e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Studi In-Silico Senyawa Flavonoid Herba Kumis Kucing (Orthosiphon Stamineus B.) Sebagai Penghambat Enzim Siklooksigenase-2
Inflamasi adalah respons tubuh terhadap rangsangan yang dianggap berbahaya, namun inflamasi yang tidak tertangani akan menyebabkan inflamasi semakin memburuk. Penghambatan enzim siklooksigenase-2 (COX-2) oleh Non Steroidal Antiinflammatory Drug (NSAID) dapat mengurangi proses inflamasi, namun NSAID memiliki banyak efek samping negatif. Penelitian ini bertujuan menguji senyawa flavonoid herba kumis kucing (Orthosiphon stamineus B.) sebagai kandidat alternatif obat antiinflamasi, dengan melakukan studi in silico yang meliputi identifikasi sifat mirip obat, molecular docking, dan prediksi sifat farmakokinetik. Dari hasil analisis didapatkan dua senyawa flavonoid herba kumis kucing (Orthosiphon stamineus B.) yang memiliki afinitas lebih kuat dan stabil dalam pengikatan enzim siklooksigenase-2, yakni cirsimaritin dan pilloin dengan skor molecular docking -79,64 dan -80,61, dibandingkan ligan alami IMN skor -78,46 dan ligan pembanding ibuprofen skor -78,05, dengan memiliki pengikatan situs aktif yang mirip yakni pada residu asam amino Ser 530. Senyawa tersebut juga memenuhi kriteria sifat mirip obat dan diprediksi >90% molekulnya dapat diabsorpsi di usus, dimetabolisme oleh CYP3A4 di hati, dan tidak menyebabkan hepatotoxic, sehingga cirsimaritin dan pilloin berpotensi dikembangkan lebih lanjut untuk dijadikan kandidat obat antiinflamasi
Quality of Life and Compliance Based On Hypertension Patient Characteristics At Krobokan Primary Health Center West Semarang District
Hypertension is the chronic diseases that is a health problem in Indonesia. According to the Basic Health Research 2018 the hypertension population in Indonesia is around 34.1% at the age of ≥18 years. Every year hypertension sufferers are increasing, around 29% of adults suffer from hypertension worldwide. Patients with hypertension require long therapy even for life which certainly makes patients continuously consume antihypertensive drugs which can ultimately affect patient compliance and quality of life. The purpose of the study was to determine description of quality of life and  adherence based on hypertention patient at Krobokan Primary Health Center, West Semarang district. This study used a quantitative design with observational research and a cross-sectional approach conducted in the period March-May 2023. The instruments used were MMAS-8 and HRQOL SF-36 as many as 53 samples who met the inclusion criteria. The results showed that the highest respondent characteristics were female 36 (68%), age 56 - 65 years 26 (49%), high school 18 (34%), housewives 31 (58%), length of hypertension ≥ 2 years 27 (51%), one of hypertention drug taken 50 (94%), suffering from other illnesses 23 (43%) and moderate adherance 36 (68%). In the domains of energy, emotional role, physical role, physical function and general health had a low quality of life in most patients with moderate adherenc
Aktivitas Antiasma Nigella sativa L. Dan Amomum cardamomum Terhadap Otot Polos Bronkus, Epitel Bronkiolus, Jumlah Sel Mast, Eosinophil Mencit Asma
Asthma is a chronic respiratory inflammation that limits expiratory air flow. Black cumin reduces the infiltration of inflammatory cells in the respiratory tract comparable to class III antihistamines, cardamom suppresses the formation of a Th2 immune response and has the potential to be therapeutic for allergic asthma. This study aims to determine the profile of black cumin & cardamom essential oils using GC-MS, the effect of the combination of black cumin & cardamom in reducing the thickness of bronchial smooth muscle, bronchiolar epithelium, number of mast cells, and eosinophils in asthmatic mice. This research is an experimental Post-test Only Control Group Design, creating an OVA-induced asthma test animal model of 30 Balb/C mice divided into 6 normal groups (N), asthma control (N-), positive control (P+) and 3 treatment groups with dose variations (K1, K2, K3). Day 7 desensitization OVA 10μg+1 mg Al(OH)3 0.5mL NaCl intraperitoneally, day 14 re-desensitization OVA 20μg+2 mg Al(OH)3 1 mL NaCl. On the 21st, 23rd and 25th days, 1% OVA was inhaled. Days 26 to 39 (K1), (K2), (K3) were given a combination of black cumin oil & cardamom. On the 40th day, histopathology was terminated. The results of the study showed that in 3 groups of dose variations with (P+) the thickness of bronchial smooth muscle, bronchiolar epithelium, mast cells and eosinophils was significantly greater (p>0.05), meaning that there was no statistically significant difference as an anti-asthma, the combination of black cumin & cardamom was proven. reducing the thickness of bronchial smooth muscle, bronchiolar epithelium, number of mast cells and eosinophils in asthmatic mice with optimal doses of a combination of black cumin oil and cardamom oil in a ratio of 75:25 (K2) showed better antiasthmatic potential, compared to K1 (50:50) and K3 (25 :75)
Computation Design: Nanostructured Lipid Carrier Formula of Pinostrobin
Nano lipid carriers (NLC) function by increasing the solubility and oral bioavailability of hydrophobic drugs. This study was conducted to estimate the solubility of pinostrobin in various types of solid and liquid lipid carriers through computational design and to select the optimal NLC formula with the best candidate lipid carriers. Pinostrobin and all lipid carriers were determined for their interactions with the AutoDockTools program. The values of the free energy binding (ΔG), the inhibition constant (Ki), and the type of interaction visibility were recorded as a result of the molecular docking. The interaction type of visualization was determined by the BIOVIA Discovery Studio program. The results showed that apocarotenal was the best liquid lipid carrier with a ΔG value of -3.57 kcal/mol and a Ki value of 2.40 mM. Cetosteryl alcohol was the best carrier for solid lipids, with a ΔG value of -2.18 kcal/mol and a Ki value of 25.35 mM. Apocarotenal and cetostearyl alcohol as lipid carrier candidates for the NLC formula of pinostrobin
Perbandingan Metode Ekstraksi Dengan Aktivitas Antioksidan Dan Penentuan Kadar Total Flavonoid Dan Fenolik Pada Daun Bawang Merah (Allium ascalonicum. L)
Different extraction methods can affect the extracted compounds as well as the levels of flavonoids and total phenolics in leek extract (Garlic shallots. L). The aim of the research was to compare various extraction methods (percolation, reflux, maceration, Soxhlet) with 70% ethanol solvent on the antioxidant activity and total flavonoid and phenolic content of shallot leaf extract. Extracts from the 4 extraction methods were subjected to phytochemical screening and tested for antioxidant activity using the DPPH method using the standard standard of vitamin C λ 516.5 nm and measurement of total phenolic and flavonoid levels using the standard standard of quercetin λ 430 nm and gallic acid λ 743 nm using UV-Vis Spectrophotometry. Nilai IC50 and total phenolic and flavonoid levels were analyzed using independent One Way Anova and T tests. The research results show that leek extract contains phenolic compounds, flavonoids, tannins, saponins and alkaloids and has strong antioxidant activity in the percolation, reflux and maceration methods with IC50 values 88.12±0.78; 95.09±1.11; 99.39 ± 0.49 ppm and soxhlet 105.08 ± 0.39 ppm in the medium category and have a total phenolic content of 179,708 ± 0.42; 137.625 ± 0.42; 83,875 ± 0.42 and 69,708 ± 0.42 mgGA/g extract and total flavonoid content of 3,745 ± 0.02; 3,528 ± 0.02; 2,935±0.02 and 1.47±0.02 mgQE/g extract. Tukey analysis results showed significant differences (P<0.05) in antioxidant activity and total flavonoid and phenolic levels in the 4 extraction methods with the best order of percolation, reflux, maceration and soxhlet
Menelisik Putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) Nomor 02/MKMK/L/11/2023 Terhadap Putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023 Pengujian Mengenai UNDANG-UNDANG Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum
Citra Pokok Negara Hukum adalah dengan ditegakkanya hukum yang berkeadilan. Untuk mencapai hal itu dibutuhkan keselarasan antara aturan hukum yang tertulis dengan aparatur penegak hukum yang menegakan hukum tersebut. Setiap aparatur penegak hukum memiliki perannya masing-masing diantaranya adalah Profesi Hakim yang representasi wakil tuhan di muka bumi. hakim adalah puncak harapan akhir bagi masyarakat diluar sana yang sedang mencari keadilan. Maka untuk mencerminkan hakim yang berkeadilan untuk memutus sebuah perkara harus diikuti dengan proses persidangan yang benar dan baik sesuai aturan hukum positif yang berlaku atau yang sering disebut sebagai hukum acara dan diikuti dengan Pedoman Etika Profesi Hakim. Kode etik hakim Konstitusi sebagaimana yang diatur dalam Peraturan bersama Mahkamah agung dengan Komisi Yudisial Nomor 02/PB/MA/IX/2012 dan 02/PB/P.KY/09/2012. Diantara bentuk pedoman tersebut adalah Hakim Harus bersifat arif dan bijaksana yang mana bentuk implementasinya adalah Tidak mengadili perkara yang memiliki unsur Konflik Kepentingan serta menjalankan asas Independensi dan immparsialitas yang menjadi pondasi untuk mewujudkan hakim yang berintergritas tinggi termasuk yaitu hakim mahkamah konstitusi. Asas Independensi dan immparsialitas Hakim Konstitusi Tentang Kode Etik dan perilaku hakim konstitusi telah diatur juga sebagaimana yang termaktub di dalam PMK Nomor 09/PMK/2006. Hakim Konstitusi memiliki kebebasan atas dasar keilmuannya untuk mengadili sebuah perkara yang memposisikan dirinya berada di tengah tidak memihak kepada siapapun termasuk kepada pihak yang berpakara yang dimana hakim hanya berpihak kepada kepentingan hukum ini lah sebagai bentuk Menjalankan asas independensi dan immparsialitas sebagai Hakim konstitusi. Hakim konstitusi dalam memeriksa dan memutus sebuah persoalan atau sengketa hukum harus independen tidak boleh terintervensi dari pihak luar manapun dan immparsialitas hakim tidak dibenarkan dalam hukum untuk tendensius atau pilih kasih terhadap para pihak  yang bersengketa karena hakim konstitusi menjalankan hukum untuk tegaknya nilai-nilai keadilan yang hidup di masyarakat. Sebab hakim konstitusi dan hakim peradilan lainnya memiliki tiga beban yang sangat berat yaitu beban kepada hukum, beban kepada orang yang berperkara dan yang terakhir  beban kepada tuhan. Diantara Putusan badan peradilan yang sedang hangat dibahas di publik saat ini yaitu Putusan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Konstitusi yang dinilai hakim tidak menjalankan kode etiknya berupa Independen dan immparsial dalam proses persidangannya adalah Putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023 sebab mengandung cacat formil di dalamnya ini dibuktikan dengan adanya Putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) Nomor 02/MKMK/L/11/2023.Kata Kunci: Akibat Hukum, Putusan MKMK, Putusan Mahkamah Konstitus
PEMBUATAN SELULOSA ASETAT DARI KULIT BUAH PINANG (ARECA CATECHU)
Buah pinang memiliki banyak manfaat, sedangkan kulit buah pinang hanya dibuang sebagai limbah. Salah satu penggunaan selulosa dalam jumlah yang relatif besar yang ditemukan dalam kulit pinang adalah produksi selulosa asetat. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh selulosa asetat dari kulit buah pinang dan mencari kondisi terbaik berdasarkan variasi waktu asetilasi dan volume asam asetat glacial. Dua langkah terlibat dalam konversi selulosa menjadi selulosa asetat yaitu selulosa pertama kali diisolasi, dan kemudian diasetilasi. Produksi selulosa terjadi pada awalnya, diikuti dengan pemurniannya. Selulosa dipecah menjadi asam fosfat pada langkah berikutnya, di mana ia diasetilasi dengan asam asetat glasial, dan hasilnya diperoleh kembali melalui penyaringan dan pengeringan. Penelitian dilakukan menggunakan pengaruh waktu asetilasi 5, 10, 15, 20, dan 25 menit dengan pemberian volume asam asetat glacial 98% sebanyak 20 ml, 40 ml, 60 ml, 80 ml dan 100 ml terhadap kadar asetil dari selulosa asetat. Dari hasil penelitian ini didapat kadar asetil terbesar adalah 28,09% pada waktu asetilasi 15 menit dengan pemberian volume asam asetat glacial 60 ml
KARAKTERISTIK KERTAS BERBAHAN DASAR DAUN NANAS (ANANAS COMOSUS) DENGAN PROSES SODA
Karakterisasi kertas berbahan dasar daun nanas merupakan pulp yang mengandung selulosa non kayu. Proses pencernaan menggunakan proses soda yaitu proses sintesia kertas dengan metode kimia menggunakan pelarut NaOH. Proses sodah menghilangkan lignin dalam bahan yang mengandung lignoselulosa dengan memecah struktur kristal dalam lignoseluosa agar lignin dapat terpisah dan mendapatkan hasil selulosa yang cukup tinggi. Serat daun nanas tergolong serat non kayu yang berpotensi sebagai bahan dasar pembuatan pulp kertas dengan memiliki kandungan alpha selulosa cukup tinggi yaitu sebesar 69,5-71,5%, lignin 4,4-4,7%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari perbandingan yang relatif baik dari konsentrasi NaOH dan waktu pencernaan pada pembuatan kertas berbahan dasar daun nanas yang akan menghasilkan karakterisasi dari segi sifat kimia yaitu kandungan selulosa, lignin. Segi Segi sifat fisik yaitu gramatur dan ketahanan tarik yang sesuai dengan SNI. Pada penelitian ini dilakukan sintesa kertas yang akan dilakukan pengujian karakterisasi kertas berbahan dasar pulp daun nanas menggunakan proses soda dengan variasi konsentrasi NaOH sebesar 1 ; 1,5 2 ; 2,5 , 3 N dan waktu proses pencernaan sebesar 25, 50, 100, 125, 150 menit. Hasil penelitian terbaik diperoleh menggunakan konsentrasi NaOH 3 N dengan waktu pemasakan 150 menit. Diperoleh hasil dari sifat kimia yaitu kandungan selulosa sebesar 90,18 % dan kandungan lignin sebesar 4,07 %. Hasil dari sifat fisik yaitu diperoleh gramatur kertas sebesar 52,3111 gr yang sudah memenuhi persyaratan mutu kertas tetapi hasil pada ketahanan tarik sebesar 8,79 x 10−6 N/m yang tidak sesuai dengan standar mutu kertas SNI 8218:2015 yaitu minimal 1, 6 N/m dan menghasilkan indeks tarik sebesar 16.803 x 10−11 Nm/g
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Tendangan T Pencak Silat Siswa Kelas 4 SD Muhammadiyah Pucang Gading Mranggen Demak
Penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tendangan T dalam cabang olahraga pencak silat melalui alat bantu kursi pada siswa kelas 4 SD Muhammadiyah Pucang Gading Semarang. Metode yang digunakan yaitu metode Penelitian Tindakan Kelas dengan teknik penelitian tes dan observasi, penelitian dilakukan dua siklus dengan setiap siklus berdasarkan empat tahapan. Jumlah sisiwa yang dijadikan responden dalam satu kelas 33 siswa. Berdasarkan hasil atau data penelitian, terdapat peningkatan dari pra siklus ke siklus I dan siklus II. Peningkatan terlihat progresif dari setiap kenaikan dalam KKTP (kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran) siswa  dari data pra siklus dinyatakan tercapai 7 siswa (21,21%), hasil belajar siklus I dinyatakan tercapai 15 siswa (45,45%), hasil belajar sisklus II dinyatakan tercapai 30 siswa (90,91%). Dengan demikian alat kursi dapat meningkatkan hasil belajar tendangan T pencak silat siswa kelas 4 SD Muhammadiyah Pucang Gading Mranggen Demak
MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA MELALUI KEGIATAN ECOBRICK, ECOPRINT DAN JEJAK IMPIAN PADA KKN-DIK STKIP MUHAMMADIYAH KUNINGAN 2023
Sering diakui bahwa pendidikan merupakan suatu bentuk investasi sumber daya manusia yang mungkin lebih penting dari investasi modal. Ditemukan dalam berbagai penelitian disejumlah negara, pendidikan memberikan sumbangan amat besar bagi pertumbuhan ekonomi. Artikel ini bertujuan membahas mengenai pendidikan karakter di Sekolah Dasar Negeri Bunigeulis yang tepatnya beralamat di Desa Bunigeulis Kecamatan Hantara Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat. Dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di bidang pendidikan ini,akan kami cantumkan dan bahas pada artikel kali ini yakni ada 3 program di bidang pendidikan seperti adanya program pengolahan sampah/daur ulang sampah menjadi suatu produk atau bisa disebut juga ecobrick, adanya program pemanfaatan lingkungan tanaman sekitar disebut program ecoprint dan yang ketiga yang kami bahas adalah program jejak impian. Ketika program ini semoga menjadi acuan bagi kami selaku mahasiswa untuk melihat seberapa kreatif dan seberapa siswa Sekolah Dasar, menangkap pengetahuan sesuai dengan aspek kognitif, untuk membangkitkan rasa semangat siswa/i dalam memperjuangkan mimpinya melalui program jejeak impian. Untuk itu dengan diadakannya program ini diharapkan adanya manfaat . Kata kunci: cita-cita, ecobrick, ecoprint, jejak impian, pendidika