e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
    4995 research outputs found

    Pengaruh Variasi Tekanan Compression Moulding Terhadap Kekuatan Plastik Daur Ulang dari Bahan Polypropylene

    No full text
    Mesin compression moulding plastik adalah inovasi baru untuk mengolah limbah plastik dengan cara mendaur ulang, pada umumnya yang diketahui mesin compression moulding dalam skala besar, inovasi yang ditemukan membuat mesin compression moulding dalam skala kecil. Penelitian kali ini bertujuan mengurangi limbah plastik, mengetahui variasi tekanan cetak limbah plastik jenis polypropelene dalam uji tarik, uji makro dan uji densitas. Spesimen yang dibuat dengan menggunakan bahan yang sama polypropelene dengan variasi tekanan 5 kg/cm2, 7 kg/cm2, 10 kg/cm2, 12 kg/cm2, dan 15 kg/cm2. Hasil pengujian pada variasi tekanan 5, 7, 10, 12, 15 kg/cm2 ini mendapatkan hasil bahwa tekanan yang di berikan semakin besar akan mempengaruhi kekuatan tarik yang di hasilkan yaitu pada tekanan 15 kg/cm2 dengan kekuatan tarik sebesar 441,496 MPa, karena semakin besar tekanan yang diberikan maka semakin kecil kerapatan maka semakin besar pula daya tarik yang dihasilkan, uji makro yang dilakukan dengan variabel tekanan yang sama yaitu 5, 7, 10, 12, 15 kg/cm2 mendapatkan hasil yang sempurna pada tekanan 15 kg/cm2 pori yang terbentuk sangat minim/kecil, berpengaruhnya tekanan pada kerapatan pori yang terbentuk dan mempengaruhi sekali terhadap daya tarik yang dihasilkan, karena semakin besar tekanan yang di berikan maka semakin kecil udara yang ada di dalam spesimen sehingga terbentuk sempurna kerapatan pori yang terbentuk. Pengaruh variasi tekanan yang diberikan tidak berpengaruh terhadap hasil densitas/berat jenis pada penelitian ini

    DEWAN PERWAKILAN DAERAH (DPD): ANTARA PERWAKILAN DAERAH DAN PERWAKILAN PARTAI POLITIK

    No full text
    After the third amendment to the 1945 Constitution, the representative and parliamentary system in Indonesia changed from a unicameral system (one chamber) to a bicameral system (two chambers) consisting of the DPR and DPD. The DPR Chamber is filled with representatives of political parties with ideologies that represent all Indonesian people. While the DPD Chamber is occupied by regional representatives who bridge the territorial representation. Both have an equal position with strong legitimacy through general elections. But in political reality, DPD with limited authority cannot be separated from the influence of political parties. The DPD philosophy as a regional representative institution is challenged by the many interests of political parties in the DPD institution. Keywords: DPD, Regional Representatives, Political Partie

    DIPLOMASI INDONESIA DALAM MENANGANI MASALAH PENDIDIKAN ANAK TKI DI SABAH MALAYSIA

    No full text
    Fenomena banyaknya anak Pekerja Migran Indonesia di Sabah Malaysia yang tidak mendapatkan layanan Pendidikan, menarik untuk dikaji, mengingat anak anak PMI ini juga sebagai asset negara Indonesia. Mengingat berdasarkan hukum nasional dan internasional, pendidikan merupakan hak bagi setiap manusia. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui upaya pemerintah Indonesia dalam menangani masalah pendidikan anak TKI di Sabah. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif dengan menggunakan bantuan konsep softdiplomacy. Temuannya adalah Ada upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam menangani permasalahan anak anak PMI di Sabah Malaysia ini antara lain, membentuk SIKK, Community Learning Center (CLC), mengirimkan guru bina, dan membantu pengadaan dokumen kependudukan. Kata Kunci : Soft Diplomacy, Anak TKI Sabah, Community Learning Cente

    ANALISIS KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI BAWANG MERAH (Allium cepa L.) DI KECAMATAN MIJEN KABUPATEN DEMAK

    No full text
    Welfare is the final goal of the process of agricultural development in an area. The consumption pattern and the amount of consumption of farmer's household is an indication of the achievement of welfare in a farmer's household. This study aims to determine the consumption patterns of shallots farmers in the Pasir Village, determine the level of energy and protein adequacy of the household of the shallots farmers in the Sand Village and determine the level of food security of the shallots farmers in the Pasir Village (Johnsson and Toole model). Methods of data analysis were carried out using percentages of food expenditure, levels of energy and protein consumption, and cross indicators of food security levels. Sampling was done by purposive sampling method by dividing the two strata, strata I were 71 farmers and strata II were 33 farmers. The results of this study indicate that the percentage of food expenditure (PF) for strata I farmers is higher at 53.53% than strata II farmers at 40.15%. Shallot farmers in Pasir Village have been able to meet the energy and protein needs for household members, but have not yet reached the recommended AKE rate for WNPG XI in 2018 which is 2100 kcal / person / day. The food security status of strata I and II onion farmers in Pasir Village, Mijen District, Demak Regency is classified in the category of food security, namely the proportion of food expenditure ( 80%). Keywords: Consumption Pattern, Shallot, Energy, Protein

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Menggunakan E-Zakat dalam Membayar Zakat, Infaq, dan Sedekah

    No full text
    In the modern era like today, it also changes the model of financial transactions that were previously carried out conventionally, now it can be done digitally or online using financial technology. This digital transaction trend has also changed the payment methods for Zakat, Infaq, and Alms that were previously done conventionally, now it can be done digitally through the E-Zakat service provided by the Zakat Management Organization. In the last 5 years, there has been a significant trend of increasing digital payments of Zakat, Infaq, and Almsgiving. This has become a new phenomenon in collecting Zakat, Infaq, and Alms funds so that what factors also influence the interest of muzaki to use E-Zakat in paying Zakat, Infaq, and Alms so that there is a trend of increasing the intensity of digital ZIS payments needs to be known so that the collection Zakat, Infaq and Alms funds can be maximized. The population of this research is amil who work at OPZ at provincial and national scale in Semarang City who have opened E-Zakat service. The sampling technique used was quota sampling and the number of samples was 70 respondents. Primary data collection using a questionnaire method. Data were analyzed using descriptive analysis and Structural Equation Modeling (SEM) with the SmartPLS 3.0 analysis tool. The results show that Usability and Transparency have a significant positive effect, Risk has a significant negative effect on Interests in Using E-Zakat, but Accountability has no significant effect on Interests in Using E-Zakat in Paying Zakat, Infaq, and Alms. Based on the research results, it can be concluded that the interest in using E-Zakat in paying Zakat, Infaq, and Alms is influenced by the Usability, Risk and Transparency variables of the E-Zakat service. The suggestions from researchers for OPZ are expected to be able to maintain and improve the quality of service and add features for muzaki / donors. For further researchers, it is hoped that they can develop research by examining other factors that are thought to influence the interest in using E-Zakat in paying Zakat, Infaq, and Alms. It is expected to present the ease of use variable to complement the variable elements in the Technology Acceptance Model (TAM) theory. Keywords: E-Zakat, Zakat Management Organization, Management, Digital Transactions, ZIS, Onlin

    UJI AKTIVITAS GEL EKSTRAK ETANOL BUAH OKRA (Abelmoschus esculentus) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DERAJAT II KULIT PUNGGUNG KELINCI JANTAN GALUR NEW ZEALAND

    No full text
    Luka bakar (burn) merupakan cedera akibat paparan dengan sumber panas seperti listrik, zat kimia, atau radiasi. Tanaman yang terdapat senyawa fitokimia dengan aktivitasnya dalam penyembuhan luka bakar salah satunya adalah buah okra (Abelmoschus esculentus). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas penyembuhan luka bakar derajat II, dan konsentrasi efektif gel ekstrak etanol buah okra pada kulit punggung kelinci jantan galur New Zealand. Penelitian menggunakan 6 ekor kelinci jantan galur New Zealand, berumur 4 sampai 5 bulan dan berat badannya 2 sampai 3 kg. Masing-masing kelinci diberikan 5 kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan F1, F2 dan F3 diolesi gel ekstrak etanol buah okra 5%, 10%, dan 20%, kelompok F4 diolesi basis gel karbopol 940 dan kelompok F5 diolesi gel Bioplacenton®. Setiap hari diamati secara makroskopis hingga diameter luka tertutup sempurna (d=0). Pengujian statistika menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara K(-) dengan ketiga konsentrasi gel ekstrak etanol buah okra dalam pengujian pH, daya lekat, daya sebar dan viskositas, disimpulkan bahwa konsentrasi ekstrak etanol buah okra berpengaruh terhadap karakteristik gel. Gambaran makroskopis setelah pemberian gel ekstrak etanol buah okra F2 dan F3 menunjukkan adanya perbedaan tidak signifikan dibandingkan dengan K(+), menunjukkan bahwa konsentrasi 10% dan 20% merupakan konsentrasi efektif penyembuhan luka bakar. Kata kunci: buah okra (Abelmoschus esculentus), diameter luka, gel, luka baka

    EDUKASI MENJALANI HIDUP SEHAT PADA ERA “NEW NORMAL†DI RT 02 RW 03 KELURAHAN SINGOSARI KECAMATAN KEBOMAS KABUPATEN GRESIK

    No full text
    Sejak akhir Desember 2019, di Indonesia, jumlah pasien positif COVID-19 terus meningkat bahkan virus ini sudah menyebar melalui transmisi lokal di beberapa provinsi di Indonesia. Per 26 Juni 2020, Jawa Timur memiliki kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia. Kabupaten Gresik merupakan salah satu daerah yang termasuk zona merah. Hal ini harus dijadikan perhatian serius oleh masyarakat terutama pada era “New Normal. Sampai saat ini masih belum ditemukan obat yang terbukti secara klinis dapat mengobati COVID-19 ini. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman tentang Covid-19 terutama pencegahannya pada masyarakat di zona merah yaitu salah satunya ibu-ibu PKK PKK di RT 02 RW 03 Kelurahan Singosari Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Metode yang digunakan yaitu dengan menyampaikan materi dalam bentuk rekaman video yang dibagikan melalui WA Group. Pemahaman materi dilakukan dengan cara masyarakat mengisi kuesioner pretest dan posttest dalam bentuk Google Form. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat antusias dengan kegiatan ini. Selain itu terjadi peningkatan pemahaman tentang Covid-19. Kata kunci: Covid-19, Jawa Timur, New Normal, Pencegaha

    RUBUHA (RUMAH BURUNG HANTU) SAHABAT PETANI DESA TONDOMULYO

    No full text
    Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu masyarakat Desa Tondomulyo dalam mengatasi permasalahan hama tikus yang sedang dihadapi. Desa Tondomulyo terletak di Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati. Wilayahnya termasuk daerah dataran rendah, sehingga sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian di sektor pertanian yaitu petani padi. Dalam bercocok tanam para petani mengalami suatu permasalahan ancaman hama tikus. Desa Tondomulyo memiliki lahan pertanian yang luas dan hasil panennya kisaran 7-8 ton/ha. Namun, kerugian dari adanya hama tikus sangat meresahkan. Dalam sekali panen kerugiannya kisaran Rp. 1.036.000/ha, itu adalah 40% dari hasil panen. Untuk mengatasi permasalahan tersebut tim pengabdi memberikan sosialisasi dan pelatihan online pembuatan RUBUHA (Rumah Burung Hantu). Pembuatan RUBUHA merupakan alternatif pengendali hama tikus yang ramah lingkungan pada lahan pertanian. Target sasaran program ini adalah anggota kelompok tani “Tani Jaya†Desa Tondomulyo. Tujuan yang ingin dicapai adalah (1) membuat modul dan video tutorial pembuatan RUBUHA sebagai media pelatihan pada kelompok tani, (2) memberikan sosialisasi dan pelatihan online pembuatan RUBUHA, (3) mengetahui manfaat program pengabdian masyarakat bagi kelompok tani Desa Tondomulyo. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah teknik penyuluhan, teknik pelatihan dan pendampingan iptek. Kata Kunci: Hama Tikus, Petani, dan Rumah Burung Hantu

    PELATIHAN DARING PEMBUATAN SABUN HERBAL RAMAH LINGKUNGAN DI SMA MUHAMMADIYAH 12 JAKARTA TIMUR

    No full text
    Permasalahan lingkungan saat ini menjadi sorotan terutama di Indonesia karena meningkatnya volume sampah dan tingkat polusi baik yang terjadi di darat, udara maupun perairan. Masalah lingkungan ini dapat dikaitkan dengan pola konsumsi masyarakat seperti beberapa produk sabun mandi dan sabun cuci menggunakan deterjen yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan sekitar. SLS merupakan salah satu surfaktan anionik yang biasanya terkandung dalam berbagai produk sabun. Penggunaan deterjen untuk kegiatan industri dan rumah tangga menghasilkan limbah yang mengandung deterjen yang akan masuk ke dalam lingkungan. Sabun herbal adalah suatu jenis sabun yang umumnya berasal dari ekstrak tanaman dan minyak esensial yang dapat memiliki efek antibakteri. Jika dikaitkan dengan sabun yang ramah lingkungan, bahan-bahan campuran lain yang digunakan sebagai formulasi tidak mengandung senyawa ataupun kemasan yang berbahaya bagi lingkungan. Program ini dilaksanakan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan lingkungan, khususnya dalam membuat produk sabun yang ramah lingkungan. Mitra yang dipilih adalah siswa SMA yang diberi pelatihan pembuatan sabun herbal ramah lingkungan. Hasil program kemitraan ini adalah berupa pemahaman pada siswa SMA mengenai permasalahan lingkungan serta hasil pembuatan produk sabun herbal ramah lingkungan yang dapat digunakan pribadi atau dijual ke pasaran. Kata kunci: Herbal, Lingkungan, Sabun, SL

    PERAN TOKOH NAHDLATUL ULAMA DALAM PROSES PERUMUSAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA

    Get PDF
    The Investigating Committee for Preparatory Work for Indonesian Independence (Indonesian: Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) is a special committee tasked with investigating, studying and preparing other important matters related to governance issues in order to establish an independent Indonesian state, including formulating the national principles. There are two Nahdlatul Ulama (NU) figures who are members of BPUPKI, namely KH A. Wahid Hasyim and KH Masykur. NU, through its leaders, has contributed greatly to the formulation of Pancasila which is used as the national principles of Indonesian. Keywords: role, figures, Nahdlatul Ulama, Pancasila Abstraksi BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerekaan Indonesia) suatu badan khusus yang bertugas untuk menyelidiki, mempelajari dan memepersiapakan hal-hal penting lainnya yang terkait dengan masalah tata pemerintahan guna mendirikan suatu negara Indonesia merdeka, termasuk merumuskan dasar negara. Ada dua orang tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang menjadi anggota BPUPKI, yaitu KH A. Wahid Hasyim dan KH Masykur. NU melalui para tokohnya, telah memberi sumbangan yang besar terhadap perumusan Pancasila yang dijadikan sebagai dasar negara Indonesia. Kata Kunci: peran, tokoh, Nahdlatul Ulama, Pancasil

    2,412

    full texts

    4,995

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇