Jurnal Online STIQ Amuntai (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran)
Not a member yet
1853 research outputs found
Sort by
Optimalisasi Literasi Berhitung Siswa SD Melalui Media Sedotan: Penelitian Pengabdian di SDN Palasari
Literasi numerasi merupakan keterampilan fundamental yang perlu dikuasai sejak usia dini. Namun, realitas menunjukkan bahwa kemampuan berhitung siswa sekolah dasar di Indonesia masih rendah. Hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang abstrak dan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang konkret dan menarik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa dengan memanfaatkan sedotan sebagai alat peraga konkret. Pendekatan partisipatif dan kolaboratif diterapkan, melibatkan siswa dan guru SDN Palasari. Metode yang digunakan meliputi tahapan observasi, perancangan program, pembelajaran di kelas, pendampingan guru, dan evaluasi dengan pendekatan mixed-method (pre-test/post-test dan observasi kualitatif). Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan pada nilai rata-rata siswa dari 55,4 (pre-test) menjadi 79,7 (post-test), dengan tingkat ketuntasan meningkat dari 36% menjadi 84%. Secara kualitatif, siswa menjadi lebih aktif, termotivasi, dan berpartisipasi dengan baik dalam pembelajaran. Guru juga merespons positif dan terampil menggunakan media sedotan. Disimpulkan bahwa sedotan merupakan media yang efektif, ekonomis, dan praktis untuk memperkuat pemahaman konseptual dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam mempelajari operasi hitung dasar. Kegiatan ini berimplikasi bahwa penggunaan alat peraga sederhana dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar, khususnya di daerah yang memiliki fasilitas terbatas
Peran Human Resource dalam Menjaga Kedisiplinan Kerja secara Humanis di PT Pos Indonesia Regional V Surabaya
Pada jurnal pengabdian dengan melakukan observasi ini membahas secara mendalam mengenai peran strategis dari Human Resource (HR) dalam menjaga kedisiplinan kerja secara humanis di lingkungan PT Pos Indonesia Regional V Surabaya. Dalam konteks transformasi digital dan perubahan budaya kerja, pendekatan humanis menjadi pilihan yang relevan untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif namun tetap memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan dan kesejahteraan karyawan. Melalui metode observasi yang dilakukan selama kegiatan magang berlangsung, junal pengabdian ini mengandalkan observasi dan evaluasi selama magang dilakukan dengan memahami kebijakan perusahaan yang di tetapkan untuk memahami strategi dan implementasi yang ada di tempat magang. PT Pos Indonesia Regional V Surabaya. PT Pos Indonesia Regional V Surabaya menjadikan nilai – nilai budaya kerja AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) sebagai landasan utama dalam membangun kedisiplinan yang berkelanjutan. Dukungan teknologi juga dioptimalkan melalui pemanfaatan aplikasi Livie sebagai sistem digital yang mempermudah pengelolaan kehadiran, evaluasi kinerja, serta administrasi Sumber Daya Manusia (SDM) secara real time. Di samping itu Human Resource (HR) mengembangkan berbagai strategi seperti pelatihan berkelanjutan, pemberian penghargaan atau bonus atas pencapain kinerja, serta sanksi yang bersifat edukatif dan adil. Komunikasi terbuka antara manajemen dan karyawan juga menjadi kunci dalam membangun rasa saling percaya dan bertanggung jawab. Dengan adanya perlakuan humanis ini terbukti mampu meningkatkan kedisiplin, loyalitas, dan motivasi kerja karyawan secara meningkat dengan seiring waktu, sekaligus menjadi solusi dari tantangan era digitalisasi dalam tata kelola organisasi modern
Urgensi Tabayyun Sebagai Upaya Pencegahan Disinformasi (Hoax) Agama Menurut Q.S. Al-Isra Ayat 36 dan Q.S. Al-Hujurat Ayat 6: Analisis Tafsir Maudhu’i
Penelitian ini menganalisis konsep tabayyun menurut Q.S. Al-Isra ayat 36 dan Q.S. Al-Hujurat ayat 6 sebagai upaya urgen untuk mencegah fenomena disinformasi (hoax) agama yang berpotensi memicu konflik sosial, kerugian moral dan moril, serta kecemasan berlebih pada masyarakat di era information overload saat ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu library research atau studi kepustakaan, teknik analisis yang digunakan yaitu pendekatan analisis tafsir maudhu'i dan membatasi penelitian hanya pada Q.S. Al-Isra ayat 36 dan Q.S. Al-Hujurat ayat 6 saja. Pendekatan tersebut bertujuan untuk mengkaji kedua ayat secara komprehensif melalui proses pengumpulan dan analisis keterangan tafsir tentang konsep tabayyun dari kedua ayat tersebut. Analisis terhadap Q.S. Al-Isra ayat 36 menghasilkan dimensi kewajiban epistemologis yang menekankan tanggung jawab individu, dan Q.S. Al-Hujurat ayat 6 menghasilkan dimensi kewajiban sosiologis yang menekankan tanggung jawab sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan temuan kerangka tabayyun yang edukatif-praktis dari Q.S. Al-Isra ayat 36 sebagai filter diri, serta Q.S. Al-Hujurat ayat 6 sebagai filter sosial dalam konteksnya sebagai upaya untuk mencegah serta menanggulangi fenomena disinformasi (hoax) agama di era digital ini. Dengan mengaplikasikan filter diri dan filter sosial pada kedua ayat, diharapkan mampu menjadi landasan teologis, model literasi media masa kini, serta membentuk kesadaran dan kekebalan kolektif seluruh masyarakat dan umat Islam terhadap masifnya informasi agama yang palsu
The Position of a Stepfather Towards a Stepchild: Analysis of Population Administrative Law and Islamic Law
Every child has the fundamental right to obtain a legal identity through legal identity documents, especially birth certificates. However, problems arise when in practice stepfathers are often positioned as father figures who are then included in birth certificates. From a normative perspective, state administrative law explicitly recognizes only biological fathers as legal parents who can be recorded. Meanwhile, Islamic law also rejects the position of stepfathers as marriage guardians and heirs, because there is no nasab bond or blood relationship between stepfathers and stepchildren. This research uses a normative-empirical approach through the study of legislation, the Compilation of Islamic Law, and the reality of social practices in society. The results show that there is a misalignment between legal norms and social reality, causing problems in the form of unorganized population administration, unclear legal status of children, and the risk of marriage invalidity. Therefore, efforts are needed to strengthen socialization regarding the position of stepfathers from a legal perspective, so that legal certainty is maintained while paying attention to the social needs of the community
The Role of Environmental Fiqh in Tackling the Problem of Non-Organic Waste in Yogyakarta's Tourist Areas
The waste problem in Yogyakarta has become a pressing environmental issue, especially amidst increasing urbanization and population growth. The closure of the Piyungan landfill, which was expected to be a long-term solution, has instead created new challenges in waste management. This study explores the implementation of environmental fiqh concepts in waste management in Yogyakarta as an effort to align pro-environmental actions with Islamic values. This study employed library research with a normative approach, using secondary data sources, and qualitative descriptive analysis. The analysis focused on waste issues, regulations, and environmental jurisprudence (fiqh). The results indicate that Yogyakarta's waste problem, exacerbated by population growth and urbanization, represents a pressing environmental challenge. Although the government has taken steps such as the closure of the Piyungan landfill and the decentralization of waste management, challenges such as the lack of recycling facilities and low public awareness remain major obstacles. Regulations such as Law No. 18 of 2008 and Regional Regulation No. 1 of 2022, although important, have not been optimally implemented
The Best Partner for the Family Review of Takhrīj al-Ḥadīṡ “Khiyārukum Khiyārukum Linisāihim” in the Book of Sunan Al-Tirmiżī
In the Islamic context, the quality of the relationship between husband and wife is greatly influenced by the husband's character, which is measured based on the hadith "Khiyārukum Khiyārukum Linisāihim," narrated in the Sunan al-Tirmidhi. This study aims to analyze the normative meaning of this hadith, particularly in relation to the husband's character within the family. The research methodology employed is qualitative, using a library research approach and the Takhrīj al-Ḥadīṡ technique to verify the sanad and matn of the hadith, along with a syarah analysis to understand the relevance of the hadith's content to the husband's character in building a sakinah family. The findings of this study indicate that the quality of a husband's faith is reflected in his treatment of his wife, which includes love, justice, responsibility, and gentleness. This discovery contributes to understanding the importance of the husband's character in creating marital harmony and reducing the potential for divorce. In conclusion, this research affirms that this hadith is not only theologically relevant but also practical in establishing a sakinah, mawaddah, and rahmah Islamic family. Future research is expected to further explore the application of the values in this hadith within the context of modern social realities
Peran Mahasiswa PLP dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di SMP Negeri 2 Sleman
Motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMP Negeri 2 Sleman. Metodologi penelitian kualitatif deskriptif digunakan, dan data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Enam mahasiswa PLP, one guru pamong, dan 96 siswa kelas delapan yang tersebar di tiga kelas berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PLP mampu meningkatkan motivasi belajar melalui penerapan model pembelajaran inovatif, penggunaan media pembelajaran yang menarik, serta penerapan gamifikasi berbasis digital. Kehadiran mahasiswa PLP berdampak positif pada meningkatnya partisipasi, antusiasme, dan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, PLP tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap terciptanya suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan memotivasi di sekolah mitra
Digitalisasi Perpustakaan di Desa Trebungan Situbondo: Meningkatkan Literasi dan Akses Informasi Melalui Pengembangan Website di Era Transformasi Digital
Website merupakan sarana media internet yang berfungsi untuk menampilkan, memperkenalkan bahkan dapat berfungsi sebagai media pencari informasi yang sedang dibutuhkan. Perpustakaan merupakan sarana prasarana yang mempunyai peran penting dalam pendidikan untuk meningkatkan minat baca, serta menjadi sarana rekreasi bagi Masyarakat desa. Digitalisasi perpustakaan di desa trebungan merupakan Upaya strategis untuk meningkatkan literasi dan akses informasi Masyarakat melalui pengembangan website perpustakaan yang modern dan interaktif. Dalam era trasformasi, perpustakaan dsa perlu beradaptasi dengan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan aksebilitas informasi. Laporan ini membahas tentang proses digitalisasi perpustakaan di desa trebungan, termasuk pengembangan website, pengelolaan koleksi digital, pelatihan bagi staf perpustakaan, dan evaluasi dampak digitalisasi terhadap literasi Masyarakat. Laporan ini juga membahas tentang tantangan dan peluang yang di hadapi dalam proses digitalisasi perpustakaan, serta strategi untuk meningkatkan partisipasi Masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan. Hasil dari digitalisasi perpustakaan ini di harapkan dapat meningkatkan literasi Masyarakat, meningkatkan akses informasi, dan mempromosikan budaya membaca di desa trebungan dengan demikian, laporan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang proses digitalisasi perpustakaan di desa dampaknya Masyarakat, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan perpustakaan digital di masa depan
Ekonomi Kreatif dalam Perspektif Qur'an Studi Qur'an Tematik dengan Pendekatan Constructive Grounded Theory
Penelitian ini mengkaji konsep ekonomi kreatif dalam perspektif Al-Qur’an menggunakan pendekatan tematik (maudhu’i) yang dipadukan dengan metode Constructive Grounded Theory. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk menemukan dasar nilai-nilai Qur’ani dalam pengembangan ekonomi kreatif yang kini menjadi sektor penting dalam pembangunan nasional. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan menelaah ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan kreativitas, etos kerja, inovasi, etika, dan nilai ekonomi. Ayat-ayat tersebut diklasifikasikan melalui proses koding untuk menghasilkan tema-tema utama yang menggambarkan fondasi Qur’ani dalam praktik ekonomi kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menegaskan nilai-nilai seperti kerja keras, kejujuran, kolaborasi, keseimbangan hidup, dan orientasi spiritual sebagai prinsip dasar ekonomi kreatif. Nilai-nilai tersebut bukan hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga aspek moral dan sosial agar kreativitas tetap beretika dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat wacana ekonomi kreatif berbasis nilai ilahiah, sekaligus menjadi referensi konseptual bagi pengembangan ekonomi yang produktif, etis, dan berkeadilan sesuai ajaran Al-Qur’an
Rural Communities as Agents Forming Religious Character in Education: A Socio-Cultural Perspective
This study examines in depth the process of religious character formation in rural communities through a socio-cultural approach. In the context of Indonesian society, rural environments have great potential as agents of religious education due to strong communal ties, preservation of local culture, and high participation in religious practices. This article highlights the strategic role of the family as a primary socialization agent, religious figures as informal leaders who provide spiritual and moral guidance, and Islamic educational institutions such as Islamic boarding schools (pesantren) and madrasahs (madrasahs) as centers for the internalization of religious values. Furthermore, local cultures such as mutual cooperation (gotong royong) and deliberation (musyawarah) also serve as vehicles for the instillation of contextual moral values. Through a qualitative approach and literature review, it was found that the integration of formal and non-formal education, social control based on religious norms, and the wise use of digital media can strengthen the formation of religious character in the younger generation. This study emphasizes the importance of religious character education that is adaptive to current developments, while remaining rooted in traditional values and religious moderation. The results of this study provide a conceptual contribution to the development of community-based character education models in addressing global challenges and moral crises. However, it is important to note that social media also has a significant impact on the education and socialization process of the younger generation