E-Journal Universitas Nurul Huda
Not a member yet
    1078 research outputs found

    Strategi Guru Dalam Mengembangkan Sikap Sosial Siswa Pada Pendidikan Dasar

    Get PDF
    Kehidupan sehari- hari tidak lepas dengan yang namanya sosial, baik itu dalam lingkup keluarga, masyarakat, maupun instansi pendidikan. Manusia dikenal sebagai makhluk sosial karena kehidupannya selalu berkaitan dengan masyarakat lainya. Sifat sosial tersebut merupakan implikasi dari hubungan interaksi dengan lingkungan yang berlatar belakang beragam. Ilmu sosial pun merupakan ilmu tentang perilaku kehidupan manusia sebagai makhluk yang bermasyarakat. Manusia harus melakukan interaksi sosial kehidupan. Hubungan antar masyarakat ini mencakup antar anggota keluarga, teman, tetangga, rekan kerja, dan orang asing sekalipun. Secara sederhana sosialadalah suatu istilah yang memiliki makna yang sangat luas, interaksi sosial adalah dasar dari sifat dasar manusia. Dengan berinteraksi satu sama lai, orang merancang suatu aturaninstitusi, yang sistem dimana mereka berusaha untuk hidup. Dalam berinteraksi juga di perlukan sikap, sikap merupakan tindakan yang mencerminkan perilaku seseorang terhadap reaksi atas suatu hal. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi guru dalam mengembangkan sikap sosial pada siswa kelas V SD N 1 Lubuk Harjo. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pengamatan alami. Penelitian ini dilakukan di SD N 1 Lubuk Harjo Kecamatan Belitang Madang Raya, dengan metode observasi, dokumentasi serta wawancara

    Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Melalui Studi Kasus Menggunakan Video pada Pembelajaran Daring

    Get PDF
    Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong mahasiswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran. Pembelajaran dengan studi kasus berbantu video pembelajaran pada pembelajaran daring diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Dengan menggunakan metode quasy experiment, penelitian ini melibatkan 75 mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univeritas Pasundan. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berpikir kritis yang dikembangkan dari framework Ennis. Indikator berpikir kritis di antaranya; (1) membawa penjelasan yang bersifat elementer dari suatu masalah, (2) mengumpulkan informasi dasar, (3) membuat inferensi, (4) membawa penjelasan lebih lanjut, dan (5) sampai pada kesimpulan yang terbaik. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa secara signifikan (sig. 0.000) dengan N-gain sebesar 0,78 termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, dapat direkomendasikan bahwa model studi kasus dengan berbantu video pada pembelajaran daring dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Hal ini dapat dikembangkan di masa yang akan datang dengan mengadopsi berbagai model atau metode pembelajaran yang lebih inovatif.

    Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Program Acara “Kick Andy” di Metro TV

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pematuhan kesantunan berbahasa dalam program acara “Kick Andy” di Metro TV, sesuai dengan rumusan masalah yaitu bagaimanakah penggunaan prinsip kesantunan berbahasa dalam program acara “Kick Andy” di Metro TV? Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini memakai teknik pengumpulan data berupa teknik simak dan catat, dengan menggunakan teknik analisis reduksi data, interpretasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian peneliti menemukan 61 data yang menerapkan prinsip kesantunan. Hal ini terlihat dari empat video yang diteliti oleh peneliti tayangan bulan Desember 2022, diantaranya: (1) Muda Berkarya di Desa, terdapat 16 maksim; (2) Benih Cinta dari Cinta, terdapat 10 maksim; (3) Air Kehidupan, terdapat 18 maksim; dan (4) Climb To The Top, terdapat 17 maksim. Berdasarkan hasil analisis maksim yang paling banyak digunakan yaitu maksim kedermawanan, maksim pujian, dan maksim kesepakatan. Hal ini menunjukkan dalam acara Kick Andy mengutamakan kesepakatan dalam berinteraksi. Selain mengutamakan kesepakatan dalam berinteraksi, narasumber yang diundang juga memiliki rasa jiwa berbagi yang tinggi. Bukan  hanya materi, tetapi juga berupa bantuan yang diberikan untuk membantu orang lain. Selain itu, Andi F.N sebagai pembawa acara juga banyak memberikan pujian kepada narasumber sehingga acara yang bawakan tidak monoton.

    Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Fisika Menggunakan Flipbook Profesional

    Get PDF
    Berdasarkan observasi dari penelitian sebelumnya diperoleh informasi tentang kurangnya kreativitas guru mata pelajaran fisika  dalam pembuatan bahan ajar fisika. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan (workshop) yakni, pemberian pelatihan pembuatan bahan ajar fisika, selanjutnya dilakukan pendampingan. Jumlah peserta sebanyak 33 orang guru dari Musyawarah Guru Mata pelajaran (MGMP) Fisika Karawang  Jawa Barat yang dilaksanakan melalui luring. Respon peserta diukur dengan menggunakan kuisioner diakhir pelatihan. Peserta mengatakan bahwa materi yang dibahas dalam pelatihan mengatakan 82,21 % sangat puas, dan 17,79 % puas. Para peserta menyampaikan metode pelatihan 80,81 % menyatakan sangat puas dan 19,19 % menyatakan puas dengan metode pelatihan. Selain itu, respon peserta terhadap narasumber/instruktur pelatihan sebesar 84,92 % menyatakan sangat puas dan 15,08 % peserta menyatakan puas, maka dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang digunakan  sudah sangat baik

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB MISKONSEPSI PESERTA DIDIK SMA

    Get PDF
    Miskonsepsi dapat terjadi karena adanya kesalahan pengolahan konsep antara pendidik dan peserta didik. Maksud dari kesalahan pengolahan konsep yaitu adanya ketidak sesuaian antara penyampaian konsep oleh guru dengan penerimaan konsep yang diolah oleh peserta didik. Miskonsepsi dipandang sebagai faktor utama yang dapat menghambat peserta didik dan rujukan bagi pendidik dalam pembelajaran dan pengajaran. Penelitian ini merupakan suatu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel berdasarkan purposive sampling dengan kriteria yang ditentukan oleh peneliti yakni 2 SMA Negeri dan 2 SMA Swasta yang dijadikan sampel penelitian. Tujuan dari peneltian yakni untuk mengetahui apakah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya miskonsepsi peserta didik di tingkat SMA. Berdasarkan hasil penelitian miskonsepsi pada peserta didik disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu karakteristik materi pembelajaran, pengetahuan yang berasal dari dalam diri siswa itu sendiri, minat dan motivasi untuk belajar yang kurang dari dalam diri siswa, kemampuan dan metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru, dan pemakaian buku teks yang kurang maksimal. Faktor yang paling dominan terjadinya miskonsepsi adalah faktor interistik yang ada pada diri siswa sendiri yakni pengolahan pengetahuan yang sudah diterima dan menjadi suatu pengetahuan yang baru dibentuk, sehingga konsep kesalahan menelaah diawal akan mendominasi kekeliruan terjadinya miskonsepsi

    Budaya Pesantren dan Pendidikan Karakter Santri pada Pondok Pesantren Darussalamah

    Get PDF
    Peenelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Darussalamah Muda Sentosa, pada bulan Maret sampai Juli 2022 yang bertujuan : 1) mengetahui bagaimana penerapan budaya pesantren dalam membangun karakter santri di Pondok Pesantren Darussalamah; 2) mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam membangun karakter santri di Pondok Pesantren Darussalamah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa;1) Budaya pesantren dalam bidang keilmuan seperti muwajahah. Bidang akhlak seperti memberikan penanaman perilaku berbicara dengan sopan kepada semua orang terutama kepada orang yang lebih tua darinya. bidang sosial pondok pesantren Darussalamah menerapkannya dengan mengikutsertakan santri dalam setiap kegiatan kemasyarakatan dan saling bergotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan pondok pesantren. 2) Faktor pendukung nya yaitu pondok pesantren Darussalamah memiliki sumber daya manusia yang baik, sumber belajar yang memiliki sanad yang jelas dan mudah dipahami, dan lingkungan yang sangat kooperatif. Selain faktor pendukung terdapat faktor penghambatnya, yaitu terdapat beberapa santri yang perlu pembelajaran ekstra dalam memahami materi yang diberikan, terdapat beberapa wali santri yang perlu diberikan pemahaman terhadap beberapa hal yang berkaitan dengan pondok pesantren. Dan keterbatasan pengawasan, yang tidak selalu 24 jam full mengawasi para santri     &nbsp

    Peran Kepala Madrasah dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di MTs Darussalamah Muda Sentosa

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan di MTs Darussalamah Muda Sentosa, pada bulan Maret sampai Juli 2022. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui Apa saja karakter-karakter yang diharapkan di MTs Darussalamah Muda Sentosa; (2) Untuk mengetahui bagaimana peran kepala madrasah dalam membentukkarakter peserta didik di MTs Darussalamah Muda Sentosa; (3) Untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukankarakter peserta didik di MTs Darussalamah Muda Sentosa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif,data dan hasil penelitian yang diperoleh diolah dan dijelaskan berdasarkan deskripsi penulis. Sumber data yang diambil melalui sumber data primer yakni daripengasuh, dewan asatidz, santriwati, dan sumber sekunder yakni diperoleh dari dokumen dan foto-foto yang berkaitan dengan Pondok Pesantren Darussalamah, Berdasarkan hasil dari penelitian yang disusun oleh Fitri Rohdiantimenunjukkan bahwa:(1) Karakter-karakter yang ditanamkan kepada peserta didik yaitu karakter berakhlakul karimah seperti berbicara yang sopan, Karakter berjiwa sosial tinggi seperti saling tolong menolong, dan karakter taat beragama Islam seperti mengagendakan ibadah sholat Dhuha setiap pagi. (2) Peran Kepala Madrasah dalam pembentukan karakter peserta didiknya yaitu: kepala madrasah merumuskan dan menentukan konsep karakter yang akan ditanamkan ke peserta didiknya yaitu konsep karakter berakhlakuk karimah, kepala madrasah melakukan sosialisasi dan peningkatan tentang karakter berakhlakul karimah dengan menyampaikan pengarahan tentang karakter akhlakul karimah pada forum atau kegiatan yang dijadwalkan madrasah. (3) Faktor pendung dan faktor penghambat dalam proses berjalannya, yaitu faktor pendukung dalam pembentukan karakter peserta didik di MTs Darussalamah Muda Sentosa yaitu Sumber Daya Manusia yang baik, lingkungan madrasah yang berada di lingkungan pondok pesantren menjadi salah satu pendukung dalam pembentukan karakter peserta didik, dan sarana prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya kurangnya peran serta pengawasan orang tua dalam mengawasi anaknya dalam membentuk karakter yang berakhlakul karimah, terkhususnya untuk peserta didik yang tidak tinggal di asrama

    Implementasi Metode Bin-Nadzar Dalam Pembelajaran Tahfidz Di SMPIT Ar-Rahmah Pacitan

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, serta faktor pendukung dan penghambat implementasi metode bin-nadzar dalam pembelajaran tahfidz di SMPIT Ar-Rahmah Pacitan kelas VIII grade B tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik penggumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian yang pertama yaitu terdapat perencanaan penerapan metode bin-nadzar yang ditandai dengan adanya pengelompokan siswa dalam kegiatan pembelajaran serta adanya penyusunan rencana kegiatan pembelajaran seperti silabus dan RPP. Kedua, pelaksanaan metode bin-nadzar dalam pembelajaran tahfidz ini ditunjukkan melalui kegiatan pendahuluan dengan membaca do’a belajar. Lalu dilanjutkan kegiatan inti dengan melaksanaan hafalan tambahan serta muroja’ah dengan membaca dan melihat mushaf Al-Qur’an secara mandiri yang kemudian dilanjutkan dengan setoran kepada guru pengampu. Terakhir yaitu kegiatan penutup, dilaksanakan dengan penyampaian evaluasi dan motivasi. Kemudian hasil yang ketiga, terdapat faktor pendukung dan penghambat implementasi metode bin-nadzar. Adapun faktor pendukung meliputi: 1) adanya perencanaan pembelajaran. 2) rasa semangat pada diri siswa. 3) tingkat kecerdasan siswa. 4) kondisi psikologi siswa. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu meliputi: 1) rasa malas dan kurangnya motivasi pada diri siswa. 2) tingkat kecerdasan yang kurang dari beberapa siswa.&nbsp

    Implementasi Pendidikan Ramah Anak Berbasis Parenting Islami Di SMP Negeri 2 Sumenep

    Get PDF
    Kondisi pendidikan yang krisis adab dan etika banyak menimbulkan perundungan. Sehingga lembaga membutuhkan strategi untuk menurunkan angka perundungan melalui pendidikan ramah anak berbasis Islam.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa Tujuan Pendidikan Ramah Anak? Bagaimana Implementasi Pendidikan Ramah Anak Berbasis Parenting Islami? Bagaimana Dampak Pendidikan Ramah Anak Berbasis Parenting Islami? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang berlokasi di SMP Negeri 2 Sumenep. Peneliti sebagai instrumen, sumber data terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data digunakan perpanjangan kehadiran penelitian, ketekunan pengamatan dan  triangulasi. Hasil penelitian 1) Tujuan pendidikan ramah anak ialah sebagai dasar agar hak semua anak sama, gaya belajar menyesuaikan dengan kebutuhan anak, sekolah harus menjamin pendidikan setiap anak. 2) Implementasi pendidikan ramah anak berbasis parenting islami, setiap pagi guru menyambut siswa dengan sikap ramah, menyediakan sarana dan prasarana CCTV disetiap pojok sekolah, mengadakan deklarasi pendidikan ramah anak, membentuk agen perubahan, menyediakan kotak khusus untuk menampung segala aspirasi siswa, menciptakan suasana belajar  yang ceria, mengadakan kegiatan ekstrakurikuler,. 3) Dampak pendidikan ramah anak berbasis parenting islami ialah sekolah lebih aman, menurunkan angka perundungan, sekolah memberikan kenyamanan kepada peserta didik, berkurangnya tindak bullying, menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis

    Nilai-Nilai Perjuangan dalam Novel Sehidup Sesurga Denganmu Karya Asma Nadia

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai perjuangan dalam novel Sehidup Sesurga Denganmu karya Asma Nadia yang di mana setelah dideskripsikan nilai yang terkandung di dalam novel tersebut dapat ditanamkan kepada peserta didik agar tidak mudah menyerah dalam berjuang hingga dapat mencapai kesuksesan yang diinginkan. Hal tersebut dapat melalui sebuah karya sastra berupa novel. Contohnya pada saat pembelajaran dengan K.13 di kelas XII pada KD 3.9 yaitu menganalisis isi dan kebahasaan novel, dan kelas XII pada KD 4.9 merancang novel atau novelet dengan memperhatikan isi dan kebahasaan baik secara lisan maupun tulis. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif yang menggunakan metode desktiptif. Metode deskriptif ialah langkah yang diambil untuk memecahkan masalah yang akan diteliti dengan mendeskripsikan subjek atau objek penelitian (novel, cerpen, drama, puisi) berdasarkan bukti-bukti yang ada. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu baca, simak, dan catat sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi yaitu identifikasi, klasifikasi, analisis, dan deskripsi. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat nilai perjuangan yang dilakukan beberapa tokoh dalam novel Sehidup Sesurga Denganmu karya Asma Nadia berjumlah 31 data yang mencakup nilai rela berkorban 4 data, nilai persatuan 2 data, nilai harga menghargai 3 data, nilai sabar 5 data, nilai semangat pantang menyerah 11 data dan nilai kerja sama sebanyak 6 data. Nilai perjuangan dalam novel tersebut dapat dijadikan pedoman atau acuan bagi penikmat sastra dalam menjalani suatu perjuangan.

    1,009

    full texts

    1,078

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Nurul Huda
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇