UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Sains dan Teknologi
Not a member yet
    1440 research outputs found

    IMPLEMENTASI IMPLEMENTASI GRAND DESIGN PENDIDIKAN ISLAM DEMI TERWUJUDNYA IESQ GENERASI MUDA: PENDIDIKAN ISLAM, GRAND DESIGN, GENERASI MUDA, IESQ

    No full text
    Abstrak. Tulisan ini membahas terkait permasalahan sistem pendidikan. Indonesia saat ini mengalami masalah krisis pendidikan yang cukup beragam, yaitu mulai dari aspek sosial, budaya, ekonomi, politik, dan aspek lainnya. Meskipun akhir-akhir ini prestasi intelektual anak bangsa di berbagai olimpiade sains internasional mengalami peningkatan cukup baik namun kemunduran justru terjadi pada aspek karakter peserta didik. Kemunduran ini menyebabkan krisis pendidikan akhlak dalam dunia pendidikan, sehingga pendidikan di Indonesia tidak dapat menahan laju kemorosotan akhlak yang terus terjadi. Dengan menempatkan pendidikan islam dalam rangka dinamika dan dialetika proses pembentukan individu, para peserta didik diharapkan dapat menyadari pentingnya pendidikan karakter yang menjadi sarana pembentuk pedoman perilaku, pembentuk akhlak, dan sebagianya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pendidikan yang berkarakter dalam memperbaiki peradaban bangsa. Konfigurasi karakter dalam konteks totalitas proses psikologi dan social-kultural untuk membentuk grand design tersebut dapat dikelompokkan yaitu: Spiritual and emotional development, Intellectual development, Physical and kinestitic development, Affective and creativity development. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan berbasis literature review dan observasi kontekstual. Temuan penulis dalam pendidikan islam dapat diarahkan salah satunya pengembangan potensi Intellectual, Emotional, Spiritual Question (IESQ) yang harus dimiliki oleh peserta didik.   Kata kunci: Pendidikan islam, Grand design, IESQ, dan Pendidikan Karakter   Abstract. This paper discusses the problems of the education system. Indonesia is currently experiencing various educational crises, starting from social, cultural, economic, political, and other aspects. Although lately the intellectual achievements of the nation\u27s children in various international science olympiads have improved quite well, the decline has actually occurred in the character aspect of students. This setback has caused a crisis of moral education in the world of education, so that education in Indonesia cannot stop the rate of moral decline that continues to occur. By placing Islamic education in the context of the dynamics and dialectics of the individual formation process, students are expected to be able to realize the importance of character education as a means of forming behavioral guidelines, forming morals, and so on. This study aims to design a character education system in improving the nation\u27s civilization. Character configurations in the context of the totality of psychological and socio-cultural processes to form the grand design can be grouped, namely: Spiritual and emotional development, Intellectual development, Physical and kinestitic development, Affective and creativity development. The method used in this study is a qualitative method based on literature review and contextual observation. The author\u27s findings in Islamic education can be directed to one of them developing the potential for Intellectual, Emotional, Spiritual Questions (IESQ) that must be possessed by students.   Keywords: Islamic education, Grand design, IESQ, and Character Educatio

    Analisis Kesejahteraan Hewan dan Status Halal Daging Kultur Laboratorium dalam Perspektif Iptek dan Hukum Islam

    No full text
    The demand for meat continues to increase along with the increase in population. This triggers the emergence of land availability issues and environmental problems. The development of increasingly advanced technology has given rise to new ideas related to alternatives to fulfilling meat needs, namely making culture-based meat in the laboratory. This research was conducted to reveal how the perspective of Islamic law and scientific and technological progress point towards laboratory-cultured meat as a substitute for conventional meat. The method used in this research is a literature review method in national and international journals that discuss laboratory-cultured meat in perspective of science and technology and Islamic law with analog meat as an exclusion, which limits this research. Based on analysis from several journals, it was concluded that laboratory-cultured meat is considered a promising innovation for the future, and the halal status of laboratory-cultured meat depends on the source and method of obtaining stem cell source. The laboratory-cultured meat is said halal if the stem cells come from animals that are halal and slaughtered in the name of Allah, and are said to be haram if the stem cells come from living animals and unclea

    Rancangan Teknologi Tepat Guna Penyaringan Air Sederhana Skala Rumah Tangga

    No full text
    Akses terhadap air bersih merupakan hak dasar bagi setiap manusia. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dunia, kebutuhan akan air bersih akan semakin meningkat sementara polusi dari berbagai sumber mengurangi jumlah persediaan air. Untuk itu, diperlukan solusi praktis yang mampu mendukung kebutuhan air bersih dalam berbagai keadaan. Salah satu pendekatan yang dapat ditempuh adalah merancang teknologi penjernihan air yang tepat guna. Penelitian ini merancang teknologi penjernihan air yang sederhana dan terjangkau bagi masyarakat dalam skala rumah tangga. Desain yang dikembangkan memenuhi kriteria sebagai teknologi tepat guna dalam situasi darurat dengan biaya yang terjangkau. [Access to clean water is a basic right for every human being. As the global population increases, the need for clean water will increase while pollution from various sources reduces the amount of water supply. For this reason, practical solutions are needed that are able to support the need for clean water in various circumstances. One approach that can be taken is to design an appropriate technology for purifying water. This research designs a water purification technology that is simple and affordable for people on a household scale. The design developed meets the criteria as appropriate technology in emergency scenarios at an affordable cost.

    OPTIMALISASI KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER PADA WEB E-COMMERCE MENGGUNAKAN NETFILTER

    No full text
    Abstrak – Semakin berkembangnya teknologi kini layanan web E-commerce telah menyediakan berbagai fasilitas untuk menjangkau pelanggan di seluruh bagian ataupun seruluh penjuru dunia tanpa adanya batasan pasar geografis. Efeknya terhadap jumlah pelanggan yang bergantung pada internet untuk pembelian mengalami peningkatan yang signifikan. Adanya potensi ancaman atau serangan terhadap jaringan komputer pada web E-commerce, telah mendorong akan pentingnya sebuah keamanan. Telah dilakukan pada beberapa penelitian sebelumnya akan Upaya pengamanan terhadap sistem informasi telah dilakukan melalui penelitian tentang monitoring keamanan jaringan menggunakan snort pada tahun 2015 yang didapatkan hasil serta saran untuk mengembangkan dengan menambahkan fungsi Intrusion Prevension System (IPS) pada snort, Serta pada tahun 2017 adanya menelitian perbandingan antara sistem keamanan jaringan menggunakan snort dan netfilter, maka Berdasarkan saran dan penelitian terdahulu dilakukanlah penelitian OPTIMALISASI KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER PADA WEB E-COMMERCE MENGGUNAKAN NETFILTER menggunakan Advanced Policy Firewall (APF) dan Mod Evasive sebagai sistem keamanan jaringan yang digunakan sebagai upaya meng-optomalisasi terhadap sistem keamanan jaringan pada layanan Web E-commerce yang sesuai untuk diimplementasikan. Berdasarkan penelitian analisis yang telah dilakukan didapatkan hasildiantaranya : (1) Perangkat keras yang digunakan oleh netfilter yaitu sebuah Server Netfilter. (2) Server Netfilter menggunakan memory yang cukup besar yaitu 867968 KiB (3) Rata-Rata Persentase pencegahan serangan dengan pengujian DoS/DDos, Ping Attact, dan Port Scanning pada Netfilter adalah 64,57%, dengan masing-masing hasil diantaranya : serangan Dod/DDos adalah sebesar 87,68%, Ping Attact adalah sebesar 15.72%, dan Port Scanning adalah sebesar 90,33%. Kata Kunci : Keamanan Jaringan, web E-commerce, Netfilter, Advanced Policy Firewall, Ping Attact, Mod Evasive, Port Scanning. --------------------- Abstract - With the development of technology, now E-commerce web services have provided various facilities to reach customers in all parts or all over the world without any geographic market boundaries. The effect on the number of customers who depend on the internet for purchases has increased significantly. The existence of potential threats or attacks on computer networks on E-commerce web, has pushed the importance of a security. It has been carried out in several previous studies that efforts to secure information systems have been carried out through research on monitoring network security using snort in 2015 which obtained results and suggestions for developing by adding the Intrusion Prevention System (IPS) function on snort, and in 2017 there was research Comparison between network security systems using snort and netfilter, then based on previous suggestions and research conducted research on OPTIMIZING COMPUTER NETWORK SECURITY ON E-COMMERCE WEB USING NETFILTER using Advanced Policy Firewall (APF) and Mod Evasive as a network security system that is used as an attempt to optimize against the network security system on the E-commerce Web service that is suitable to be implemented. Based on the analytical research that has been carried out, the results obtained include: (1) The hardware used by the netfilter is a Netfilter Server. (2) The Netfilter Server uses a large enough memory, namely 867968 KiB (3) Average Percentage of attack prevention by testing DoS / DDos, Ping Attact, and Port Scanning on the Netfilter is 64.57%, with each result including: attacks Dod / DDos is 87.68%, Ping Attact is 15.72%, and Port Scanning is 90.33%.  Keywords: Network Security, E-commerce web, Netfilter, Advanced Policy Firewall, Ping Attact, Evasive Mod, Port Scanning

    IMPLEMENTASI MOBILE FORENSIC PADA APLIKASI MICHAT DAN TELEGRAM DENGAN FRAMEWORK NIST 800-101

    No full text
    Sosial media adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain yang dilakukan secara online untuk memudahkan manusia saling berinteraksi tanpa batas ruang dan waktu. Salah satu aplikasi yang kini banyak disalahgunakan yaitu aplikasi MiChat dan Telegram, banyak kasus prostitusi online yang ditemukan menggunakan aplikasi ini lantaran mudah diakses karena dapat kirim foto dan video. Barang bukti kejahatan cybercrime dapat berupa barang bukti elektronik dan barang bukti digital. Barang bukti elektronik dapat berupa bentuk fisik dari perangkat elektronik tersebut sedangkan barang bukti digital bisa berupa berkas dokumen, berkas history, atau berkas log yang berisi data-data yang terkait. Penelitian ini menerapkan forensik digital pada perangkat mobile menggunakan framework National Institute of Standards and Technology Special Publication 800-101 Revision 1, dengan alat bantu forensik yaitu FTK Imager dan MOBILedit Forensic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FTK Imager lebih banyak mendapatkan barang bukti digital dibandingkan MOBILedit Forensic. Akuisisi bukti digital pada aplikasi Telegram mendapatkan lebih sedikit bukti dibandingkan dengan aplikasi MiChat. Bukti digital yang berhasil didapatkan pada penelitian ini yaitu pesan percakapan, gambar, video dan voice note. Kata kunci: cybercrime, digital forensik, michat, nist, telegram ----- Social media is a platform for online communication that allows people to interact without being limited by space and time. One of the commonly used applications for criminal activities such as online prostitution is MiChat and Telegram, because these applications are easily accessible and allow users to send photos and videos. Cybercrime evidence can be in the form of electronic and digital evidence. Electronic evidence is the physical form of electronic devices involved in a crime, while digital evidence is documents, history, or logs containing data related to the crime. This study examines the implementation of forensic techniques on mobile devices using the MiChat and Telegram applications. The aim is to collect and analyze data that can be used as evidence in an investigation. This study uses the framework of the National Institute of Standards and Technology Special Publication 800-101 Revision 1 and uses FTK Imager and MOBILedit Forensic as assistance tools. The results show that FTK Imager obtained more digital evidence compared to MOBILedit Forensic, and the acquisition of digital evidence on the Telegram application obtained fewer evidences compared to the MiChat application. The successfully obtained digital evidence includes conversation messages, images, videos, and voice notes. Keywords: cybercrime, digital forensik, michat, nist, telegra

    Measurement of Machine Effectiveness Using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) Value Approach on the BX-75 Machine (A Case Study)

    No full text
    PT XYZ is a company engaged in the pipe industry with various types of HDPE pipe products according to consumer needs. PT XYZ has problems with the BX-75 engine because it has a high breakdown value and is obtained from historical production data. The high breakdown caused the production process of the BX-75 engine to be hampered and the daily production target was reduced. To determine the effectiveness of the BX-75 engine, measurements using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method are needed. The research was conducted using the OEE method to identify whether it is in accordance with world class standards, if the OEE value is still low, a Six Big Losses analysis will be carried out from the pareto chart which will determine what losses affect the low OEE value and analyze the details of the causes of each fishbone diagram. The average OEE value on BX-75 machines in November-December 2022 was 78.86%. The result is still below 85% so six big losses analysis is still needed. There are two types of losses that dominate, namely downtime losses and setup & adjustment losses. Downtime losses have an average loss of 13.50% and setup losses have an average of 9.53%

    POHON KURMA YANG MENANGIS DAN SESAJEN DI POHON BERINGIN : KRITIK RADIKAL EKOTEOLOGI ISLAM DAN AGAMA LOKAL PADA ANTROPOSENTRISME

    No full text
    Di dalam tradisi Islam, terdapat teks-teks dialog antara Nabi Muhammad dengan batu dan pohon kurma yang menangis atau gunung Uhud yang dipuji oleh Sang Nabi. Di sisi lain, tradisi umum di masyarakat adat-agama leluhur (indigenous religions paradigm) seluruh Indonesia dalam berdialog dengan pohon, gunung, laut dan sungai menggunakan sesajen, kenduri atau seserahan dalam tujuan penghormatan pada alam. Pada studi agama, paradigma tersebut dinamai sebagai relasi intersubjektif (inter-subjective relation), sebuah kepercayaan horizontal bahwa manusia bukanlah pusat dari kehidupan, melainkan ada relasi setara di samping manusia seperti tetumbuhan, tanah, binatang dan partikel-partikel lainnya yang juga turut menentukan nasib manusia. Sehingga, pada masyarakat Islam tradisional, sesajen, kenduri sawah dan kenduri laut dianggap bagian dari rasa syukur dan terus menghormati alam tanpa merusak keimanan. Hal tersebut bertentangan dengan sikap antroposentrisme yang menjadikan manusia sebagai pusat ekosistem. Konsep antroposentrisme kemudian digunakan sebagai alat untuk mengeksploitasi hutan, sungai dan laut. Antroposentrisme menyusup dalam kalangan sebagian umat Islam yang berjodoh dengan gerakan modernisasi serta puritanisasi, sebagian kalangan Muslim melarang keras sesajen, kenduri dan dialog intersubjektif lainnya. Konsep relasi intersubjektif alpa dalam pembentukan sistem fiqh lingkungan di kalangan umat Islam, sehingga perlindungan terhadap lingkungan hanya berdasarkan kesadaran satu arah tanpa memberikan peran dan posisi penting bagi alam sebagai penentu dari nasib manusia kedepannya. Studi ini dilakukan dengan pengumpulan data secara fenomenologis dari studi literasi. Harapan dari penelitian ini untuk memperkaya gagasan fiqh lingkungan progresif dalam Islam sesuai dengan perkembangan sains dan filsafat

    SENYAWA MORFIN: MUDARAT DAN MANFAAT DALAM PERSPEKTIF SAINS DAN ISLAM

    No full text
    Morfin termasuk narkotika analgesik yang tentunya dilarang dalam penyalahgunaannya. Namun, morfin dapat digunakan kepada pihak dan ketentuan tertentu. Oleh karena itu, narkotika ini memiliki mudarat dan manfaat. Penelitian ini bertujuan mengkaji terkait mudarat dan manfaat yang dimiliki senyawa morfin dalam tanaman opium baik dalam perspektif sains maupun Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mudarat senyawa morfin dalam perspektif sains dapat mengakibatkan masalah kesehatan seperti kecemasan, depresi, menghilangkan akal, merusak fungsi kerja tubuh dan sebagainya serta didukung dalam perspektif agama yang dijelaskan dalam surat Al-Baqarah: 195, beberapa hadis nabi dan perkataan ulama. Manfaat senyawa morfin dalam perspektif sains adalah sebagai obat pereda nyeri atau menghilangkan rasa sakit yang biasa digunakan pasca operasi dan sebagainya serta dalam perspektif agama disebutkan dalam Ali-Imran: 190-191, beberapa hadist dan perkataan imam atau ulama. Setiap zat memiliki manfaat walaupun lebih melimpah mudaratnya. Morfin memiliki manfaat akan tetapi kemudaratan yang dimiliki lebih besar sehingga tidak boleh disalahgunkan. Manfaat ini dapat dirasakan oleh pihak dan ketentuan tertentu saja

    INTEGRASI ISLAM DAN SAINS SERTA IMPLIKASINYA DALAM TEKNOLOGI PENDIDIKAN

    No full text
    Abstrak. Integrasi islam dan sains berarti berupaya untuk memadukan ilmu islam dan sains dalam pembelajaran. Memadukan bukan berarti menyatukan, karena keduanya memiliki ciri khas yang berbeda yang dapat diintegrasikan untuk menghasilkan suatu gagasan yang baru. Dan pendidikan merupakan media pembelajaran terbaik untuk mencapai tujuan tersebut. Islam juga mengajarkan tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang akan menjadi faktor penting dalam kemajuan peradaban. Tujuannya adalah untuk membentuk manusia berkepribadian islam dan menguasai ilmu sains dan teknologi dan mampu menyelesaikan masalah kehidupan sesuai syariat islam. Hal ini menunjukan bahwa teknologi pendidikan akan semakin berperan dalam dunia pendidikan di masa mendatang. Melalui keterpaduan ilmu sains dan agama yang dikembangkan dalam pembelajaran, dengan integrasi islam dan sains yang berimplikasi pada pendidikan Islam diupayakan dapat meningkatkan kualitas belajar serta dapat memungkinkan untuk dilakukan berbagai penelitian dengan berbagai variasi pendekatan sesuai dengan paradigma penelitian yang ada. Serta menghasilkan peserta didik yang memiliki sikap ilmiah, beragama, dan bertanggung jawab. Abstract. Integration of Islam and science means trying to integrate Islamic science and science in learning. Integrating does not mean uniting, because both have different characteristics that can be integrated to produce a new idea. And education is the best learning media to achieve that goal. Islam also teaches about the importance of science and technology which will be an important factor in the progress of civilization. The goal is to form a human with an Islamic personality and master science and technology and be able to solve life problems according to Islamic law. This shows that educational technology will increasingly play a role in the world of education in the future. Through the integration of science and religion that is developed in learning, with the integration of Islam and science which has implications for Islamic education, efforts are made to improve the quality of learning and make it possible to conduct various studies with various approaches according to the existing research paradigm. And produce students who have a scientific, religious, and responsible attitude

    FENOMENA MATINYA KEPAKARAN: Tantangan Dakwah di Era Digital

    No full text
    Abstrak Dunia memasuki era Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan munculnya teknologi siber dan teknologi otomatisasi. Perkembangan teknologi yang sedemikian canggih membuat semua aspek kehidupan manusia mengalami proses digitalisasi. Terlepas dari semua itu, kecakapan digital juga membuat otoritas keilmuan dalam ragam dimensi yang dengan mudah dimiliki oleh siapa saja. Setiap individu yang memiliki akses di media digital dapat mengemukakan sesuatu meskipun bukan dalam kapasitas keilmuan yang dimiliki. Realitas ini jika dicermati menyebabkan kondisi yang hadir secara simultan, yaitu sesuatu yang disebut Tom Nichols sebagai The Death of Expertise atau matinya kepakaran. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkapkan urgensi kepakatran dalam mempelajari dan memahami sesuatu, terutama di bidang keagamaan. Penelitian ini menjadi penting sebagai upaya meningkatkan kesadaran mempelajari agama dari pakar atau ahli di bidangnya. Metode yang digunakan adalah penelusuran pustaka dan menghubungkan dengan kajian Tafsir Al-Quran. Hal tersebut guna mengungkapkan urgensi belajar kepada pakarnya dalam pandangan Al-Quran. Dalam konteks dakwah digital, tantangan terbesar bagi da\u27i adalah menyampaikan pesan yang berasal dari sumber terpercaya. Guna memperoleh sumber kredibel diperlukan beberapa tahapan penting, dimulai dari bertanya, menganalisis, mengolah informasi, sampai pada akhirnya menyebarluaskan informasi tersebut. Al-Qur`an memberikan solusi untuk senantiasa menjaga kualitas kepakaran sebagai bentuk penggunaan akal yang sempurna. Akal menjadi alat menggali pengetahuan yang akan melahirkan pakar di berbagai bidang. Kata Kunci: Matinya Kepakaran, Dakwah, Era Digital   Abstrack The world entered the era of the Industrial Revolution 4.0 which was marked by the emergence of cyber technology and automation technology. The development of such sophisticated technology makes all aspects of human life undergo a process of digitization. Apart from all that, digital skills also create scientific authority in various dimensions that are easily possessed by anyone. Every individual who has access to digital media can bring up something even if it is not in their scientific capacity. This reality if observed causes a condition that is present simultaneously, that is, something that Tom Nichols calls The Death of Expertise or the death of expertise. This paper aims to express the urgency of agreement in studying and understanding things, especially in the religious field. This research is important as an effort to increase awareness of studying religion from experts or experts in their fields. The method used is to search the literature and connect with the study of the Quranic Interpretation. This is to express the urgency of learning to experts in the view of the Quran. In the context of digital proselytizing, the biggest challenge for da\u27i is to convey messages that come from reliable sources. In order to obtain credible sources, several important stages are needed, starting from asking, analyzing, processing information, to finally disseminating the information. The Qur\u27an provides a solution to always maintain the quality of expertise as a form of perfect use of reason. Reason becomes a tool of exploring knowledge that will give birth to experts in various fields. Keywords: The Death of Expertise, Da\u27wah, the Digital Ag

    0

    full texts

    1,440

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Sains dan Teknologi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇