e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
KEPUASAN PASIEN POLI IBU TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT HERMINA PANDANARAN SEMARANG
Kualitas pelayanan terhadap pasien di rumah sakit berdampak pada kepuasan pasien. Pada bulan Januari – September 2019, jumlah pasien di poli ibu Rumah Sakit Hermina Pandanaran
Semarang mencapai 30% dari 123.536 total pasien. Kepuasan pasien dapat diukur melalui lima dimensi kepuasan yaitu, wujud nyata, perhatian, jaminan kepastian, kehandalan, dan
ketanggapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan pasien poli ibu di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Pandanaran Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian
deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Data diambil secara prospektif melalui pengisian kuesioner tentang pelayanan farmasi kepada pasien. Usia responden berkisar 17 –
65 tahun. Data dianalisis berdasarkan karakteristik responden dan persentase kepuasan pasien di setiap dimensi.Hasil menunjukkan bahwa usia pasien paling banyak adalah 26 – 35
tahun (57%) dengan tingkat pendidikan terakhir pendidikan tinggi (63.3%). Kepuasan pasien menunjukkan hasil berurutan sebagai berikut: dimensi wujud nyata 94%, perhatian 90,7%,
jaminan kepastian 99,5%, kehandalan 100%, dan ketanggapan 99%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pasien telah melampaui standar yang ditentukan di RS Hermina Pandanaran Semarang, yaitu > 90%. Meskipun demikian terdapat satu pertanyaan dalam dimensi perhatian yang menghasilkan kepuasan sebesar 81.3%.
Kata kunci: Kepuasan pasien, poli ibu, rumah saki
PEMBUATAN HERBAL SIAP SAJI DI MASA PANDEMI CoViD-19
CoronaVirus Disease - 19 merupakan salah satu virus kelompok corona yang baru setelah MERS-Cov dan SARS-Cov-2. Virus ini dikabarkan awal pemunculannya di kota Wuhan, Cina. Gejala klinis yang timbul akibat penyakit ini sangat beragam, mulai dari flu biasa (batuk, pilek, nyeri tenggorokan, nyeri otot, nyeri kepala) hingga berkomplikasi berat (pneumonia). Di tengah pandemi virus Corona menjaga imunitas tubuh merupakan hal yang sangat penting. Daya tahan tubuh yang baik dapat mencegah terinfeksi dari virus Corona COVID-19. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh, seperti berjemur, istirahat yang cukup, makan bergizi, hingga mengkonsumsi tumbuhan herbal. Salah satu cara untuk mencegah penyebaran CoViD-19 adalah selalu menjaga daya imun tubuh terhadap gejala-gejala klinisnya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya mengenal bahan-bahan alami yang dapat dijadikan herbal untuk mempertahankan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit, terutama terhadap CoViD-19. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa masyarakat Desa Maikang Kecamatan Alor Selatan Kabupaten Alor-NTT telah memperoleh pengetahuan tentang kandungan dan manfaat dari kunyit, jahe, dan gula merah sekaligus telah memperoleh pengetahuan tentang cara pembuatan herbal serta bersama menikmati hasil pembuatan herbal tersebut.
Kata kunci: CoViD-19, Herbal, Masyarakat, Desa, Maikan
RETRACTED : Optimalisasi Internet of Things untuk Meningkatkan Produksi pada Sektor Usaha Kecil dan Menengah di Masa Pandemi Covid-19
Artikel dengan judul Optimalisasi Internet of Things untuk Meningkatkan Produksi pada Sektor Usaha Kecil dan Menengah di Masa Pandemi Covid-19 telah dilakukan pencabutan dari Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 karena adanya tindakan plagisasi.
Artikel tersebut terindikasi lebih dari 95% memplagiasi artikel yang berjudul " Desain Internet of Things Untuk Perencanaan Produksi Pada Sektor Usaha Kecil Dan Menengah" yang ditulis oleh Sulindawaty dan telah diterbitkan pada Jurnal J-Sakti pada tahun 2020 yang dapat diakses pada link: https://tunasbangsa.ac.id/ejurnal/index.php/jsakti/article/view/230/212
Kondisi plagiasi yaitu: penulis hanya merubah judulnya saja, kata industri 4.0 di replace menjadi industri 5.0, sedikit ditambahi di pendahuluan dan teori industri 5.0.
Pelaporan ini dilakukan oleh Sulindawaty kepada Edito
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM LARANGAN MENYEMBELIH SAPI (Menelisik Filosofi Ajaran Sunan Kudus)
Islam as a part of the social system comes with a mission as rahmah lil-‘alamin to take part in nation-building. On the other sides Indonesia is a multicultural country where Islam is one of the subsystems. Therefore, Islam should be introduced as the potential for an inclusive, democratic and pluralist. Sunan Kudus spreads Islam by way of acculturation traditions and local culture because at that time the majority of the population is Hindu Holy.This research includes the study of literature (library research) using the method of documentation and descriptive. Descriptive method is used to describe all of the information about the fatwa Sunan Kudus and his background. The researcher also used a historical approach to photographing the events of the past time.There are two findings in this study, namely: (1) Prohibition of slaughtering cows that produce discourse that the Kudus people have high awareness for religious tolerance when Islam was come to Kudus, (2) Character education in banning slaughter cows produced a discourse that architecture of Mosque and Kudus Minaret and fatwa "Prohibition of slaughtering cows" contains the educational value of inter-religious tolerance.Methods and strategies of propaganda Sunan Kudus conceived a view to educating the Muslim community in order to have a noble character, are willing to respect and appreciate the confidence the Hindu community who believed that the cow is considered sacred animals.Â
KONTRARADIKALISME: PERSPEKTIF KURIKULUM PAI
Beragam kekerasan baik fisik maupun verbal mengatasnamakan agama masih marak di Indonesia. Masyarakat minoritas kerap menjadi korban. Melihat hal tersebut, tidak hanya represif yang dilakukan, namun perlu upaya preventif untuk mengatasi permasalahan ini. Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dapat menjadi corong dalam mengambil peran ini. Kurikulum sebaiknya dikembangkan ke arah kontraradikalisme. Artikel ini merupakan hasil penelitian kepustakaan atau riset literatur, Pengumpulan data berupa data-data kepustakaan baik berupa buku, manuskrip, jurnal, maupun sumber-sumber berbentuk dokumentasi lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan upaya preventif dalam melakukan kontraradikalisme melalui jalur pendidikan. Pendidikan dapat menjadi senjata dalam mengonter radikalisme. Tataran praktisnya tercermin pada kurikulum PAI yang dikembangkan. Hal yang perlu digarisbawahi adalah definisi kurikulum memiliki jangkauan yang luas (tujuan, materi, strategi, media, dan evaluasi), kegiatan intrakulikuler dan ekstrakulikuler
PEMANFAATAN DIGITALISASI DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI MASA PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ)
Masyarakat indonesia sekarang ini siap atau tidak siap harus bisa melewati masa dimana setiap tahunnya selalu mengalami perubahan yang luar biasa baik di dalam dunia pendidikan sosial serta budaya yang ada peasti mengalami perubahan untuk kemajuan masyarakat yang ada pada saat ini. Terutama di era digitalisasi membawa dampak yang begitu besar bagi kehidupan umat manusia.
Sehingga banyak sekali sektor kehidupan yang mengalami perubahan dan kemajuan berkat teknologi yang dihadirkan di era milenial pada saat ini. Begitu juga dalam dunia pendidikan pada umumnya termasuk yang terkena dampaknya Pendidikan Islam dimana para pengajarnya dituntut untuk mampu beradaptasi dan bersosialisasi agar tidak tertinggal jauh dari pendidikan model lainnya.
Tidak terasa zaman telah merubah semuannya perkembangan yang pesat pada era revolusi industri 4.0 mengakibatkan banyak bermunculan inovasi media pembelajaran, seperti media komunikasi elektronik berupa handphone, televisi, radio, baik itu media elektronik yang lainnya atau media cetak dan lain sebagainya yang berhasil menembus batas geografis, sosial, dan politis secara intensif. Kecanggihan alat-alat teknologi merupakan karakteristik era revolusi industri 4.0. yang sangat luar biasa sehingga membawa perubahan yang positiv serta negatif tergantung bagaimana manusia tersebut memaknainnya dan memanfaatkannya untuk kebaikan ataupun keburukan
Sistem Informasi Pengolahan Data Nilai Siswa Berbasis Web (Studi Kasus Mi Darussalam Tlogoboyo)
Pengolahan nilai di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam Tlogoboyo masih menggunakan Aplikasi Spreadsheet dalam pengolahan data nilainya. Entri data nilai dilakukan dengan cara menyalin atau menggandakan file data siswa, sehingga menimbulkan terjadinya penumpukan data yang berdampak pada sulitnya mendapatkan informasi data nilai yang terpadu karena harus membuka file datanya satu persatu. Antar data satu dengan yang lain belum berelasi, sehingga banyak terjadi duplikasi data yang menyebabkan banyak file yang dibuat. Dari kasus tersebut mendorong penulis untuk melakukan penelitian dengan membuat sistem informasi pengolahan data nilai siswa. Pada proses pembuatan sistem penulis menggunakan metode Waterfall sebagai metode pengembangan perangkat lunak. Metode tersebut meliputi tahap Requirement, Desain, Implementation, Verification, dan Maintenance. Framework PHP yang digunakan yaitu Code Igniter didukung dengan database MySQL untuk mengolah basis datanya. Hasilnya yaitu sistem informasi pengolahan data nilai siswa berbabasis web (studi kasus MI Darussalam) ini merupakan sistem yang memberikan informasi kepada guru ketika ingin melakukan penginputan data nilai hasil kegiatan belajar dan siswa dapat secara langsung melihat nilai rapor hasil kegiatan belajar. Informasi yang disajikan pada sistem ini meliputi informasi guru dapat secara langsung menginputkan nilai hasil kegiatan belajar mengajar yang berupa rapor sehingga siswa dapat langsung melihat rapor hasil belajar mengajar dengan secara langsung
Perbedaan Kapasitas VO2MAX Merokok dan Tidak Merokok pada Mahasiswa Universitas Wahid Hasyim Semarang Tahun 2020
Latar belakang penelitian ini adalah mahasiswa Semester 4 Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Wahid Hasyim mengalami penurunan tingkat kesehatannya, di lihat dari proses perkuliahan yang mereka lakukan dan mengalami gangguan Pernafasan. Faktor yang dapat dilihat hampir sebagian mahasiswa melakukan kegiatan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas pada mahasiswa yang merokok dan tidak merokok, serta adakah perbedaan kapasitas merokok dan tidak merokok pada mahasiswa semester 4 Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas Wahid Hasyim tahun 2020. Metode penelitian ini adalah metode Kuantitatif Komparatif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh adalah pada kelompok mahasiswa yang merokok, rata-rata tingkat yaitu 27,46, standar deviasi 11756,31, nilai minimum 20,4, nilai maksimum 38,8. Sementara itu untuk kelompok mahasiswa yang tidak merokok, rata-rata tingkat yaitu 38,99, standar deviasi 23655,68, nilai minimum 20,4, nilai maksimum 48,4. Untuk melihat perbedaan dilakukan dengan uji t, didapat Thitung (4,630) lebih besar dari Ttabel (2,048) pada taraf 0,0