e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Produktivitas Pembangkit Listrik Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) Pabrik Semen
Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) merupakan pembangkit energi listrik dari gas panas buang pabrik semen pada rotary kiln yang melepaskan CO2 dikonversi menjadi listrik. Pemanfaatan listrik yang dihasilkan digunakan pabrik untuk suplai kebutuhan listrik yang dipergunakan penerangan, peralatan dan lain sebagainya. Sejak tahun 2014-2017 hingga sekarang beroperasinya hanya mampu menghasilkan kapasitas listrik 28,6 MW masih jauh dari target kapasitas yang direncanakan. Hal ini memerlukan strategi operasi dan maintenance yang tepat agar kapasitas energi listrik WHRPG dapat meningkat. Upaya peningkatan kapasitas produksi pembangkit listrik tersebut perlu dilakukan perencanaan operasional, dan pemeliharaan dengan menggunakan tidakan Total Produktive Maintenance (TPM), perbaikan teknis pada kerusakan dan setting temperatur peralatan WHRPG seperti boiler serta komponen lainnya diperbaiki agar mendapatkan performa yang lebih baik sehingga produkstivitas WHRPG dapat meningkat. Hasil penerapan TPM meliputi melakukan 5R, identifikasi kerusakan/inspeksi peralatan, menjaga dan merawat secara rutin, pelatihan karyawan, memaksimalkan potensi karyawan, menjamin keselamatan kerja, mengoptimalkan kantor TPM, dan pengembangan organisasi. Telah didapatkan melalui perhitungan OEE (Overal Effectiveness Equipment) kinerja teknologi WHRPG sebesar 78,96 % dari nilai availability sebesar 92,18 % , performance sebesar 95,23 % dan quality ratio sebesar 89,95 % . Nilai efektivitas pada usaha produksi listrik sangat tepat pada proses improvement perawatan dan melaksanakan setting ulang alat sehingga kenaikan kapasitas energi listrik yang dihasilkan meningkat menjadi 30,6 MW
Aplikasi Presensi Karyawan Berbasis Android Menggunakan Pustaka OpenCV (Studi Kasus Radio Rasika Ungaran Salatiga Ambarawa)
Dalam dunia kerja di berbagai bidang, seperti perbankan, pendidikan, media massa, telekomunikasi, pemerintahan, informasi dan teknologi, energi dan pertambangan, seni kreatif dan desain, hukum juga pariwisata pasti menerapkan sistem presensi bagi para karyawannya, dari menggunakan cara manual hingga teknologi yang terbarukan. Sistem presensi manual yang diterapkan kebanyakan perusahaan yaitu dengan menggunakan lembaran yang berisi nama, tanggal dan jam yang kemudian dibubuhi tanda tangan oleh karyawan yang datang ke kantor, hal tersebut yang juga dilakukan oleh para karyawan di lingkungan kerja Radio Ungaran Salatiga Ambarawa (USA). Namun setelah merebaknya pemberitaan tentang pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia dengan penularan yang massive mengharuskan beberapa Perusahaan memberlakukan bekerja dari rumah (work from home) bagi para karyawannya. Hal ini dilakukan demi mencegah penularan COVID-19 di lingkungan perusahaan. Penularan ini bisa melalui lembaran yang secara bergantian digunakan oleh karyawan untuk mencatat presensi mereka, maka dari itu perlu dibuat suatu mekanisme baru dalam mencatat presensi karyawan dengan meminimalisir terjadinya aktivitas sentuhan oleh para karyawan pada satu objek yang sama. Salah satu solusinya adalah mengganti metode manual dengan metode pencocokan atau pengenalan wajah dengan mengimplementasikan pustaka OpenCV yang sudah dilengkapi algoritma dan pustaka pendukung yang erat kaitannya dengan aktivitas pengenalan wajah. Memanfaatkan kamera yang ada pada smartphone berbasis android untuk mendeteksi wajah karyawan kemudian mengenalinya. Pada implementasinya sistem ini mampu mengurangi aktivitas sentuhan, sehingga sangat kecil kemungkinan karyawan tertular COVID-19, terlebih mampu membantu dan memudahkan kerja bagian admin dalam merekap catatan presensi karyawan Radio Rasika USA
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Tangibility, Likuiditas dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Industri Pertambangan Batu Bara
This study aims to determine the effect of company size, tangibility, liquidity and profitability (ROA and ROE) on capital structure. This research uses quantitative research methods. This type of research is descriptive statistical research and the nature of this research is a causal relationship which explains the causal relationship between the independent variables and the dependent variable. This research was conducted at coal mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2014-2019. The sample in this study was 19 coal mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2014-2019. The analysis tool used is multiple linear regressions. The result of this research is that partially company size and liquidity have no effect on capital structure. Tangibility and return on equity (ROE) have a positive and significant effect on capital structure. Meanwhile, return on assets (ROA) has a negative and significant effect on capital structure. Meanwhile, the simultaneous influence of firm size, tangibility, liquidity, return on assets (ROA) and return on equity (ROE) has a positive and significant effect on capital structure. The amount of influence caused is 30.0 percent. The rest of 0.700 or 70.0 percent is explained by other variables.Keywords: Company Size, Tangibility, Liquidity, ROA, ROE, Capital StructureÂ
DAYA TAHAN PANAS DOMBA EKOR GEMUK YANG TERPAPAR SINAR MATAHARI DENGAN WAKTU YANG BERBEDA
Tujuan dilakukan penelitian untuk mempelajari dan mengetahui respon daya tahan panas Domba Ekor Gemuk terhadap paparan sinar matahari dengan waktu yang berbeda serta pemberian pakan tambahan. Penelitian ini menggunakan ternak Domba Ekor Gemuk lokal Palu, jenis kelamin jantan dan betina sebanyak 35 ekor dengan kisaran bobot badan 15-40 kg dan umur antara 1-4 tahun. Selama proses penelitian, ternak ditempatkan dalam kandang terbuka agar ternak tersebut terpapar sinar matahari langsung. Disetiap kandang dilengkapi tempat pakan dan minum. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial, jika data penelitian memberikan pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan waktu memberikan pengaruh sangat nyata (P>0,01) terhadap frekuensi respirasi dan suhu tubuh Domba Ekor Gemuk Lokal Palu, sedangkan perlakuan pemberian pakan tambahan dan interaksinya tidak memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap frekuensi respirasi dan suhu tubuh ternak Domba Ekor Gemuk. Dari hasil penelitan didapatkan rataan frekuensi respirasi Domba Ekor Gemuk berkisar 36,78-128 kali/menit, sedangkan suhu tubuh berkisar 38,36-39,41oC. Hasil penelitian mengambarkan bahwa waktu dan suhu yang semakin meningkat dapat memberikan pengaruh terhadap respon frekuensi respirasi dan suhu tubuh ternak Domba Ekor Gemuk Lokal Palu.Kata Kunci: Domba Ekor Gemuk, Daya Tahan Panas, Pakan Tambaha
Evaluasi Komunikasi: Studi Kasus Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Penggiat Anti Narkoba Oleh BNN Jakarta Timur
The problem of drug abuse and trafficking is increasingly becoming a problem for every country worldwide, including Indonesia. DKI Jakarta, as the state capital, ranks third nationally in narcotics abuse, with a trial use prevalence rate reaching 4.9%. In this study, researchers will focus on evaluating communication programs carried out through technical guidance carried out by BNN for anti-drug activists in the educational environment. We utilized the four stages of program planning by Cutlip, Center and Broom, to get a picture of the situation, program planning and form of communication, which will elaborate further on aspects of communication evaluation based on the Yardstick evaluation model.
Quo Vadis Indonesia Pasca Pandemi Covid 19 ?; Membaca Arah Politik Global dan Nasional
Paper/tulisan ini merupakan penelaahan dampak dari pandemi virus Covid-19 terhadap peta politik nasional maupun secara global regional. Meskipun ini menjadi perdebatan diantara pandangan yang optimis dan pesimis. Berangkat dari realitas Covid-19 di beberapa negara, terjadi ujian yang erat bagi negara terkait dengan kapasitas dan kapabilitas setiap negara dalam penanganan Covid-19. Dalam kajian ini argumentasi bahwa terjadi pergeseran pola hubungan internasional dan juga nasional dari pola hubungan yang bersifat positive sum yang didasarkan kepada interdependensi, institusionalisme, multilateralisme, dan sistem demokrasi menjadi pola hubungan yang lebih mengarah kepada kerjasama dimana negara semakin memperkuat dirinya dan saling berkompetisi dengan negara lain.Kata  Kunci:  Pandemi, Covid-19, interdependensi, multilateralism
Polarisasi Politik Islam Di Tengah Pandemi Covid-19 Dan Peta Politik 2024
Di tengah pandemi covid-19, tensi politik tanah air semakin tinggi dengan identitas politik masing-masing. Pendemi ini berhasil membentuk sebuah polarisasi politik yang semakin tajam khususnya di kalangan umat Islam. Terbangun sebuah blok politik yang memperhadapkan antara revivalis Islam dan kelompok tradisionalis-moderat. Kelompok revivalis Islam ini cenderung mengusung isu penegakan Syariah dan khilafah, oleh ormas-ormas Islam seperti FPI (Fron Pembela Islam), eks HTI (Hizb Tahrir Indonesia), dan lain-lain termasuk alumni 212. Sedangkan kelompok tradisionalis-moderat Islam ini cenderung lebih pro-pemerintah. Dalam konteks kontestasi pilpres 2024, polarisasi ini akan terus berlanjut. Pertarungan ideologi dan sentiment identitas keberagamaan semakin memperlebar ruang polarisasi politik di tengah umat Islam. Ketegangan politik atas nama agama (Islam) akan berbanding lurus dengan fenomena menguatnya pragmatisme politik partai Islam dan ormas-ormas Islam di Indonesia. Implikasi dari fenomena ini, disampiing menuai gerakan membangun citra buruk pemerintah karena diangap gagal mengatasi covid-19 ini dengan segala kebijakannya, juga akan memperjelas peta politik umat Islam menuju 2024. Kata kunci: Polarisasi politik, peta politik 2024, Pandemic covid-19, Partai Islam
Mediatization of Islam in the Digital Era: Opportunity or Threat?
Abstract. The religious activities of Muslims have experienced a shift in the digital era 4.0. The tremendous development of information technology has changed the religious pattern of Muslims around the world. This paper aims to answer how the form of a religious shift in the Muslim community, to what extent the development of information technology has implications for the religious pattern of Muslims. The approach used in this qualitative descriptive study is a phenomenological approach. The research data was extracted through documentation from several kinds of literature, both books, and scientific journal articles. The data is then analyzed to obtain answers to the research questions. The result of this research is that ibadah activities and muamalah activities have been affected by advances in information technology so that they experience a shift in religious patterns from manual to online-based. The conclusion of this paper is that technological progress has not only contributed greatly to the religious pattern of Muslims but has also become a threat to Muslims.
Keywords: Islam, media, digital era
Path Dependence Repetition Dinamika Perkembangan Partai Proto Islam Indonesia, Sarekat Islam (1911-1940)
This article aims to describe the trajectory of the development of Sarekat Islam (SI) in the pre-independence era by using path dependence analysis and critical junctures. In this context, important political decisions made by the proto-Islamic party agents will identify various alternatives determined by their antecedent conditions, as well as a series of follow-up causal events after critical junctures as path dependence patterns that lead to an outcome or outcome of the development of the SI organization. explained that there were three stages of the development of the Sarekat Islam organization, which transformed into the Sarekat Islam Party (PSI) and the Indonesian Sarekat Islam Party (PSII) which were produced by three agent decisions in moments of critical juntures, namely the stages of growth, division and decline
Efektifitas Implementasi Kebijakan Alokasi Dana Desa dan Dana Desa di Desa Nglembu Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali
Pada UU No. 6 Pasal 96 yang mengatur tentang Desa menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten/Kota membagikan Alokasi Dana Desa (ADD) pada APBD Kabupaten/Kota setiap tahun anggaran. Observasi ini memiliki tujuan yaitu supaya dapat mengetahui tanggapan masyarakat dan kontribusi masyarakat terkait Kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dalam meningkatkan pembangunan di Desa. Pada observasi ini memakai data primer dan data sekunder dari pihak-pihak yang terkait dengan adanya pelaksanaan kebijakan ADD dan DD baik faktor dari pemerintah ataupun masyarakat. Metode analisis yang dipakai pada observasi ini yaitu teknik analisis statistik deskriptif dengan skala likert. Untuk mengukur persepsi narasumber (responden) terhadap setiap variabel penelitian memakai metode statistic, yaitu metode mean (rata-rata). Untuk mengetahui tingkat partisipasi responden terhadap variabel-variabel penelitian memakai analisis data model interaktif dengan melakukan pengumpulan informasi, menyajikan informasi dan menarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pelaksanaan kegiata telah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, hasilnya tidak menunjukkan peningkatan infrastruktur yang signifikan karena pemerataan pembangunan infrastrukutur yang dilakukan pada beberapa titik secara merata dan bertahap