Cakrawala (E-Journal)
Not a member yet
432 research outputs found
Sort by
Peran Objek Wisata Lumpur Lapindo Sidoarjo dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat
Kabupaten Sidoarjo mempunyai salah satu tempat wisata yang strategis dan potensial untuk dikelola, dikembangkan dan dipasarkan. Objek dalam rekreasi berupa wisata Lumpur Lapindo adalah salah satu potensi wisata terbaru yang ada di Sidoarjo. Meski awalnya berupa bencana alam yang menimpa warga Sidoarjo. Wisata lumpur lapindo ini tidak dikelola oleh pemerintah atau dinas yang terkait, namun wisata tersebut dikelola oleh paguyuban warga korban lumpur lapindo yang mata pencaharian yang lama sudah terhenti akibat luapan lumpur lapindo. Tujuan yang hendak dicapai oleh peneliti dalam penelitian ini adalah mengetahui pendapatan masyarakat sebelum dan sesudah ada objek wisata lumpur lapindo, dan mengetahui peran objek wisata lumpur lapindo sidoarjo dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat kualitatif. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,wawancara, dan studi dokumentasi
Uji Daya Terima dan Nilai Gizi Makanan Pendamping ASI (MPASI) Berbahan Pangan Lokal di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Sidosermo Kota Surabaya
Tujuan penelitian ini adalah tersusunnya 15 macam MPASI yang memenuhi syarat Gizi, mengetahui nilai gizi MPASI dan daya terimanya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan purposive sampling dan kriteria inklusi usia 6-24 bulan, sehat dan mengikuti penimbangan di Posyandu setempat. Bahannya adalah 15 MP ASI @ 20 porsi dengan peralatan masak sesuai yang dibutuhkan dan formulir Comstok, alat tulis dan air putih untuk mengetahui daya terima panelis, yaitu bayi usia 6-8 bulan, 9-12 bulan dan >12 bulan.di 4 Posyandu lokasi penelitian. Pembuatan MPASI dilaksanakan di Laboratorium Diit UPT Laboratorium Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Sedangkan uji daya terima dilaksanakan di 4 posyandu wilayah Puskesmas Sidosermo. Kandungan Vitamin C MPASI diuji dengan Iodometri di UPT Laboratorium Gizi dan untuk zat gizi lainnya menggunakan Nutrisurvey. Sedangkan uji daya terima menggunakan Comstok. Hasilnya diperoleh 15 resep MPASI, dengan nilai gizi tertinggi pada MP ASI umur 6-8 bulan kandungan protein tertinggi terdapat pada Bubur Batel (8 gram). Sedangkan untuk kandungan Vitamin C tertinggi pada bubur Payam (7.04 mg) dan Fe tertinggi pada Bubur Totel (1.4 mg). Kandungan Zink tertinggi 0.5 mg pada bubur Payam, bubur Batel dan bubur Totel. MPASI kelompok usia 9-12 bulan kandungan Protein tertinggi (7.8 gram), Vitamin C tertinggi (6.18 mg), Fe tertinggi (2.3 mg) dan Zink (1.2 mg) tertinggi ada pada bubur Bijay. MP ASI kelompok usia >12 bulan kandungan energi( 212 kcal),  protein (9.5 gram), lemak (23 gram) dan vitamin C (17,6 mg) tertinggi terkandung pada menu nasi, Nugget Lele, Mendol Tempe, Sayur Kelor Wortel. Penggunaan bahan pangan lokal berbagai jenis ikan dan sayuran pada pembuatan MPASI ini menciptakan MP ASI dengan nilai gizi yang tinggi baik dari kandungan protein, Fe, Zink dan vitamin C sehingga sangat bagus untuk meningkatkan asupan protein, Fe , Zink dan Vitamin C alamiah untuk anak 6 – 24 bulan. MPASI yang paling disukai adalah krupuk pangsit udang 75% habis terkonsumsi (15 panelis), dan yang paling tidak disukai adalah bubur Bijay utuh 100% (1 panelis). Kesimpulannya MPASI yang dihasilkan adalah 10 resep makanan utama dan 5 resep makanan selingan, berbahan pangan lokal mengandung zat gizi energi, protein, Fe, Zink dan Vitamin C yang tinggi dan dapat diterima oleh panelis, diantaranya adalah Burikli, Bujasay dan nasi nugget Lele mendol tempe sayur kelor wortel
Efektivitas Penggunaan Website pada Ibu Nifas sebagai Inovasi Baru Media Edukasi Gizi tentang Pemberian Makanan Bayi dan Anak di Ruang Rawat Inap Peristi RSUD Sidoarjo
Untuk mengetahui efektivitas penggunaan media website pada ibu nifas sebagai inovasi baru media edukasi gizi tentang pemberian makanan bayi dan anak di Ruang Rawat Inap Peristi RSUD Kabupaten Sidoarjo.Penelitian ini menggununakan studi kuasi eksperimental, pre-test dan post test intervention. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling yang berarti jumlah sampel sama dengan jumlah populasi yaitu 32 orang pada masing-masing kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan edukasi mengenai Pemberian Makan Bayi dan Anak baik melalui leaflet (p=0,050) website (P=0,001). Hasil uji beda skor pengetahuan ibu antara kelompok leaflet dan website menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan (P=0,367). Website dapat digunakan sebagai alternatif media edukasi mengenai Pemberian Makan Bayi dan Anak pada ibu nifas
Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa Berbasis Pemanfaatan Aset Produktif di Kabupetan Mojokerto
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan dorongan aset produktif bagi kemandirian masyarakat melalui upaya pemberdayaan masyarakat oleh PNPM. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi etnografi yang dilaksanakan di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto dalam kurun waktu bulan Agustus sampai September 2020. Data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam. Peneliti juga menggunakan data sekunder yang berupa arsip dan dokumen.. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan kemandirian masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat PNPM cenderung terfokus pada peningkatan aset produktif dan belum sepenuhnya difokuskan pada keberhasilan kemandirian masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Adapun saran yang beresesuaian dengan hasil penelitian yaitu agar UPK Kecamatan Gondang menyeleksi masyarakat yang melakukan kredit pada program UEP untuk memastikan bahwa penggunaannya benar-benar diperuntukkan bagi pengembangan usaha serta melakukan mentoring secara berkala pada kelompok binaan sebagai bentuk evaluasi pemberdayaan
Model Evaluasi Kirkpatrick pada Pelatihan Teknis Siaga Covid-19 Berbasis Keluarga Melalui E-learning
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi pelatihan teknis Siaga Covid-19 melalui e-learning berdasarkan Model Kirkpatrick level 1 dan level 2.Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan metode sampling jenuh yaitu 37 peserta pelatihan teknis Siaga Covid-19. Hasil dari penelitian, secara umum peserta pelatihan Siaga Covid-19 melalui e-learning peserta pelatihan merasa puas dan senang dengan kegiatan pelatihan, proses pembelajaran pelatihan melalui e-learningcukup efektif dan mampu berperan dalam mendukung peningkatan pemahaman peserta pelatihan siaga Covid-19,dengan kecenderungan kenaikan pemahaman peserta rata-rata sebesar 20,65.Pada pelatihan-pelatihan mendatang direkomendasikan untuk menentukan target batas peningkatan pemahaman peserta sebesar 21 poin dan evaluasi pelaksanaan diklat perlu dilakukan untuk level behavior dan impact melalui evaluasi pasca diklat
Evaluasi Implementasi Program Keluarga Harapan di Indonesia: Quick Evaluation Analysis
Tujuan studi ini adalah menganalisis peran para pendamping terkait penggunaan dana Program Keluarga Harapan dan menganalisis pola pengelolaan dana Program Keluarga Harapan di level lembaga akibat adanya praktik multiple benefeciaries. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menekankan pada analisis fenomena di lapangan. Hasil dan kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1)Kompetensi dan kapabilitas pendamping masih belum optimal oleh karena itu diperlukan pembekalan bagi tim pendamping baik pendidikan dan pelatihan, workshop, sosialisasi atau bentuk peningkatan kompetensi; (2) Pemutakhiran data keluarga penerima bantuan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Badan Pusat Statistik dan Kementerian Sosial untuk evaluasi pemutakhiran data sebaiknya dapat dilakukan secara online yang langsung dapat dilakukan oleh tim pendamping di lapangan dan terhubung dengan dinas sosial kabupaten/kota provinsi, Badan Pusat Statistik, dan Kementerian Sosial; (3) Diperlukan integrasi Program Keluarga Harapan dengan program lain yang menjadi single beneficiarymembutuhkan koordinasi antar lintas sektor antara lembaga pemerintah sehingga diperlukan penguatan regulasi dengan peraturan presidenbahkan peraturan pemerintah untuk memperkuat kewenangan Kementerian Sosial untuk menjalankan program komplementer Program Keluarga Harapan; (4) Melakukan penyusunan program bersama kementerian/lembaga dengan dasar Rencana Pembangunan Jangka Menengah di bidang jaminan sosial dan perlindungan keluarga miskin dengan berbagai skema bantuan
Peningkatan Keuntungan Usahatani di Kabupaten Sidoarjo Melalui Optimasi Pemberian Air dengan Program Linier
Penelitian ini bertujuan menganalisa keuntungan optimal usahatani di Kabupaten Sidoarjo melalui pengaturan pola tanam dan pemberian air yang tepat sesuai dengan ketersediaan air. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sidoarjo yang masuk dalam daerah irigasi Delta Brantas. Analisis terhadap data dilakukan menggunakan program linier dengan perangkat lunak Solver pada Microsoft Excel. Optimasi dilakukan terhadap empat skenario dengan empat alternatif masa tanam (MT) yaitu November I, November II, Desember I dan Desember II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skenario III memberikan keuntungan optimal paling tinggi. Melaluipemaksimalan tanaman padi dan palawija diperoleh keuntungan optimal sebesar Rp. 600.433.180.505,-. Luas tanam MT I adalah padi seluas 21.984 ha, MT II adalah padi seluas 8.386 ha dan palawija (jagung/kedelai) seluas 9.896 ha, serta MT III adalah palawija (jagung/kedelai) seluas 8.110 ha