e-Publikasi Ilmiah Unwahas (Universitas Wahid Hasyim)
Not a member yet
4995 research outputs found
Sort by
Pengaruh Parameter Pemotongan Proses CNC Wet Milling Stainless Steel AISI 316 Terhadap Kekasaran Permukaan
Proses pemesinan CNC wet milling pada material stainless steel AISI 316 dengan beberapa parameter pemotongan telah berhasil dilakukan dalam penelitian ini. Analisis optimasi parameter pemotongan menggunakan metode Taguchi dengan teknik perhitungan S/N ratio dan ANOVA. Untuk merancang proses eksperimentasi CNC wet milling dengan tiga parameter pemotongan yang bervariasi, maka digunakan teknik L9 orthogonal array. Dari tabel S/N ratio yang telah dianalisis, maka didapatkan bahwa kecepatan pemotongan (feed rate) menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap perubahan kekasaran permukaan bila dibandingkan dengan parameter kecepatan spindel dan kedalaman pemotongan pada material stainless steel AISI 316. Disisi lain, hasil pengolahan data ANOVA menunjukkan bahwa persentase kontribusi spindle speed lebih berpengaruh terhadap kekasaran permukaan bila dibandingkan feed rate. Paramater pemotongan optimal yang ditunjukkan dari spindle speed sebesar 3184 rpm, feed rate sebesar 541,4 mm/min dan depth of cut sebesar 0,3 mm. Parameter pemotongan optimal yang merupakan hasil proses eksperimen ini telah dibandingkan dengan nilai prediksi yang selanjutnya memperlihatkan korelasi yang berkaitan dengan nilai error yang relatif sangat kecil. Maka dari itu, penelitian ini memberikan sumbangsih pengembangan yang signifikan pada peningkatan machineability, kualitas, dan produktifitas proses pemesinan CNC milling untuk material stainless steel AISI 316
Analisis Minyak Hasil Pirolisis Biomassa Limbah Aren dan Limbah Plastik Polypropylene Terhadap Kuantitas Minyak Hasil Pirolisis
Ketergantungan pada bahan bakar fosil menjadi masalah saat ini khususnya di Indonesia karena ketersediaannya yang berkurang dan sifatnya yang tidak dapat diperbarui. Salah satu bentuk energi alternatif untuk menggantikan bahan bakar fosil adalah pirolisis biomassa. Biomassa dari limbah industri tepung aren di Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten memiliki potensi energi yang perlu dimanfaatkan dengan mengolah limbah menjadi RDF-4. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio variasi RDF-4 campuran biomassa limbah aren dan limbah plastik polypropyplene (PP) terhadap kuantitas. Peneltian ini dilakukan dengan cara melakukan proses pirolisis terhadap RDF-4 campuran biomassa limbah aren dan limbah plastik PP dengan rasio komposisi 100%:0%, 75%:25%, 50%:50%, 25%:75%, dan 0%:100%.Hasil pengujian menunjukkan adanya pengaruh variasi rasio komposisi RDF-4 campuran biomassa limbah aren dan limbah plastik PP terhadap kuantitas. RDF-4 campuran biomassa limbah aren dan limbah plastik PP yang tidak dicampur dengan biomassa limbah aren dapat menghasilkan minyak pirolisis dengan kuantitas terbanyak dan cenderung memiliki kualitas yang baik. RDF-4 rasio campuran 100% plastik PP mampu menghasilkan minyak hasil pirolisis terbanyak sebesar 577,67 ml dengan suhu pirolisis tertinggi mencapai 375° C pada T1, 326,5° C pada T2, dan 336° C pada T3
Analisis Pengaruh Bentuk Infill Terhadap Kekuatan Tarik pada Spesimen ASTM D638-14 Material Polylatic Acid Produk Mesin Cetak 3D
Banyak produk berbahan dasar plastik hasil cetakan mesin printer 3D yang belum teruji kekuatannya. Kekuatan produk cetakan tergantung dari bahan yang dipakai dan jenis internal geometry (infill). Penelitian ini bertujuan menganalisa kekuatan hasil cetakan 3D printer berbahan polylactic acid (PLA) dengan variasi densitas infill dan bentuk infill. Spesimen ASTM D638-14 dicetak menggunakan printer 3D dengan lima bentuk variasi infill, yaitu cubic, grid, gyroid, Hilbert curve dan honeycomb. Masing-masing infill tersebut mempunyai densitas infill 30% dan 60%. Uji tarik dilakukan untuk mengetahui kekuatan tarik dari masing-masing spesimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesimen dengan densitas infill 30% kekuatan tertinggi terjadi pada bentuk infill honeycomb dengan nilai 22,64 MPa dan terendah terjadi pada infill grid dengan nilai 19,81 MPa. Pada spesimen dengan densitas 60% kekuatan tertinggi terjadi pada infill honeycomb dengan nilai 27,52 MPa dan terendah terjadi pada infill Hilbert curve dengan nilai 22,04 MPa. Secara umum bentuk patahan hasil uji tarik membentuk sudut 60° untuk semua jenis infill. Semakin besar densitas infill material cenderung lebih getas dibandingkan densitas infill yang lebih kecil
E-Marketplace Komunitas Penjual Kelapa Kopyor di Kabupaten Pati
AbstrakKelapa kopyor adalah tanaman kelapa yang mengalami mutasi genetik alami. Kelapa kopyor adalah varian kelapa yang ditemukan pada populasi kelapa normal. Kelapa kopyor merupakan produk andalan dengan nilai ekonomi tinggi, tekstur lembut dan berdaging yang sebagian besar tidak menempel pada tempurung. Tanaman kelapa kopyor ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu daerah sentra produksi kelapa kopyor yaitu Kabupaten Pati. Tetapi saat ini masih banyak para konsumen kelapa kopyor yang belum mengetahui tempat penjualan kelapa kopyor sesuai dengan yang diinginkan. Melihat masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk membangun marketplace serta membuat rancang bangun aplikasi komunitas penjual kelapa kopyor berbasis website yang diharapkan mampu memberikan informasi secara tepat kepada para konsumen dan penjual kelapa kopyor sebagai media penunjang komunitas penjual kelapa kopyor di Kabupaten Pati. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi E-Marketplace berbasis website yang dapat diakses melalui desktop maupun mobile.Â
Nilai Overall Equipment Effectiveness pada Boiler Babcock SFB 40 di PT. X
Evaluasi kinerja mesin diperlukan untuk peningkatan kinerja produksi gula pada PT. X, salah satunya dapat dilakukan dengan perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Penelitian ini dilakukan pada mesin Boiler Babcock SFB 40 Kapasitas 40 Ton/Jam. Tujuan dari penelitian ini adalah nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang didasarkan pada faktor availability, performance dan rate of quality. Untuk dibandingkan nilai OEE perusahaan yang didapat dengan standar Overall Equipment Effectiveness World Class dan dilanjutkan dengan identifikasi six big losses dan mengetahui akar penyebab nilai OEE dengan menggunakan diagram sebab akibat. Perhitungan didapatkan nilai Availability sebesar 99,67%, Performance sebesar 42,76% dan Quality sebesar 100% dan rata-rata OEE yaitu sebesar 42,59%. Diketahui bahwa nilai OEE tersebut berada pada standar OEE yaitu 85%, akan tetapi nilai performance dari Boiler masih dibawah standar performance JIPM yaitu 95% , sehingga dapat dilakukan tindakan perbaikan yang tepat untuk peningkatkan nilai efektivitasan mesin Boiler Babcock SFB 40 kapasitas 40 Ton/Ja
Penerapan E-Marketplace pada Komunitas Penjual Batik Kudus Berbasis Web
Perkembangan teknologi informasi periode ini sudah semakin pesat. Sehinggan teknologi informasi dapat membantu penjualan, mengolah data penjualan, memasarkan produk penjualan. Dengan adanya aplikasi E-marketplace komunitas penjual batik berbasis web ini mempermudah masyarakat memilih produk hanya dengan mengunjungi situs web, dan dapat meningkatkan potensi daerah kota kudus dan dapat membantu pelanggan dalam mencari data yang benar, pesat, dan akurat. Serta pertumbuhan zaman, sistem perdaganggan traditional kurang diminati. Sehingga dirancang sebuah sistem E-marketplace sebagai sarana jual beli secara online
KAJIAN KESENJANGAN KETERSEDIAAN LAHAN DAN POTENSI PENGEMBANGAN PERTANIAN DI WILAYAH TENGGARONG SEBERANG
This study examines the gap between land availability and agricultural land potential to support food security with two approaches, namely land carrying capacity and land availability. This study uses a survey method by describing an object of study. Data collection and inventory consisting of primary data from surveys and observations in the field as well as secondary data. Secondary data includes data on actual commodity production, base maps and thematic maps, including land use maps, slope maps, and land maps. The results showed that the gap in the availability of agricultural land occurred because the land was used for other uses, namely bush mining. The land characteristics in Tengarong Seberang District are hilly and steep with a slope domination of 26-40% so that most of them lack the potential for agricultural development. There are eight villages that have not been able to be self-sufficient in food due to low land carrying capacity. Embalut, Loa Ulung, and Separi villages have the potential to become food self-sufficiency villages with optimal land management for lowland rice fields
Analisis Tataniaga Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) di Desa Karangmekar Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi
Kangkung merupakan salah satu tanaman sayuran daun yang mudah ditanam setiap musim dan memiliki waktu panen yang singkat. Budidaya kangkung merupakan salah satu usaha petani untuk memperoleh pendapatan akan tetapi penerimaan petani kangkung di Desa Karangmekar belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis saluran tataniaga kangkung, menganalisis biaya dan keuntungan yang diperoleh setiap lembaga yang terlibat serta menganalisis efisiensi tataniaga kangkung di Desa Karangmekar, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi dan Badan Penyuluh Pertanian Kecamatan kedungwaringin. Menentukan jumlah sampel petani dengan menggunakan rumus slovin kemudian dilakukan penelusuran dengan menggunakan snowball sampling. Teknik analisis menggunakan perhitungan margin tataniaga, farmer's share , dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kangkung layak dijalankan karena memiliki nilai R/C ratio > 1 yaitu 1,89. Dilihat dari margin tataniaga, farmer's share dan efisiensi pemasaran, saluran tataniaga 5 (lima) merupakan saluran yang paling efisien karena memiliki nilai margin Rp. 2.512/kg, farmer's share 56,02% dan efisiensi pemasaran 0,18
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PEMESANAN DENGAN PENDEKATAN JOB ORDER PADA USAHA PERCETAKAN
Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan pendampingan dalam penentuan harga pokok produksi, manajemen persediaan dan mendesain sistem informasi pemesanan barang berdasarkan job order. Mitra dalam kegiatan ini adalah UD Khairil yang bergerak dalam bidang percetakan. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah penentuan harga jual yang kompetitif berdasarkan harga pokok produksi, serta kendala dalam mengatur manajemen persediaan. Program abdimas ini menggunakan metode pembuatan harga pokok produksi yang sesuai akan menentukan harga jual produk yang lebih kompetitif. Serta melakukan pendampingan pembuatan manajemen pemesanan untuk menata pemesanan agar tidak menumpuk dan terjadwal dengan tepat waktu. Hasil program pengabdian masyarakat yang dilakukan tim program pengabdian masyarakat di ukm mitra telah melakukan pendampingan untuk penentuan harga pokok produk yang dihasilkan oleh perusahaan. UD Khairil telah menyadari bahwa terdapat biaya overhead pabrik yang seharusnya masuk dalam perhitungan harga pokok produksi, sehingga penentuan harga jual yang ditetapkan saat ini telah efektif. Kemudian hasil pelaksanaan abdimas juga telah membuat desain sistem informasi pemesanan dengan metode job order dengan metode SDLC.Keywords: Manajemen persediaan, Harga Pokok Produksi dan Sistem Informasi
PERLINDUNGAN HUKUM KONTRAK PERDAGANGAN MELALUI INTERNET (ELECTRONIC COMMERCE ) DISAAT PANDEMI DITINJAU DARI UU NO 11 TAHUN 2008 TENTANG UU INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK (ITE)
Didalam kontrak terdapat asas dimana asas kebebasan berkontrak ini sendiri adalah suatu kehendak untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perjanjian, menentukan isi, menentukan subjek, serta cara melaksanakan perjanjian itu sendiri. Hal tersebut menjadi sangat  penting untuk melaksanakan asas ini di masa pandemi dimana  perlindungan kontrak perdagangan sangat dipertanyakan karena pihak-pihak yang terikat tidak melakukan tatap muka sangat mempengaruhi perekonmian hampir seluruh Negara untuk mendapatkan landasan hukum yang jelas dalam meletakkan  persoalan  ini  dalam perspektif hukum perdata khusunya tentang system pelaksanaan transasksi jual beli elektronik dampak Covid-19 terhadap penjualan e-commerce. No 8 Tahun 1999 tentang hak konsumen. Pemanfaatan media elektronik khususnya internet tanpa agunan keamanan maka para pelaku usaha akan enggan untuk memanfaatkan, hal yang perlu mendapatkan perhatian persoalan domisili perusahaan sehingga Jika ada sengketa aturan bisa diketahui menggunakan absolut kedudukan hukum dari perusahaan yang memberikan produknya melalui media elektronik. Penetapan hukum tentang perlindungan konsumen sendiri telah diatur dalam Undang-undang no 8 tahun 1999 terhadap transaksi jual beli pada pasal 1 angka 2 menjelaskan bahwa konsumen adalah siapa saja yang memakai barang atau jasa baru yang dikelola oleh masyarakat baik secara virtual maupun media Internet, dalam pasal tersebut konsumen dibagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu konsumen akhir dan konsumen setara