e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Kepentingan Indonesia Memberikan Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) Bagi Warga Negara Asing Tahun 2018-2021
The Indonesian Arts and Culture Scholarship (BSBI) or more popularly known as the Indonesian Art and Culture Scholarship (IACS) is one of the Indonesian government's efforts to carry out public diplomacy with the international community in the field of arts and culture. The purpose of this research is to find out what interests Indonesia has in providing Indonesian Arts and Culture Scholarships (BSBI) for foreign citizens. The BSBI program can be used as an effort by the Indonesian government to protect these things as well as as a means to maintain the quality of the positive image of the Indonesian nation. This research uses qualitative research methods, data samples were obtained from previous research, the official website of the Ministry of Foreign Affairs, diplomacy websites, news, journals and newsletters. From the results of the analysis, it was found that the Indonesian Arts and Culture Scholarship (BSBI) could be used as a tool to promote the interests of Indonesia's image in terms of environmental quality, both in terms of geography, materials and the quality of Indonesian society. Efforts to maintain national protection which can be realized by establishing relations with friendly countries. Boosting the Indonesian economy to invite investors, increasing international trade so that GDP can increase every year. Apart from that, the Indonesian Arts and Culture Scholarship (BSBI) is also an effort to protect culture which is targeted at Indonesian youth as the next generation as well as BSBI participants as a reinforcement of culture maintenance as a form of facility established by Indonesia in the international scope.Keywords: Public Diplomacy, Indonesian Interests, ImageABSTRAKBeasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) atau lebih populer disebut dengan istilah Indonesia Art and Culture Scholarship (IACS) adalah salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk melakukan diplomasi publik dengan masyarakat internasional dalam bisang seni dan budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa kepentingan Indonesia memberikan Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) bagi warga negara asing. Program BSBI bisa dijadikan sebagai upaya pemerintah Indonesia untuk melindungi hal-hal tersebut selain itu juga sebagai sarana untuk mempertahankan kualitas citra positif bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunkan metode penelitian kualitatif , pengambilan sample data diperoleh dari penelitian terdahulu, website resmi Kemlu, website diplomasi, berita, jurnal,dan berita. Dari hasil analisis yang didapat bahwa Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) bisa di jadikan sebagai alat untuk mempromosikan kepentingan citra Indonesia dalam kualitas lingkungan baik dilihat dari segi geografis, material, serta kualitas masyarakat Indonesia. Upaya untuk mempertahankan perlindungan nasional yang bisa terwujud karena menjalin hubungan dengan negara sahabat. Mendongkrak ekonomi Indonesia untuk mengundang para investor , meningkatkan perdagangan internasional sehingga GDP setiap tahun bisa meningkat. Selain itu Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) juga sebagai upaya perlindungan kultur yang mana disini di targetkan untuk pemuda Indonesia sebagai generasi penerus serta peserta BSBI sebagai penguat culture maintenance sebagai bentuk fasilitas yang dibentuk oleh Indonesia dalam lingkup internasional
Peran Non-Governmental Organization (NGO) dalam Pemenuhan Hak Pendidikan Formal Bagi Anak Pengungsi Luar Negeri di Provinsi DKI Jakarta
This research discusses the role of Non-Governmental Organizations (NGOs) in fulfilling the right to formal education for refugee children in the DKI Jakarta province. This research is qualitative-descriptive research with primary data sources are interviews and field observations and secondary data are from books, journals and mass media. In answering research questions, researcher use the concept of the role of NGOs. NGOs have roles as implementers, catalysts and partners. The results of this research explain that Dompet Dhuafa as NGO in DKI Jakarta, has a role as a partner of the sub-national government of DKI Jakarta and also UNHCR. Dompet Dhuafa through the School for Refugees (SfR) provides preparatory education before refugee children enter formal school by providing Indonesian language education as well as literacy and arithmetic. This preparatory class helps refugee children understand the teacher's explanations during the classroom learning process. Keyword : NGO, formal education, refugee children ABSTRAKPenilitian ini membahas tentang peran Non-Governmental Organization (NGO) dalam pemenuhan hak untuk mendapatkan pendidikan formal bagi anak pengungsi luar negeri di provinsi DKI Jakarta. Penilitian ini adalah penilitian kualitatif-deskriptif dengan sumber data primer yaitu wawancara dan observasi lapangan dan data skunder yaitu berasal dari buku, jurnal dan media massa. Dalam menjawab pertanyaan penelitian, peneliti menggunakan konsep peranan NGO. NGO mempunyai beberapa peranan yaitu sebagai implementor, catalyst, dan patner. Adapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa NGO di DKI Jakarta yaitu Dompet Dhuafa memiliki peran sebagai patner atau mitra dari pemerintah sub-nasional yaitu pemerintah provinsi DKI Jakarta dan juga Lembaga PBB untuk pengungsi yaitu UNHCR. Dompet Dhuafa melalui School for Refugee menyediakan Pendidikan persiapan sebelum anak pengungsi masuk sekolah formal yaitu Pendidikan Bahasa Indonesia dan juga baca tulis dan berhitung. Kelas persiapan ini sangat membantu anak-anak pengungsi memahami keterangan guru ketika proses pembelajaran diskelas.  Â
Strategi Komunikasi Politik Bupati Grobogan Melalui Media Sosial Instagram @Sumarnigrobogan
Komunikasi politik menggunakan media sosial saat ini banyak digunakan oleh aktor politik salah satunya digunakan untuk membangun citra diri sebagai pemimpin. Komunikasi politik melalui media sosial salah satunya digunakan oleh Bupati Grobogan. Bupati Grobogan menggunakan beberapa media sosial diantaranya Instagram, Twitter, Facebook, dan Youtube, namun dari beberapa akun media sosial yang digunakan yang paling utama adalah Instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, yaitu dengan analisis isi instagram tersebut serta wawancara dengan informan yang berhubungan langsung dengan akun instagram Bupati Grobogan. Penulis memaparkan hasil penelitian menggunakan teori komunikasi politik dan konsep media sosial. keseluruhan followers akun instagram Bupati Grobogan saat ini mencapai 52,7 ribu serta berjumalah 5.430 postingan instagram. Penulis mengambil sampel penelitian postingan instagram Bupati Grobogan periode Desember 2023-Februari 2024. Hasil penelitian menunjukan bahwa postingan-postingan dari instagram tersebut lebih dominan dari pada kegiatan-kegiatan pemerintahan maupun nom pemerintahan. Komunikasi politik Bupati Grobogan di media sosial instagram dengan memposting kegiatan-kegiatan pemerintahan dan juga non pemerintahan dengan tujuan untuk membangun citra dirinya sebagai pemimpin yang tegas, bijaksana, serta pemimpin yang dekat dengan semua kalangan termasuk dengan masyarakat kalangan bawah
PENGARUH LIKUIDITAS DAAN KEBIJAKAN DEVIDEN TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANNG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Penelitia ini bertujuan untuk mengetaui apakah Likuiditas  Dan Kebijakan Deviden  Berpengaru Teradap Struktur Modal  Pada Perusahaan Manufaktur Yanng Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Pengumpulan data menggunakan data sekunder yanng diperoleh dari data hasil laporan keuangan      dengan menggunakan teknik purposive sampling. Populasinya adalah seluruh perusahaan manufaktur yanng terdaftar selama  tiga tahun terakhir dari tahun 2017-2019 di bursa efek Indonesia. sedaangkan sampelnya yaitu adalah laporan keuangan likuidtas,kebijakan deviden daan stuktur modal yanng memenuhi krikteria pada  tiga tahun terakhir dari 2017-2019 Pada  Perusahaan Manufaktur Yanng Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Hasil data tersebut telah diuji asumsi klasik berupa uji normalitas daan asusmi heterokedastisitasnya. Metode analisis data menggunakan teknik regresi linear berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis yanng diajukan diterima karena menunjukkan hasil uji hipotesis yanng signifikan iniii berarti bahwa Likuiditas  daan Kebijakan Deviden  berpengaruh secara signifikan terhadap stuktur modal.Kata Kunci : Likuidtas, Kebijakan Deviden , Stuktur Modal.Â
KARAKTERISTIK MODIFIKASI PATI KULIT SINGKONG (Manihot Esculenta) DENGAN PROSES ASETILASI
Kulit singkong merupakan limbah argoindustri pengolahan ketela pohon seperti industri tepung tapioka, industri farmasi dan industri pokok makanan. kulit singkong dapat menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi, antara lain diolah menjadi tepung mocaf, pati dan bahan pangan yang lainnya. Metode asetilasi adalah salah satu metode yang dapat dilakukan dalam proses modifikasi pati kulit singkong. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suhu pemanasan dan pH larutan awal terhadap swelling power, solubility dan kadar gugus karboksil pada starch acetate yang dihasilkan. Variabel suhu pada penelitian ini yaitu (350C, 450C, 550C, dan 650C) dan variabel pH (6, 7, 8, dan 9). Dari hasil penelitian diketahui bahwa nilai swelling power dan solubility semakin meningkat dengan bertambahnya suhu pemanasan karena meningkatnya kecepatan reaksi asetilasi. Hasil optimum swelling power diperoleh pada perlakuan pH 8 dan suhu pemanasan 65oC sebesar 29,3 g/g. Hasil optimum % solubility pada perlakuan suhu pemanasan 65oC dengan pH 9 sebesar 26,4%. Kenaikan % gugus karboksil cenderung konstan setiap penambahan suhu pemanasan. Hasil optimum % gugus karboksil pada perlakuan pH 8 dengan suhu pemanasan 650C sebesar 0,075%. % gugus karboksil sesuai dengan syarat pati termodifikasi dengan mempergunakan bahan kimia untuk produk pangan (JECFA) bahwa kadar gugus karboksil maksimal yang diperoleh dari proses asetilasi tidak lebih dari 1,1 %
PERILAKU KONSUMEN MASA KINI: TREN KONSUMTIF DI ERA PASAR GLOBAL
Perilaku konsumtif saat ini telah menjadi ciri khas masyarakat dalam dinamika pasar yang semakin kompleks. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan gambaran tentang perilaku konsumtif masa kini dan bagaimana fenomena ini mempengaruhi dinamika pasar, ekonomi, dan masyarakat secara luas. Dalam analisis ini, penulis menggali berbagai sumber literatur dan data pasar untuk memahami ciri-ciri perilaku konsumtif saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen kini cenderung terpapar pada budaya konsumsi yang berpusat pada kepemilikan dan pengalaman instan. Dorongan untuk memiliki barangbarang dan produk terbaru, didorong oleh faktor sosial media dan pengaruh selebritas, telah meningkatkan tingkat konsumsi secara signifikan. Faktor-faktor seperti urbanisasi, globalisasi, dan percepatan teknologi juga telah memperkuat perilaku konsumtif.. Artikel ini juga mencatat bahwa perilaku konsumtif saat ini menghasilkan dampak sosial yang kompleks. Kasus fast fashion dan kehancuran pabrik Rana Plaza mengilustrasikan bagaimana permintaan terhadap tren konsumtif dapat mengakibatkan dampak negatif, baik bagi lingkungan maupun masyarakat. Perluasan cepat industri fast fashion bisa mengesampingkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan hak pekerja.Tekanan untuk terus mengikuti tren dan norma sosial dapat menyebabkan ketidakpuasan diri dan kecemasan akan status sosial. Kesimpulannya, perilaku konsumtif saat ini merupakan ciri khas masyarakat dalam dinamika pasar yang kompleks. Dorongan untuk terus memiliki barang-barang dan pengalaman instan telah mendorong tingkat konsumsi yang tinggi, dengan implikasi ekonomi dan sosial yang signifikan. Kata kunci : Perilaku Konsumen, Tren Konsumtif, Fast Fashio
PENGARUH PENGGUNAAN FITUR SHOPEE PAYLATER TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA (STUDI KASUS ALUMNI SYUBBANUL WATHON (ASWA) YANG MELANJUTKAN KULIAH DI UNIVERSITAS WAHID HASYIM (UNWAHAS) SEMARANG)
Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi diimplmentasikan oleh Shopee dengan membuat fitur seperti “kartu kredit†tanpa fisik yang disediakan didalamnya yang dinakaman Shopee PayLater untuk digunakan para konsumen dalam bertransaksi di Shopee. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh adanya fitur PayLater terhadap perlaku konsumtif. Metode yang digunakan penulis adalah metode kuantitatf. Sampel penelitian ini adalah Alumni Syubbanul Wathon (ASWA) yang melanjutkan kuliah di Universitas Wahid Hasyim Semarang (UNWAHAS). Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuisoner yang dibuat melalui Google Form yang disebarkan melalui Group WhatsApp dengan jumlah responden28orang.Pengolahan data menggunakan SPSS versi 23. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya fitur PayLater dari Shopee berpengaruh terhadap perilaku konsumtif Kata kunci : Marketplace, Fitur Shopee PayLater, Perilaku konsumtif
ANALISIS STRATEGI PEMBERDAYAAN INDUSTRI GERABAH PADA MASYARAKAT DI DESA RENDENG KECAMATAN MALO KABUPATEN BOJONEGORO
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan Industri gerabah, faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan usaha gerabah dan untuk pemberdayaan strategi yang tepat pada masyarakat pengrajin Industri gerabah di Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan bentuk penelitian lapangan (Field Research) yang dilakukan di sentra Industri gerabah di Desa Rendeng. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik wawancara dan dokumentasi pengrajin Industri gerabah. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan Teknik analisis skala likert dan skala guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dapat dilakukan yakni: 1) meningkatkan permodalan dan peminjaman modal untuk pengusaha industri; 2) memperluas jaringan pemasaran batu bata merah dengan mempromosikan melalui media sosial maupun media cetak sebagai penunjang pengembangan industri batu bata merah ini; 3) memperluas kemampuan dan kualitas sumber daya manusia dengan memperbanayak melakukan dan memberi pelatihan bagi tenaga kerja yang tersedia; 4) mensosialisasikan dan mendaftarkan pemilik industri batu bata merah yang belum terdaftar supaya terjamin legalitasnya serta mendapat perlindungan hukum dan meningkatkan kerjasama dengan pihak ketiga maupun stakeholder untuk membantu keterbatasan permodalan dan keuangan. Kata kunci : Industri Gerabah; Strategi Pengembangan; Sumber Daya Manusi
EFEKTIFITAS METODE MONTESSORI THREE PERIOD LESSON DALAM MENINGKATKAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS PADA ANAK USI DINI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas metode montessori three preiod lesson dalam meningkatkan kosakata bahasa Inggris pada anak usia dini yang dilakukan pada kelompok belajar di Laboratorium Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ihsanul Fikri Magelang dengan peserta didik sebanyak 15 anak. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi, tes, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan 2 siklus dimana setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik mengalami peningkatan pemahaman kosakata baru sebanyak 63% di siklus pertama dari sebelumnya hanya 41% di Pra- siklus. Peningkatan kembali terjadi di siklus 2 sebanyak 87%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode montessori Three Preiod Lesson sangat efektif dalam meningkatkan kosakata bahasa Inggris pada peserta didik anak usia dini pada Laboratorium PIAUD Sekolah TInggi Ilmu Tarbiyah Ihsanul Fikri Magelang.Kata Kunci: Pendidikan Anak Usia Dini, Kosakata Bahasa Inggris, Three Period LessonAbstractThis study aims to determine the effectiveness of the Montessori three preiod lesson method in increasing English vocabulary in toddler which was carried out in study groups at PIAUD Laboratory STIT Ihsanul Fikri Magelang with total students is 15 toddler. This type of research is Classroom Action Research (CAR) with a qualitative descriptive approach. Meanwhile, data collection techniques in this study consisted of observation, tests, and documentation. This study used 2 cycles where each cycle included planning, implementing, observing, and reflecting. The results of this study indicated that students experienced an increase in their understanding of new vocabulary by as much as 63% in the first cycle, from 41% in Pra- cycle. The increased also happened in cycle 2 wich 87% increased. Therefore, it can be concluded that the use of the Montessori Three Preiod Lesson method is very effective in increasing English vocabulary in toddler students at the PIAUD Laboratory of Tarbiyah Ihsanul Fikri High School Science Magelang.Keywords: Education for Toddler, English Vocabulary, Three period lesso
NAVIGATING CONSTRAINTS: INNOVATIVE STRATEGIES FOR EDUCATION IN LIMITED SPACES AND SMALL CITY
This paper explores the challenges and solutions associated with providing education in constrained environments, focusing on limited physical spaces and the specific hurdles faced by small city. The background highlights issues such as restricted space, resource scarcity, and the need for innovative approaches. The research question addresses how education can adapt and thrive in constrained settings. The research objective is to identify effective strategies and methodologies for delivering quality education within limited physical spaces and small state contexts. Utilizing a qualitative research method, the study analyzes diverse educational approaches, including project-based learning, technology integration, distance education, and place-based learning. Findings emphasize the transformative role of technology in overcoming isolation, the importance of tailored, community-centered education, and the need for adaptability and creativity in addressing constraints. Insights also reveal a collective commitment to global collaboration, individualized learning, and the incorporation of experiential and blended learning methods. The paper concludes by advocating for a dynamic and inclusive educational paradigm that equips students with essential skills in a rapidly evolving global landscape.Keywords: architecture, place, city, education, adaptation, resilienc