e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
    4995 research outputs found

    IMPLEMENTATION OF THE MAKE A MATCH METHOD IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING ON STUDENTS WITH INTELLIGENCE IN SLBN SEMARANG

    No full text
    AbstractThe results showed (1) The design of the make a match learning method on the material of faith in angels can have avery good and very significant impact on the development of understanding of mentally retarded students at SLBN Semarang. (2) The implementation of the make a match method in PAI learning material Faith to angels makes an extraordinary contribution to the learning activities at SLBN Seamarang, seen from the development of understanding of mentally retarded students and also educators who teach PAI material and class teachers become more motivated and more creative in creating a pleasant atmosphere in learning. (3) The impact of implementing PAI learning material on Faith to angels on mentally retarded students at the SLBN Semarang, including: for students, they will be more active and happy in receiving learning materials, for teachers can add new scientific treasures and get new motivation to keep trying create more fun learning methods, parents are expected to be more proud and grateful, when they know their children can understand new understandings and are very useful in everyday lifeKata Kunci     :  Make A Match Method, Mental Retardatio

    EFFECT OF PH AND ADSORBENT DOSES ON MN (II) METAL ADSORPTION IN THE KALIGARANG RIVER SEMARANG CITY USING SYNTHETIC COCONUT SHELL POWDERED ACTIVATED CARBON (PAC)

    Get PDF
    Kaligarang River is the largest river in the Semarang, which looks clear but actually containing Mn metal above the permitted threshold. Excessive presence of Mn metal can cause problems for human being inside the brain (Parkinson's syndrome), liver, and kidneys. The aim of the study was to analyze the effect of the adsorbent dose and the pH of the solution containing Mn metal. The river water sample was tested at Tirta Moedal PDAM, Semarang; contaminated 1.075 mg/L heavy metal Mn. Based on Government Regulation No. 82 of 2001, the maximum allowable concentration of Mn in water is 0.1 mg/L. Adsorption with activated carbon is an effective method in processing Mn metal pollution. Activated carbon formed as powder from coconut shell size of 500 microns. The adsorption process was with a contact time of 90 minutes and a stirring speed of 210 rpm. The pH variables were pH 3, 7, and 12 and the adsorbent dose was 1, 5, 10 and 15 g /L. The adsorption results showed that the optimum conditions of the adsorption process occurred at pH 3 with an adsorbent dose of 15 g / L with percent absorption of Mn metal of 87.18%. Keywords: Activated carbon, Adsorption, Manganes

    STABILITAS ANTIOKSIDAN DAN TABIR SURYA SERTA HEDONIK SPRAY GEL EKSTRAK ETANOL DAUN BUAS-BUAS (Premna serratifolia L.) DENGAN VARIASI KARBOPOL 940 SEBAGAI BASIS

    Get PDF
    Daun buas-buas (Premna serratifolia L.) memiliki kandungan flavonoid yang dapat dimanfaatkan sebagai tabir surya. Karbopol 940 mampu meningkatkan stabilitas spray gel selama penyimpanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui stabilitas aktivitas antioksidan dan tabir surya serta kesukaan panelis terhadap spray gel ekstrak etanol daun buas-buas (EEDBB) dengan variasi Karbopol 940 selama penyimpanan. Spray gel EEDBB dibuat dengan variasi karbopol 940 yaitu 0,50% (F1); 0,75% (F2) dan 1,00% (F3). Spray gel kemudian disimpan pada suhu 4 ±2 °C selama 24 jam lalu dikeluarkan dan ditempatkan pada suhu 40± 2°C selama 24 jam selama 6 siklus. Sampel diuji aktivitas tabir surya secara in vitro dengan spektrofotometer UV-Vis dan antioksidan dengan DPPH. Data persen inhibisi dari antioksidan dan nilai SPF dari tabir surya dianalisis dengan statistik secara univariate. Hasil nilai SPF spray gel EEDBB selama 6 siklus penyimpanan tidak menunjukkan adanya perubahan signifikan (p > 0,05) dengan rentang nilai SPF seluruh formula adalah 10,24- 10,80 dan dikategorikan sebagai proteksi maksimal. Hasil persen inhibisi spray gel EEDBB selama 6 siklus penyimpanan menunjukkan adanya penurunan namun tidak signifikan. Rentang persen inhibisi pada seluruh formula yaitu 64,6 hingga 65,55 %. Hasil uji hedonik menunjukkan F3 memiliki skor kesukaan tertinggi dari panelis. Seluruh formula spray gel EEDBB dengan karbopol 940 memiliki aktivitas tabir surya dan antioksidan yang stabil selama stress condition dan dapat diterima panelis.Kata kunci: Antioksidan, hedonik, Premna serratifolia, stabilitas, tabir sury

    Sistem Konservasi Pertanian pada Tanah Regosol dengan Teknologi IoT Smart Biosoildam

    Get PDF
    Tujuan dari analisis peningkatan laju infiltrasi tanah pada agroland Andosol dengan melibatkan pupuk hayati MA-11 pada Biosoildam. Sebagai kontrol adalah tanah asli tanpa dipicu aktivitas mikroba. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2020 di areal agroland bawang merah di Kecamatan Kepahiyang. Penelitian ini menggunakan double ring infiltrometer untuk mengukur infiltrasi tanah dengan tiga kali ulangan pada setiap jarak dari Biohole dan menggunakan electrolit conductor (EC) untuk mengukur kesuburan tanah dengan konsentrasi ion garam dan kemasaman tanah. Pengukuran dilakukan setiap lima menit dan periode pengamatan setiap lima belas hari selama empat puluh lima hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju infiltrasi, kapasitas infiltrasi, kesuburan & keasaman tertinggi terjadi pada tanah yang menggunakan pupuk hayati MA-11.Laju infiltrasi menunjukkan nilai konstan pada tingkat 80 sampai 110 cm/jam yang dicapai setelah hari ke-28. Sedangkan nilai EC dalam kondisi stabil dicapai pada hari ke-30 dengan nilai antara 935 - 1185 uS/cm. Sehingga aktivitas agens hayati pada tanah Andosol dengan tingkat infiltrasi akan optimal pada hari ke-33

    Sistem Informasi Pengolahan Data Nilai Siswa Berbasis Web Pada MTS Matholi’ul Huda Pucakwangi

    No full text
    Pengolahan nilai adalah bagian dari kegiatan belajar mengajar (KBM ) di sekolah, yang berperan penting sebagai alat ukur prestasi siswa. Dengan adanya pengolahan dan manajemen yang baik maka proses pengolahan data nilai menjadi lebih mudah dan akurat. Madrasah Tsanawiyah Matholi’ul Huda penilaian siswa didiknya telah menerapkan standar kurikulum 2013, yang mengacu pada aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Dalam proses penilaian terhadap siswa yang dilakukan masih kurang efektif karena membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pengerjaannya, mengingat jumlah siswa yang semakin banyak. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan suatu sistem informasi untuk mempermudah dan mempercepat proses pengolahan data nilai siswa. Metode yang digunakan adalah menggunakan Metode Waterfall. Perancangan Sistem menggunakan UML dan implementasi menggunakan PHP dan MySQL. Hasil dari sistem informasi pengolahan data nilai siswa pada Mts Matholi’ul Huda ini memberikan informasi kepada setiap guru mata pelajaran dalam penginputan nilai dan guru wali ketika ingin mencetak hasil laporan belajar siswa atau raport

    Studi Pengaruh Desain 6-Fasa Terhadap Torsi dan Kecepatan Motor Induksi 3-Fasa dengan Sistem Desain Dua Lapis Semi Simetris

    No full text
    Penelitian ini untuk mengkaji pengaruh desain 6 fasa terhadap torsi dan kecepatan motor induksi 3 fasa dengan sistem desain dua lapis semi simetris. Dimana motor ini tetap disuplay dengan sumber 3 fasa. Penelitian dilakukan di laboratorium sistem tenaga Teknik Elektro Institut Teknologi Padang. Penelitian dilakukan untuk membandingkan kinerja motor induksi 3 fasa yang didesain 6 fasa dengan desain dua lapis semi simetris. Kajian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh torsi dan kecepatan motor induksi 3 fasa kinvensional terhadap desain 6 fasa dua lapis semi simetris. Kumparan pada desain 6 fasa dengan lapisan semi simetris yang digunakan adalah desain 2 lapisan kumparan pada motor induksi 3 fasa. Motor induksi yang menjadi objek penelitian adalah motor induksi 3 fasa, 1,1 KW, 2 HP,380 V/Y, 4,3/2.5 A, 50 HZ dan 2830 rpm. Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil data torsi dan kecepatan yang hampir sama untuk kedua motor. Hal itu dikarenakan kumparan 6 fasa yang di desain dua lapis semi simetris pada motor induksi 3 fasa konvensional memiliki jarak lapisan kumparannya adalah 0º (nol derajat). Yang membedakannya hanya lapisan kumparan pada masing masing motor. Motor induksi 3 fasa konvensional memiliki desain kumparan satu lapisan sedangkan motor induksi 3 fasa desain 6 fasa semi simetris memiliki bentuk desain kumparan dua lapisan atau ganda

    Desain Prototype Penambahan Arrester pada Arcing Horn (Saluran Transmisi Payakumbuh-Kotopanjang 150 kv pada Area Cadas)

    Get PDF
    Petir merupakan fenomena alam yang terjadi secara alami dan tidak dapat kita cegah. petir mempengaruhi sistem transmisi penyaluran daya listrik ke pelanggan pengguna listrik. Petir dapat merusak komponen yang ada pada menara transmisi, yang membuat sistem tramsmisi daya listrik menjadi terganggu. Menara transmisi yang berada di daerah perbukitan yang tinggi membuat menara transmisi menjadi sasaran utama petir untuk menyalurkan kelebihan muatannya akibat gesekan elektron di awan. Khusunya saluran transmisi 150 kV Payakumbuh-Koto Panjang di Sumatra Barat yang memiliki gangguan petir sebesar 66% Menurut data Pusat Pengendalian Distribusi dan Beban Sumatra (P3B Sumatra). Salah satu komponen yang digunakan untuk mengurangi kerusakan isolator akibat sambaran petir adalah arcing horn. Namun itu tidak cukup, maka dari itu perlu adanya gabungan komponen arcing horn dengan arrester. Dengan menggabungkan dua komponen tersebut tegangan lebih yang diakibatkan oleh sambaran petir bisa dipotong oleh arrester. Penambahan arrester pada sisi isolator mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap tegangan surja, dengan menambahkan 2 arrester pada sisi isolator tegangan yang mampu di potong oleh arrester adalah 88,3% dari tegangan surja yang diberikan dan jika menggunakan 1 arrester tegangan yang terpotong adalah 79,1% dari tegangan petir yang di berikan berdasarkan simulasi EMTP

    MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MELALUI PROBLEM BASED LEARNING DI SDN MEDANI 02

    No full text
    Abstrak  Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini diawali dengan observasi terhadap kegiatan pembelajaran di kelas III SD Negeri medani 02 Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati  untuk mengetahui permasalahan yang terdapat di kelas tersebut. Permasalahan yang ditemukan yaitu mengenai motivasi dan hasil belajar siswa sebagaian besar masih di bawah KKM dan kegiatan pembelajaran masih menggunakan model konvensional seperti ceramah. Oleh karena itu, dalam penelitian ini pembelajaran Matematika dengan menerapkan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Apakah model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Menentukan 2 bilangan yang jumlahnya sudah diketahui serta Membuat Permasalahan Berkaitan Dengan Penjumlahan Dua Bilangan Cacah Dengan Hasil yang Ditentukan Sendiri di kelas III SD Negeri Medani 02 dan Apakah Model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan Motivasi peserta didik pada materi Menentukan 2 bilangan yang jumlahnya sudah diketahui serta Membuat Permasalahan Berkaitan Dengan Penjumlahan Dua Bilangan Cacah Dengan Hasil yang Ditentukan Sendiri di kelas III SD Negeri Medani 02. Penelitian ini bertujuan Mendeskripsikan peningkatan aktivitas peserta didik pada muatan pelajaran Matematika  dengan menggunakan model PBL, Meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika dengan model PBL. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. PTK ini dilaksanakan di kelas III SD Negeri Medani 02 dengan jumlah siswa 7 orang yang terdiri dari 2 orang siswa laki dan 5 orang siswa perempuan. Model Pembelajaran Problem Based Learning ini terdiri dari lima langkah, Orientasi peserta didik pada masalah,Mengorganisasi peserta didik untuk belajar, Membimbing pengalaman individual atau kelompok, Mengembangkan dan menyajikan hasil karya,Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah  . Instrumen yang digunakan dalam PTK ini terdiri dari lembar observasi terhadap guru dan siswa serta lembar evalusi yang berupa tes tertulis. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa setiap siklus. Nilai ketuntasan hasil belajar siswa 57 % pada siklus I dan siklus II meningkat menjadi 100% total peningkatan 43 %, serta rata-rata nilai 62,0 pada siklus I, dan pada siklus II menjadi 98,0 total peningkatan 36 poin. Berdasarkan hasil belajar tersebut, penerapan Model pembelajaran PBL (Problem Based learning) dalam pembelajaran Matematika dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, peneliti menyarankan guru- guru untuk menerapkan Model pembelajaran PBL (Problem Based learning) dalam pembelajaran khususnya pembelajaran Matematika.Kata Kunci : Model pembelajaran Problem Based learning  AbstractThis Classroom Action Research (CAR) begins with observations of learning activities in class III SD Negeri Medani 02, Cluwak District, Pati Regency to find out the problems in that class. The problems found were about the motivation and learning outcomes of students, most of which were still under the KKM and learning activities still used conventional models such as lectures. Therefore, in this study, learning mathematics by applying the PBL (Problem Based Learning) Learning Model. The formulation of the problem in this study is whether the problem-based learning model can improve student learning outcomes in the material Determining 2 numbers whose numbers are known and Making Problems Related to Addition of Two Count Numbers with Determined Results in class III SD Negeri Medani 02 and whether the problem-based learning model can increase student motivation in the material Determine 2 numbers whose numbers are known and Make Problems Related to the Addition of Two Count Numbers with Determined Results Alone in class III SD Negeri Medani 02. This study aims to describe the increase in student activity in Mathematics subject matter using the PBL model, improve student learning outcomes in Mathematics subjects with the PBL. This research was conducted in two cycles. This CAR is carried out in class III SD Negeri Medani 02 with a total of 7 students consisting of 2 male students and 5 female students. This Problem Based Learning Learning Model consists of five steps, Orientation of students to problems, Organizing students to learn, Guiding individual or group experiences, Developing and presenting work, Analyzing and evaluating the problem solving process. The instruments used in this CAR consist of observation sheets for teachers and students as well as evaluation sheets in the form of written tests. The results showed an increase in student learning outcomes each cycle. The completeness value of student learning outcomes was 57% in cycle I and cycle II increased to 100%, a total increase of 43%, and the average value of 62.0 in cycle I, and in cycle II to 98.0 a total increase of 36 points. Based on these learning outcomes, the application of PBL (Problem Based learning) learning model in Mathematics learning can increase student motivation and learning outcomes. Therefore, researchers suggest teachers to apply the PBL (Problem Based learning) learning model in learning, especially mathematics learning.Keywords: Problem Based learning learning mode

    Peran KOMNAS HAM Dalam Konsistensi Kebebasan Berekspresi Terhadap Pendirian Gereja Baptis Indonesia (GBI)

    No full text
    The purpose of this research is to find out, though, how human rights is involved in mediating the conflict, in a problem, according to the development of temple services in Tlogosari Kulon, Pedurungan district, Semarang city. Based on that goal, the study uses qualitative methods. As for the research location, it is in the Tlogosari Kulon, tPedurungan district, the semarang city. The description done includes data description and data interpretation description. Based on the results of studies it can be known how human rights organizations become an agency that plays an active role in their efforts to educate, study, research, and mediation which are applied in problematic areas to the development of a house of worship in the central city of Semarang, central Java a few years ago. The reasons raised by those concerned about the establishment of religious houses are reasonable and tend to be based solely on assumptions, which, of course, are baseless and likely to divide existing diversity, and injure the values of unity

    Variasi Jarak Antar Pelat dan Ketebalan Pelat Eletroda Terhadap Kinerja Generator HHO Model Wet Cell

    No full text
    Gas HHO merupakan gas hasil pemecahan air murni (H2O) melalui proses elektrolisis. Elektrolisis air pada dasarnya dilakukan dengan mengalirkan arus listrik searah (DC) ke dalam air melalui dua buah elektroda yaitu anoda (+) dan katoda (-).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jarak antar pelat elektroda dan terhadap kinerja generator HHO model wet cell. Dalam pengujian selama 15 menit, daya terbesar didapat pada generator HHO dengan jarak antar pelat 5 mm yaitu 154,56 Watt dan daya terkecil didapat pada generator HHO dengan jarak antar pelat 3 mm yaitu 133,4 Watt. Generator HHO dengan efisiensi terbaik didapat pada generator dengan jarak antar pelat 5 mm dengan efisiensi sebesar 83,4 %. Ketebalan pelat elektroda 0,5 mm menghasilkan laju produksi terbesar dengan nilai sebesar 20,0 ml/s dan laju produksi terendah dihasilkan pada variasi ketebalan pelat elektroda 1,2 mm dengan nilai sebesar 15,8 ml/s. Daya konsumsi generator HHO terbesar dihasilkan pada ketebalan pelat elektroda 0,5 mm yaitu 119,78 Watt. Pemakaian daya yang besar dikarenakan semakin besar arus listrik yang digunakan pada proses elektrolisis. Dari hasil perhitungan generator HHO dengan efisiensi terbaik didapat pada generator dengan ketebalan pelat elektroda 0,5 mm dengan efisiensi sebesar 79,55 %

    2,412

    full texts

    4,995

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇