E-Journal Universitas Nurul Huda
Not a member yet
1078 research outputs found
Sort by
Pengaruh Pembelajaran Tafsir Al-Quran Terhadap Pemahaman Siswa Kelas XI Tentang Makna Ayat-ayat Al-Quran di MAN 1 OKU Timur
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran tafsir Al-Qur\u27an terhadap interpretasi siswa mengenai arti ayat Al-Qur\u27an di MAN 1 OKU Timur. Sekolah ini memiliki lingkungan pendidikan yang kuat dalam nilai-nilai agama Islam dan menyediakan kelas khusus untuk pembelajaran agama, termasuk tafsir Al-Qur\u27an. Metode penelitian yang diterapkan ialah gabungan kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan eksperimen, melibatkan siswa kelas XI yang mengikuti atau tidak mengikuti pembelajaran tafsir. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman, angket, dan wawancara. Hasil penelitian memperlihatkan adanya perbedaan signifikan pada pemahaman antara siswa di kelas eksperimen (mendapat pembelajaran tafsir) serta kelas kontrol, dengan nilai signifikansi sebanyak 0.001 (<0.05), menunjukkan bahwa pembelajaran tafsir Al-Qur\u27an berpengaruh positif. Kesimpulannya, metode pembelajaran yang interaktif, seperti ceramah, tanya jawab, dan penggunaan video, meningkatkan pemahaman siswa atas makna ayat-ayat Al-Qur\u27an di kelas eksperimen
Pencegahan Stunting melalui Program Pengecekan Hemoglobin (Hb) dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu Remaja Kecamatan Srandakan
Program pengecekan hemoglobin (Hb) dan pemberian makanan tambahan (PMT) di Posyandu Remaja Dukuh Puron, Kalurahan Trimurti, Kecamatan Srandakan merupakan bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertujuan untuk mencegah anemia dan stunting pada remaja putri. Kegiatan ini mencakup pemeriksaan kadar Hb menggunakan alat POCT, pemberian PMT berbasis pangan lokal seperti bubur kacang hijau, tahu sayur, dan puding jeruk, serta edukasi gizi dan kesehatan reproduksi. Dari 25 remaja putri yang diperiksa, sebanyak 40% teridentifikasi mengalami anemia. Program ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran remaja terkait pentingnya pola makan bergizi dan pencegahan anemia. Hasil ini menegaskan bahwa intervensi berbasis komunitas dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan status gizi remaja dan mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat desa
Integrasi Problem Based Learning dalam Media Flipbook: Solusi Pembelajaran Fisika yang Interaktif dan Kontekstual
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa flipbook digital berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi elastisitas fisika SMA dan menguji kelayakan serta respon pengguna terhadap media tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil validasi dari ahli media dan ahli materi menunjukkan bahwa flipbook termasuk dalam kategori sangat layak digunakan. Uji coba kepada siswa kelas XI menunjukkan respon sangat baik terhadap tampilan, kemudahan penggunaan, dan isi materi. Flipbook berbasis PBL efektif digunakan sebagai media pembelajaran alternatif yang mampu meningkatkan keterlibatan, pemahaman konsep, dan motivasi belajar siswa pada materi elastisitas
Hegemonic Masculinity Analysis in Extra Joss Ultimate Advertisement
Advertising is a strategic medium in shaping and reproducing social construction, including gender representation. This research aims to reveal the representation of hegemonic masculinity in Extra Joss Ultimate energy drink advertisements using Charles Sanders Peirce\u27s semiotic analysis and R.W. Connell\u27s theory of hegemonic masculinity. Advertisements are analyzed not only as commercial messengers but also shape and reproducing social constructions, especially gender ideology. Data was obtained from one 30-second video ad divided into five main scenes. The analysis was conducted by identifying icons, indices, and symbols in visual, verbal, and audio elements and associating them with hegemonic masculinity structures such as physical strength, competitiveness, and male dominance. The results show that Extra Joss advertisements represent men as strong, fearless, complacent, and passionate, while feminine values or alternative masculinities are almost eliminated. The sign system used reinforces patriarchal ideology through naturalizing masculine symbols as natural and ideal. Thus, advertising functions not only as a promotional tool but also as a medium for producing meaning that perpetuates gender inequality in the public sphere. The findings contribute to media and gender studies, opening up space for critical readings of male representation in Indonesian popular culture
Implementasi Metode Qiro’ati dalam Pembelajaran Membaca Al-Qur’an Majlis Tahsin Tilawatil Qur’an (MTTQ) Lansia Masjid Al-Iman, Ngaliyan, Semarang.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Qiro’ati dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur\u27an pada jamaah lansia di Majlis Tahsin Tilawatil Qur\u27an (MTTQ) Masjid Al-Iman, Ngaliyan, Semarang. Latar belakang penelitian didasari oleh tingginya angka buta aksara Al-Qur\u27an di Indonesia yang mencapai 65% serta pentingnya pemenuhan kebutuhan spiritual lansia melalui pembelajaran Al-Qur\u27an yang sesuai dengan karakteristik mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi pengajar dan santri lansia MTTQ. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Qiro’ati yang diterapkan mengikuti tiga tahap pembelajaran yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran dilaksanakan dua kali seminggu dengan mengombinasikan metode klasikal dan bimbingan individual yang disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi fisik santri lansia. Implementasi metode Qiro’ati terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur\u27an dari segi kelancaran dan ketepatan tajwid. Berdasarkan wawancara dengan empat peserta lansia, metode ini memberikan dampak positif pada aspek psikologis dan sosial, seperti peningkatan kepercayaan diri, motivasi belajar, dan penguatan ikatan sosial dalam komunitas. Keberhasilan program didukung oleh pengajar yang sudah memiliki syahadah Qiro’ati, suasana pembelajaran kondusif dan kekeluargaan, serta dukungan penuh pengurus masjid. Penelitian membuktikan bahwa pembelajaran Al-Qur\u27an tidak mengenal batasan usia dan MTTQ Lansia Al-Iman dapat menjadi model pengembangan program pembelajaran Al-Qur\u27an bagi jamaah lansia di berbagai masjid di Indonesia untuk meningkatkan literasi Al-Qur\u27an dan memperkuat spiritualitas umat di usia senja
Implementasi Interaksi Sosial Pendidikan Islam pada MIN 1 Kota Prabumulih
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan interaksi sosial penerapan interaksi sosial yang berlandaskan nilai-nilai pendidikan Islam di MIN 1 Kota Prabumulih. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif studi kasus, dengan fokus pada hubungan antar siswa, hubungan antara siswa dan guru, serta hubungan antara pihak sekolah dan orang tua. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara semi terstruktur terhadap sepuluh subjek. Pertanyaan wawancara disusun berdasarkan aspek-aspek interaksi sosial, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hubungan sosial dalam lingkungan sekolah telah mencerminkan nilai-nilai Islami, seperti saling menghormati, tanggung jawab, tolong-menolong, dan kedisiplinan. Nilai-nilai tersebut tampak dalam kegiatan belajar kelompok maupun kerja sama siswa dalam menjaga kebersihan kelas. Selain itu, komunikasi terbuka, pemberian motivasi, serta kegiatan keagamaan seperti pembacaan Surah Yasin dan pelaksanaan Salat Dhuha berjemaah memperlihatkan hubungan positif antara guru dan peserta didik. Secara keseluruhan, hubungan yang dilandasi nilai-nilai Islam tersebut menjadi elemen penting dalam pembentukan karakter siswa di MIN 1 Kota Prabumulih
Peran Teknologi Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di SD Negeri 1 Pagar Alam
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SD Negeri 1 Pagar Alam pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif. Sementara itu, metode pengumpulan data yang diterapkan adalah wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan guna mengumpulkan data mengenai peran teknologi dalam meningkatkan mutu pembelajaran, sedangkan observasi bertujuan untuk memantau dan melihat peran teknologi dalam proses pembelajaran di SD Negeri 1 Pagar Alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penggunaan teknologi di SD Negeri 1 Pagar Alam diterapkan untuk mendukung proses belajar agar lebih menarik dan efisien, meskipun bukan prioritas utama. 2) Media yang digunakan terdiri dari televisi, proyektor, laptop, dan e-book interaktif, yang terbukti meningkatkan pemahaman serta partisipasi siswa. 3) Pengajar berfungsi sebagai fasilitator, sedangkan kepala sekolah mendukung penerapan teknologi melalui pelatihan dan kolaborasi. 4) Walaupun ada kendala seperti minimnya perangkat dan pelatihan, dan penyalahgunaan teknologi oleh siswa, penggunaan teknologi yang bijak tetap bisa meningkatkan pembelajaran yang relevan dan adaptif serta membantu sekolah menyesuaikan diri dengan era digital.
Profesionalisme Guru Terhadap Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran SKI SD/MI
Profesionalisme guru sangat berperan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, khususnya dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di tingkat sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi profesionalisme guru dalam meningkatkan motivasi siswa melalui penguasaan materi, metode pembelajaran inovatif, komunikasi efektif, dan pengembangan karakter. Dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus di beberapa sekolah, hasil menunjukkan bahwa guru profesional mampu menciptakan pengalaman belajar SKI yang menarik, interaktif, dan relevan. Faktor penting seperti penggunaan media pembelajaran beragam, apresiasi siswa, serta keterlibatan orang tua dan lingkungan sekolah turut meningkatkan motivasi belajar. Namun, tantangan sepertiketerbatasan fasilitas dan kesiapan guru dalam menerapkan metode inovatif masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru dan penguatan sistem pendukung pendidikan sangat diperlukan agar pembelajaran SKI berjalan efektif dan mampu membangun pemahaman serta karakter siswa secara optimal
Efektivitas Program Gemayur: Gemar Makan Sayur dalam Meningkatkan Kesadaran Gizi Siswa Melalui Pembelajaran Eksperiensial
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program gemayur dalam meningkatkan minat konsumsi sayuran pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre eksperimental menggunakan pendekatan pretest-posttest satu kelompok. Sampel terdiri dari 28 siswa kelas 1D yang dipilih dengan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji-t berpasangan untuk menentukan perbedaan yang signifikan antara konsumsi sayuran sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan rata-rata konsumsi sayuran dari 14,6 menjadi 16,5 setelah intervensi. Tes statistik menghasilkan nilai-t -2,505 dengan tingkat kebebasan (df) 27 dan nilai p<0,05, menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, program gemayur terbukti efektif dalam meningkatkan minat konsumsi sayuran pada siswa. Oleh karena itu, program edukasi gizi perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan sekolah dan keluarga agar dapat menciptakan kebiasaan makan sehat sejak dini
Implementasi Strategi Cooperative Learning Dalam Pembelajaran Rangka Manusia Di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran rangka manusia di kelas IV SDN Patrang 02. Strategi pembelajaran kooperatif diterapkan untuk meningkatkan interaksi antar siswa dan mendorong keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas IV yang berjumlah 22 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran kooperatif dapat menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, meningkatkan rasa percaya diri siswa, dan memperkuat pemahaman konsep melalui diskusi dan kerja kelompok. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan merasa lebih mudah memahami materi karena dapat belajar langsung dari teman satu kelompoknya. Dengan demikian, model pembelajaran ini efektif diterapkan dalam pembelajaran IPA khususnya materi sistem rangka manusia. Penelitian ini merekomendasikan agar guru terus menerapkan strategi ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di masa mendatang