhan
LINKEDIN MASTERY: MEMBANGUN PERSONAL BRANDING UNTUK IKATAN REMAJA RW 7 MARGONDA
Di era digital, personal branding menjadi kunci sukses dalam membangun karier yang kompetitif. Namun, banyak pemuda, termasuk anggota komunitas Ikatan Remaja RW 7 Margonda (IKRAR 007), belum memahami optimalisasi platform LinkedIn untuk membangun citra profesional. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode service learning dengan pendekatan partisipatif, berupa workshop dan pendampingan praktis dalam pembuatan dan optimasi profil LinkedIn, membangun jaringan, serta strategi konten personal branding. Kegiatan dilakukan secara interaktif dengan durasi 3 jam di Kampus Nusa Mandiri Margonda pada Maret 2025. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan rata-rata skor pre-test dan post-test meningkat dari 48% menjadi 81%. Peserta juga aktif mempraktikkan pembuatan profil dan membangun jaringan profesional. Umpan balik menyatakan kepercayaan diri meningkat serta niat berkelanjutan dalam penggunaan LinkedIn untuk karier. Penilaian kualitas kegiatan dari peserta mendapatkan skor tinggi pada aspek materi, pelaksanaan, dan manfaat. Pengabdian ini menegaskan pentingnya literasi digital dalam personal branding bagi pemuda, memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja. Implementasi program serupa dan pendampingan lanjutan direkomendasikan untuk memperkuat transformasi digital komunitas pemuda
LANGKAH AWAL MENUJU GENERASI SEHAT PENYULUHAN ASI EKSLUSIF UNTUK IBU HEBAT DI PMB YULI BAHRIAH KERTAPATI TAHUN 2025
Latar Belakang: Pemberian ASI eksklusif memberikan berbagai manfaat penting bagi proses tumbuh kembang bayi. Namun, tingkat praktik ASI eksklusif di Indonesia, khususnya di Kota Palembang, masih berada pada kategori yang relatif rendah.Metode: Kegiatan ini berlangsung di PMB Yuli Bahriah Kertapati pada 14 Juni 2025, diikuti oleh 15 ibu menyusui, metode yang digunakan yaitu ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan pembagian leaflet. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi kepada ibu menyusui tentang pentingnya ASI eksklusif selama enam bulan, manfaatnya bagi kesehatan dan tumbuh kembang bayi, teknik menyusui yang benar, serta solusi atas masalah umum selama menyusui. Kesimpulan: Diharapkan penyuluhan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan praktik menyusui di masyarakat, sehingga mendukung terwujudnya generasi yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas
IMPLEMENTASI PROGRAM PENYULUHAN ANTI-BULLYING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR
Bullying merupakan masalah serius yang mengancam perkembangan psikologis dan akademik siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan program penyuluhan anti-bullying sebagai upaya preventif di SDN 014687 Desa Rawang Pasar IV, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan 85 siswa kelas 4-6, 12 guru, dan 65 orang tua siswa. Program dilaksanakan selama 2 minggu melalui tiga tahap: penyuluhan siswa, pelatihan guru, dan sosialisasi orang tua. Evaluasi menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Implementasi program menunjukkan dampak signifikan terhadap peningkatan pemahaman dan kesadaran tentang bullying di kalangan seluruh komponen sekolah. Pengetahuan siswa tentang bullying mengalami peningkatan dramatis menunjukkan efektivitas metode edukasi yang diterapkan. Kemampuan guru dalam mendeteksi kasus bullying meningkat secara substansial, mencerminkan peningkatan kompetensi dalam identifikasi dini dan penanganan kasus. Kesadaran orang tua tentang peran pencegahan bullying juga mengalami transformasi tinggi secara signifikan. Program ini terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Diperlukan keberlanjutan program dan integrasi dalam kurikulum sekolah untuk mempertahankan dampak positif
EDUKASI PAJAK FINAL DAN PENCATATAN DIGITAL BAGI UMKM E-COMMERCE
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi perpajakan pada pelaku UMKM digital yang berjualan di platform TikTok Shop, Shopee, dan Tokopedia. Rendahnya tingkat kepatuhan pajak di kalangan UMKM disebabkan oleh minimnya pengetahuan mengenai kewajiban perpajakan, pencatatan keuangan, dan prosedur administrasi fiskal. Melalui pendekatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan berbasis aplikasi keuangan sederhana, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap lima aspek utama: pajak final UMKM, pembuatan NPWP, pencatatan keuangan, pelaporan pajak, dan penggunaan aplikasi keuangan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman dan praktik perpajakan. Kegiatan ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-8 yaitu “Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi” Dengan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM digital dalam mengelola dan mematuhi aspek perpajakan, program ini mendorong formalitas usaha, memperkuat akses terhadap program dukungan pemerintah, serta meningkatkan keberlanjutan usaha kecil dalam ekonomi digital
SOSIALISASI DESTINASI DANAU BUYAN CAMP BEDUGUL DALAM BINGKAI UNDANG-UNDANG KEPARIWISATAAN
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keterkaitan destinasi pariwisata dalam kepatuhan akan Undnag-Undang Kepariwisataaan, mmilihat posisi dari Danau buyan sebagau destinasi wista dalam hal ini penyelenggara produk pariwisata Bali dalam penyelenggaran pengabidan masyarakt memastikan kegiatan oprasional selaras dengan prinsip keberlanjutan seseuai amanat pasal 4 Undang-Undang Kepariwisataan keberadaan Danau Buyan dalam keberadaan sesuasi standar wisata. Metode dalam penulisan ini menggunakan metode observasi dengan datang kelokasi yang dipilih untuk mematangkan topik yang diangkat dan melihat kegiatan sekitar dan memberikan sosialisasi destinasi wisata Danau Buyan di Undang- Undang Kepariwisataan . Kegiatan sosialisasi dilakukan pada Jumat 10 Oktober 2025 di Wantilan Danau Buliran. Komponen yang dilihat dalam pengelolaan Lokal dalam kebutahan standar penyelenggaran usaha, kedua wisatawan dalam pemanfaatan wisata dan Pemerintah dan Lembaga Adat dalam penguatan kawasan strategis dalam perwujudan destinasi wisata. Temuan ini menjadikan sosialisasi sebagai media promosi akan pesona Danau Buyan dalam perwujudannya pengembangan kepariwisatan di Bali sehingga pentingnya terlaksananya kegiatan ini, agar memberikan edukasu ke masyarakat, mahasiswa dan civitas akademik. Peran serta dalam mewujukan amanat Undang-Undang Kepariwisataan dalam kemajuan Danau Buyan tidak secara Nasional tetapi Juga dalam sekup Internasional.