e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
    4995 research outputs found

    Evaluasi Efektivitas dan Efisiensi BRT Trans Semarang Koridor IV pada Trayek Semarang – Boja

    Get PDF
    Kawasan perbatasan Kota Semarang semakin berkembang dan mobilisasinya turut meningkat. Masyarakat di perbatasan Kota Semarang, tepatnya Kecamatan Boja perlu mendapatkan pelayanan angkutan umum yang efektif dalam melayani masyarakatnya untuk berkegiatan menuju pusat Kota Semarang. Dua moda angkutan umum yang beroperasi pada trayek Semarang – Boja yang akan dievaluasi adalah BRT Trans Semarang Koridor IV dan Angkutan Umum Perkotaan (AUP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode pengumpulan data dengan survei dan metode analisis deskriptif kuantitatif terhadap indikator performa untuk mengetahui peningkatan efektivitas dan efisiensi pelayanan angkutan umum di trayek Semarang – Boja. Hasil dari penelitian ini menyatakan terjadi peningkatan efektivitas dan efisiensi pelayanan pada trayek Semarang – Boja apabila menerapkan sistem BRT beroperasi di Halte Jrakah – Terminal Cangkiran dan AUP beroperasi hanya di Terminal Cangkiran – Terminal Boja. Saran dari penelitian ini adalah pertimbangan menghapus Angkutan Umum Perkotaan (AUP) yang beroperasi pada rute Halte Jrakah – Terminal Cangkiran agar pelayanan BRT Trans Semarang Koridor IV pada trayek Semarang – Boja dapat beroperasi lebih efektif dan efisien, dan studi lebih lanjut terkait peningkatan efektivitas dan efisiensi pelayanan angkutan umum pada wilayah sisi perbatasan lain di Kota Semarang

    Tradisi Pembuangan Ayam Jawa di Jembatan Kali Progo oleh Keluarga Pengantin dalam Perspektif Urf

    No full text
    Abstract The throwing of chickens at Kali Progo bridge by the bride and groom's families is one of the traditional Javanese wedding ceremony traditions that we still see in Jombor Village. When the bridal procession's second journey passes through a large river, this tradition is carried out. The purpose of this research is to learn about Urf tradition of dumping chickens at Kali Progo bridge by the bride's family, as well as the origins of this tradition. This qualitative study examines and directly observes the lives of people who still practice historical, anthropological, and Islamic legal approaches. Data collection techniques were used to collect primary data from interviews with traditional leaders, religious leaders, and residents of Jombor Village who still practice this tradition. Books, documents, journals, and other secondary data sources were used, and they were then analyzed using descriptive methods. The findings of the study show that Islam forbids the belief that throwing away chickens will provide safety, because Allah SWT is the only one who can provide salvation. The urf aspect, which is based on syara' and the framework of ushul fiqh, also states that it is not permissible to do so, because this tradition includes urf fasid, which are actions that are not in accordance with the Quran and hadith or make the group's journey to difficult location. Furthermore, this tradition wastes previously discarded chickens. Keywords: Tradition; Java Chicken; Urf Abstrak Salah satu tradisi upacara pernikahan adat Jawa yang masih sering kita jumpai di Desa Jombor salah satunya adalah tradisi membuang ayam dijembatan kali progooleh keluarga pengantin baik pengantin putra maupun pengantin putri. Tradisi ini dilakukan saaat iring -iringan pengantin yang perjalanan keduanya melewati sungai yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang tradisi pembuangan ayam di jembatan Kali Progo oleh keluarga pengantin dalam perspektif urf dan asal mula adanya tradisi tersebut. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan sejarah, antropologi dan hukum Islam dengan melihat dan mengamati secara langsung kehidupan masyarakat yang masih melakukannya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat Desa Jombor yang masih melakukan tradisi tersebut. Sumber data sekunder diperoleh dari buku-buku, dokumen, jurnal dan lain-lain kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama Islam tidak membolehkan meyakini dengan membuang ayam akan memberikan keselamatan, karena yang memberikan keselamatan hanyalah Allah SWT. Segi urf yang disandarkan pada syara’ dan Kerangka ushul fiqh juga menyatakan tidak diperbolehkan untuk dilakukan, karena tradisi ini temasuk urf fasid , yakni perbuatan yang tidak selaras dengan al-Quran dan hadits atau menyulitkan proses perjalanan rombongan menuju lokasi. Selain itu, tradisi ini memubadzirkan ayam yang telah dibuang

    IMPLEMENTATION OF INQUIRY METHODS IN INCREASING STUDENT ACTIVENESS AND LEARNING ACHIEVEMENT IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION (PAI) SUBJECTS AT NAHDLATUL ULAMA MIDDLE SCHOOL 'PACE.

    No full text
    Islamic religious education is one of the most important subjects. As a strategy of planting and forming commendable morality. Considering the position of PAI is so important, learning should be carried out with the right method in order to create a conducive, active, creative and critical learning environment. Apart from the many learning methods that can be used by a teacher, the teacher as a learning resource as well as a deliverer of Islamic religious education must choose the accuracy of the method used in teaching. This study will focus on the Inquiry learning method. This research will find about: 1) Inquiry method learning planning, 2) Inquiry method learning implementation and 3) Assessment and learning outcomes of Inquiry method learning in increasing student activeness and learning achievement in PAI subjects at SMK NU Pace Nganjuk.This study used a qualitative approach and the type of research used was classroom action research (PTK). Researchers act as participants. Sources of data were obtained from the principal, PAI subject teachers, teacher councils, and students. Data collection procedures using the method of observation, interviews, and documentation. Data analysis by means of data reduction, data presentation, conclusion and data verification.Research Results: The conclusion from the results of this study is that implementing the inquiry method in Islamic Education subjects can increase the activeness and learning achievement of class XI accounting students of SMK NU Pace Nganjuk

    PROBLEMATIKA MEMBACA MENULIS DAN BERHITUNG (CALISTUNG) PADA PESERTA DIDIK KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian dilakukan bertujuan menemukan faktor faktor dan upaya problematis calistung pada peserta didik kelas rendah UPT SD Negeri 104 Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Hasil penelitian 43% peserta didik kelas I dan II memiliki kemampaun calistung rendah dan 14% peserta didik kelas III memiliki kemampuan calistung rendah. Problematis calistung pada peserta didik kelas rendah UPT SD Negeri 104 Gresik dipengaruhi pleh faktor internal yaitu kemampuan intelektual peserta didik yakni disleksia, disgrafia, dan diskalkulia, faktor eksternal yaitu orang tua, guru, lingkungan sosial, dan sarana prasarana. Peran orang tua, guru, dan lingkungan sangat penting bagi perkembangan peserta didik. Sarana prasarana juga menjadi hal terpenting dalam meningkatkan motivasi peserta didik dalam belajar. Perhatian dan pendampingan khusus harus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam belajar calistung. Guru dan orangtua harus dapat berinovasi menciptakan media belajar yang kreatif agar disenangi anak. Kegiatan pembelajaran tetap memperhatikan psikologis anak agar mereka tidak merasa tertekan

    Pertanggungjawaban Pidana Atas Pelanggaran Prinsip Kehati-Hatian Dalam Pemberian Kredit

    No full text
    Belakangan ini telah terjadi kasus pidana perbankan terhadap pelanggaran penerapan prinsip kehati-hatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan pertanggung jawaban hukum terhadap tindak pidana perbankan menurut Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum dengan Yuridis Normatif dengan melakukan pengkajian pertanggungjawaban pidana dalam kejahatan perbankan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Metode Kepustakaan dan metode pendekatan kasus (case approach). Hasip penelitian ditemukan bahwa, Bentuk pertanggungjawaban yang berlaku pada tindak pidana usaha bank adalah sama dengan konsep pertanggungjawaban pada tindak pidana yakni pengurus dan/atau korporasi berbuat, pengurus bertanggungjawab. Korporasi sebagai badan hukum yang bukan berbentuk recht person tidak dapat menjalankan hukuman pidana berupa kurungan badan. Korporasi hanya mungkin menjalankan putusan pengadilan sepanjang yang berkaitan dengan penggantian kerugian ataupun apabila eksistensi/ izin usahanya dicabut. Namun dalam putusan pengadilan atas kasus tindak pidana korupsi, hukuman pidana berupa denda maupun kurungan badan pada umumnya merupakan satu kesatuan. Dalam hal ini, ketentuan pidana yang ada dalam Undang-Undang Perbankan tidak langsung diterapkan apabila terjadi tindak pidana. Bahwa ketentuan pidana dalam Undang-Undang Perbankan bersifat ultimum remedium, penerapan ketentuan pidana dilakukan setelah berbagai upaya administrasi dilakukan terlebih dahulu

    Memantik Semangat Karya dan Kreativitas Masyarakat Kelompok PKK Kelurahan Kalongan-Ungaran Timur-Semarang Pasca Pandemi Covid-19 melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring dan Deterjen Cair

    No full text
    Dampak Covid-19 menimbulkan permasalahan yang sangat kompleks dan krisis yang luar biasa (extraordinary). Upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 dilakukan pemerintah Indonesia melalui kebijakan social distancing dan PSBB. Namun dampak Covid-19 tetap berimbas pada lesunya perekonomian dalam rumah tangga. Banyak UMKM tidak mampu membayar upah pekerja, karyawan dirumahkan bahkan diPHK. Di sisi lain, kebutuhan hidup dalam keluarga harus tetap berjalan, bahkan meningkat akibat efek pandemi Covid-19. Kondisi ini memantik inspirasi Ketua RT 02 RW 13 Dusun Ngaliyan, Kelurahan Kalongan, Ungaran, Semarang untuk mengadakan pelatihan pembuatan house hold product yang dapat untuk konsumsi sendiri, dan dapat dijual guna menyokong perekonomian keluarga. Dengan menggandeng Tim Pengabdian, pada hari Minggu, tanggal 27 Maret 2022 bertempat di rumah bapak Tomi Wibisono selaku Ketua RT, diadakan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring dan Deterjen Cair bagi Ibu-ibu PKK setempat. Pelatihan dilakukan dalam tiga tahap kegiatan, yaitu penyuluhan dengan pemberian materi dan motivasi, pelatihan pembuatan sabun cuci piring dan deterjen cair, pelatihan pengemasan produk. Dalam pelatihan ini, setiap peserta mendapatkan dua paket bahan dan peralatan sederhana untuk pembuatan kedua produk tersebut. Setiap peserta diminta praktek secara mandiri dengan dibimbing dosen dan mahasiswa dari Tim Pengabdian. Hasil pelatihan kali ini menunjukkan respon positif dan antusiasme mitra. Mitra sangat bersemangat dalam berpraktek, dan berhasil membuat kedua produk tersebut dengan hasil yang baik, mitra termotivasi untuk membuat sabun cuci piring dan deterjen cair untuk dijual guna mencari peluang mendapatkan penghasilan.Kata kunci:  House hold product, pelatihan, PKK.Abstract. The impact of Covid-19 has caused very complex problems and extraordinary crises (extraordinary). Efforts to prevent the spread of the Covid-19 virus have been carried out by the Indonesian government through social distancing and PSBB policies. However, the impact of Covid-19 still has an impact on the sluggish economy in the household. Many “UMKM†are unable to pay workers' wages, employees are laid off and even laid off. On the other hand, the necessities of life in the family must continue, even increasing due to the effects of the Covid-19 pandemic. This condition inspired the Head of RT 02 RW 13, Ngaliyan Hamlet, Kalongan Village, Ungaran, Semarang to conduct training on making house hold products that can be used for personal consumption and can be sold to support the family's economy. By cooperating with the Community Service Team, on Sunday, March 27, 2022 at the house of Mr. Tomi Wibisono as the Head of the RT, a Training on Making Dish Soap and Liquid Detergent was held for local PKK women. The training was carried out in three stages of activity, namely counseling by providing material and motivation, training on making dish soap and liquid detergent, training on product packaging. In this training, each participant received two packages of simple materials and equipment for the manufacture of these two products. Each participant is asked to practice independently under the guidance of lecturers and students from the Service Team. The results of this training show a positive response and enthusiasm of partners. Partners are very passionate about their practice, and succeeded in making both products with good results, partners are motivated to make dish soap and liquid detergent to sell in order to find opportunities to earn income.Keywords: house hold product, training, PKK

    Pengaruh Lama Usaha, Jam Kerja, Produk dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pendapatan Pedagang Wisata Religi Makam Sunan Kalijaga Kadilangu Demak

    No full text
    This study aims to determine and analyze the effect of length of business, working hours, product and level of education on the income of traders. The type of research used in this research is quantitative research. The sample in this study were 50 traders. The type of data obtained in this study is from primary data. Primary data was obtained directly from the main source by filling out a questionnaire directly distributed to traders around the Sunan Kalijaga tomb tourism. The data processing and analysis process uses the data analysis method used in this study is Partial Least Square (PLS) with the help of SmartPLS 3.0 software. The results of this study indicate that there is a positive effect on the length of business on income and the product has a positive effect on income, while working hours have no effect on income, education level has no effect on income. Keywords: Length of Business, Hours of Work, Product, Level of Education and Incom

    Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Melalui Pendaftaran Sistematis Lengkap Di Kantor Pertanahan Kota Semarang

    Get PDF
    Perlindungan hukum ha katas tanah dijamin dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria (UUPA). Pemerintah berkewajiban untuk melaksanakan pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia. Dasar hukum pelaksanaan pendaftaran tanah di Indonesia diatur dalam Pasal 19 ayat (1) UUPA, yang menyebutkan untuk menjamin kepastian hukum hak-hak atas tanah harus didaftarkan. Pemberian sertifikat tanah melalui program  Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan upaya pemerintah dalam melindungi kepemilikan tanah dan pengakuan hukum rakyat. Penyelenggaraan PTSL kebijakan yang dilaksanakan pemerintah melalui Kementrian Agraria Penerbitan dan pemberian sertifikat tanah sebagai keputusan pejabat yang berwenang tentunya mendapat pengakuan hukum, karena penerbitan dan pemberian sertifikat tanah melalui pelaksanaan PTSL dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Keabsahan sertifkat melalui pendaftaran tanah sistematis lengkap, dapat dilihat dari dua aspek, pertama keabsahan formalitas, yaitu sertifikat tanah diterbitkan oleh lembaga yang berwenang. Keabsahan materil sertifikast tanah masih bersifat relatif, karena sistem pendaftaran tanah menganut stlsel negatif yang bertendensi positif. Perlindungan hukum bagi pemegang sertifikat tanah melalui pendaftaran tanah sistematis lengkap, yakni adanya jaminan kepastian hukum bagi pemilik tanah, karena sertifikat tanah melalui bukti kepemilikan dan sebagai alat pembuktian di pengadilan. Oleh karenanya, sertifikat tanah dianggap sah dan pihak yang tertera dalam sertifikat dianggap sebagai pemilik tanah sepanjang tidak ada piha lain yang dapat membuktikan sebaliknya.Perlindungan Hukum terhadap Pemegang Tanah yang belum bersertifikat HM (Hak Milik) melalui Pendaftaran Tanah Secara Sistematis Lengkap (PTSL) di Kantor Pertanahan Kota Semarang ada dua yaitu Pertama, perlindungan hukum preventif adalah perlindungan hukum yang lebih mengarah untuk mencegah terjadinya sengketa. Dan kedua, Perlindungan hukum represif, yaitu bentuk perlindungan hukum yang arahnya lebih kepada upaya penyelesaian sengketa

    Implementasi Pasal 7 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Administrasi Kependudukan (Studi Di Kota Surakarta)

    No full text
    Pasal 7 Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Administrasi Kependudukan menjelaskan bahwa Pemerintah kabupaten/kota berkewajiban dan bertanggung jawab menyelenggarakan urusan Administrasi Kependudukan, yang dilakukan oleh bupati/walikota sesuai kewenangan. Pelayanan KTP di Kota Suarakarta dilakukan oleh kedua lembaga yaitu Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil dan Kecamatan,berdasarkan pasal 7 ayat (1). Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Implementasi atau pelaksanaan pelayanan dan pengawasan atas penyelenggaraan administrasi kependudukan di Kota Surakarta dan Kendala apa saja yang muncul pada pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dengan pengumpulan data dari studi lapangan dan studi pustaka. Untuk mengetahui apakah ada singkronisasi antar peraturan yang berlaku dengan praktik dilapangan. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Implementasi atau pelaksanaan pelayanan dan pengawasan atas administrasi kependudukan di Kota Surakarta sudah efektif karena menggunakan dan melaksanakan pasal 7 Undang-undang No 24 Tahun 2013 tentang Administrasi  kependudukan, dan sesuai dengan peraturan yang sudah ada. Dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kota Surakarta berdasarkan asas otonomi daerah dan tugas pembantuan, mempunyai fungsi serta berbagai inovasi agar membahagiakan serta memudahkan masyrakat. Upaya Dinas kependudukan dan pencatatan sipil sudah sesuai dan sudah maksimal dengan apa yang diharapkan masyarakat,dengan memberikan wewenang kepada Kecamatan untuk melakukan Pengurusan Administrasi, sehingga yang bersangkutan membuat masyarakat bisa lebih mudah untuk membuat KTP atau kepengurusan yang berhubungan dengan administrasi kependudukan lainnya

    كمبوديا 50 عاما من بناء السلم الاجتماعي والهرب من أشباح الخمير الحمر

    No full text
     ملخص:عانت بعض الأقليات المسلمة ÙÙŠ جنوب شرق آسيا من العداء الشيوعي ضـد الإسلام والمسلمين، ومارست الأنظمة الشيوعيـة ولا تزال الهجمات الإلحـادية والإبادة الجماعية ضد الأقليات المسلمـة ÙÙŠ بعض بلدان آسـيـا، وإن كـانت آثار الحقبـة الشيوعيـة مازالت باقـيـة Ùـي النÙوس، ÙˆÙÙŠ الحـيـاة الاجتماعية والاقتصادية والثقاÙية.وتعتبر مملكة كمبوديا نموذجا لتلك الأقليات التي عانت من مذابح الإبادة الجماعية التي ارتكبها الخمير الحمر ÙÙŠ سبعينيات القرن العشرين.وتتناول هذه الدراسة موضوع: "كمبوديا 50 عاما من بناء السلم الاجتماعي والهرب من أشباح الخمير الحمر"ØŒ حيث تعرض هذا البلد لأبشع إبادة جماعية لردح من الزمن، سعى خلالها المجتمع الدولي إلى إحلال السلام ÙÙŠ تلك المنطقة، توجت تلك الجهود بتوقيع Ø§ØªÙØ§Ù‚يّة باريس للسلام أو ما ØªØ¹Ø±Ù Ø¨Ø§ØªÙØ§Ù‚يّة كمبوديا الشاملة للسلام عام 1991Ù….الكلمات Ø§Ù„Ù…ÙØªØ§Ø­ÙŠØ©: كمبوديا، الخمير الحمر، الإبادة الجماعية، السلم.AbstractSome Muslim minorities in Southeast Asia suffered from communist hostility against Islam and Muslims, and communist regimes were practiced and atheistic attacks and mass extermination against Muslim minorities are still in some countries of Asia, although the effects of the communist era still remain on the souls, and also in social, economic and cultural life.The Kingdom of Cambodia is considered as a model for those minorities that suffered from the genocide committed by The Khmer Rouge  in the 1970s.This study deals with the topic: « “Cambodia is 50 years of building social peace and escaping from the ghosts of The Khmer Rouge (the suffering of the homeland», as this country was shown to the most heinous genocide for a period of time, during which the international community sought to bring peace to that region, these efforts culminated in the signature of The Paris Peace Agreement or what is known as the Cambodia Comprehensive Peace Agreement of 1991.Key words: Cambodia, The Khmer Rouge, genocide, peace

    2,412

    full texts

    4,995

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇