E-Journal Universitas Muhammadiyah Gorontalo
Not a member yet
5258 research outputs found
Sort by
Penyuluhan dan Edukasi Kesehatan Pentingnya Imunisasi Bagi Bayi dan Balita
Program imunisasi memiliki tujuan untuk menurunkan angka kejadian penyakit dan angka kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Pada saat ini penyakit-penyakit tersebut adalah disentri, tetanus, batu rejan (pertusis), cacar (measles), polio, dan tuberculosis. Imunisasi merupakan pencegahan primer terhadap penyakit infeksi yang paling efektif. Imunisasi melindungi individu dari penyakit yang serius dan mencegah penyebaran penyakit menular. Imunisasi adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan pemberantasan penyakit menular. Pemberian imunisasi pada bayi dan balita dapat meningkatkan imunitas. Berdasarkan hasil survey yang telah lakukan bahwa masih terdapat bayi dan balita di Desa Pentadio Barat Dusun 1 Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo yang tidak di imunisasi dasar lengkap yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan ibu mengenai pentingnya imunisasi dasar lengkap, serta adanya ketakutan ibu mengenai efek samping yang muncul setelah bayi dan balita di imunisasi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat dan dampak negatif tidak melakukan imunisasi dasar lengkap. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 16 Juni Tahun 2025 di Rumah Warga Desa Pentadio Barat yang dihadiri oleh 35 orang. Hasil penyuluhan atau edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan bagi masyarakat Desa Pentadio barat tentang manfaat imunisasi dasar lengkap bagi bayi dan balita
Membangun Ketahanan Mental Remaja Melalui Edukasi Jiwa Sehat di SMP Widyakrama Telaga Biru Kabupaten Gorontalo
Kesehatan jiwa menjadi fondasi penting dalam mendukung proses tumbuh kembang remaja. Namun, minimnya literasi kesehatan mental di kalangan siswa sering kali menyebabkan mereka kesulitan menghadapi tekanan emosional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan jiwa melalui edukasi sederhana dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di SMP Widyakrama, Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, dengan melibatkan siswa kelas VIII sebagai subjek. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan interaktif, simulasi teknik relaksasi, diskusi kelompok, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa, perubahan sikap terhadap isu kesehatan mental, serta munculnya inisiatif siswa untuk saling mendukung. Program ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya budaya sadar jiwa sehat di sekolah. Pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam membangun keterlibatan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan mental sejak dini
Penerapan Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) dalam Sistem Sanitasi Penanganan Ikan Tuna Segar
Industri perikanan memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, terutama melalui ekspor ikan tuna segar yang memerlukan jaminan mutu dan keamanan pangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan sistem HACCP dalam sistem sanitasi penanganan ikan tuna segar di tiga perusahaan pengolahan di Bitung. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga perusahaan telah memiliki sistem HACCP dan SSOP, namun implementasinya bervariasi, khususnya dalam aspek pelatihan, dokumentasi, dan penggunaan teknologi. PT. Deho Canning Company menerapkan inovasi ozonisasi, sementara PT. Benteng Laut Sejahtera menunjukkan konsistensi sanitasi yang lebih baik dibanding Perindo. Tantangan utama meliputi kurangnya pelatihan berkala dan dokumentasi manual yang belum optimal. Diperlukan pelatihan berkelanjutan, pemutakhiran SSOP, dan integrasi teknologi digital untuk meningkatkan daya saing ekspor tuna Indonesia
Pelatihan Literasi Digital untuk Meningkatkan Keterampilan Komputer dan Etika Digital Anak-Anak di Panti Asuhan Bintang Terampil
Perkembangan teknologi informasi menuntut setiap individu, termasuk anak-anak panti asuhan, memiliki kemampuan literasi digital sebagai bekal menghadapi tantangan era modern. Kegiatan pelatihan literasi digital ini bertujuan meningkatkan keterampilan dasar komputer dan akses internet yang aman bagi anak-anak dan remaja di Panti Asuhan Bintang Terampil, Kota Bengkulu. Pelatihan dilaksanakan pada 2 Juli 2025 dengan metode ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung, diikuti 35 peserta berusia 10–18 tahun. Materi meliputi pengenalan perangkat komputer, penggunaan aplikasi perkantoran, dan etika digital. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata nilai peserta dari 30% pada pre-test menjadi 75% pada post-test, serta perubahan sikap peserta yang lebih percaya diri menggunakan teknologi. Pendekatan belajar interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung pemerataan keterampilan digital di kalangan anak-anak panti
RANCANG BANGUN PENGATURAN PAKAN IKAN NILA BERBASIS INTERNET OF THINGS
Budidaya ikan, khususnya nila, adalah salah satu sektor penting dalam industri makanan Indonesia. Pakan ikan nila secara teratur dan akurat adalah cara terbaik untuk meningkatkan pertumbuhannya. Mengelola pemberian pakan secara teratur masih menjadi tantangan bagi banyak peternak ikan, terutama mereka yang sering bepergian atau tidak dapat mengakses kolam secara langsung. Oleh karena itu, tujuan proyek ini adalah untuk membuat sistem pemberian pakan ikan nila yang berbasis Internet of Things (IoT) dan dapat dikendalikan melalui aplikasi Android. Sistem ini akan menggunakan modul ESP8266 dan teknologi mikrokontroler untuk memantau kondisi kolam secara jarak jauh dan secara otomatis mengatur pemberian pakan. Penelitian ini juga berusaha mengoptimalkan jadwal pemberian pakan dan jumlah pakan yang tepat untuk meningkatkan keberlanjutan dan efisiensi budidaya ikan nila. Penelitian ini diharapkan akan membantu petani ikan meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil panen mereka dengan cara yang lebih ekonomis dan bertanggung jawab secara ekologis. Teknologi otomatis ini memungkinkan petani ikan menghemat waktu dan tenaga sambil menjamin pertumbuhan ikan yang lebih baik dan mengurangi efek buruk dari pemberian pakan berlebihan
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Pembentukan Akhlakul Karimah Peserta Didik di SDN 7 Tapa
Di era Globalisasi yang penuh tantangan ini, pembentukan akhlak terpuji dan spritual menjadi fondasi utama dalam pendidikan, terutama di tingkat dasar. Pada masa anak-anak, menanamkan akhlakul karimah atau akhlak yang terpuji seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab dan empati sangat penting. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran guru pendidikan agama islam terhadap pembentukan akhlakul karimah peserta didik di SDN 7 Tapa. Jenis penelitian ini ialah penelitian lapangan kualitatif (field research) merupakan penelitian yang melibatkan pengamatan langsung dan interaksi dengan subjek penelitian di lingkungan alaminya. Hasil penelitian menunjukan bahwa diantaranya peran guru pendidikan agama islam terhadap pembentukan akhlakul karimah peserta didik ialah melalui pembiasaan baik dan melalui program-program islami. Kesimpulannya dengan adanya peran guru pendidikan agama Islam dapat membantu dan membina akhlak peserta didik sehingga dapat berdampak pada peserta didik dengan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
URGENSI PEMBERLAKUAN SUNSET CLAUSE SEBAGAI PENINGKATAN PARTISIPASI DAN PENGAWASAN MASYARAKAT
This research focuses on two issues, particularly on how the sunset clause is explored further in fixing the legislation making process and to encourage evaluation as well as people participation. Sunset clause known in this article as a clause that sets a time limit of a legislation before it ceases to exist. The research method in this article is a juridical normative method, in which primary legal materials and secondary legal materials are collected to analyze with statute approach, case approach and conceptual approach. The result of this article has found that the current procedures of legislation making are lacking in providing a thorough review and monitoringprocess and also lack of government obligations towards the right of the people to provide input on the proposed legislation. Despite the implications that create another issue in the legislation process, the sunset clause is still needed in order to raise the public participation and monitor the process of ongoing legislations that currently apply in Indonesia. In doing so, changes in the technical procedure shall be made by revising Law Number 12 of 2011 regarding Formation of Laws and Regulations. Other findings in this research have shown that sunset clauses in best cases have involved evaluation through a public hearing mechanism before the law expires and inventory of laws and regulations to address increased workload in the legislative
PERLINDUNGAN DAN UPAYA HUKUM BAGI WHISTLEBLOWER DALAM PRAKTIK INSIDER TRADING DI INDONESIA SERTA PERBANDINGANNYA DENGAN AMERIKA SERIKAT
Insider trading constitutes a serious violation in the capital market that undermines the principles of transparency, fairness, and the integrity of financial transactions. Amid the challenges of law enforcement against this crime, the role of whistleblowers becomes crucial in disclosing information concealed from the public. This study aims to examine the legal protections and legal remedies available for whistleblowers in insider trading practices in Indonesia and to compare them with the legal framework in the United States. This research employs a normative juridical method with statutory, conceptual, and comparative approaches. In Indonesia, the protection of whistleblowers is still based on the Law on the Protection of Witnesses and Victims, which does not specifically regulate whistleblowers in capital market violations. This contrasts with the United States, which provides comprehensive protection through the Sarbanes-Oxley Act and the Dodd-Frank Act, offering not only legal safeguards against retaliation but also financial incentives. The findings indicate that Indonesia needs to reformulate its whistleblower protection policies within the capital market sector to strengthen oversight of insider trading and enhance investor confidence. This study recommends strengthening national regulations by adopting international best practices to create a capital market that is fairer, more transparent, and with greater integrity
The Effectiveness of the e-SPM Application in Monitoring Regional Service Performance at the Directorate General of Regional Development, Ministry of Home Affairs
This study aims to analyze the effectiveness of the e-SPM application in monitoring the performance of regional services at the Directorate General of Regional Development, Ministry of Home Affairs. The e-SPM application was developed as a digital monitoring system to support the implementation of Minimum Service Standards (Standar Pelayanan Minimal/SPM) across regional governments in Indonesia. This study employs a descriptive research design with a qualitative approach to obtain an in-depth understanding of the application’s performance, usability, and contribution to administrative effectiveness. Data were collected through interviews, observations, and document analysis involving administrators and members of the SPM team responsible for managing and monitoring regional service data. The results indicate that the e-SPM application is effective in supporting the monitoring of regional service performance at the provincial, district, and city levels. The application has significantly improved the work efficiency of the SPM team by simplifying data input, accelerating reporting processes, and enabling real-time monitoring of SPM achievement across regions in Indonesia. Furthermore, the system quality, information quality, and service quality of the e-SPM application have generally met user needs, particularly in terms of data accuracy, accessibility, and integration. Administrators perceive the application as helpful in decision-making and performance evaluation related to regional service delivery.However, despite its overall effectiveness, the study also identifies several areas that require continuous improvement, including system responsiveness, user interface optimization, and periodic feature updates to accommodate policy changes and increasing data complexity.
Hubungan Durasi Hipertensi Terhadap Pola Elektrokardiogram: Kajian Klinis Untuk Deteksi Dini Perubahan Jantung
Hypertension is a major risk factor contributing to cardiovascular disorders, including left ventricular hypertrophy, making early detection through an ECG crucial for preventing complications. This study aimed to assess the relationship between hypertension duration and LVH/RVH findings and the overall interpretation of the ECG.The method used was a clinical experiment with a quantitative approach involving 67 hypertensive patients with disease duration of ≤5 years and >5 years. ECG data were analyzed to identify changes in patterns related to hypertension duration, and the Pearson correlation test was used to assess the relationship between variables. The sample was predominantly adult to elderly and predominantly female, with a relatively balanced distribution of hypertension duration. The analysis revealed a significant negative association between hypertension duration and LVH/RVH findings (r = –0.255; p = 0.038) and a weak but significant positive association between hypertension duration and overall ECG abnormalities (r = 0.285; p = 0.020). This pattern indicates that although cardiac structural and electrical changes tend to increase with hypertension duration, the limited sensitivity of the ECG results in a non-linear relationship. This study concludes that hypertension duration is associated with ECG changes, although the strength is weak, necessitating additional evaluation for a comprehensive cardiac assessment