E-Journal Universitas Nurul Huda
Not a member yet
    1078 research outputs found

    SEMIOTIK DALAM NOVEL 3 WALI 1 BIDADARI KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY

    Get PDF
    Sastra sebagai hasil karya seni manusia yang mempersoalkan masalah-masalah manusia dan sebagai wadah bagi sastrawan untuk menyampaikan ide tentang kehidupan manusia. Novel sebagai salah satu jenis sastra dapat diartikan sebagai sebuah karya sastra yang melukiskan kehidupan manusia baik perbuatan lahir maupun batinnya, sehingga terlahir suatu konflik yang disampaikan melalui struktur tanda-tanda atau semiotik yang mempunyai makna dan arti. Semiotik adalah ilmu tentang tanda yang ada dalam karya sastra. Kajian ini membahas bagaimanakah semiotik dalam novel 3 Wali 1 Bidadari karya Taufiqurrahman Al-Azizy. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan tanda atau semiotik dalam novel 3 Wali 1 Bidadari karya Taufiqurrahman Al-Azizy. Dalam novel ditemukan banyak tanda atau semiotik yang memberikan manfaat bagi pembaca dan penikmat sastra. Karya sastra dengan keutuhannya secara semiotik dapat dipandang sebagai sebuah tanda. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif analisis. Metode deskriptif analisis dilakukan dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Berdasarkan analisis data pada novel 3 Wali 1 Bidadari karya Taufiqurrahman Al-Azizy disimpulkan mengandung tanda-tanda atau semiotik. Semua tanda-tanda tersebut dapat menambah wawasan kita dalam membaca dan menganalisis sebuah karya sastra khususnya novel, sehingga kita dapat mengartikan sebuah makna-makna yang terdapat pada sebuah novel secara jelas

    PENGEMBANGAN LKM PENULISAN KARYA ILMIAH BERBASIS LIKIKU PADA MAHASISWA PBSI STKIP NURUL HUDA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk bahan ajar berupa Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) pembelajaran Penulisan Karya Ilmiah untuk mahasiswa Prodi PBSI STKIP Nurul Huda. Metode yang digunakan adalah metode research and development (R&D) dengan mengadaptasi teori Brog and Gall dari 10 tahapan pengembangan produk menjadi 4 tahap utama pengembangan produk yakni 1) tahap studi pendahuluan, 2) tahap studi pengembangan, 3) tahap validasi dan evaluasi, dan 4) tahap implementasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan tes. Data akan dianalisis berdasarkan jenisnya yakni data kualitatif akan dianalisis dengan membaca, menulis, mengklasifikasi, dan mendeskripsikan, sedangkan data kuantitatif akan dianalisis hasil dari uji kelayakan dan respon mahasiswa. Pada penelitian ini telah berhasil mendesain sebuah produk pembelajaran yang baik untuk MK Penulisan Karya Ilmiah berupa LKM yang fokus pada materi stuktur penulisan skripsi. LKM ini sudah layak untuk diujikan secara terbatas tetapi untuk uji luas harus mengikuti beberapa saran perbaikan atau catatan revisi dari validator. Hasil angket pengguna memberikan gambaran akan besarnya peluang untuk LKM ini dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah

    Pendampingan Pembuatan Karya Seni Berupa Kolase, Montase dan Mozaik pada Anak Kelas Tinggi Pendidikan Dasar

    Get PDF
    Arts, Culture and Craft subjects or often abbreviated as SBdP are subjects that exist in various educational institutions, especially in elementary schools. In the 2013 curriculum at this time in elementary schools the SBdP subject was included in thematic learning. So that those who teach this SBdP subject are class teachers whose backgrounds are various kinds of scientific experts. Most of the art lessons carried out in schools are only drawing. Whereas in this art, there are varied materials, one of which is the art of sticking, which includes collage, montage and mosaics. The methods used are lectures, questions and answers, demonstrations and discussions as well as direct mentoring. We are going to teach higher education elementary students about the art of sticking, namely collage, montage and mosaics. The result of this assistance is that it can increase children\u27s creativity by utilizing existing materials into good work, can increase children\u27s accuracy in doing something, and can practice crafts and patience in order to get the best work results

    Four Tier-Magnetic Diagnostic Test (4T-MDT): Instrumen Evaluasi Medan Magnet Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Siswa

    Get PDF
    The misconception of physics is a difference in understanding concepts known to students with actual concepts. The student\u27s physics misconception profile must be identified for the student to have a correct understanding of the concept—diagnostic tests as a solution to uncover the causes or factors of misunderstanding the physics concept in students. One type of diagnostic test is 4 tier tests. The purpose of this study was to see if the 4th Tier-Magnetic Diagnostic Test (4T-MDT) can help students identify misconceptions. The study was R&D with a 4D model.  The 4T-MDT instrument consists of 20 multiple choice questions. Once the 4T-MDT instrument is validated, an average assessment of 84% is obtained, which means it is worth using and implemented to students. The test results showed that as many as 15 items on the 4T-MDT instrument were valid, had high reliability, different good power, and a good difficulty level. As a result, the 4T-MDT instrument may be used to identify the profile of student physics mistakes about magnetic fields

    KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH YANG EFEKTIF DI SMAN NEGERI KOTA PALEMBANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan kepemimpinan kepala sekolah. Metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah kuesioner atau angket. Analisis data kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Populasi berjumlah 12 orang, sampel penelitian berjumlah 12 orang. Subyek dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah seluruh SMA Negeri se-Kabupaten Lumajang. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh melalui penyebaran angket atau kuesioner pada 12 responden yaitu kepala sekolah SMAN se-Kabupaten Lumajang diperoleh data secara keseluruhan tentang kepemimpinan kepala sekolah yang efektif. Terdiri dari 35 pernyataan dan 5 alternatif jawaban, menunjukkan bahwa data tentang tingkat kualitas kepemimpinan kepala sekolah yang efektif secara umum berada pada katagori baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kualitas kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dapat dikualifikasikan baik dengan 9 responden atau 75%

    PENGARUH SANKSI PAJAK SERTA PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PAJAK TERHADAP KEPATUHAN MEMBAYAR WAJIB PAJAK

    Get PDF
    Pajak merupakan sumber utama Negara dalam mendanai belanja Negara. Pajak  adalah kontribusi wajib kepada Negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Negara untuk kemakmuran rakyat Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh sanksi pajak serta pengetahuan masyarakat tentang pajak terhadap kepatuhan membayar wajib pajak.Kepatuhan pajak jadi permasalahan yang belum terselesaikan saat ini di Indonesia, karena pada dasarnya karakteristik perilaku wajib pajak yang menyebabkan rendahnya kepatuhan pajak yaitu ketidakpatuhan yang disebabkan oleh ketidaktahuab dan ketidakpatuhan yang disengaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif

    Implementasi Metode Wafa pada Pembelajaran Tahsin Al- Qur’an Di SMAIT Harapan Umat Karawang

    Get PDF
    Artikel ini mengkaji tentang penelitian terkait implementasi metode Wafa pada pembelajaran tahsin Al- Qur’an. Al-Qur\u27an adalah sumber hukum dan pedoman hidup bagi umat Islam. Sebagai umat Islam penting untuk mempelajari Al-Qur\u27an, salah satunya belajar membaca Al-Qur\u27an dengan sesuai kaidah tajwid. Salah satu upaya sekolah dalam membantu siswa belajar membaca Al-Qur\u27an adalah dengan mengadakan  pembelajaran tahsin Al- Qur’an. SMAIT Harapan Umat Karawang menggunakan metode Wafa dalam pembelajaran tahsin Al-Qur\u27an siswa. Metode Wafa merupakan inovasi metode pembelajaran Al-Qur\u27an dengan memaksimalkan pendekatan otak kanan yang komprehensif, mudah, dan menyenangkan. Dalam proses pembelajarannya menggunakan metode 5P (Pembukaan, Pengalaman, Pengajaran, Penilaian dan Penutupan) serta menggunakan nada hijaz. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh ialah implementasi metode Wafa dalam pembelajaran tahsin Al-Qur\u27an di SMAIT Harapan Umat Karawang sudah terlakasana cukup baik sesuai standar prosedur Wafa, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga proses evaluasi. Kemampuan membaca Al-Qur\u27an siswa juga baik dengan nilai rata- rata >80 dan telah mencapai target tilawah di tiap semesternya. Faktor pendukungnya para pembimbing tahsin yang sudah tersertifikasi, sistem pembelajaran yang terprogram dengan baik, motivasi belajar siswa tinggi dan sarana prasarana pembelajaran yang lengkap. Faktor penghambatnya adalah guru sering mengalami kesulitan menjaga semangat belajar siswa

    Student’s Perceptions in Writing Class by using Google Classroom in Pandemic Covid-19

    Get PDF
    This study aims to know the student’s perceptions in writing class by using Google Classroom in pandemic covid-19. Perception refers to how the brain sensory information. A person’s positive perception arises because of an individual’s satisfaction towards the object perceived and the existence of an individual’s experiences toward the object perceived. The methodis a descriptive case study that investigates a single case to produce an in-depth description of implementing Google Classroom online learning in writing class at STKIP PGRI Jombang. The qualitative data by using interviews of some students using an online questionnaire through Google form. The variable of this research is teaching paragraph writing using online learning through Google Classroom, while another variable of this research is students’ perceptions and consists of 30 students. The conclusion is students have positive perceptions of Google Classroom in writing class. With this finding, students maintain that Google Classroom makes their learning easier and useful for their online learning in writing class. The students thought by using Google Classroom in online learning is a good idea, and they plan to use it in the future. They also realize the importance of using technology to support their learning process. Therefore, students suggest using Google Classroom in the teaching and learning process during this pandemic era

    Kontribusi Keharmonisan Keluarga dalam Perkembangan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V di SDN Bangun Harjo

    Get PDF
    Agar anak memiliki keterampilan sosial dan komunikasi yang baik, maka perlu adanya keharmonisan didalam lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga merupakan tempat dimana anak dibesarkan dan merupakan lingkungan yang pertama kali dijalani oleh seorang anak dalam mengarungi hidupnya, sehingga apa yang dilihat dan dirasakan oleh anak dalam keluarga akan dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pribadi seorang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi keharmonisan keluarga dalam perkembangan keterampilan sosial anak. Peneliti melakukan penelitian di SDN Bangun Harjo dengan menggunakan metode kualitatif. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi yang subjeknya 10 siswa dan keluarga siswa kelas V di SDN Bangun Harjo. Analisis data dilakukan dengan menganalisis semua data dari hasil penelitian, supaya dapat dijadikan satu kesatuan kemudian diverifikasi. Berdasarkan penelitian bahwa kontribusi keharmonisan keluarga dalam perkembangan keterampilan sosial yaitu Menciptakan kehidupan beragama dalam keluarga, Mempunyai waktu bersama keluarga, Mempunyai komunikasi yang baik antar anggota keluarga, Saling menghargai antar sesama anggota keluarga. Kualitas dan kuantitas konflik yang minim

    Pelatihan Guru Dalam Kegiatan Pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Merdeka Belajar di MI NU Raman Agung Kecamatan Buay Madang Timur

    Get PDF
    This activity is motivated by the importance of understanding the making of a learning implementation plan. In fact, many teachers do not make lesson plans when they are going to carry out learning, this is because in making lesson plans must fulfill several very detailed components so that time in preparing the process of learning and evaluation activities is reduced. With the new regulation issued by the Ministry of Education and Culture regarding the "independent learning" policy, it states that simplifying the lesson plans will ease the administrative burden on teachers, as for the core components in the lesson plans, namely learning objectives, learning steps and assessment. The purpose of this activity is to provide training and present some materials related to independent learning and how to make RPP with the latest format. The methods used in this activity were lectures, question and answer discussions and the practice of making lesson plans with the latest format. The result of this dedication is that the training participants are very enthusiastic when the training is ongoing, the teachers can understand the concept of independent learning, are able to make lesson plans with the latest format, and are motivated to make lesson plans because there are only a few components in it

    1,009

    full texts

    1,078

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Nurul Huda
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇