e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Journal of Pharmaceutical Science & Clinical Pharmacy
DAFTAR IS
Determinan Kebijakan Pemerintah Sebuah Solusi Keberlangsungan Usaha UMKM di Tengah Pandemi Covid-19
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian bantuan sosial, insentif pajak, dan restrukturisasi kredit terhadap perkembangan UMKM di masa pandemi Covid-19. Penelitian dilakukan pada UMKM Semarang Barat, Semarang Tengah, dan Semarang Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM yang telah memanfaatkan insentif pajak dan menerima bantuan sosial yang berada di Semarang Barat, Semarang Tengah 2, dan Semarang Selatan. Purposive sampling digunakan untuk mendapatkan sampel sebanyak 369 UMKM. Data penelitian diperoleh sebanyak 84 amatan secara mingguan sejak bulan April hingga Oktober tahun 2020 dengan menggunakan dengan metode dokumenter. Teknik analisis menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bantuan sosial, insentif pajak, dan restrukturisasi kredit berpengaruh terhadap perkembangan UMKM di masa pandemi Covid-19. Hasil penelitian dapat memberikan informasi tambahan pemerintah dalam menyiapkan skema besar untuk program perlindungan dan pemulihan ekonomi bagi UMKM yang terdampak Covid-19 serta mengevaluasi strategi bisnis UMKM menuju model bisnis UMKM yang modern dengan tetap menjaga protokol kesehatan.
Kata kunci : Perkembangan UMKM, Bansos, Insentif Pajak, Restrukturisasi Kredi
Dimensi Fenomenologi Perkawinan Usia Muda di Malang
Indonesia shows a high prevalence rate of marriage at young age or underage marriage. The number of child marriages in Indonesia from 2008 to 2018 has shown a decline. In 2008-2012, the percentage of child marriage under 18 years of age was still relatively high, namely 14.67%. Continued in 2013-2014, it decreased to 13%, and decreased in 2018 with an early marriage rate of 11.21%. Malang, East Java is an area that shows that the phenomenon of early age marriage or child marriage is still rife. Therefore, the author wants to examine how the practice of child marriage in Malang is seen from the perspective of phenomeological theory. Using qualitative methods, descriptive analysis, the data used will be data obtained from the national statistical agency, then from the religious court. Then analyzed using the phenomenological theory of Edmund Husserl. After postponing it to find out the essence behind the phenomenon of young marriage in Malang, we found several factors. socialization of children and lack of control from parents, low awareness of public education, and the community's economy.
Indonesia menunjukkan angka prevelensi perkawinan usia muda atau perkawinan dibawah umur yang cukup tinggi. Angka pernikahan anak dibawah umur di Indonesia dari tahun 2008 hingga 2018 tercatat telah menunjukkan penurunan. Pada tahun 2008-2012, presentase perkawinan anak usia dibawah 18 tahun masih terbilang tinggi yakni 14,67%. Dilanjutkan pada tahun 2013-2014 turun menjadi 13%, dan semakin turun pada tahun 2018 dengan angka perkawinan dini sebanyak 11,21%. Malang Jawa Timur merupakan daerah yang menunjukkan bahwa fenomena perkawinan usia dini atau perkawinan anak masih marak terjadi. Oleh karena itu penulis ingin mengkaji bagaimana praktik perkawinan anak di daerah Malang dilihat dari perspektif teori fenomeologi. Menggunakan metode kualitatif, deskriptif analisis,maka nantinya data yang digunakan adalah data yang diperoleh dari badan statisti nasional, kemudian dari pengadilan agama. Lalu dianalisis menggunakan teori fenomenologi Edmund Husserl. Setelah dilakukan penundaan untuk mengetahui esensi yang melatarbelakangi fenomena perkawinan usia muda di Malang, maka kami menemukan beberapa faktor. pergaulan anak dan kurangnya kontrol dari orang tua, rendahnya kesadaran pendidikan masyarakat, dan ekonomi masyarakat
BRIKET CAMPURAN AMPAS TEBU DAN SEKAM PADI MENGGUNAKAN KARBONISASI SECARA KONVENSIONAL SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF
Energi alternatif terbarukan dapat digunakan sebagai solusi untuk mengatasi ketersediaan energi yang semakin menipis. Contohnya yaitu energi biomassa karena mudah didapatkan, ketersediannya melimpah, serta sebagai bentuk pemanfaatan limbah yang bernilai ekonomis. Briket adalah alternatif bahan bakar padat dari bahan organik. Contoh biomassa yang berpotensi dalam pembuatan briket adalah limbah kayu, sekam padi, jerami, ampas tebu, tempurung kelapa, dan kotoran ternak. Karena briket dari bahan tersebut memiliki nilai kalor yang relatif masih cukup besar. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, briket campuran ampas tebu dan sekam padi menggunakan karbonisasi secara konvensional dengan variasi massa bahan baku ampas tebu:sekam padi yaitu 2:3, 2,5:2,5, 3:2 dan bahan perekat 1 gram dengan 17 ml, memenuhi standar kualitas briket berdasarkan SNI 01-6235-2000 maupun PERMEN No. 047 Tahun 2006. Tetapi untuk kadar abu, kadar zat terbang, dan kadar karbon terikat tidak memenuhi standar kualitas briket. Hal ini dikarenakan proses karbonisasi secara konvensional memberikan hasil analisis kadar abu yang tinggi dibandingan dengan karbonisasi pada suhu 500oC serta dipengaruhi oleh bahan baku dan jumlah bahan perekat yang digunakan. Briket terbaik menggunakan komposisi bahan 2:3 dengan nilai kadar air 8,31%, kadar abu 30,41%, kadar zat terbang 37,10%, kadar karbon terikat 32,49%, dan nilai kalor 6844,396 cal/gram.
Kata kunci: ampas tebu, briket, energi alternatif, karbonisasi secara konvensional, sekam padi
DETEKSI WAJAH BERBASIS SEGMENTASI WARNA KULIT MENGGUNAKAN RUANG WARNA YCbCr & TEMPLATE MATCHING
Deteksi Wajah merupakan bagian penting dalam pengolahan citra digital untuk menentukan lokasi, ukuran dan jumlah wajah dalam citra. Deteksi wajah merupakan tahap awal dalam system pengenalan wajah yang digunakan untuk identifikasi personal, interaksi manusia-komputer, system pemantau, hukum-kriminal dan sebagainya. Penelitian ini menyajikan Deteksi wajah dengan metode segmentasi warna kulit & template matching. Langkah pertama membuat model warna kulit dengan mentransformasikan ke dalam YCbCr kemudian mencari angka rerata warna kulit wajah. Selanjutnya membangun distribusi Gaussian untuk crhoma chart yang menunjukkan kemungkinan warna kulit. Adaptive tresholding digunak an untuk mempertegas area kulit dan bukan kulit disajikan dalam citra biner. Segmentasi area kulit dilakukan dengan pelabelan. Kandidat wajah diperoleh dari perhitungan jumlah lubang pada area kulit tersegmentasi, perhitungan rasio lebar-tinggi wajah dan pencocokan dengan template wajah (template matcing). Centroid dari wajah yang terdeteksi dihitung dan ditempatkan penanda di centroid wajah pada citra. Berdasarkan uji coba dengan tool Matlab 2011 dengan dataset diambil dari FDDB ( Face Detection Data Set and Benchmark ), akurasi deteksi yang didapat dari uji coba terhadap 76 citra dengan bervariasi background dan Tingkat pencahayaan mencapai 81,58%. Kata Kunci : Deteksi Wajah, Model Warna Kulit, segmentas Warna kulit, Template Matching
INVENTARISASI JENIS BULU BABI (Echinoedea) DI ZONA PASANG SURUT PANTAI DESA BUKAAN KECAMATAN LAKEA KABUPATEN BUOL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bulu babi yang terdapat di zona pasang surut pantai Desa Bukaan Kecamatan Lakea Kabupaten Buol. Penelitian ini menggunakan tiga titik
stasiun pengamatan yang masing-masing stasiun terdapat 3 transek line dan setiap transek terdapat 5 plot yang berukuran 1x1 meter. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis bulu babi di zona pasang surut pantai Desa Bukaan yaitu Echinometra mathaei, Deadema setosum dan Stomopneustes variolaris.
Kata kunci : Inventarisasi, bulu babi, pasang suru
Sistem Informasi Perpustakaan Pesantren menggunakan Framework Laravel (Studi Kasus Pada Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim Semarang (PPLWH Putri))
Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim Putri adalah salah satu pondok yang menyediakan berbagai fasilitas, salah satunya yaitu perpustakaan. Pencarian koleksi buku yang belum tentu tersedia atau tidak di perpustakaan tersebut menjadi sebuah kendala bagi petugas perpustakaan dan calon peminjam buku. Pencatatan proses peminjaman dan pengembalian buku masih di buku besar sehingga meyulitkan petugas perpustakaan ketika ingin mencari data yang diiinginkan. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah sistem perpustakaan berbasis web yang dapat memudahkan calon peminjam melihat ketersediaan buku di perpustakaan dan membantu petugas perpustakaan mengelola data peminjaman dan pengembalian buku secara efektif dan efisien. Metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu waterfall yang memiliki tahapan analisis, desain, pengodean, pengujian. Hasil penelitian ini yaitu sebuah sistem informasi perpustakaan pada PPLWH Putri yang dapat mengelola data buku, data transaksi dan data laporan, dan untuk perbedaan sistem informasi perpustakaan dari sistem informasi perpustakaan yang lain ialah terdapat fitur notifikasi pesan kepada peminjam mengenai waktu pengembalian yang sudah jatuh tempo menggunakan whatsapp yang dilakukan oleh petugas perpustakaa
Evaluasi Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Senam di Jawa Tengah
Tujuan dari penelitian ini yakni bagaimana fakta data dapat diperoleh, serta mengkaji pembinaan dan pengembangan senam di Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan evaluasi berbasis CIPP. Rancangan penelitian ini menggunakan mixed-method sebab memakai data kuantitatif. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui triangulasi data penelitian. Adapun hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa mulai dari aspek context hingga product dalam pembinaan dan pengembangan senam menujukkan kategori rata-rata cukup baik. Pentingnya penelitian ini yakni dapat menjadi data rujukan penting bagi semua pelaku dan pembina olahraga untuk meningkatkan prestasinya melalui sistem tata kelola manajemen yang baik dan bena
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI ANAK TUNAGRAHITA
AbstractEducation is the right of all citizens regardless of origin, caste or physical condition of a person, including children with disabilities. As mandated in the Constitution Number 20 of 2003 concerning the National Education System in article 5 paragraphs 1 and 2 it is stated that "Every citizen has the same right to obtain quality education and "Every citizen who has physical, mental, intellectual and or social workers have the right to special education†(UU Sisdiknas 2003). Therefore, Islamic religious education must also be given to children with special needs, one of which is mentally retarded children, of course in the learning process using different learning strategies from the learning strategies applied to formal school students.Keywords: Mental retardation, Learning StrategyAbstrakPendidikan sebagai hak seluruh warga negara tanpa membedakan asal-usul, kasta maupun keadaan fisik seseorang, termasuk anak-anak yang memiliki kecacatan. Sebagaimana di amanatkan dalam UUD Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 5 ayat 1 dan 2 dinyatakan bahwa “Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu dan “Setiap warga Negara yang memiliki kelainan fisik, mental, intelektual dan atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus†(UU Sisdiknas 2003). Oleh sebab itulah pendidikan agama Islam juga harus diberikan kepada anak berkebutuhan khusus salah satunya adalah anak Tunagrahita, tentunya dalam proses pembelajarannya menggunakan strategi pembelajaran yang berbeda dengan strategi pembelajaran yang diterapkan pada siswa sekolah formal.Kata kunci: Tunagrahita, Strategi Pembelajara
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENCEGAHAN COVID 19 DI SD/MI KOTA MEDAN
Merebaknya virus Corona atau Covid-19 di China telah menyebar ke lebih dari 121 negara. Hal ini menyebabkan segala aspek dalam kehidupan terganggu, termasuk sektor pendidikan.Indonesia sendiri mengumumkan terkonfirmasi Virus Corona pada 2 Maret 2020. Sehingga pemerintah mengeluarkan fatwa melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melaksanakan pendidikan secara daring. Hasil penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala sekolah menjalankan tugasnya dalam penanganan mencegah penularan covid 19. Subjek penelitian dilakukan di SD Negeri 060855 dan MIN 4 Kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara, observasi, (trianggulasi) dan studi pustaka. Wawancara dilakukan dengan guru dan karyawan SD Negeri 060855 dan MIN 4 Kota Medan. Partisipan atau informan wawancara ini dipilih melalui beberapa kriteria, antara lain guru dan pegawai sekolah yang terlibat langsung oleh kepala sekolah dalam pencegahan covid-19. Keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan pengcodingan data sehingga menghasilkan kata kunci atau sebuah kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya; Pertama, kepala sekolah memberikan kebijakan belajar dari rumah. Kedua, membentuk tim Gugus Tugas. Ketiga, bekerjasama dan menjalin komunikasi dalam memecahkan masalah. Kata Kunci: Kepemimpinan; Kepala Sekolah; Covid-19; SD/MI