e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
ISOLASI CARBOXYMETHYL CELLULOSE (CMC) DENGAN MEMANFAATAN LIMBAH TONGKOS SAWIT SEBAGAI PENGGANTIN CMC KOMERSIL
Produk limbah padat industri dari produksi minyak kelapa sawit mentah (CPO) dikenal sebagai tandan buah kelapa sawit kosong (tongkos). Saat ini banyaknya tongkos kelapa sawit yang berlimpah tanpa pengelolaan dan pengolahan yang baik, sehingga perlu difikirkan pemanfaatannya yang lebih berguna yang tidak menyebabkan pencemaran lingkungan. Adapun tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses sintesis dan karateristik carboxymethyl cellulose (CMC) hasil sintesis dari TKKS. Tahapan proses sintesis CMC dari TKKS yaitu melalui proses isolasi α-selulosa (delignifikasi, swelling, bleaching, dan hidrolisis) alkalisasi dan karboksimetilasi. Analisis CMC dari TKKS ditinjau dengan beberapa parameter uji seperti parameter uji organoleptik, pH, viskositas, derajat subsitusi, kemurnian dan analisa FTIR. Hasil penelitian diperoleh CMC dari limbah TKKS menunjukan hasil yang baik berdasarkan hasil uji telah memenuhi standar SNI 06-3726-1995. Hasil uji organoleptic CMC dari limbah TKKS berbentuk serbuk hablur, berwarna krim (putih kekuningan), dan tidak berbau. Serta CMC limbah TKKS ini pH 7,3 dengan viskositas 8,96 cP serta nilai derajat subsitusi 0,8 dan kemurnian 99,41%. CMC dari TKKS yang dihasilkan menunjukkan gugus fungsi O-H, C-H, dan C-O yang memiliki difraksi sinar-X dan spektra FTIR yang setara dengan CMC komersia
PENGARUH PENGETAHUAN, PROMOSI, RELIGIUSITAS DAN PENDAPATAN KONSUMEN TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENJADI NASABAH PEMBIAYAAN DI KSPPS BMT NURUL JANNAH GRESIK
This research was conducted to determine the effect of knowledge, promotion, religiosity, and consumer income on decision-making to become financing customers at KSPPS BMT Nurul Jannah Gresik. This analysis includes a validity and reliability test, a class assumption test, a multiple regression analysis test, hypothesis testing through the t-test and the f-test, and determination (R2). The results of this study indicate that knowledge (X1) has a partially positive and significant influence on customer decisions. This is based on the results of the t-test of knowledge = 3.122, then T count > T table or 3.122 > 1.664, with a significance value of 0.001 < 0.05. Promotion (X2) has no partial positive and significant effect on customer decisions. this is based on the results of T count Promotion = 1.367, then T count > T table, or 1.367 > 1.664 with a significance value of 0.175 > 0.05. Religiosity (X3) has a positive and partially significant effect on customer decisions, this is based on the results of T count: Religiosity = 2.093, then T count > T table, or 2.093 > 1.664, with a significance value of 0.039 < 0.05. Income (X4) has a positive and partially significant effect on customer decisions, this is based on the results of T count Income = 6,500, then T count > T table or 6,500 > 1.664 with a significance value of 0,000 < 0.05. Based on the determination test, the R square value shows 0.744, or the equivalent of 74.4%. This indicates that 74.4% contributed to the influence of factors such as knowledge, promotion, religiosity, and income on the decision to become a financing customer at KSPPS BMT Nurul Jannah Gresik. Meanwhile, the remaining 25.6% is influenced by other factors. Â
COMPARATIVE ANALYSIS OF BANKRUPTCY PREDICTION METHODS OF ALTMAN, SPRINGATE, AND ZMIJEWSKI
This study aims to determine the results of the bankruptcy prediction calculation score, to find out whether there are differences in bankruptcy prediction and to find out which bankruptcy prediction model is the most accurate in predicting bankruptcy altman, springate and zmijewski methods. This type of research uses quantitative research with a comparative approach. This study uses the population of real estate and property companies listed on the IDX in 2019-2021 on the www.idx.com website. Sampling was carried out by purposive sampling so that a sample of 80 companies was obtained. Data analysis techniques in this study used the Normality Test and the Kruskall Wallis Test using SPSS 26 and the Accuracy Level Test. The results of the Kruskal Wallis Test illustrate that there is a significant difference between the three methods used with significant values of 0.005 or < 0.05. The results of this study revealed that the Zmijewski Model is the most accurate bankruptcy prediction model in predicting the bankruptcy of real estate and property companies with a total accuracy rate of 86.67% and an error rate of 13.33%
PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA (STUDY EMPIRIS MAHASISWA AKTIF ANGKATAN 2021 FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS WAHID HASYIM)
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan kewirausahaan dan motivasi berwirausaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa aktif angkatan 2021 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wahid Hasyim. Metode penelitian ini adalah simple random sampling (acak) survei dengan pendekatan analisis kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif angkatan 2021 Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan sample 80 mahasiswa. Data diolah dengan menggunakan bantuan SPSS.Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis pertama membuktikan bahwa pengetahuan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha dengan nilai sig 0,004 < 0,05 dan t hitung 2,995 > t tabel 1,994.Kemudian hipotesis kedua membuktikan bahwa motivasi berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha dengan nilai sig 0,000 < 0,05 dan t hitung 13,587 > 1,994. Maka kesimpulannya adalah pengetahuan kewirausahaan dan motivasi berwirausaha dinyatakan berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa aktif angkatan 2021 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wahid Hasyim. Kata kunci : Pengetahuan Kewirausahaan; Motivasi; Berwirausah
IMPLEMENTASI KURIKULUM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA MUHAMMADIYAH 1 KECAMATAN DEMAK KABUPATEN DEMAK
The aim of this research is to determine the implementation of the Islamic Religious Education Learning Curriculum at Muhammadiyah 1 High School, Demak District, Demak Regency. This research is descriptive qualitative data collection techniques using observation, observation, interviews and documentation. The results of research on the implementation of the Islamic Religious Education Learning Curriculum at Muhammadiyah 1 High School, Demak District, Demak Regency for the 2021/2022 academic year, prioritize learning experiences as evidenced by increasing standards of completeness, implemented with the characteristic of looking at environmental situations and conditions, arranged based on school autonomy, looking at the vision and mission and Content Standards (SI) and Graduate Competency Standards (SKL), are implemented by looking at the conditions of students and the conditions of modern society around them so that their implementation is more about real results in everyday life, practice in everyday life so that learning and implementation are more progressive and dynamic, supporting factors for students leading to the achievement of grades by referring to the Vision and Mission which tends towards the formation of graduates who have skills and life skills, Islamic Religious Education learning methods are supplemented with superior methods, namely active learning methods, namely learning using computer media, and practices in daily life such as reciting the Al-Qur'an.Keywords: Curriculum, Islamic Religious Education LearningAbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui Implementasi Kurikulum Pembelajaran Pendidikan agama Islam Di SMA Muhammadiyah 1 Kecamatan Demak Kabupaten Demak. Penelitian ini dekskiptif kualitatif teknik pengumpulan data dengan pengamatan, obsevasi, wawancara, dan dokmentasi. Hasil penelitian Implementasi Kurikulum Pembelajaran Pendidikan agama Islam Di SMA Muhammadiyah 1 Kecamatan Demak Kabupaten Demak Tahun Pelajaran 2021/2022, mengedepankan pengalaman belajar yang dibuktikan dengan meningkatnya standar ketuntasan dilaksanakan dengan ciri khas melihat situasi dan kondisi lingkungan disusun berdasarkan otonomi sekolah melihat kepada visi dan misi serta Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), dilaksanakan dengan melihat kondisi peserta didik dan keadaan masyarakat yang modern sekitar sehingga pelaksanaanya lebih kepada hasil riil dalam kehidupan sehari-hari, pengamalan dalam kehidupan sehari-hari sehingga pembelajaran dan pelaksanaanya lebih progresif dan dinamis, faktor Pendukung peserta didik mengarah kepada ketercapaiannya nilai dengan mengacu Visi dan Misi yang lebih cenderung kepada arah pembentukan kelulusan yang memiliki ketrampilan dan kecakapan hidup, Metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam ditambah dengan metode unggulan yaitu metode aktif learning yaitu pembelajaran dengan memanfaatkan media computer, dan praktik dalam kehidupan sehari seperti mengaji Al-Qur'an.Kata kunci: Kurikulum, Pembelajaran Pendidikan Agama Isla
DAMPAK PENERAPAN PROGRAM LIMA HARI SEKOLAH TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PAI DI SMK NEGERI 1 KALASAN
This study aims to determine the impact of implementing the five-day school program at SMK N 1 Kalasan. The research data was collected through interviews, observation, and documentation. The data that has been obtained is then analyzed by reduction, display, and concluding. The results of this study indicate that the implementation of the five-day school program has a positive impact on the pedagogic competence of PAI teachers, namely increasing teacher creativity in developing learning strategies, implementing learning can be carried out better, and assessing student attitudes can be carried out optimally. While the negative impact caused by the implementation of the five-day school program is only temporary, namely at the beginning of the adaptation, teachers and students experience fatigue and learning becomes less conducive.Keyword: Five schools day programme, teacher pedagogical competenceAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan program lima hari sekolah di SMK N 1 Kalasan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan reduksi, display dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan program lima hari sekolah memberikan dampak positif terhadap kompetensi pedagogik guru PAI, yakni meningkatkan kreativitas guru dalam menyusun strategi pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dapat dilakukan dengan lebih baik, penilaian sikap siswa dapat dilaksanakan dengan maksimal. Sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan oleh penerapan program  lima hari sekolah hanya bersifat temporer yakni pada awal adaptasinya guru maupun siswa mengalami kelelahan dan pembelajaran menjadi kurang kondusif.Kata Kunci: program lima hari sekolah, kompetensi pedagogik guru
STRATEGI MEMBANGUN KREATIVITAS PERGURUAN TINGGI SLAM DI ERA SOCIETY 5.0
Perubahan dunia makin cepat tak terelakkan. Mengharuskan semua komponen beradaptasi dan memitigasi berbagai tantangan di depan. Tak terkecuali perguruan tinggi Islam sebagai entitas penggerak perubahan sosial masyarakat. Dalam menjalankan mandat dan perannya, perguruan tinggi Islam menghadapi banyak tantangan meskipun tersedia peluang prospektif yang menjanjikan. Artikel ini bertujuan untuk menjawab dua persoalan penting yang dihadapi perguruan tinggi Islam. Pertama, bagaimana melakukan adaptasi kurikulum perguruan tinggi Islam agar relevan dengan kebutuhan pengembangan ilmu, dunia industri dan masa depan lulusan Perguruan Tinggi. Kedua, bagaimana mendesain kurikulum program studi ilmu keagamaan agar tetap relevan dan diminati di era society 5.0. Artikel ini menggunakan model pengambilan data secara kualitatif dengan studi kepustakaan (library research) dan pendekatan filosofis. Artikel ini menghasilkan dua hal yaitu, adaptasi kurikulum perguruan tinggi Islam dilakukan dengan mengintegrasikan paradigma pendidikan yang pro keterbukaan terhadap perubahan dan keragaman multikompleks, serta mendesain kurikulum yang mengakomodir penguasaan kompetensi abad 21 (creative, communicative, critical thinking, collaboration) termasuk mengintegrasikan artificial intelligent (AI) dalam semua mata kuliah serta nilai-nilai universalitas yang menjadi acuan global dengan tetap menonjolkan identitas diri yang kuat.Kata kunci: Kreatifitas, adaptasi kurikulum, society 5.0AbstractWorld change is increasingly rapid and inevitable. Requires all components to adapt and mitigate the various challenges ahead. Islamic universities are no exception as entities driving social change in society. In carrying out its mandate and role, Islamic universities face many challenges even though promising prospective opportunities are available. This article aims to answer two important problems facing Islamic universities. First, how to adapt the Islamic higher education curriculum so that it is relevant to the needs of scientific development, the industrial world and the future of higher education graduates. Second, how to design the religious studies program curriculum so that it remains relevant and popular in the era of society 5.0. This article uses a qualitative data collection model with library research and a philosophical approach. This article produces two things, namely, adapting the Islamic higher education curriculum by integrating an educational paradigm that supports openness to change and multi-complex diversity, as well as designing a curriculum that accommodates the mastery of 21st century competencies (creative, communicative, critical thinking, collaboration) including integrating artificial intelligence ( AI) in all subjects as well as universal values that are a global reference while still highlighting a strong self-identity.Keywords: Creativity, curriculum adaptation, society 5.
KRITIK SOSIAL TAHLILAN MENURUT MISBAH MUSTHOFA DALAM KITAB TAFSIR AL-IKLIL FI MA’ANI AL-TANZIL
This article will discuss Misbah Musthofa's thoughts on criticism of the tahlilan tradition carried out by the local community. The tahlilan tradition is a culture of Muslim communities in Indonesia which is still carried out today and has even become a mandatory agenda for Muslim communities as a routine every Friday night. This is based on theological beliefs and the benefits of tahlilan for its readers, as well as the socio-cultural traditions that accompany it. Tahlilan activities in the Indonesian Muslim community, if highlighted in terms of sect and belief, refer to the NU (Nahdlotul Ulama) community. This agenda is very embedded and even legitimizes that people who carry out tahlilan are indirectly categorized as members of the NU (Nahdlotul Ulama) community. The research that will be discussed in this article is how Misbah Musthofa's views in his tafsir book respond to the tahlilan tradition in Muslim society in general. This research is included in the library research category, namely the pressure of research data from the library. The results of this research are; The interpretation shown by Misbah Musthofa is basically that he does not justify whether the law is permissible or not, but rather on the manners of Muslims towards the teachings that have been determined by the Al-Qur'an, and Misbah Musthofa does not prohibit the tahlilan procession, but rather a person's sincerity when holding it. hajat, and the reading of the tahlil that he spoke about was done simply.Keywords : Social Criticism, Tahlilan, Misbah Musthofa                          AbstrakTulisan ini akan membahas tentang pemikiran Misbah Musthofa mengkritik tentang tradisi tahlilan yang dijalankan oleh masyarakat setempat. Tradisi tahlilan merupakan budaya masyarakat Muslim di Indonesia yang sampai saat ini masih dijalankan bahkan menjadi sebuah agenda wajib bagi masyarakat Muslim sebagai rutinan setiap malam jum’at. Hal itu didasarkan pada kepercayaan yang bersifat teologis dan manfaat tahlilan bagi pembacanya, serta tradisi sosio-kultural yang menyertainya. Kegiatan tahlilan di masyarakat Muslim Indonesia, jika di sorot pada segi aliran dan keyakinan, merujuk kepada kalangan masyarakat NU (Nahdlotul Ulama). Agenda tersebut sangat melekat bahkan menjadi legitimasi bahwa orang yang melakukan tahlilan, secara tidak langsung di kategorikan sebagai kalangan masyarakat NU (Nahdlotul Ulama). Adapun penelitian yang akan di bahas pada tulisan ini adalah bagaimana pandangan Misbah Musthofa dalam kitab tafsirnya menanggapi tradisi tahlilan di masyarakat Muslim pada umumnya. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian pustaka, yaitu menekankan data penelitian dari pustaka. Hasil dari penelitian ini ialah; Penafsiran yang ditunjukkan oleh Misbah Musthofa pada dasarnya ia tidak menjustifikasi terkait hukumnya boleh apa tidak, melainkan lebih ke adab umat Muslim terhadap ajaran yang telah ditentukan oleh Al-Qur`an, dan Misbah Musthofa tidak melarang prosesi tahlilan, tetapi lebih kepada keikhlasan seseorang ketika mengadakan hajat, dan pembacaan tahlil hendaknya dilakukan secara sederhana.Kata kunci : Kritik Sosial, Tahlilan, Misbah Musthof
AKSIOLOGI NILAI PENDEKATAN DAN STRATEGI PENANAMAN NILAI DALAM PENDIDIKAN
The writing of this paper, aimed at knowing the meaning of the axiology of value, and the educational approach, as well as any strategy used in the planting of values in Islamic education institutions, the results became a refencing for us as development In supporting tasks according to their respective professions Education is the process of humanization, which is the effort to cultivate the potential, as an accepted from God, if not developed, the whole potential to be stagnant, and sluggish development, through the various Pemibingan , direction, to be made, to grow and develop positive potential beneficial for himself and his fellow, while the behavior of the potential negative (Akhlak Madzmumah) as much as possible not to pack, so that people do not have animal behavior. Creating human value is a heavy duty from the beginning to the elderly, carried out continuously, sustainably, and istiqomah, with various approaches and strategies used and involve Steakholher that exist, so that the science is easily digested and accepted by reason, and heart, internalize in the students, so that the speech of the beam of divine value.Keywords: approaches and strategies, values, Islamic education                          AbstrakPenulisan makalah ini, Bertujuan untuk mengetahui makna aksiologi nilai, dan pendekatan pendidikan, serta strategi apa saja yang digunakan dalam penanaman nilai-nilai di lembaga pendidikan Islam, hasilnya menjadi acuan bagi kita sebagai pengembangan dalam menunjang tugas sesuai profesi masing-masing. Pendidikan adalah proses humanisasi, yaitu usaha untuk mengolah potensi, sebagai sesuatu yang diterima dari Tuhan, jika tidak dikembangkan, seluruh potensi menjadi stagnan, dan lamban perkembangannya, melalui berbagai Pemibingan, arahan, untuk dijadikan, untuk ditumbuhkan. dan mengembangkan potensi positif yang bermanfaat bagi dirinya dan sesamanya, sedangkan perilaku potensi negatif (Akhlak Madzmumah) sebisa mungkin tidak dikemas, agar masyarakat tidak memiliki perilaku binatang. Menciptakan nilai-nilai kemanusiaan merupakan sebuah tugas berat sejak dini hingga lanjut usia, dilakukan secara terus menerus, berkesinambungan, dan istiqomah, dengan berbagai pendekatan dan strategi yang digunakan serta melibatkan Steakholher yang ada, agar ilmu tersebut mudah dicerna dan diterima oleh akal, dan hati, menginternalisasikan dalam diri peserta didik, sehingga tuturan tersebut memancarkan pancaran nilai ketuhanan.Kata Kunci: pendekatan dan strategi, nilai-nilai, pendidikan Isla
PENDIDIKAN ISLAM DI ERA SOCIETY 5.0 SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUN
The writing of this article aims to increase understanding of Islamic education in the era of society 5.0, which will benefit many people. As it is known that Islamic education is an important component in science, it has a function to develop Islamic education through thinking, research, and developing ideas. Improving the quality of Islamic education around the world should be appreciated because the times are progressing at an incredible pace. By using materials and sources from relevant books and journals, this research uses the method of literature study. The researcher's previous ideas had significant merit and correlated with the scientific reviews provided by the authors. This article explains Islamic education in the era of society 5.0 in improving tightening science in accordance with Islamic teachings. Research offers the concept of character education or akhlaq education in anticipation of changes in the 5.0 era. The government has also anticipated by presenting Permendikbud No. 23 of 2015 concerning the Growth of Ethics or abbreviated as PBP has explained various basic concepts of character educationKeywords : Islamic Education, Society Era 5.0, Science                          AbstrakPenulisan artikel ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pendidikan Islam di era masyarakat 5.0, yang akan bermanfaat bagi banyak orang. Sebagaimana diketahui bahwa pendidikan Islam adalah komponen penting dalam ilmu pengetahuan, hal ini memiliki fungsi untuk mengembangkan pendidikan Islam melalui pemikiran, penelitian, dan pengembangan gagasan. Meningkatkan kualitas pendidikan Islam di seluruh dunia harus dihargai karena kemajuan zaman yang terjadi dengan kecepatan yang luar biasa. Dengan menggunakan bahan dan sumber dari buku dan jurnal yang relevan, penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Gagasan peneliti sebelumnya memiliki manfaat yang signifikan dan berkorelasi dengan ulasan ilmiah yang diberikan oleh penulis. Artikel ini menjelaskan pendidikan Islam di era masyarakat 5.0 dalam peningkatan ilmu pengetahuan sesuai dengan ajaran Islam. Penelitian menawarkan konsep Pendidikan karakter atau Pendidikan akhlaq dalam mengantisipasi perubahan era 5.0. Pemerintah juga telah mengantisipasi dengan hadirkan Permendikbud No. 23 tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti atau disingkat PBP sudah menjelaskan mengenai berbagai konsep dasar pendidikan karakterKata kunci : Pendidikan Islam, Era Society 5.0, Ilmu Pengetahua