e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
    4995 research outputs found

    PENDAMPINGAN PENYUSUNAN BAHAN AJAR (HIDEN KURIKULUM) BERBASIS MADRASAH DALAM MENUNJANG TERCAPAINYA KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK

    Get PDF
    Bahan ajar dalam pelaksanaan pembelajaran menjadi keniscayaan, sebab bahan ajar akan memberikan gambaran seperti apa peserta didik setelah mengikuti pembelajaran. Pengembangan bahan ajar berbasis madrasah mutlak dilakukan sebagai wujud respon atas perubahan dalam kehidupan terlebih bahan ajar yang menunjang tercapainya karakter religius siswa. Pengembangan dan penyampaian bahan ajar dapat dilakukan secara terbuka dan mandiri dan juga dapat dilakukan dengan tersembunyi sebagai hiden kurikulum. Tujuan pengabdian adalah untuk mengetahui; 1) bahan ajar (hiden Kurikulum) berbasis madrasah dalam menunjang tercapainya karakter religius peserta didik; 2) penyampaian bahan ajar (hiden Kurikulum) berbasis Madrasah dalam Menunjang tercapainya Karakter Religius peserta didik.Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), selain menjalankan beberapa langkah dalam PAR peneliti juga melakukan observasi, dokumentasi dan wawancara serta FGD untuk menunjang ketersediaan data yang dibutuhkan. Hasil kegiatan ini adalah: 1) Penyusunan Bahan Ajar (hiden kurikulum) berbasis Madrasah dalam menunjang tercapainya karakter religius peserta didik di MI Miftahul AKhlakiyah, MI Darul Ulum dan MI N Kota Semarang didasarkan atas kesepakatan dengan memperhatikan karakteristik peserta didik dan berpegang pada prinsip-prinsip pengembangan bahan ajar. 2) Penyampaian Bahan Ajar (hiden kurikulum) berbasis Madrasah dalam menunjang tercapainya karakter religius siswa di MI Miftahul AKhlakiyah, MI Darul Ulum dan MI N Kota Semarang. Secara garis besarnya, dalam menyampaikan bahan ajar terdapat dua strategi, yaitu: strategi penyampaian bahan ajar oleh guru dan strategi mempelajari bahan ajar oleh peserta didik atau siswa.Kata Kunci: bahan Ajar, Madrasah, Karakter Religius

    Perbandingan Kadar Fenolik Dan Flavonoid Total Ekstrak Metanol Umbi Wortel (Daucus carota L.) pada Berbagai Metode Ekstraksi

    No full text
    Umbi wortel (Daucus carota L.) mengandung senyawa golongan fenolik dan flavonoid yang memiliki berbagai aktivitas farmakologis. Senyawa golongan fenolik dan flavonoid dapat diekstraksi dengan berbagai metode ekstraksi. Perbedaan metode ekstraksi dapat menghasilkan kadar fenolik dan flavonoid yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar fenolik dan flavonoid total ekstrak metanol umbi wortel dari berbagai macam metode ekstraksi. Umbi wortel diekstraksi dengan metode perkolasi, maserasi, soklet, dan refluks menggunakan pelarut metanol sehingga diperoleh ekstrak metanol umbi wortel. Penetapan kadar fenolik dan flavonoid total dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-VIS dengan pembanding asam galat dan kuersetin. Kadar fenolik total dari empat metode ekstraksi dianalisis statistic menggunakan uji One Way Anova sedangkan kadar flavonoid total menggunakan uji Kruskal Wallis kemudian dilanjutkan Mann-whitney pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan kadar fenolik total ekstrak metanol umbi wortel dengan metode perkolasi, maserasi, soklet, dan refluks berturut-turut 40,423; 33,311; 45,164; dan 41,663 mgGAE/gram ekstrak sedangkan kadar flavonoid total secara berturut-turut 14,348; 6,065; 11,861; dan 4,704 mgQE/gram ekstrak. Analisis statistik menunjukkan ada perbedaan kadar fenolik dan flavonoid total ekstrak metanol umbi wortel hasil ekstraksi menggunakan metode perkolasi, maserasi, soklet, dan refluks. Kadar fenolik total tertinggi diperoleh dengan metode soklet sedangkan flavonoid total tertinggi diperoleh dengan metode perkolasi

    LATAR BELAKANG TIMBULNYA PENINGKATAN PERMINTAAN EKSPORT BATUBARA INDONESIA KE CINA PADA TAHUN 2018-2022

    No full text
    Sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia saat ini, dan juga negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia kebutuhan energi kemudian menjadi salah satu isu sentral bagi negara ini. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) merupakan salah satu pendekatan yang dilakukan oleh Pemerintah Cina untuk mengembangkan kebutuhan energi yang dapat dipakai oleh pelaku kegiatan ekonomi dan juga masyarakat di negara tersebut. Sehingga Pemerintah Cina melakukan usaha masif untuk dapat memenuhi kebetuhan pembangunan tersebut yang dapat mengakomodir negara sebesar Cina. Fondasi penting pembangunan PLTU adalah dengan menyediakan batu bara sebagai bahan bakar utama. Komoditas batu bara adalah komoditas nomor 1 yang dimiliki oleh Cina, namun sebagai negara peringkat pertama penghasil batu bara namun kenyataannya kebutuhan batu bara domestik masih belum dapat memenuhi negara tersebut. Sehingga Indonesia hadir sebagai mitra dagang penting untuk dapat memenuhi kebutuhan domestik batu bara Cina. Dengan keunikan komoditas batu bara yang Indonesia miliki penelitian ini kemudian berusaha untuk melakukan analisa dengan pendekatan teori keunggulan komparatif di mana keunikan dari komoditas batu bara Indonesia yang memiliki kalori lebih rendah dan memiliki sulfur menjadi salah satu keunikan yang tidak dapat didiuplikasi oleh negara lain. Cina kemudian mengakomodir Indonesia sebagai mitra dagang penting mereka dalam forum 2nd Signing Ceremony Indonesia and Cina as Complementary Partners, dan mempertahankan komoditas batu bara Indonesia sebagai komoditas yang secara kontiniu akan terus diimpor oleh Cina.Kata Kunci : Batu Bara, Cina, Indonesia, Kerja Sama, Keunggulan Komparatif

    NORMALISASI HUBUNGAN DIPLOMATIK INDONESIA-ISRAEL DALAM PERSPEKTIF GEOPOLITIK TIMUR TENGAH

    No full text
    Indonesia sebagai negara yang menganut prinsip bebas-aktif dalam politik internasionalnya telah lama berkomitmen untuk mewujudkan perdamaian dunia. Selama ini konflik Israel-Palestina sebagai masalah utama yang dihadapi kawasan Timur Tengah telah menjadi perhatian utama pemerintah maupun masyarakat Indonesia. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah normalisasi hubungan Indonesia-Israel. Artikel ini berusaha untuk menganalisa posisi geopolitik Indonesia di Timur Tengah sebagai landasan untuk mempertimbangkan wacana membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dan studi pustaka, penulis mencoba mengupas power yang dimiliki Indonesia, memaparkan situasi dan peran Indonesia dalam geopolitik kawasan Timur Tengah, hingga akhirnya mengaitkannya dengan wacana normalisasi hubungan diplomatik Indonesia- Israel.Kata Kunci: Hubungan Diplomatic, Indonesia, Israel Geopolitik, Timur Tengah

    Karakterisasi Fisis dan Unjuk Kerja Membran Keramik Berpori untuk Aplikasi Teknologi Penjernih Air

    Get PDF
    Air sangat dibutuhkan manusia untuk berbagai keperluan sehari-hari. Air yang tercemar oleh polutan ringan maupun berat sangat membahayakan bagi manusia apabila digunakan. Tujuan dari penelitian ini melakukan karakterisasi fisis dan menganalisis unjuk kerja teknologi penjernih air menggunakan membran keramik berpori.   Keramik berpori memggunakan campuran tanah liat dengan aditif serbuk ragi dan serbuk gergaji kayu.  Komposisi campuran aditif dengan perbandingan berat 5%, 10%, 15% dan 20%. Ukuran serbuk ragi lolos mesh 200 dan serbuk gergaji kayu lolos mesh 100. Campuran tanah liat dan aditif dicetak dengan menggunakan cetakan berbentuk silinder dengan diameter 4 inchi. Keramik berpori selanjutnya dilakukan proses sintering pada temperatur 900oC. Spesimen keramik dilakukan pengujian densitas, porositas, penyusutan dan absorbsivitas. Unjuk kerja membran keramik berpori pada teknologi filtrasi air diuji parameter TDS (Total Dissolved Solid), kekeruhan, warna, bau, rasa dan pH sesuai Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.Sifat fisis membran keramik berpori sangat dipengaruhi oleh ukuran partikel dan peningkatan komposisinya. Aditif serbuk ragi dengan ukuran partikel relatif kecil  menunjukkan penyusutan dan porositas rendah sehingga densitasnya meningkat. Penambahan komposisi aditif meningkatkan penyusutan serbuk gergaji kayu 20.10% dan serbuk ragi sebesar 21,16%. Penurunan densitas serbuk gergaji kayu 8,32% dan serbuk ragi sebesar 6,42%. Porositas meningkat pada aditif serbuk gergaji kayu 17,95% dan serbuk ragi 5,38%. Kemampuan penyerapan air pada serbuk gergaji kayu 24,74% dan serbuk ragi 17,60%. Teknologi filtrasi dengan menggunakan membran keramik berpori mampu meningkatkan kualitas air sesuai dengan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023

    KLASIFIKASI SENYAWA KELADI TIKUS MENGGUNAKAN ALGORITMA KNN, GAUSSIAN NAÃVE BAYES DENGAN MENERAPKAN IMBALANCE DATA BORDERLINE SMOTE

    Get PDF
    Data seimbang atau imbalanced data merupakan keadaan di mana distribusi kelas data yang tidak seimbang yaitu jumlah data yang satu lebih sedikit atau lebih banyak dari kelas lainnya. Menangani data yang tidak seimbang telah menjadi tantangan besar selama dua dekade terakhir. Keseimbangan data merupakan faktor yang penting untuk diperhatikan, karena mempengaruhi hasil yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan metode antara KNN, Gaussian Naïve Bayes, dan Random Forest untuk menentukan metode yang paling baik  berdasarkan data tanaman keladi tikus. Data yang tidak seimbang akan diseimbangkan dengan menggunakan metode oversampling yaitu Borderline-SMOTE. Dari penelitian yang telah dilakukan, algoritma KNN, Gaussian Naïve Bayes, dan Random Forest pada data yang sebenarnya (belum seimbang) menghasilkan nilai akurasi berturut-turut sebesar 0.984, 0.985, dan 1. Sedangkan pada data yang sudah diseimbangkan menghasilkan akurasi berturut-turut adalah sebesar 0.967, 0.499, dan 0.984. Algoritma random forest dapat mengklasifikasikan data yang seimbang dan belum seimbang dengan baik dibandingkan dengan algoritma yang lain. Hal ini karena algoritma random forest menghasilkan score akurasi, recall, F1-score, dan Precission yang tinggi dibanding dengan algoritma KNN dan Gaussian Naive Bayes pada data yang unbalance maupun balance

    SINTESIS PENTAERITRITOL ROSIN ESTER DARI GONDORUKEM DAN PENTAERITRITOL MENGGUNAKAN KATALIS ASAM HIPOFOSFOR

    Get PDF
    Gondorukem yang diperoleh dari sadapan pohon pinus disebut gondorukem non-modifikasi yang memiliki kelemahan mudah teroksidasi oleh oksigen di udara terbuka. Oleh karena itu gondorukem perlu dimodifikasi untuk meningkatkan stabilitas oksidatifnya, salah satunya dengan metode esterifikasi. Pentaeritritol rosin ester merupakan produk turunan gondorukem yang dapat disintesis melalui esterifikasi gondorukem dengan pentaeritritol. Pentaeritritol Rosin Ester memiliki ketahanan air, ketahanan alkali, dan ketahanan oksidasi yang lebih baik  daripada gliserol rosin ester. Penelitian ini bertujuan untk mempelajari pengaruh suhu terhadap sintesis pentaeritritol rosin ester dari gondorukem dan pentaeritritol menggunakan katalis asam hipofosfor. Esterifikasi dilakukan dengan mereaksikan gondorukem dan pentaeritritol dengan rasio 100  : 12,5 dan asam hipofosfor sebanyak 0,2% dari massa gondorukem. Suhu reaksi divariasikan sebesar 260 – 290 °C dengan kecepatan agitasi sebesar 600 rpm. Pengambilan sampel dilakukan selama reaksi berlangsung, kemudian dianalisis angka asamnya menggunakan metode titrasi asam basa untuk menentukan konversi reaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu reaksi, semakin tinggi pula konversi yang dicapai dan angka asam produk semakin rendah. Reaksi pada suhu 290 menghasilkan produk dengan konversi tertinggi yaitu sebesar 90,35 % dan angka asam terendah yaitu 17,38 mg KOH g-1. Namun tingginya suhu reaksi menyebabkan warna produk yang semakin gelap yang diindikasi karena meningkatnya laju reaksi dekarboksilasi

    HIBRIDISASI PANEL SURYA DENGAN MODUL TERMOELEKTRIK SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA

    Get PDF
    Salah satu energi terbarukan yang berpotensi besar adalah energi surya. Teknologi yang sedang dikembangkan pada energi surya dengan menkonversinya  menjadi energi listrik melalui media sel surya. Pada penelitian ini panel surya disatukan dengan  termoelektrik yang dirangkai paralel pada sistem terpadu. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hibridisasi terhadap efisiensi  panel surya yang dihibrid secara terpadu dengan rangkaian paralel modul termoelektrik. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental, yang dimulai dengan perancangan dan pembuatan alat penelitian. Alat penelitian ini menggunakan rak yang sudah disesuaikan ukurannya dengan keperluan penelitian dengan sudut kemiringan 30 derajat. Pada rak tersebut terdapat panel surya, 15 modul temoelektrik yang dirangkai paralel, dan sistem pendingin. Sel surya yang digunakan adalah jenis polycristalin (Si) dengan daya puncak sebesar 50 Wp sedangkan untuk sistem termoelektrik menggunakan modul  tipe TEG SP1848-27145 SA dan untuk sistem pendingin dari alumunium yang dialiri dengan air sebagai fluida kerja aktif. Pengambilan data dilakukan dengan pengukuran yang dimulai dari pukul 10.00 WIB sampai 14.00 WIB. Parameter penelitian yang diukur ada dua macam yaitu parameter masukan dan parameter luaran. Parameter masukan yaitu temperatur lingkungan, temperatur panel surya (sisi atas dan sisi bawah), intensitas cahaya matahari, kecepatan angin, kelembaban udara, temperatur air dalam bak, temperatur generator termoelektrik (sisi panas dan sisi dingin), dan temperatur sistem pendingin. Parameter luaran yang dihasilkan yaitu tegangan dan arus listrik. Hasil penelitian menunjukan efisiensi hibridisasi memiliki rata-rata 20%, lebih tinggi dibandingkan dengan efisiensi pada rangkaian PV dengan rata-rata 9 %. Hal ini dapat diketahui bahwa hibridisasi lebih efisien dibandingkan dengan rangkaian yang hanya PV ataupun hanya rangkaian TEG

    ANALISIS POSTUR KERJA PADA KONTRAKTOR DI PELABUHAN DAN PENGAPALAN UNTUK MEMINIMALISIR TERPAPAR MSD DENGAN METODE REBA DAN QEC (Studi Kasus: PT Pupuk Kalimantan Timur)

    No full text
    Postur kerja merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan oleh para pekerja, khususnya pada Tenaga Kerja Bongkar Muat. Kegiatan yang dilakukan saat bekerja secara berulang dapat menyebabkan penyakit akibat kerja, salah satunya Musculoskeletal Disorders (MSD). Koperasi Karya Kaltim merupakan tenaga kerja bongkar muat yang bekerja sama dengan PT. Pupuk Kalimantan Timur dalam memenuhi pekerjaan bongkar muat produk seperti pupuk urea dan NPK. Para pekerja bongkar muat melakukan pemindahan produk dari gudang ke kapal untuk di distribusikan kepada konsumen, proses yang dilakukan oleh pekerja adalah dengan mengangkat produk dengan berat 50 kg dari pallet yang disediakan secara berulang. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis postur kerja pada koperasi tenaga kerja bongkar muat Karya Kaltim, sehingga dapat mengurangi risiko terpaparnya penyakit akibat kerja yang dapat mencelakai para pekerja. Analisis postur kerja menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment dan Quick Exposure Checklist. Hasil penelitian ini berupa skor analisis postur kerja beserta perbaikan dalam upaya mengurangi risiko terpaparnya penyakit akibat kerja

    STUDI TENTANG PENGETAHUAN LANSIA DI DESA PONGANGAN MENGENAI DETERMINAN HIPERTENSI DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI TAHUN 2021

    No full text
    Penguasaan pengetahuan yang baik terkait hipertensi pada  lansia dapat memberikan manfaat besar dalam  pencegahan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mensurvei pengetahuan tentang hipertensi dan karakteristik demografi pada lansia di Kelurahan Pongahan, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Studi cross sectional dilakukan pada bulan November 2021 hingga Desember 2021. Sebanyak 28 responden lansia telah dilibatkan dalam penelitian ini. Uji hipotesis menggunan uji chi square digunakan untuk mengetahui korelasi pengetahuan lansia tentang hipertensi terhadap kejadian hipertensi. Hasil : Sebanyak 67, 9 % responden mengetahui faktor risiko hipertensi dan sebanyak 17, 9 % responden memiliki pengetahuan yang buruk tentang hipertensi. Tingkat pengetahuan mereka berkorelasi terhadap kejadian hipertensi (p : 0,02 < 0,005). Kesimpulan : Sebagian besar lansia mengetahui mengenai faktor risiko kejadian hipertensi. Masih tingginya kejadian hipertensi pada lansia, dimungkinkan terdapat determinan lain penyebab hipertensi. Penelitian lebih lanjut terkait identifikasi determinan hipertensi selain pengetahuan dapat dilakukan. Hal tersebut, untuk mengetahui faktor – faktor penyebab hipertensi yang sesuai sehingga dapat dilakukan intervensi yang tepat pada lansia.Kata kunci : Hipertensi, determinan, pengetahuan, lansia

    2,412

    full texts

    4,995

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇