Jurnal Distribusi
Not a member yet
    177 research outputs found

    PENGARUH KEMAMPUAN KERJA, MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA

    Full text link
    Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan suatu perusahaan. Dalam perusahaan sumber daya manusia memegang peranan yang sangat penting oleh karena dipandang sebagai faktor pendorong yang utama dalam menentukan keberhasilan suatu perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh signifikan secara parsial dan simultan antara Kemampuan Kerja, Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan BUMD PT Patut Patuh Patju Lombok Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif asosiatif, dalam penyebaran data digunakan angket untuk mengumpulkan data dengan jumlah populasi 42 orang karyawan dengan teknik sampel jenuh, dimana semua populasi dalam penelitian ini dijadikan sampel. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program software SPSS. Hasil penelitian Kemampuan Kerja tidak berpengaruh signifikan Terhadap Kinerja Karyawan. Motivasi Kerja Untuk berpengaruh signifikan Terhadap Kinerja Karyawan. Disiplin Kerja tidak berpengaruh signifikan Terhadap Kinerja Karyawan. Secara simultan Kemampuan Kerja, Motivasi Kerja Dan Disiplin Kerja berpengaruh signifikan Terhadap Kinerja Karyawan BUMD PT Patut Patuh Patju Lombok Barat.Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan suatu perusahaan. Dalam perusahaan sumber daya manusia memegang peranan yang sangat penting oleh karena dipandang sebagai faktor pendorong yang utama dalam menentukan keberhasilan suatu perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh signifikan secara parsial dan simultan antara Kemampuan Kerja, Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan BUMD PT Patut Patuh Patju Lombok Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif asosiatif, dalam penyebaran data digunakan angket untuk mengumpulkan data dengan jumlah populasi 42 orang karyawan dengan Teknik sampel jenuh, dimana semua populasi dalam penelitian ini dijadikan sampel. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program software SPSS. Hasil penelitian Kemampuan Kerja tidak berpengaruh signifikan Terhadap Kinerja Karyawan. Motivasi Kerja Untuk berpengaruh signifikan Terhadap Kinerja Karyawan. Disiplin Kerja tidak berpengaruh signifikan Terhadap Kinerja Karyawan. Secara simultan Kemampuan Kerja, Motivasi Kerja Dan Disiplin Kerja berpengaruh signifikan Terhadap Kinerja Karyawan BUMD PT Patut Patuh Patju Lombok Barat

    The Pengaruh Penerapan Green Accounting dan Environmental Cost Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Makanan dan Minuman

    No full text
    The purpose of this study is to determine whether green accounting and environmental costs affect the financial performance of food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2021 to 2023. This research uses a purposive sampling technique, thus the secondary data utilized is based on specific criteria obtained from the annual reports and sustainability reports. A total of 66 samples (consisting of 22 companies) over three (3) years were used and analyzed using the Statistical Program for Social Science version 29 software. The data analysis employed includes descriptive statistical analysis, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, and hypothesis testing. The independent variables include green accounting, measured using the dummy variable PROPER, and environmental cost, measured by the allocation of funds for community development programs against profit. The dependent variable is financial performance, measured by return on assets. The results indicate that green accounting does not significantly affect financial performance, whereas environmental cost has a negative impact on financial performance.Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan apakah green accounting dan environmental cost berpengaruh terhadap kinerja keuangan pada perusahaan makanan dan minuman tahun 2021-2023 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sehingga data sekunder yang digunakan menggunakan kriteria khusus yang peneliti dapat dari data sekunder annual report dan sustainability report. Terdapat total 66 sampel (terdiri dari 22 perusahaan) selama tiga (3) tahun yang peneliti gunakan dan dianalisis menggunakan perangkat lunak (software) Statistical Program for Social Science versi 29. Analisis data yang peneliti gunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda serta pengujian hipotesis. Variabe independen (bebas) meliputi akuntansi hijau (green accounting) yang di ukur dengan dummy PROPER, dan biaya lingkungan (environmental cost) diukur dengan alokasi dana program bina lingkungan terhadap profit. Variabel dependen (terikat) adalah kinerja keuangan yang diukur dengan return on asset. Hasilnya menunjukkan bahwa green accounting tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan secara signifikan, sedangkan Environmental Cost berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan

    BALANCED SCORECARD DESIGN AS A MODEL FOR MEASUREMENT OF PUSKESMAS PERFORMANCE IN EAST LOMBOK DISTRICT

    No full text
    The objective of this study is to develop a performance measuring model based on the balanced scorecard framework at the UPT Puskesmas Suela in East Lombok Regency, using the Analytic Hierarchy Process (AHP) technique. This research employed qualitative approaches. Data were gathered with a paired comparison questionnaire employing the Analytic Hierarchy Process (AHP) scale. The performance evaluation of community health centers is conducted using four reference standards, including the financial perspective, community perspective, internal business process perspective, and development and learning perspective. Utilizing this technique for data processing is beneficial in making judgments based on many factors. The research findings indicate that the primary criterion of utmost importance for community health centers is finance, with a weight of 0.465450. The subsequent prioritization criterion is society, assigned a weight of 0.214555. Additionally, both the internal business process criteria and development and learning criteria hold equal significance, each with a weight of 0.112321. Related indicates that Puskesmas as a public sector agency focuses on improving performance on financial perspectives

    CONTRARIAN STRATEGY: EVIDENCE OF PRICE REVERSAL ON WINNER-LOSER PORTFOLIOS

    No full text
    This study aims to analyze the effectiveness of the contrarian strategy by demonstrating the existence of price reversal phenomena in winner-loser stock portfolios on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This research differs from previous studies by comprehensively exploring the Indonesian stock market (IDX), which has characteristics distinct from developed countries. Thus, this research contributes new insights to the investment literature in emerging markets. The research approach is quantitative, utilizing monthly data in the form of stock closing prices from all companies listed on the IDX from January 2020 to June 2023, totaling 866 companies, with a selected sample of 670 companies. The hypothesis was tested using an independent sample t-test. The results show that the winner and loser stock portfolios experienced price reversal in the first month after the formation period. However, in the second and third months, the winner stock portfolio did not experience a price reversal but showed significant changes. Meanwhile, the loser stock portfolio experienced price reversals in the first, second, and third months after the formation period. Both portfolios exhibit significant differences in AAR and CAAR values, leading to the general conclusion that price reversal symmetry occurred. Such conditions present opportunities for investors or traders, serving as signals to make contrarian decisions buying loser stocks or selling winner stocks. This phenomenon also provides evidence of the winner-loser anomaly in the Indonesian capital market

    PENGARUH KEBAHAGIAAN DI TEMPAT KERJA TERHADAP KINERJA MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

    No full text
    This research was conducted to determine factors that can influence performance. This research aims to empirically test happiness at work on performance through job satisfaction. This research uses primary and secondary data obtained through distributing questionnaires to respondents, who are BPS employees of NTB Province. The population in this study were all employees at BPS NTB Province. This research is quantitative research. The number of samples used was 47 employees which was determined based on saturated sampling techniques. The analysis technique used in this research is structural equation modeling partial least squares (SEM-PLS). The research results show that happiness at work has a positive and significant effect on performance, happiness at work has a positive and significant effect on job satisfaction, job satisfaction has a positive and insignificant effect on performance, job satisfaction is able to mediate the effect between happiness at work and performance.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris tingkat kebahagiaan di tempat kerja yang terkait dengan kinerja dan kepuasan kerja. Data primer dan sekunder dari pegawai BPS Provinsi NTB digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini melibatkan seluruh pegawai BPS Provinsi NTB. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan adalah 47 anggota staf, menurut metode sampel jenuh. Rumus struktural yang digunakan dalam penelitian ini adalah model partial least square (SEM-PLS). Menurut hasil penelitian, kebahagiaan di tempat kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja; kebahagiaan di tempat kerja berdampak positif dan signifikan pada kepuasan pekerjaan; kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja, tetapi tidak signifikan; dan kepuasan kerja mampu menjadi mediasi pengaruh antara kebahagiaan di tempat kerja dan kinerja.&nbsp

    DETERMINAN KINERJA KEUANGAN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI

    No full text
    The principle of accounting conservatism is a cautious approach applied by companies in reporting financial information. This study aims to examine the effect of leverage, cash flow, profitability, capital intensity, and company size on accounting conservatism in mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020-2022 period. The method for determining the sample is purposive sampling method so that the sample used includes 26 companies with a sample size of 78. For data analysis using multiple regression analysis equations and hypothesis testing conducted using SPSS 26. The results showed that simultaneously independent variables such as leverage, cashflow, profitability, capital intensity, and company size had an effect on accounting conservatism. While partially leverage and profitability variables have a significant positive effect on accounting conservatism, cashflow variables have a significant negative effect on accounting conservatism, while capital intensity and company size have no significant impact on accounting conservatism.Prinsip konservatisme akuntansi merupakan pendekatan hati-hati yang diterapkan oleh perusahaan dalam melaporkan informasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh leverage, cashflow, profitabilitas, intensitas modal, dan ukuran perusahaan terhadap konservatisme akuntansi pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2022. Metode untuk menetapkan sampel yaitu metode purposive sampling sehingga sampel yang digunakan mencakup 26 perusahaan dengan sampel berjumlah 78. Untuk analisis data menggunakan persamaan analisis regresi berganda dan uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel independen seperti leverage, arus kas, profitabilitas, intensitas modal, dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi. Sedangkan secara parsial variabel leverage dan profitabilitas bepengaruh positif signifikan terhadap konservatisme akuntansi, variabel arus kas bepengaruh negatif signifikan terhadap konservatisme akuntansi, sedangkan intensitas modal dan ukuran perusahaan tidak memiliki dampak signifikan terhadap konservatisme akuntansi

    Apakah Manajemen Risiko Berpengaruh Terhadap Kinerja Bank?

    No full text
    The objective of this research is to analyze the impact of risk management on bank performance. Risk management is measured through credit risk, liquidity risk, operational risk, leverage, loan growth, and bank capital. Meanwhile, bank performance is measured through ROA (return on assets) and ROE (return on equity). The sample in this study consists of Rural Banks (BPR) in the province of West Kalimantan. Data were collected from the financial statements for the years 2018 until 2022 available on the Financial Services Authority (OJK) website. According to OJK data, there are 21 BPR’s in West Kalimantan resulting in a total of 105 data points used in this study. The analytical method applied is panel regression, tested using the E-Views application. The results show that credit risk, liquidity risk, and operational risk have a negative effect on ROA, while leverage and bank capital have a positive effect on ROA. In contrast, loan growth does not affect ROA. Additionally, credit risk, leverage, operational risk, and bank capital have a negative impact on ROE, whereas liquidity risk and credit growth do not affect ROE.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak manajemen risiko terhadap kinerja bank. Manajemen risiko diukur melalui risiko kredit, risiko likuiditas, risiko operasional, leverage, pertumbuhan kredit, dan modal bank. Sedangkan, kinerja bank diukur melalui ROA (return on asset) dan ROE (return on equity). Sampel pada penelitian ini ialah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di provinsi Kalimantan Barat. Data dikumpulkan melalui laporan keuangan tahun 2018 hingga 2022 yang tersedia di situs web Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berdasarkan data OJK, terdapat 21 BPR di provinsi Kalimantan Barat sehingga total data yang digunakan dalam penelitian ini yakni sebanyak 105 data. Metode analisis yang diterapkan ialah metode regresi panel dan diuji menggunakan aplikasi E-Views. Hasil penelitian menunjukkan risiko kredit, risiko likuiditas, dan risiko operasional berpengaruh secara negatif terhadap ROA, sementara leverage dan modal bank memiliki memiliki pengaruh yang positif terhadap ROA. Sedangkan, pertumbuhan kredit tidak berpengaruh terhadap ROA. Selain itu, risiko kredit, leverage, risiko operasional, dan modal bank memiliki pengaruh negatif terhadap ROE, sementara risiko likuiditas dan pertumbuhan kredit tidak berpengaruh terhadap ROE

    IMPLIKASI PERSEPSI RISIKO, EMOSI, DAN ORIENTASI MENABUNG TERHADAP KECENDERUNGAN BERHUTANG: ADAKAH MODERASI JUMLAH TANGGUNGAN?

    Full text link
    Perilaku berhutang seolah telah menjadi sesuatu yang umum bagi banyak masyarakat di Indonesia saat ini, terutama dengan tersedianya pinjaman berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji penentu kecenderungan berhutang yang mencakup persepsi risiko, emosi, orientasi menabung, dan jumlah tanggungan. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji apakah jumlah tanggungan dapat memoderasi pengaruh orientasi menabung terhadap kecenderungan berhutang. Sampel penelitian 137 responden yang tinggal di kota metropolitan DKI Jakarta dan sekitarnya serta Surabaya dan sekitarnya. Teknik analisis untuk pengujian hipotesis dilakukan menggunakan partial least squares (PLS) dengan software SMART-PLS. Hasil penelitian membuktikan emosi, persepsi risiko, dan jumlah tanggungan berpengaruh secara negatif signifikan pada kecenderungan berhutang, sedangkan orientasi menabung tidak berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan berhutang. Penelitian ini tidak memperoleh bukti memadai terkait pengaruh moderasi jumlah tanggungan. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa individu perlu untuk menghindari perilaku yang terlalu memandang rendah risiko dari suatu keputusan keuangan dan memiliki rasa malu ketika banyak berhutang agar terhindar dari kebiasaan berhutang yang dapat menyebabkan permasalahan keuangan.Perilaku berhutang seolah telah menjadi sesuatu yang umum bagi banyak masyarakat di Indonesia saat ini, terutama dengan tersedianya pinjaman berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji penentu kecenderungan berhutang yang mencakup persepsi risiko, emosi, orientasi menabung, dan jumlah tanggungan. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji apakah jumlah tanggungan dapat memoderasi pengaruh orientasi menabung terhadap kecenderungan berhutang. Sampel penelitian 137 responden yang tinggal di kota metropolitan DKI Jakarta dan sekitarnya serta Surabaya dan sekitarnya. Teknik analisis untuk pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Partial Least Squares (PLS) dengan software SMART-PLS. Hasil penelitian membuktikan emosi, persepsi risiko, dan jumlah tanggungan berpengaruh secara negatif signifikan pada kecenderungan berhutang, sedangkan orientasi menabung tidak berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan berhutang. Penelitian ini tidak memperoleh bukti memadai terkait pengaruh moderasi jumlah tanggungan. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa individu perlu untuk menghindari perilaku yang terlalu memandang rendah risiko dari suatu keputusan keuangan dan memiliki rasa malu ketika banyak berhutang agar terhindar dari kebiasaan berhutang yang dapat menyebabkan permasalahan keuangan

    PERAN CSR TERHADAP KINERJA LINGKUNGAN DENGAN STRATEGI LINGKUNGAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI

    No full text
    Isu-isu seputar lingkungan memiliki dampak signifikan pada dinamika bisnis saat ini. Perubahan cepat dalam tren bisnis terjadi karena persaingan yang ketat di lingkungan bisnis. Evaluasi kinerja perusahaan kini tidak hanya berfokus pada aspek keuangan, melainkan juga pada aspek lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk secara empiris menguji dan menganalisis pengaruh Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) terhadap Kinerja Lingkungan, dengan mempertimbangkan Strategi Lingkungan sebagai variabel mediasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan populasi penelitian terdiri dari perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 169. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner yang dikirimkan melalui email dengan bantuan pihak ketiga. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Square, menggunakan perangkat lunak SmarPLS4 versi 4.0.9.4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR memiliki pengaruh terhadap Kinerja Lingkungan dan Strategi Lingkungan. Selanjutnya, Strategi Lingkungan juga berpengaruh terhadap Kinerja Lingkungan. Lebih lanjut, Strategi Lingkungan terbukti menjadi mediator dalam hubungan antara CSR dan Kinerja Lingkungan.Isu-isu seputar lingkungan memiliki dampak signifikan pada dinamika bisnis saat ini. Perubahan cepat dalam tren bisnis terjadi karena persaingan yang ketat di lingkungan bisnis. Evaluasi kinerja perusahaan kini tidak hanya berfokus pada aspek keuangan, melainkan juga pada aspek lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk secara empiris menguji dan menganalisis pengaruh Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) terhadap Kinerja Lingkungan, dengan mempertimbangkan Strategi Lingkungan sebagai variabel mediasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan populasi penelitian terdiri dari perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 169. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner yang dikirimkan melalui email dengan bantuan pihak ketiga. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Square, menggunakan perangkat lunak SmarPLS4 versi 4.0.9.4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR memiliki pengaruh terhadap Kinerja Lingkungan dan Strategi Lingkungan. Selanjutnya, Strategi Lingkungan juga berpengaruh terhadap Kinerja Lingkungan. Lebih lanjut, Strategi Lingkungan terbukti menjadi mediator dalam hubungan antara CSR dan Kinerja Lingkungan

    ANALYSIS OF SERVICE USAGE DECISIONS AND BRAND IMAGE ENHANCEMENT AT COURTESY AGENTS IN BATAM CITY

    No full text
    Marketing strategies have to evolve to increase service usage decisions and the company's brand image. In previous studies, it was stated that digital marketing, price, and trust were proven to influence service usage decisions and brand image. This study also aims to examine the effect of digital marketing, price, and trust on service usage decisions and brand image at Courtesy Agents, so that Courtesy Agents management can develop the right strategy to increase customers and brand image. By using quantitative methods and SmartPLS to analyze data obtained through questionnaires with respondents who are customers of Courtesy Agents services in making work permits for foreign workers, this study obtained the results that it is true and proven that digital marketing, price, and trust have a positive and significant effect on service usage decisions and brand image at Courtesy Agents, except for the price variable which has no significant effect on brand image

    123

    full texts

    177

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Distribusi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇