e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Perlindungan Hukum Bagi Wanita Yang Melakukan Aborsi Hasil Dari Tindak Pemerkosaan
Tindakan penguguran kandugan (aborsi) merupakan tindakan yang dilarang dalam norma sosial maupun norma agama, pada kebanyakan wanita umumnya merasa bahagia mengetahui dirinya hamil, tetapi tidak untuk sebagian wanita. Wanita korban pemerkosaan umumnya akan melakukan aborsi untuk mengurangi beban yang mereka derita ataupun masalah kesehatan lain. Aborsi sering kali dilakukan secara sembunyi-sembunyi karena praktik yang lazim menyembunyikan prosedur tersebut. Meski sudah ada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi yang mengatur dan memberikan pengecualian bagi korban perkosaan, namun tindakan melakukan aborsi tetap dilarang keras dalam KUHP, apapun kondisinya. keadaan. Akibatnya, banyak korban perkosaan yang masih dicurigai dan berpotensi menimbulkan dampak hukum. Peraturan perundang-undangan di atas menunjukkan kurangnya koherensi dan sinkronisasi, khususnya terkait dengan pengaturan aborsi dalam kasus perkosaan. Jadi, bagaimana sebenarnya perlindungan hukum di indonesia bagi wanita yang melakukan pengguguran kandungan hasil dari tindak pemerkosaan
Spiritual Approach to Improve Anti-Bullying Based Learning at MTs NU Nurul Huda Kudus
The recent rise in bullying cases that have hit various educational institutions at all levels has caused profound problems. More than that, Indonesia is currently ranked 5th in the world in cases of bullying in educational institutions. This research aims to examine spiritual approaches in learning to improve anti-bullying based learning. This research is qualitative field research with a case study approach. Data collection was carried out by interviewing school principals, teachers and students, observing the implementation of anti-bullying-based education with a spiritual approach and documenting school documents, like; lesson plans, report and school collaboration documents. Data analysis was carried out by sorting, grouping, coding and then looking for appropriate themes for interpretation. The research results show that a spiritual learning approach can be carried out by strengthening learning materials and integrating learning materials. Reinforcing learning has a greater impact compared to integrating learning. The importance of learning with a spiritual approach to the development of students is the internalization of noble religious teachings. So that it can form good behavior and keep students away from bullying behavior that currently still often occurs among Indonesian students
KARTU PINTAR BERBASIS VIDEO ANIMASI TIGA DIMENASI BERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL DALAM PENINGKATAN KOSAKATA BAHASA JAWA
Penggunaan kosakata Bahasa Jawa di SDN Petompon 01 Semarang belum optimal. Hal ini disebabkan anak kurang berlatih berbicara Bahasa Jawa dan juga penggunaan media pembelajaran yang masih minim. Sehingga peneliti mengembangkan media pembelajaran kartu pintar berbasis Video Animasi Tiga Dimensi dengan pengintegrasian kearifan lokal untuk menumbuhkan semangat dan meningkatkan penggunaan kosakata Bahasa Jawa di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis R&D (Research and Development) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dokumentasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata 61 dari hasil prestest dan nilai postest menunjukkan adanya kenaikan rata-rata nilai siswa sebesar 67,5333 dengan rincian kenaikan presentase 41% pada hasil pretest dan 44% pada serta terdapat 10 peserta didik yang tidak tuntas dan 6 peserta didik yang tuntas sehingga data disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis video animasi tiga dimensi cukup layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran bahasa Jawa karena hasil yang didapatkan telah tercapai
CIPP EVALUATION MODEL IN LEARNING IN MADRASAH IBTIDAIYAH
This research aims to describe the CIPP evaluation model at Madrasah Ibtidaiyah. The research uses a type of library research with a content analysis method to explore data that has been collected through the Google Scholar database and books in online libraries related to the topic being studied. The research results show that the CIPP evaluation model is carried out comprehensively to understand the activities of a particular program, starting from the emergence of the idea to the results obtained from the program created. The basic concept of the CIPP model is to evaluate several components including context, input, process and product. The CIPP model has several objectives including context evaluation to serve planning decisions, input evaluation, structuring decisions, process evaluation, to serve implementing decisions, product evaluation, to serve recycling decisions. Compared to other evaluation models, the CIPP model has several advantages, namely being more comprehensive, having a holistic approach, having the potential to move in the area of formative and summative evaluation, being able to provide a good basis for making decisions and policies as well as preparing further programs. However, apart from these advantages, of course there are also disadvantages. The shortcomings of the CIPP evaluation model are that it is too concerned with where the process should be rather than the reality in the field, tends to focus on rational management, application in the field of classroom learning has a low level of implementation
Karakterisasi Kertas Bungkus Berlapis Bioplastik Berbasis Bahan Alam yang Aman dan Ramah Lingkungan
Bahan baku pembuatan kertas yaitu selulosa. Pada penelitian ini digunakan ampas tebu karena mengandung selulosa 37%. Pembuatan kertas bungkus berlapis bioplastik menggunakan metode soda dengan bahan-bahan aditif pati aren, tepung porang, gliserol, NaOH, dan PVA. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengaruh penambahan gliserol (1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%) terhadap karakteristik kertas, meliputi gramatur, ketebalan, ketahanan air, morfologi, dan tensile strength. Pembuatan kertas diawali pembuatan pulp dari serbuk ampas tebu ditambah larutan NaOH 3% (rasio 1:3) dan dipanaskan dalam autoklaf pada suhu 120°C selama 60 menit. Pulp dikeringkan dalam oven pada suhu 60°C selama 3 jam. Kemudian pati aren 5% dan tepung porang 1% ditambah aquadest dan dipanaskan pada suhu 70°C, diaduk selama 10 menit hingga membentuk gel, kemudian ditambah PVA dan aquadest, diaduk selama 5 menit. Adonan kemudian ditambah pulp ampas tebu 5% dan gliserol (1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%), dipanaskan dan diaduk selama 10 menit. Selanjutnya degassing 10 menit. Adonan kertas dicetak dalam nampan plastik dan dikeringkan dalam oven pada suhu 60°C sampai kering. Kertas diuji gramatur, ketebalan, ketahanan air, morfologi, dan tensile strength. Hasil penelitian menunjukkan penambahan gliserol berdampak pada penurunan kualitas kertas terutama ketahanan air dan tensile strength, sehingga harus dibatasi 1 % - 2%. Â
ISOLASI SELULOSA PADA TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT SEBAGAI MATERIAL PENGISI BIODEGRADABLE STYROFOAM
Kadar selulosa yang banyak dan lignin yang sedikit menjadikan tandan kosong kelapa sawit layak dan efisien untuk digunakan sebagai bahan baku pengolahan produk yang berbasiskan selulosa. Penelitian yang telah dilakukan bertujuan untuk menentukan pengaruh konsentrasi hidrogen peroksida dan suhu bleaching terhadap karakteristik selulosa yang dihasilkan dan pengaruh penambahan material pengisi berupa selulosa terhadap karakteristik biodegradable styrofoam. Proses isolasi selulosa dari tandan kosong kelapa sawit dilakukan dengan menggunakan metode hidrolisis alkali menggunakan natrium hidroksida dan dilanjutkan dengan proses bleaching menggunakan hidrogen peroksida dengan variasi konsentrasi hidrogen peroksida sebanyak 5 variasi, yaitu 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50% serta suhu bleaching sebanyak 3 variasi, yaitu 60oC, 80oC, dan 100oC. Melalui proses isolasi selulosa dari tandan kosong kelapa sawit yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa konsentrasi hidrogen peroksida dan suhu bleaching berbanding lurus terhadap kadar selulosa dan berbanding terbalik terhadap kadar hemiselulosa dan lignin yang dihasilkan. Di mana selulosa terbaik diperoleh pada konsentrasi hidrogen peroksida 30% dan suhu bleaching 100oC karena mengandung kadar hemiselulosa terendah, yaitu 17,61%, kadar selulosa tertinggi, yaitu 62,05%, dan kadar lignin terendah, yaitu 10,02%. Selulosa yang digunakan sebagai material pengisi dapat menghasilkan biodegradable styrofoam dengan karakteristik berupa ketahanan air sebesar 11,25%, kemampuan degradasi sebesar 35,68%, dan densitas sebesar 1,11 gr/cm
PEMBANGUNAN APLIKASI PAYMENT GATEWAY UNTUK MONITORING DONASI DI UIN KH ABDURAHMAN WAHID PEKALONGAN
Pengumpulan donasi pembangunan masjid kampus UIN KH Abdurrahman Wahid oleh panitia pembangunan masjid dan PAGOMA (Paguyuban Orang Tua Mahasiswa) selama ini dilakukan melalui cara manual seperti hanya menggunakan satu rekening penampungan donasi dan menggerakkan tenaga relawan untuk mengumpulkan donasi dari para donatur. Hal ini menyebabkan transparansi pengelolaan dana donasi dipertanyakan karena laporan tidak bersifat real time dan merepotkan pengelola dana donasi dalam menyiapkan laporan ke masyarakat. Oleh karenanya melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini dikembangkan aplikasi payment gateway yang diharapkan akan mampu memberikan manfaat bagi pengelola dana donasi berupa potensi kenaikan penerimaan dana donasi dan kemudahan pelaporan pengelolaan dana donasi secara berkala. Sedangkan manfaat bagi para donatur berupa kemudahan dalam berdonasi karena banyaknya channel pembayaran donasi yang disediakan. Pendekatan PAR (Participatory Action Research) yaitu pendekatan yang berorientasi kepada upaya peningkatan peran  serta  masyarakat  secara langsung  dalam   berbagai   proses   dan   pelaksanaan pengabdian dipilih dalam kegiatan pemberdayaan ini. Hasilnya berupa aplikasi payment gateway yang dapat diakses di https://donasi-masjid.uingusdur.ac.id/ dan telah disertakan pula panduan cara penggunaannya agar pengelola dana donasi dapat memantau dana yang masuk dan melihat laporannya secara real time.Kata Kunci: Masjid kampus UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan , Payment Gateway, Pengelolaan dana donas
Analisis Data Sentimen Ulasan Aplikasi Dana di Google Play Store Menggunakan Algoritma Naïve Bayes
In an era of rapid technological advancement, mobile applications, especially e-wallets such as Dana Apps, are becoming increasingly easy to use for digital payment transactions. This innovation drives research on how digital payment platforms build information systems and business strategies through digital platforms. To compete in a growing industry, companies must produce products and services that meet customer needs. Internet user opinions, especially about apps, are important in gathering information. This research focuses on analyzing the sentiment data of Dana App reviews on the Google Play Store using the Naïve Bayes classification algorithm which is well known for its accuracy and high data processing speed. The results show that the 80:20 ratio provides an accuracy rate of 50.21%, precision and recall of 0.00% each, This research has a significant impact on the information technology industry, providing guidance for practitioners and researchers in choosing sentiment data analysis methods. The implementation of the Naïve Bayes algorithm can improve the interaction between users and applications, support innovation, and contribute to the overall development of information technology
Analisis Data Sentimen Pemain Game Role-Playing Game (RPG) Honkai Star Rail dengan Algoritma Naive Bayes
In the rapidly evolving digital age, the gaming industry has experienced significant growth. One of the games that is currently popular is Honkai Star Rail. This research uses Honkai Star Rail game player reviews as the object of sentiment data research. However, the problem found in sentiment data analysis is the existence of reviews that provide positive or negative ratings as a response from players. There are situations where these labels do not fully reflect the true essence of whether the response is positive or negative, so it is necessary to analyze sentiment data. The purpose of this sentiment data research is to assess the performance of the naive bayes model in classifying sentiment by finding the best accuracy value and AUC value from 3 scenarios of sharing test data and data. The method in this study uses the Naive Bayes algorithm, this algorithm was chosen because it is suitable for classification problems. The test results with 3 dataset sharing scenarios (60:40, 70:30, and 80:20) show that the accuracy value reaches the highest value in scenario 2 (70:30) which is 86%. The precision value also reaches the highest value in scenario 2, which is 84%, the recall value reaches the highest value in scenario 2, which reaches 89%. And the highest AUC (Area Under the Curve) value is obtained from scenario 2 of 0.92 with the excellent classification category
Analisis Tingkat Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini dengan menggunakan K-Mean
The use of gadget devices in early childhood has become an increasing concern in recent years. influence on human thinking patterns because devices can find data quickly for children. Research on the consequences of using gadgets in early childhood has its own significance in understanding its impact on their development. In this study, an analysis was carried out on the level of gadget use in early childhood by applying the K-Means algorithm. The K-Means algorithm is used to group the level of gadget use in children, allowing the identification of groups that have similar characteristics. The aim of this research is to evaluate and understand the level of gadget usage by young children in response to technological developments, as well as to develop an effective method or approach in classifying their gadget usage patterns by utilizing the K-Means algorithm. Thus, this research aims to provide in-depth insight into gadget use patterns in young children, which can be the basis for developing better strategies or policies regarding technology use in this age group. From a total of 332 questionnaire responses, 14 groups were found based on the best DBI scores with different category distributions, namely "very often", "often", "sometimes", "rarely", and "never" with each percentage of 1 % (2 people), 24% (80 people), 0%, 71% (235 people) and 5% (15 people)