e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Evaluasi Penerapan Standar Pelayanan Farmasi Klinik Di Apotek Kabupaten Magelang
Standar pelayanan farmasi (PMK 73/2016) menjadi tolak ukur pelayanan kefarmasian pada apotek meliputi compounding dan dispensing, pengkajian resep, konseling, pelayanan informasi obat, pelayanan kefarmasian di rumah, pemantauan terapi obat dan monitoring efek samping obat. Berdasarkan hasil observasi apotek di Kabupaten Magelang, terdapat beberapa apotek yang tidak terdapat apoteker selama apotek buka. Selain itu ditemukan juga tenaga kerja selain tenaga kefarmasian yang ikut serta dalam pelayanan farmasi klinik. Penelitian ini untuk mengevaluasi penerapan standar pelayanan farmasi klinik untuk apotek di sekitar Kabupaten Magelang. Penelitian dilakukan secara deskriptif non eksperimental dengan metode Cross-Sectional. Pemilihan sampel secara random dengan jumlah 25 apotek di wilayah Kabupaten Magelang. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan SPSS secara deskriptif kuantitatif. Evaluasi penerapan standar pelayanan farmasi klinik pada apotek di sekitar Kabupaten Magelang diperoleh hasil rata–rata pengkajian dan pelayanan resep 93,28% (kategori baik), compounding dan dispensing 93,89% (kategori baik), pelayanan informasi obat 65,28% (kategori cukup), konseling 66,53% (kategori cukup), pemantauan terapi obat 45,37% (kategori kurang), dan monitoring efek samping obat 30,33 % (kategori kurang)
EVALUASI KINERJA SEQUENCING BATCH REACTOR DENGAN MEDIA BIOBALL PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR BATIK SINTETIS
Limbah cair batik memberikan dampak negatif ke lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik akibat pewarna sintetis yang sulit diuraikan. Pengolahan limbah batik perlu dilakukan sebelum dibuang ke lingkungan, salah satunya secara biologi baik dengan proses anaerobik maupun aerobik. Penelitian ini menggunakan Sequencing Batch Reactor dan media imobilisasi yaitu bioball dengan waktu siklus 6 jam untuk mengetahui efisiensi penyisihan Chemical Oxygen Demand (COD) dan konsentrasi warna. Penelitian dilakukan berdasarkan 2 skenario yaitu tanpa media imobilisasi ¬dan menggunakan media imobilisasi. Penggunaan media bioball sejumlah 30, 50 dan 75 buah. Hasil MLSS untuk tanpa media, dan dengan media bioball sejumlah 30, 50, dan 75 buah adalah 3,75 g/L, 3,44 g/L, 3,20 g/L, dan 2,18 g/L. MLSS semakin menurun akibat adanya penempelan lumpur pada celah-celah bioball. Penambahan bioball membuat kemampuan kualitas pengendapan lumpur meningkat dengan nilai Sludge Volume Index (SVI) baik yaitu SVI5 51 ml/g dan SVI30 30 ml/g pada jumlah bioball 75 buah. Pengolahan limbah cair dengan cara ini mampu dalam penyisihan warna hingga 31% dan penyisihan COD hingga 90% pada penggunaan jumlah bioball 50 buah. Pengolahan limbah cair batik ini tergolong baik dalam penyisihan kandungan COD dan warna pada jumlah media 50 buah bioball
Sistem Informasi Suhu dan Kelembaban Inkubator Telur Ayam Menggunakan Sensor Dht22 Berbasis Mikrokontroler
Measurement of temperature and humidity generally uses a tool that can determine the value of two physical quantities of a material or system (thermometer or hygrometer). When it comes to hatchery incubators, success and protection are priorities. The microcontroller is a small computer in the form of a chip, DHT22 temperature and humidity sensor with a range of (-40)-80°C. Formulation of the problem, (1) How to get digital data of hatching incubator room temperature using a microcontroller? (2) How is the application of the system to hatching incubators?. Methods of research, analysis, implementation, and simulation (a) Analysis, the lowest ideal temperature for hatching eggs shows a figure of approximately 38°C and the highest is 38.5–39°C. (b) Implementation, starting with the use of DHT22 giving a temperature signal according to whether or not when the condition of the incandescent lamp as a heater will turn on or off, the display will be displayed on the LCD. (c) Simulation, the first stage is the DHT22 schematic to Arduino, the second stage is the relay schematic to Arduino, the third is I2C LCD to Arduino, the fourth is relay to lights and indicators. Based on the analysis, implementation and simulation, conclusions are drawn (1) Digital data related to temperature from the DHT22 sensor displayed on the LCD can be applied to help monitor the hatching process of chicken eggs using an incubator. (2) Arduino board-based microcontrollers can be applied as controllers related to system flow in chicken egg hatching incubators
Classification Model Analysis of ICU Mortality Level using Random Forest and Neural Network
Based on the results of previous studies, research on machine learning for predicting ICU patients is crucial as it can aid doctors in identifying high-risk individuals. A high accuracy in machine learning models is necessary for assisting doctors in making informed decisions. In this study, machine learning models were developed using two models, namely Random Forest and Artificial Neural Network (ANN), to predict patient mortality in the ICU. Patient data was obtained from The Global Open Source Severity of Illness Score (GOSSIS) and underwent preprocessing to address issues of missing values and imbalanced data. The data was then divided into training, validation, and testing sets for model training and evaluation. The results of the study indicate that the Random Forest model performs better with an accuracy of 93% on the testing data compared to the ANN which only achieved an accuracy of 86% on the testing data. Consequently, the Random Forest model can be utilized as a solution for predicting patient mortality in the ICU
Studi Eksperimen Pengaruh Campuran Hasil Pirolisis Polipropilena dengan Bahan Bakar Pertalite Terhadap Prestasi Mesin Sepeda Motor 110cc
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi masalah limbah plastik yaitu dengan cara menjadikan limbah plastik sebagai bahan bakar alternatif melalui proses pirolisis, selain mengurangi masalah limbah plastik dapat juga mengurangi masalah kelangkaan BBM akibat meningkatnya jumlah penggunaan sepeda motor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah plastik jenis polipropilena hasil pirolisis 450°C dengan bahan bakar pertalite terhadap torsi, daya, efisiensi bahan bakar dan emisi gas buang pada sepeda motor 4 langkah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Pengujian dilakukan pada sepeda motor Honda Beat 2011 110cc dengan 5 kelompok uji yakni pertalite murni (B100), pertalite 90% PP 10% (B90PP10), pertalite 95% PP 5% (B95PP5), pertalite 90% PP 10% dan eco racing (B90PP10E), pertalite 95% PP 5% dan eco racing (B95PP5E). Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh campuran minyak hasil pirolisis PP 450°C dan rendaman eco racing pada bahan bakar pertalite terhadap torsi, daya, efisiensi bahan bakar dan emisi gas buang. Pengujian terhadap torsi dan daya pada awal putaran mesin 4500 rpm dengan campuran minyak hasil pirolisis PP 450°C dan rendaman eco racing mendapatkan nilai yang paling tinggi, sedangkan pada putaran mesin berikutnya berangsur mengalami penurunan. Penggunaan bahan bakar B90PP10E memiliki keefektifan yang lebih dalam meningkatkan torsi dan daya pada awal putaran mesin yaitu  torsi sebesar 10.72 Nm dan daya sebesar 6.8 HP, dibandingkan dengan bahan bakar lainnya. Untuk efisiensi, penggunaan bahan bakar B95PP5E yang paling efisien yaitu sebesar 36,8%. Dalam penelitian emisi gas buang, campuran minyak hasil pirolisis PP 450°C dan rendaman eco racing pada bahan bakar pertalite sudah lulus dalam ambang batas emisi hidrocarbon (2000 ppm), tetapi belum lulus dalam ambang batas emisi carbon monoksida (4.5%). Penggunaan bahan bakar B100 yang paling tinggi emisi hidrocarbon nya yaitu sebesar 1124 ppm, sedangkan penggunaan bahan bakar B95PP5 yang paling tinggi emisi carbon monoksida nya yaitu sebesar 6.31%
PENERAPAN METODE MULTIMEDIA DEVELOPMENT LIFE CYCLE DALAM PEMBUATAN APLIKASI WISATA BERBASIS MOBILE
Masyarakat umum yang akan melakukan perjalanan wisata saat ini dapat mencari informasi tempat wisata melalui internet, namun hal tersebut dirasa masih belum menyelesaikan permasalahan wisatawan yang kesulitan untuk mencari informasi destinasi wisata ketika tidak memiliki akses internet. Oleh karena itu diperlukan sebuah aplikasi yang dapat menampilkan informasi terkait dengan destinasi wisata berbasis mobile. Aplikasi berbasis mobile dapat diakses dengan sangat mudah bahkan beberapa fitur tidak memerlukan akses internet. Untuk itu, adanya penelitian ini diharapkan mampu untuk menyelesaikan permasalahan akses informasi destinasi wisata oleh wisatawan ketika kesulitan untuk mendapatkan akses internet. Penelitian ini menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle. Hasil dari pengujian aplikasi dengan menyebarkan kuesioner kepada 15 responden dengan jumlah pertanyaan sebanyak 5 pertanyaan untuk mengetahui kualitas tampilan, untuk mengetahui kemudahan penggunaan aplikasi, untuk mengetahui apakah aplikasi ini berguna atau tidak serta untuk mengukur tingkat kepuasan responden. Hasil pengolahan kuesioner dari 5 pertanyaan tersebut didapatkan persentase sebesar 73 % yang jika dikonversikan akan dihasilkan tingkat kepuasan responden yaitu “Baikâ€. Dari hasil kuesioner tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini cukup berguna bagi wisatawan dan layak untuk diimplementasikan dengan beberapa hal yang perlu ditingkatkan
PIROLISIS LIMBAH SEREH DAPUR (Cymbopogon Citratus) SEBAGAI ASAP CAIR BERPOTENSI PENGAWET MAKANAN
Asap cair (liquid smoke) merupakan hasil samping dari proses karbonisasi (pengarangan) atau pembakaran bahan berlignoselulosa dengan udara terbatas (pirolisis) yang melibatkan reaksi dekomposisi karena pengaruh panas, dan kondensasi/pengembunan asap menjadi bentuk cairan. Daun sereh merupakan limbah yang jarang digunakan dan banyak di wilayah Indonesia, karena tanaman sereh dalam 3 hari sudah kering sehingga sudah tidak bisa dimanfaatkan. Limbah daun sereh berpotensi untuk diolah menjadi asap cair karena memiliki kandungan fenol yang berpotensi sebagai pengawet makanan. Asap cair selain berfungsi untuk memberikan rasa asap pada suatu produk pangan juga berfungsi sebagai pengawet pada makanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas asap cair dari sereh dapur dengan cara pirolisis pada bagian bonggol maupun daunnya. Penelitian ini menggunakan variabel perubahan waktu (60, 90, 120, 150, 180 menit) dan suhu (300, 350, 400, 450 oC). Parameter yang diujikan  adalah volume, pH, indeks bias, densitas. Hasil optimal asap cair yang diperoleh yaitu bonggol pada waktu 1 jam dan suhu 350 °C dengan hasil volume sebanyak 220 mL, pH 4, Densitas 1,0108 dan indeks bias 1,3444. Asap cair daun sereh memperoleh hasil optimum pada waktu 2 jam dan suhu 400 °C dengan hasil volume sebanyak 179 mL, pH 4, Densitas 1,0101 dan indeks bias 1,3429. Asap cair bersifat asam dibuktikan dengan pH 4 sehingga berpotensi sebagai pengawet makanan yang ramah lingkungan. Kata kunci: Asap Cair, Pirolisis, Sereh Dapu
ANALISA DAN PERANCANGAN USER INTERFACE APLIKASI EDUKASI BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING
Agar dapat bersaing dengan negara maju tentunya keterampilan dalam berbahasa asing khususnya Bahasa Inggris memiliki kegunaan yang penting. Dalam menciptakan kemampuan berbahasa Inggris seorang anak tentunya tidak terlepas dari peranan guru di sekolah maupun orang tua di rumah. Disamping pentingnya peran guru dan orang tua bagi perkembangan seorang anak, orang tua juga perlu memperhatikan media pembelajaran bagi anaknya. Seiring berjalannya waktu media pembelajaran sudah mengikuti perkembangan teknologi dan mudah untuk diakses. Perkembangan teknologi membuat seluruh aspek berkembang pesat salah satu contohnya adalah dengan adanya aplikasi berbasis edukasi. Dengan perkembangan ini diharapkan dapat membuat semangat belajar pengguna agar dapat menerima materi secara maksimal. Ditambah design aplikasi yang dibuat menggunakan metode design thinking dengan mengangkat kearifan local Indonesia tentunya akan menambah ilmu pengetahuan. Sebagai sarana pembuatan design aplikasi “Bahasa†penulis menggunakan Figma. Figma merupakan aplikasi web kolaboratif untuk user interface.  Â
IMPLEMENTASI CLUSTERING PADA DATA METERING MESIN DI STASIUN TRANSMISI TRANS TV SEMARANG
Stasiun Transmisi Trans TV Semarang merupakan suatu tempat atau lokasi yang berguna untuk memancarkan siaran Trans TV untuk wilayah Semarang dan sekitarnya. Pemancar merupakan bagian yang paling penting dalam stasiun televisi bertugas untuk memancarkan sinyal informasi berupa video dan audio yang akan dimodulasikan kepada pesawat penerima yaitu televisi. Dalam proses pengoperasian, petugas harus selalu memantau setiap yang terjadi terhadap mesin, oleh karena itu dibuatlah dokumentasi agar output yang keluar  dari metering mesin menjadi data. Hasil dari laporan kerja praktek ini merupakan pengolahan data dari dokumentasi tersebut. Dari data-data tersebut diolah menggunakan metode yang terdapat dari data mining, yaitu hirarki clustering complete linkage dan average linkage. Proses pengolahan data ini dilakukan menggunakan perangkat keras Rapidmaner. dari kedua metode tersebut lalu diolah kembali untuk melihat metode manakah yang paling efektif digunakan untuk pengolahan data tersebut menggunakan metod
SUBSTITUSI PATI BIJI NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS) DALAM FORMULASI CANGKANG KAPSUL LUNAK YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN KARAGENAN
AbstrakKapsul sangat penting dalam pengemasan sediaan obat. Cangkang kapsul lunak komersial umumnya berasal dari gelatin babi. Salah satu alternatif pengganti gelatin dari bahan non hewani dapat diperoleh dari polisakarida seperti pati. Sumber pati salah satunya berasal dari biji nangka. Pembuatan cangkang kapsul lunak menggunakan metode percetakan dengan media petri dish. Tujuan dari riset ini adalah (i) mengetahui formulasi cangkang kapsul lunak terbaik dan (ii) mengetahui karakteristik cangkang kapsul lunak. Hasil formulasi terbaik diperoleh pada formulasi 1:1 5% (5 gram karagenan, 5 gram pati dan 5% gliserin) dengan lama waktu kelarutan dalam air 15.30 menit dan kelarutan dalam asam 21.04 menit