E-Journal Universitas Nurul Huda
Not a member yet
1078 research outputs found
Sort by
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pendekatan pembelajaran matematika realistik terhadap kemampuan berpikir keatif matematika siswa ditinjau dari prestasi belajar matematika siswa, mendeskripsikan pengaruh pembelajaran ekspositori terhadap kemampan berpikir kreatif siswa dan mendeskripsikan pengaruh yang lebih baik dari 2 model pembelajaran yang diterapkan dengan melihat prestasi yang dicapai. Penelitian ini metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasai exsperiment. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII dan pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Dari Hasil analisis data pada pretest kelas eksperimen diperoleh bahwa kemampuan berpikir kreatif matematika siswa masih tergolong rendah dengan nilai rata-rata sebesar 44 dan pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata sebesar 41,08. Dari hasil diatas maka dapat disimpulkan bahwa 1). Pendekatan pembelajaran matematika realistik berpengaruh baik terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. 2) pembelajaran ekspositori kurang berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. 3). Pengaruh pembelajaran matematika realistik lebih baik dari pada pembelajaran ekspositori
Efektivitas Program Pembelajaran Menggunakan Model Pembelajaran ExPRession untuk Meningkatkan Systems Thinking Skills Siswa
Penelitian ini mendeskripsikan efektivitas program pembelajaran menggunakan Model Pembelajaran ExPRession untuk meningkatkan keterampilan sistem berpikir siswa pada materi interferensi cahaya. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas XI MIPA 1 dan XI MIPA 2 dari salah satu SMA di Lampung Timur. Desain penelitian yang digunakan adalah Non-Equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Instrumen tes berupa 7 soal esai yang mengakomodasi tujuh indikator kemampuan berpikir sistem, yaitu: 1) mengeksplorasi berbagai sudut pandang; 2) mempertimbangkan permasalahan secara tepat; 3) menetapkan batasan; 4) unsur pembeda dan pengukur; 5) mengidentifikasi dan mengkarakterisasi hubungan; 6) mengidentifikasi dan mengkarakterisasi umpan balik; 7) menjelaskan dan memprediksi perilaku sistem. Teknik analisis data menggunakan data deskriptif dan parametrik dengan menggunakan Independent Sample T-Test dan N-gain. Hasil Uji Independent Sample T-Test menunjukkan bahwa Sig. (2-tailed) posttest 0,001 kurang dari 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata skor keterampilan berpikir sistem siswa pada kelas eksperimen dan kontrol setelah diberikan perlakuan. Peningkatan keterampilan berpikir sistem siswa pada kelas eksperimen yang melaksanakan program pembelajaran dengan model Pembelajaran ExPRession sebesar 0,6 termasuk dalam kategori sedang, lebih signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional yaitu sebesar 0,2 dengan kategori rendah
Measuring EFL Learners’ Ability in Writing Correlation between Linguistic Language Variables and Writing Proficiency
This study was administered to examine the correlation between linguistic language variables and writing proficiency among English as a Foreign Language (EFL) learners in grades 1-4 and grade 8. 100 students were participating, whose writing proficiency was evaluated based on five aspects: content, fluency, sentence formation, usage, and mechanics. Meanwhile, students\u27 linguistic skill was measured using five indicators: cognitive, composition, vocabulary, style, and sociocultural. The relationship between linguistic language skills and writing ability was examined using a developmental scale model, and which results indicated a positive correlation in all grades. The findings of this study add to the body of knowledge regarding the relationship between linguistic language skills and writing ability and its implications
An Analysis of American Values (Literature Study)
Culture is a collection of values, priority beliefs and norms of behaviour that form the basis for the individual in dealing with all situations that occur. All countries in the world have different cultures, this affects their cultural values as well. America is one of the country with an interesting diversity of cultural identities. The purpose of this study is to analyse the American values. The method in this study uses qualitative methods with literature review approaches. The data obtained is then analysed to be presented descriptively. This research was resume the cultural values that exist in American society include individualism, freedom, competitiveness, privacy, equality, informality, change and progress in the future, human goodness, time, achievement, action, work and materialism, directness and assertiveness
Fairy Tales in The Classroom: Investigating the Effect of English Fairy Tales on Vocabulary Mastery
This research aims to determine the effect of English fairy tales on students\u27 vocabulary mastery. The research employed a true experiment design with 66 eighth-grade students from MTs Masalikil Huda Tahunan, who were divided into two groups: a control group and an experimental group The pre-test and post-test were conducted to assess students\u27 comprehension and fluency in English fairy tales before and after the treatment. In this research, the experimental group showed a significant improvement in vocabulary mastery, with a mean post-test score of 81.35, while the control group had a mean score of 69.06. the result of statistical analysis conducted by independent sample t-test showed a significant difference between the two groups (0.000 < 0.05), indicating that the use of English fairy tales in vocabulary mastery effectively improved students\u27 learning outcomes. This research found that fairy tale techniques with interactive media, such as videos, can help students improve their vocabulary mastery
Pengembangan Kurikulum Pembelajaran Kitab Kuning: Strategi Transformatif Model Pondok Pesantren Nurul Huda Sukaraja
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kurikulum pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Nurul Huda (PPNH) Sukaraja, pesantren terbesar di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman, yang melibatkan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Fokus penelitian adalah pada kurikulum pembelajaran kitab kuning di Madrasah Diniyah Al Umamy PPNH Sukaraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum kitab kuning di pesantren merupakan hal yang penting dan berpotensi membawa perubahan transformatif bagi komunitas. Pengembangan yang dilakukan oleh KH. Affandi melalui PPNH Sukaraja berhasil memobilisasi umat Nahdlatul Ulama di Sumatera Selatan dan masyarakat petani transmigran Jawa di Sumatera Bagian Selatan. Publikasi ini diharapkan dapat memotivasi pihak terkait untuk menerapkan langkah-langkah moderat dalam implementasi kurikulum kitab kuning, menemukan pola yang sesuai dengan situasi masing-masing pesantren, dan mencapai visi Islam sebagai rahmat bagi semesta serta misi peningkatan karakter umat manusia
Implementasi Profil Pelajar Pancasila pada Mata Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya di Sekolah Dasar
Abstrack
Study this aim forknow implementation Profile Pancasila students in the eyes study art culture and crafts (SBdP), in elementary schools, specifically at SDN 01 Gumawang. Approach used in study This namely qualitative with descriptive methods, data collection techniques using observation, interviews and documentation. The validity of the data uses a credibility test with triangulation techniques, both source triangulation and technical triangulation. Data analysis uses the Miles and Huberman model data analysis technique , namely data analysis in the form of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research indicate that the implementation of the Pancasila Student Profile in schools has been going well. This can be seen first, the importance of the Pancasila Student Profile in form The character of students is very significant, because covers aspects of faith, devotion to God Almighty and noble character, global diversity, mutual cooperation, independence, critical reasoning and creativity. These dimensions really support the development of students at this time in the field of education which continues to develop. Second, reflective activities values Profile Pancasila students in SBdP subjects has walk with effective in accordance with indicator Profile Pancasila students. For support creativity participant educate, school has provide a number of available facilities utilized as well as followed by participants his education.
Keywords: Pancasila Student Profile, Cultural arts, Elementary school
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Profil Pelajar Pancasila pada mata pelajaan seni budaya dan prakarya (SBdP), di sekolah dasar tepatnya di SDN 01 Gumawang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dengan teknik triangulasi, baik triangulasi sumber maupun triangulasi teknik. Analisis data menggunakan teknik analisis data model Miles and Huberman, yaitu analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Profil Pelajar Pancasila disekolah sudah berlangsung dengan baik. Hal ini dapat dilihat pertama, pentingnya Profil Pelajar Pancasila dalam membentuk karakter peserta didik sangat signifikan, karena meliputi aspek Beriman Bertaqwa Kepada Tuhan YME dan berakhlaq mulia, Berkebinekaan Global, Bergotong Royong, Mandiri, Bernalar Kritis dan Kreatif. Dimensi tersebut sangat menunjang perkembangan peserta didik pada saat ini dalam bidang pendidikan yang terus berkembang. Kedua, kegiatan-kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dalam mata Pelajaran SBdP telah berjalan dengan efektif sesuai dengan indikator Profil Pelajar Pancasila. Untuk mendukung kreativitas peserta didik, sekolah telah menyediakan beberapa fasilitas yang dapat dimanfaatkan serta diikuti oleh peserta didiknya.
Kata Kunci: Profil Pelajar Pancasila, Seni Budaya dan Prakarya, Sekolah Dasa
Makna Konotatif dan Denotatif dalam Gelar Wicara Liputan 6 Point Of View
Era digitalisasi saat ini, penting untuk memastikan bahwa pesan yang disampaikan oleh tokoh-tokoh terkenal dalam berbagai bidang seperti politik, kebudayaan, dan publik figur dapat dipahami dengan jelas oleh masyarakat yang belum terbiasa dengan makna tersirat atau pesan yang disampaikan secara tidak langsung. Untuk mengulik makna dalam gelar wicara Liputan 6 Point of View maka peneliti menggunakan analisis makna konotatif dan denotatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk representasi makna konotatif dan denotatif dalam gelar wicara Liputan 6 Point of View. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini mengkaji makna konotatif dan denotatif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat dari sumber data gelar wicara Liputan 6 Point of View. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, data display, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 36 makna konotasi dan denotasi dalam gelar wicara Liputan 6 Point of View antara lain: (1) 9 data makna konotasi tinggi yaitu kata karpet merah, berpayung, ketuk pintu hatimu, (2) 5 data makna konotasi ramah yaitu kata narsis, lengser, beliau, (3) 1 data makna konotasi berbahaya yaitu ramalan, (4) 3 data makna konotasi tidak pantas yaitu kata matamu, mati, kadal gurun, (5) 7 data makna konotasi tidak enak yaitu kata teror, benci, lambe turah, (6) 7 data makna konotasi kasar yaitu kata gebukin, cocotnya, miskin, (7) 3 data makna konotasi keras yaitu kata sengsara, haram- haramkan, perangnya, (8) 1 data makna konotasi kanak-kanak yaitu kata mama.
Santri Development at Nahdatul Arifin Islamic Boarding School Sriwangi Through Classical Islamic Text (Kitab Kuning) Learning
The study of classical Islamic texts, known as kitab kuning, is a hallmark of pesantren education and plays a vital role in shaping students’ character and religious knowledge. However, challenges such as limited Arabic proficiency, monotonous teaching methods, and lack of contextual approaches often hinder the effectiveness of learning. This Community Service Program (PkM) aims to empower students at Pondok Pesantren Nahdatul Arifin Sriwangi through a more communicative and practical approach to kitab kuning instruction. The implementation includes initial observation, development of learning modules, training in reading and interpreting classical texts, and thematic discussions linked to students’ daily lives. The results show significant improvement in students’ ability to read and understand kitab kuning, along with a more positive attitude toward classical Islamic learning. This program demonstrates that contextualized approaches to kitab kuning education can meaningfully enhance students’ intellectual and spiritual development
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA MATERI PERDAGANGAN INTERNASIONAL KELAS VIII SMP TERPADU NURUL HUDA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak pendekatan pengajaran yang berbeda terhadap prestasi akademik dalam konteks kurikulum perdagangan internasional kelas delapan di Sekolah Menengah Terpadu Nurul Huda. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif berbasis eksperimen. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Terpadu Nurul Huda. Terdapat total 64 siswa yang diambil dari dua kelas untuk penelitian ini: VIIIA dan VIIIE. Proses pengumpulan data melibatkan penggunaan tes dan kuesioner, sedangkan analisis data memerlukan penerapan regresi linier sederhana. Berdasarkan analisis data yang dilakukan pada penelitian yang mengkaji Pengaruh Metode Pembelajaran Diferensiasi terhadap Hasil Belajar Kelas VIII Materi Perdagangan Internasional di SMP Terpadu Nurul Huda dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif secara statistik antara penerapan pembelajaran Diferensiasi. metode pembelajaran dan hasil belajar pada kelas tersebut di atas. Secara spesifik, hasil analisis menunjukkan bahwa 70% variasi hasil belajar disebabkan oleh metode pembelajaran yang membedakan, sedangkan 30% sisanya disebabkan oleh variabel lain yang tidak berhubungan langsung dengan pelaksanaan metode pembelajaran yang dibedakan