e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Peran Aktor Individu Non-Pemerintah Dalam Diplomasi Stakeholders: Studi Kasus Aktivis Lingkungan Greta Thunberg Tahun 2018-2019
Greta Thuberg menjadi salah satu individu yang menarik cukup banyak perhatian dunia. Hal tersebut diperolehnya melalui kampanye penyelamatan lingkungannya yang dinilai menentang banyak pihak dan juga elit politik di dunia. Aksi yang dilakukannya telah mendapatkan perhatian dari berbagai pemimpin dunia termasuk Donald Trump (USA) dan Vladimir Putin (Russia). Penelitian ini membahas mengenai pergesaran peran diplomasi yang sebelumnya terbatas pada aktor negara dan diplomat menjadi lebih luas hingga adanya peluang individu non-pemerintah untuk menjadi aktor diplomasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan perluasan konsep aktor diplomasi dalam dunia Hubungan Internasional yang memberikan peluang bagi aktor individu non-pemerintah.Konsep yang digunakan oleh Penulis didalam penelitian ini adalah konsep diplomasi stakeholders yang memiliki kriteria khusus dalam mengartikan aktor diplomasi. Kriteria tersebut ialah Ruang Institusional, Keterlibatan Aktor Non-Pemerintah, dan Pengakuan dari Aktor Pemegang Kepentingan. Metode yang digunakan Penulis dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan dengan pengambilan data sekunder dari sumber-sumber yang terpercaya. Hasil dari penelitian ini mampu membuktikan perluasan makna aktor diplomasi yang selalunya didominasi oleh negara dan diplomat, menjadi lebih luas dengan adanya peluang aktor individu non-pemerintah menggunakan contoh kasus aktivis lingkungan Greta Thunberg dan usahanya dalam gerakan Friday For Future (FFF) tahun 2018-2019.Kata Kunci: Diplomasi Stakeholders, FFF, Greta Thunberg, Perubahan Iklim, Aktivisme Lingkunga
Peran Diplomasi Multilateral Indonesia dalam Menghadapi Pandemi COVID-19
Pandemi COVID-19 telah mendorong berbagai negara bekerjasama menanganiwabah ini karena telah menjalar ke hampir 200 negara dan teritori di dunia. Penelitian inibertujuan untuk mengkaji peran diplomasi multilateral yang dilakukan Indonesia dalammenghadapi lingkungan global dimana pandemi COVID-19 terjadi. Penelitian dilakukandengan pendekatan kualitatif memanfaatkan data dari laporan berbagai lembaga danberbagai dokumen. Temuan penelitian adalah, Indonesia menempuh diplomasi jalurmultilateral di forum-forum global sebagai bagian dalam upaya memberikan kontribusikepada tata kelola kesehatan global. Selain itu, diplomasi multilateral menjadi instrumendalam mendapatkan vaksin melalui fasilitas COVAX. Diplomasi multilateral Indonesiajuga menjadi instrumen dalam menangani dampak COVID-19 di tingkat nasional.Kata kunci : diplomasi, multilateral, pandemi, COVID-19, global, kesehata
Pandemi Covid-19 Sebagai Isu Keamanan Internasional Dalam Pendekatan Feminisme Hubungan Internasional
Pandemi covid-19 yang mulai terjadi awal tahun 2020 di Wuhan,Tiongkok,telah menjadi isu dan permasalahan yang penting bagi dunia. Covid-19 yang lebih dikenal dengan virus corona kini menjadi ancaman yang serius bagi keamanan global. Sebagian besar negara-negara di dunia memberikan perhatian khusus untuk menangani penyebaran virus tersebut yang telah merenggut korban nyawa manusia serta menjadi ancaman serius bagi keamanan negara maupun setiap individu. Keamanan internasional merupakan salah satu kajian penting dalam studi hubungan internasional. Kajian ini tidak bisa dilepaskan dari studi hubungan internasional karena isu keamanan internasional menyangkut tidak hanya negara tetapi juga individu sebagai aktor dalam studi hubungan internasional. Dalam kajian keamanan internasional memiliki dua fokus yaitu keamanan tradisional seperti perang,perlombaan senjata dan proliferasi nuklir. Dan keamanan non-tradisional seperti pemanasan global,keamanan energi,keamanan lingkungan dan kesehatan publik. Pandemi covid-19 dapat dimasukan dalam isu keamanan non-tradisional. Kajian keamanan internasional dalam studi hubungan internasional sangat di dominasi dua pendekatan besar dalam hubungan internasional yaitu realisme dan liberalisme. Tulisan dalam makalah ini mencoba mengambil posisi yang berbeda yaitu melihat pandemi coid-19 sebagai isu keamanan global dari sudut pandang atau pendekatan Feminisme dalam studi hubungan internasional.Key Words : Pandemi Covid-19, Keamanan Internasional, Feminisme Hubungan Internasiona
Jebakan Regulasi Dan Anggaran Pemilihan Umum Pada Masa Pandemi Covid-19: Studi Kasus Di Negara Belarusia
Pandemi Covid-19 secara global yang dimulai pada akhir 2019 berdampakterhadap berbagai sisi kehidupan. Tidak hanya sektor kesehatan dan perekonomian,sejumlah agenda penting pun terpaksa harus diundur, demi mencegah kasus infeksi Covid-19 makin meluas. Di antara agenda penting itu adalah adanya pemilihan umum (pemilu)di sejumlah negara. Dalam kasus pemilu di Negara Belarusia, sejak awal keadaan daruratCovid-19, Presiden Lukashenko telah membantah keberadaan virus tersebut, mengejeknegara-negara yang memberlakukan langkah-langkah pembatasan dan menolak untukmenerapkan pembatasan lockdown atau aturan jarak sosial. Menjelang pemilu, kandidatoposisi dilarang mencalonkan diri, dipenjara, dan diancam dengan alasan hukum daripejabat pemerintah. Penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metodeempiris-politis, dengan menggunakan sumber jurnal sebagai rujukan primer. Analisispolitis dalam penelitian bersumber pada hasil penelitian Toby James bahwa pemilu dimasa pandemi covid-19 menunjukkan adanya jebakan regulasi dengan membuat aturanpemilu yang menguntungkan petahana dan jabakan anggaran karena keputusan jumlahanggaran ditentukan oleh petahana. Hal tersebut juga menandakan bahwa posisipenyelenggara pemilu yang menggunakan sistem campuran sangat rentan ataspenyalahgunaan kekuasaan petahana dalam penyelenggarakan pemilu di masa pandemicovid-19. Atas dasar tersebut penulisan ini berupaya untuk mengkaji aspek regulasi dananggaran dalam pelaksanaan pemilu di Negara Belarusia pada tahun 2020.Kata Kunci: Regulasi; Anggaran; Pemilihan Umum; Pandemi Covid-1
Rekonseptualisasi Keamanan Nasional - Post Pandemic Era
Intangible viruses have been changing allaspects in the order of human relationswhere the air we inhale daily has been changed to be the battlefield of spreading of deadlydisease. Almost of the countries in the world have been infected this deadly pandemy,including states of great, middle and small powers. They have attacked by 0.125micrometer viruses, and for almost 20 months, the viruses have infected more than 200million people around the world, four million of them are death.Borders of states which have been hard guarded become defunct in preventingthe spreading of this disease. And state defences which have been built for many decadespro to be meaningless.The viruses attack human body, neither ballistic missiles nor bombers andsubmarines. To understand this phenomena, in the context of national security, thisarticle will discuss how we should reoverview the concept of national securityandreexamine ideas of traditional and non traditional national securities. How the pandemywhich has been making million of people death, can be the core in the concept ofnational security
Arah dan Tatanan Politik Global Pasca Covid 19
Artikel ini membahas tentang arah dan tatanan politik global pasca Covid 19. Dunia menghadapi ketidakpastian masa depan akibat persebaran virus corona (Covid-19) yang telah mengancam keamanan transnasional dan meruntuhkan sistem keuangan global. Setelah sejumlah negara mengambil kebijakan lockdown dan penerbitan larangan perjalanan lintas negara, fondasi ekonomi dunia juga mulai terdampak cukup serius hingga berpotensi memunculkan resesi global. Akibatnya, negara-negara dipaksa oleh keadaan untuk mampu memenuhi kebutuhan internalnya dan mengurangi level ketergantungan terhadap pasokan logistik dari negara lain (self-sufficiency). Covid 19 Menguji negara siapa yang siap dan siapa yang tidak siap saat kemunculan virus covid 19. Kemunculan China dan menguatnya Kerjasama di lingkup regional ASEAN menjadi fenomena yang bisa dilihat pasca Covid 19.Kata Kunci: Covid 19, politik global, keamanan transnasiona
STUDI EKSPERIMEN KEAUSAN PIN BESI COR BERPELUMAS SAE 90 DENGAN VARIASI PEMBEBANAN MENGGUNAKAN TRIBOTESTER PIN-ON-DISC
Ilmu studi mekanika antara elemen mesin sangat diperlukan untuk sistem gerak mesin. Fenomena kegagalan dalam mekanisme perkontakan komponen salah satunya ditandai dengan berkurangnya umur pemakaian yang disebabkan oleh keausan. Penelitian keausan ini dilakukan untuk mengetahui volume dan tinggi keausan antara dua benda yang saling kontak pada jarak sliding tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian Pin-on-Disc, dimana pin dari material besi cor FCD 50 dan FCD 60 digesekkan dengan piringan dari AISI 52100. Kondisi gesekan ini berpelumas SAE 90 dengan menerapkan variasi pembebanan pada pin sebesar 10 N dan 20 N. Lebar keausan pada pin diukur dengan bantuan mikroskop metalografi kemudian hasil ini dimasukkan dalam sebuah persamaan untuk menghitung volume dan tinggi keausan. Keausan yang terjadi pada piringan diabaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume keausan dengan beban 10 N pada FCD 50 sebesar 1,1135E-05 mm3 pada jarak 300 m. Pada jarak sebelumnya tidak nampak adanya keausan pada foto mikro karena pengaruh pelumasan. Semakin lebar keausan yang terjadi pada hasil foto mikro, maka volume keausan dan tinggi keausan akan meningkat seiring dengan bertambahnya jarak sliding.
Kata kunci: Keausan, Pelumasan, Pin-on-Disc, FCD
PENGARUH LAMA PERENDAMAN PUPUK PHONSKA TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheumaspinosum)
Tujuan penelitian untuk mengetahui lama perendaman pupuk phonska yang baik untuk pertumbuhan rumput laut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalangkangan Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Bahan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah rumput laut (Eucheuma spinosum) berat awal pada setiap perlakuan yaitu 50 gr. Rancangan penelitian ini mengunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan, yaitu P1 kontrol (tanpa Pupuk), P2 (dosis pupuk phonska 3 g/l air salama 30 menit perendaman) P3 (dosis pupuk phonska 3 g/l air selama 60 menit perendaman) P4 (dosis pupuk phonska 3 g/l air selama 90 menit perendaman) P5 (dosis pupuk phonska 3 g/l air selama 120 menit perendaman), Pengamatan dilakukan pada umur rumput laut 50 hari. Rata-rata jumlah persentasi pertumbuhan mutlak rumput laut pada perlakuan P1; P2; P3; P4 dan P5 masing-masing adalah 133,2; 156,44; 263,94; 225,08 dan 192.79. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan P3 paling baik pertumbuhanya dalam pengunaan pupuk phonska untuk rumput laut (Eucheuma spinosum).
Kata kunci: pertumbuhan, phonska, spinosu
Optimalisasi Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Via Media Daring Di Tengah Pandemi Covid-19
Abstra
MEDIA MASSA, NEGARA DAN DEMOKRASI: KEKUATAN POLITIK MEDIA MASSA DALAM MENDORONG PROSES DEMOKRATISASI DI INDONESIA PASCA ORDE BARU
Politics is closely related to the mass media, because one of the aims of the mass media is to form general opinions on various matters, especially politics. Mass media with a persuasive function that is capable of public opinion and is able to influence opinions on developing political issues. Within the country, the centralization of the political role of the mass media has stated. The state has often emphasized the importance of the press in the nation-building process. The strength of the mass media lies in the ability of the mass media to present political events that can influence public perceptions and political actors regarding political developments.
Keywords: politics, mass media, country, democrac