e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
MENANAMKAN NILAI-NILAI KETAATAN HUKUM PADA GENERASI “Z†DENGAN METODE “GERCEPSâ€
Belakangan ini peristiwa hukum dan masalah kesadaran hukum yang dilakukan oleh Generasi “Z†semakin merusak moral. Menurunya kesadaran hukum pada Generasi “Z†ini merupakan gejala perubahan perubahan sosial. Perubahan-perubahan sosial yang terjadi di dalam suatu masyarakat dapat terjadi oleh karena bermacam-macam sebab. Oleh sebab itu, pentingnya kesadaran untuk membangun masyarakat yang sadar akan hukum inilah yang sangat diharapkan. Peranan pemuda dalam pembangunan bangsa, terutama dalam pembangunan hukum memang diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya dalam menanamkan nilai-nilai ketaatan hukum pada generasi “Z†dengan metode “GERCEPSâ€. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Library Research yang diperoleh dari data sekunder. yang dikelola dengan metode grounded theory. Hasil penelitian selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa upaya menanamkan nilai-nilai ketaatan hukum pada Generasi “Z†dengan metode “GERCEPS†yaitu dengan kompilasi metode; games, education, reward, case study, exercise, play, dan social dynamics
PROBLEMATIKA PENOLAKAN TIMNAS ISRAEL PIALA DUNIA U-20 DI INDONESIA PERSEFEKTIF HAM DAN KONSTITUSI
Piala dunia U-20 FIFA 2023 direncanakn diselenggarakan di Indonesia mulai 20 Mei-11 Juni 2023. Namun dari FIFA (Federation Internationale de Football Association) membatalkan drawing Piala dunia U-20 yang rencananya digelar di Bali pada 31 Maret 2023. Federasi sepak bola Indonesia PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia), menyebut gencarnya penolakan terhadap Israel menjadi sebab FIFA membatalkan drawing tersebut. Dalam urusan piala dunia, FIFA memiliki aturan yang harus ditaati oleh anggotanya dalam perhelatan Piala dunia U-20 2023. Timnas Israel masuk ke putaran Piala dunia U-20 2023 dan mempunyai hak untuk bertanding pada laga tersebut, namun tidak disambut positif oleh sebagian masyarakat Indonesia kerena Israel sebagai Negara penjajah Pelestina. Di dalam konstitusi pembukaan UUD NRI 1945 disebutkan Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Penulisan artikel ini menggunakan metode normatif. Metode normatif adalah penelitian hukum berupaya menemukan kebenaran hukum sesuai dengan norma hukum. Penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan kasus.  Apakah timnas Israel berhak bertanding pada piala dunia U-20 2023 presfektif Hak Asasi Manusia (HAM)? Bagaimana presfektif konstitusi UUD NRI 1945 terkait timnas Israel bertanding pada piala dunia U-20 2023 di Indonesia?Kata kunci: piala dunia U-20 2023, Israel, ham, konstitus
Humanisme Pendidikan Islam dalam Serial Anime Naruto
The phenomenon of dehumanization still often occurs in the world of education, in the form of bullying, exclusion and superiority over others. This is an inhumane action and has deviated from Islamic teachings, so it needs to be corrected. The process of humanism in Islamic education can be done in various ways, one of which is through the Naruto anime series. This research aims to analyze the humanist value of Islamic education or the human values contained in the Naruto Anime series. This research is a type of qualitative literature study. So research data is obtained from journals, books and other documents related to research. Meanwhile, the data analysis technique in this research uses pragmatic content analysis. The results of the research show that there are humanist values of Islamic education in the Naruto series which are dominated by hablum mina annas values. In the Naruto series, a process of becoming (becoming) and self-perfection as an individual (self-improvement) is shown. There are six main things that are the focus of humanism in Islamic Education namely, (1) common sense, (2) individualism towards independence, (3) thirst for knowledge, (4) pluralism education, (5) contextualism which is more concerned with functions than symbols, and (6) a balance between reward and punishment
ANALISIS LAJU PENGERINGAN PADA PENGERINGAN MADU TERBANTU GELOMBANG ULTRASONIK
Penelitian bertujuan untuk menganalisis laju pengeringan pada proses pengeringan madu, serta menentukan nilai koefisien transfer massa. Pengeringan madu dilakukan dengan mesin pengering terbantu gelombang ultrasonik. Gaya terlibat dengan penambahan gelombang ultrasonik diharapkan dapat mempercepat laju pengeringan. Sebanyak 7 buah sampel madu diletakan pada setiap tingkat loyang untuk setiap variasi tebal madu, yaitu pada ketebalan 0,208 cm, 0,417 cm, dan 0,625 cm. Grafik hubungan kadar air terhadap fungsi waktu menunjukan sampel madu relatif tipis lebih cepat mengalami penurunan kadar air, begitu pula sampel madu yang diletakan paling dekat dengan elemen pemanas. Grafik hubungan laju pengeringan terhadap fungsi kadar air menunjukan sampel madu relatif tebal memiliki laju pengeringan lebih tinggi, begitu pula sampel madu yang diletakan paling dekat dengan elemen pemanas. Koefisien transfer massa untuk tingkat loyang 1 pada variasi tebal madu berturut-turut 1,21×10-3 g/cm2.menit; 1,42×10-3 g/cm2.menit; dan 1,87×10-3 g/cm2.menit. Nilai koefisien transfer massa tersebut relatif lebih tinggi dibanding tingkat loyang 4 pada setiap variasi tebal madu, yaitu berturut-turut 0,87×10-3 g/cm2.menit; 1,13×10-3 g/cm2.menit; dan 1,33×10-3 g/cm2.menit
Nanoemulsion and Multilayer Nanoemulsion Encapsulated with Chitosan Improving The Stability and Bioaccessibilty of Curcumin
Encapsulating lipophilic curcumin improves digestibility and bioavailability. Loading efficiency and droplet size are crucial when encapsulating curcumin into emulsion-based delivery systems. Since the thickness of the emulsifier layer is comparable to that of the radius of the oil droplet, one can deduce that the emulsifier layer is the primary component of the droplet's overall composition. Because the oil droplet radius matches the emulsifier layer thickness. Nanoemulsion (NE) is ideal for encapsulating, protecting, and delivering lipophilic nutraceuticals for food and food-related applications. Conventional emulsion has several-micrometer droplets. Chitosan-coated NE can deliver lipophilic bioactive substances. This is because it will better protect the core material. Phase separation was observed in the NE emulsion sample after it had been stored for three months, in contrast to the CNE emulsion sample. Multilayered emulsion is a multistep procedure that consists of emulsion droplets electrostatically stabilized by layers of alternatively charged emulsifiers and chitosan. The large surface area of nanoemulsions allows the acceleration of the chemical reactions occurring at the oil-water interface such as hydrolysis by lipases. There was a study that investigated the effect of nanosystems' interfacial composition using multilayer chitosan on the stability of curcumin during in vitro digestion, on lipids digestibility, cumin bioaccessibility and antioxidant activity, using a dynamic GI system
Hambatan ASEAN sebagai Organisasi Regional Dalam Merealisasikan Pertahanan dan Keamanan Terkait Kerjasama AUKUS (Australia, United Kingdom, dan United States)
Pakta pertahanan trilateral atau dikenal dengan AUKUS kini menjadi sorotan utama ASEAN selaku organisasi regional. Adanya pakta pertahanan ini memberi pengaruh tersendiri bagi stabilitas pertahanan dan keamanan kawasan, namun keberlanjutan pakta pertahanan ini membuat ASEAN mengalami kesulitan tersendiri dalam mengatasinya. Oleh karenanya, problematik inilah yang diangkat penulis sebagai rumusan masalah terkait hambatan yang di hadapi ASEAN dalam merealisasikan pertahanan dan keamanan kawasannya terkait pakta pertahanan AUKUS. Dalam mengkaji fenomena ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan sumber data berupa data sekunder melalui studi pustaka, data observasi dan data audio-visual. Dengan adanya hasil riset ini, dapat diketahui bahwa ASEAN mengalami hambatan dalam menyelesaikan pakta pertahanan tersebut karena pengaruh prinsip dan keanggotaan ASEAN itu sendiri. Sehingga, penulis memaparkan secara jelas dan deskriptif terkait hambatan yang dialami oraganisasi regional Asia Tenggara. Penulis berharap dengan adanya tulisan ini mampu menjadi refrensi atau kajian yang lebih lanjut terhadap seluruh pembaca
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI DESA NGAGEL KECAMATAN DUKUHSETI KABUPATEN PATI TAHUN 2021
The implementation of Program Keluarga Harapan (PKH) in Ngagel village was going well according to the PKH implementation guidelines, many people felt helped and their living expenses were reduced, especially for education and health costs. However, the Family Hope Program in Ngagel Village cannot be said to be able to reduce poverty, because there is no community economic empowerment to improve the economy. In the context of empowering the independence of PKH recipients as well as the concept of community empowerment and assistance, PKH in Ngagel village should be further improved in order to increase income and accelerate the independence of PKH participants.Keywords: Implementation, PKH, Povert
SOFT POWER TIONGKOK MELALUI DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19 TERHADAP NEGARA-NEGARA DI ASIA TENGGARA TAHUN 2020-2022
Penelitian ini dibuat untuk menggambarkan Soft Power Tiongkok dalam mendistribusikan vaksin covid-19 yang mereka produksi di Asia Tenggara selama pandemi covid-19 tahun 2020-2022. Adanya pandemi covid-19 yang mendadak membuat negara-negara Asia Tenggara membutuhkan vaksin covid-19 dan Tiongkok hadir sebagai tetangga baik yang menyediakan vaksin covid-19 baik melalui mekanisme pembelian dengan harga murah maupun pemberian secara Cuma-Cuma. Pentingnya keberadaan vaksin covid-19 asal Tiongkok dapat dilihat dari keseluruhan negara ASEAN yang menggunakan vaksin asal Tiongkok. Enam indeks soft power yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah enterprise, culture, digital, government, engagement, dan education. Selain menggunakan enam indeks tersebut, penelitian ini juga akan mengaitkan kebijakan Tiongkok dalam menggunakan soft powernya di kawasan Asia Tenggara dengan kepentingan geopolitik Tiongkok di kawasan tersebu
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA TANI BAWANG MERAH DI KELURAHAN TANETE KECAMATAN ANGGERAJA KABUPATEN ENREKANG
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis besarnya pendapatan yang diperoleh dan tingkat kelayakan usaha pada usaha tani bawang merah. Informan dalam penelitian ini yaitu petani bawang merah sebanyak 25 orang menggunakan simple random sampling, Penelitian ini di laksanakan pada bulan September-November 2022. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja daengan bahwa daerah ini termasuk sentral usaha tani bawang merah. Teknik analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan, analisis R/C Ratio, analisis BEP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total penerimaan yang diperoleh  petani Rp. 199.284.958/ha dikurang dengan total biaya sebesar Rp. 19.763.474/ha, sehingga diperoleh pendapatan yang diterima oleh petani bawang merah adalah sebesar Rp. 179.521.484/ha. Nilai R/C Ratio yang diperoleh sebesar 10,08 kriteria dalam menentukan kelayakan usaha yaitu R/C Ratio > 1, maka usaha tani tersebut layak untuk diusahakan. Berdasarkan nilai R/C Ratio yang diperoleh sebesar 10,08 yang artinya penggunaan input sebesar Rp. 1 dapat menghasilkan output sebesar atau dengan kata lain keuntungan yang di peroleh sebesar 10,08. Dengan hasil tersebut maka usahatani bawang merah di kelurahan tanete menguntungkan secara ekonomis dan layak untuk diusahakan. Total BEP penerimaan minimum yang harus diterima dalam usahatani bawang merah agar tidak mengalami kerugian dalam satu kali musim tanam adalah sebesar RP. 21.567.035, dan jumlah produksi minimum sebesar 685,1028 Kg, luas lahan minimum yang harus diusahakan seluas 0,06 hektar atau seluas 600 meter persegi. Harga jual minimum sebesar Rp. 11.854,25/Kg
Pemikiran Ekonomi Islam Ibnu Khaldun: Sebuah Pendekatan Sosio Historis
This study examines Ibn Khaldun's economic ideas from the perspective of a socio-historical approach. The economic concepts of Ibn Khaldun have been widely cited as references by scholars and academicians all around the world. This article's research approach is library research because it concentrates on the figure of someone who has contributed to science through his works, which have been used as references by future generations. Based on the findings and discussions of Ibn Khaldun's thoughts on Islamic economics, it is decided that Ibn Khaldun is one of the Islamic philosophers who focuses on Islamic economic knowledge, with his major work being the Al-Muqaddimah. According to Ibn Khaldun's socio-historical approach to Islamic economics 1) Economic motives come from humans' boundless needs, while the things that can satisfy those demands are quite restricted; 2) In the field of economics, gold and silver are employed as benchmarks, namely as a means of exchange and evaluating prices, as a value of effort; secondly, as a method of communication, such as foreign exchange; and thirdly, as a savings instrument in banks. 3) A prosperous country is defined not by the amount of money it has, but by its level of production and a favorable balance of payments; 4) The connection between social and economic phenomena characterizes the socio-historical approach, with economic phenomena playing a critical role in the evolution of culture and having a substantial impact on the existence and growth of the state (daulah).Keywords: Ibn Khaldun; Economic Thought; Socio-Historical ApproachAbstrakPenelitian ini membahas pemikiran ekonomi Islam Ibnu Khaldun yang ditinjau dari pendekatan sosio historis dimana pemikiran ibnu khaldun tentang ekonomi, ini cukup banyak dijadikan rujukan oleh para peneliti dan akademisi dunia. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini menggunakan library research, karena yang dibahas adalah ketokohan seseorang yang telah berkontribusi dalam ilmu pengetahuan melalui karya-karyanya yang telah dijadikan referensi oleh generasi selanjutnya. Berdasarkan hasil dan pembahasan tentang pemikiran ibnu khaldun terkait kajian ekonomi Islam disimpulkan bahwa Ibnu Khaldun merupakan salah satu tokoh filsuf Islam yang konsen dalam keilmuan ekonomi Islam dengan karya monumentalnya adalah Al-Muqoddimah. Corak pemikiran Ibnu Khaldun tentang ekonomi Islam dengan pendekatan sosio historis diantaranya: 1) motif ekonomi timbul karena hasrat manusia yang tidak terbatas, sedangkan barang-barang yang akan memuaskan kebutuhannya itu sangat terbatas; 2) emas dan perak dijadikan tolok ukur dunia perekonomian, yakni pertama, menjadi alat penukar dan pengukur harga, sebagai nilai usaha; kedua, menjadi alat perhubungan, seperti deviezen; dan ketiga, menjadi alat simpanan di bank; 3) Negara yang kaya tidaklah diukur dari banyaknya uang yang dimilikinya tetapi ditentukan berdasarkan tingkat produksi dan neraca pembayaran positif; 4) Pendekatan sosio historis ditandai dengan adanya fenomena sosial dengan fenomena lainnya yang saling berkaitan dimana fenomena ekonomis, memainkan peran penting dalam perkembangan kebudayaan, dan mempunyai dampak yang besar atas eksistensi negara (daulah) dan perkembangannya.Kata kunci: Ibnu Khaldun; Pemikiran Ekonomi; Pendekatan Sosio HistorisÂ