LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
    363 research outputs found

    PEMBERDAYAAN PKK MENINGKATKAN USAHA KUE KHAS SUMATERA SELATAN

    Get PDF
    Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen fakultas ekonomi Universitas Sriwijaya beserta mahasiswanya ini bertujuan untuk memperkuat daya saing usaha kue khas daerah Sumatera Selatan dengan meningkatkan kualitas produk melalui pemberdayaan ibu-ibu PKK. Kegiatan dilakukan dengan metode pelatihan ilmiah berupa ceramah/diskusi tentang pentingnya menghasilkan produk yang berkualitas dan praktek langsung pembuatan kue. Tingkat pemahaman diukur dengan uji kompetensi yang berisi pertanyaan tentang bahan dan proses pembuatan kue dengan memberikan skor pada rentang 0-100. Selanjutnya dilakukan analisis statistik deskriptif berupa skor rata-rata, distribusi frekuensi jawaban yang benar untuk hal-hal yang berkaitan dengan nama bahan dan proses pembuatan kue. Hasil dari observasi ini menunjukkan bahwa target sangat antusias dalam memahami materi yang diberikan. Hasil evaluasi tertulis tingkat pemahaman tentang bahan dan proses pembuatan kue masih rendah, dengan rata-rata 30,5. Praktik pembuatan kue yang dilakukan peserta menunjukkan hasil dengan skor rata-rata 6 (skala 0-10). Melalui pemberdayaan ini, dibangun motivasi yang lebih tinggi untuk meningkatkan kualitas kue khas daerah yang dihasilkan. Dilengkapi dengan kumpulan buku resep yang dapat dijadikan referensi untuk meningkatkan pemahaman akan standar kualitas yang kompetitif. Kata kunci: pemberdayaan, daya saing, kue khas daerah, kualitas produk, pelatihan ABSTRACT Community dedication held by lecturers of the economics faculty of Sriwijaya University and their students aims to strengthen the competitiveness business of special cakes from the South Sumatra region by improving product quality through empowering PKK mothers. The activity was carried out using scientific training methods in the form of lectures/discussions about the importance of producing quality products and direct practice of making cakes. The level of understanding is measured by a competency test which contains questions about ingredients and the process of making cakes by giving a score in the range of 0-100. Furthermore, descriptive statistical analysis was carried out in the form of the average score, the frequency distribution of the correct answers for matters relating to the name of the ingredients and the process of making cakes. The results from this observation showed that the target was very enthusiastic about understanding the material given. The results of the written evaluation in the level of understanding about the ingredients and the process of making cakes are still low, with an average of 30,5. The practice of making cakes by the participants showed results with an average score of 6 (scale 0-10). Through this empowerment, higher motivation is built to improve the quality of the local speciality cakes produced. Equipped with a collection of recipe books that can be used as a reference to increase understanding for competitive quality standards. Keywords: empowerment, competitiveness, the local speciality cakes, quality of product, trainin

    PENDAMPINGAN USAHA PRODUK MAKANAN BEKU BERBAHAN DAGING AYAM DI KELURAHAN OESAPA KUPANG NTT DI MASA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Masa pandemi covid-19 membuat ruang gerak masyarakat terbatas untuk membeli makanan di warung atau di pasar, sehingga produk pangan beku berbahan daging ayam dapat menjadi pilihan, karena praktis, dapat disimpan lama dan bergizi. Namun, permasalahan dari kelompok mitra yaitu: 1) minimnya pengetahuan untuk membuat berbagai variasi produk makanan beku berbahan daging ayam, 2) kurangnya permodalan untuk melakukan usaha kuliner berbahan daging ayam, 3) kurangnya motivasi untuk menjual produk beku berbahan daging ayam. Metode 1) Memberikan bantuan karkas ayam dan paket bantuan alat dan bahan pengolah produk daging ayam, 2) memberikan penyuluhan 3) melakukan pendampingan kegiatan kepada ibu-ibu, dan melakukan evaluasi setiap kegiatan agar ibu-ibu dapat mandiri dan usaha berkelanjutan. Simpulan: 1) Bantuan modal berupa karkas ayam dan peralatan dapat membantu ibu-ibu untuk memproduksi frozen food, 2) Pelatihan wirausaha tentang keuntungan usaha penjualan produk beku berbahan daging ayam, 3) Penyuluhan tentang protein hewani dapat menyadarkan masyarakat untuk meningkatkan konsumsi daging ayam. Kata kunci : daging ayam, makanan beku, karkas, pandemi ABSTRACT During the COVID-19 pandemic, people have limited space to buy food in stalls or at the market, so frozen food products made from chicken meat can be an option, because they are practical, can be stored for a long time  and are nutritious. However, the problems of the partner group are: 1) lack of knowledge to make various variations of frozen food products made from chicken meat, 2) lack of capital to conduct a culinary business made from chicken meat, 3) lack of motivation to sell frozen products made from chicken meat. Methods 1) Provide assistance with chicken carcasses and packages of tools and materials for processing chicken meat products, 2) provide counseling, 3) provide assistance for activities to partners, and evaluate each activity so that partners can be independent and have a sustainable business. Conclusions: 1) Capital assistance in the  form of chicken carcasses and equipment can help partner to produce frozen food, 2) Entrepreneurship training on the benefits of selling frozen products made from chicken meat, 3) Counseling on animal protein can make people aware of increasing consumption of chicken meat. Keywords: chicken meat, frozen food, carcass, pandemi

    PEMBERDAYAAN KELOMPOK UTARAN MELALUI PEMBUATAN SABUN HOMEMADE EKSTRAK KEDELAI DARI SISA PRODUKSI TAHU

    Get PDF
    Kediri dikenal sebagai Kota Tahu dimana banyak usaha kecil menengah yang memproduksi usaha tahu. Salah satu kelompok usaha tahu yang berada di Kediri adalah Kelompok Utaran (Usaha Tahu rumahan) yang berada di Desa Badal Pandean Kabupaten Kediri. Dalam keseharian, kelompok Utaran telah memproduksi tahu, menghasilkan bahan sampingan yang belum dimanfaatkan yaitu ekstrak kedelai. Sari kedelai memiliki beberapa manfaat seperti mencegah penuaan dini, melindungi kerusakan kulit dari sinar ultra violet, serta mencegah terbetuknya jerawat. Melihat besarnya manfaat sari kedelai, maka salah satu limbah produksi tahu kelompok Utaran, dapat pula dijadikan salah satu bahan tambahan pada produksi sabun. Hal ini dilakukan karena sabun menjadi kebutuhan yang penting terutama pada masa pandemi Covid-19 ini. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dalam produksi, pengemasan serta pemasaran produk sabun “Utaran”. Pengabdian masyarakat untuk memanfaatkan sisa tahu yang tidak terjual menjadi sabun ektrak tahu telah dilakukan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan mitra tentang pemanfaatan ektrak tahun menjadi sabun meningkat menjadi 100%. Disamping itu, pelatihan pembuatan tahu menghasilkan mitra mampu membuat sabun ekstrak tahu dengan sangat baik. Pelatihan pengemasan produk juga telah dilakukan untuk menjaga keberlanjutan program. Kata kunci: sabun, homemade, ektrak kedelai, kelompok usaha tahu, covid-19 ABSTRACT Kediri is understood because the City of Tofu where many small and medium businesses produce tofu businesses. one among the tofu business groups in Kediri is that the Utaran Group (home-based Tofu Business) located in Badal Pandean Village, Kediri Regency. In their lifestyle, the Utaran group has produced tofu, producing a by-product that has unused, namely soybean extract. Soybean juice has several benefits like preventing premature aging, protecting skin damage from ultraviolet rays, and preventing acne from forming. Seeing the good benefits of soybean juice, one among the assembly wastes of the Utara group also can be used as another ingredient in soap production. This soap-making program was administered because soap became a crucial necessity, especially during this Covid-19 pandemic. The methods used are counseling, training, and help within the production, packaging, and marketing of " Utaran" soap products. Community service to use the remaining tofu that's unsold into tofu extract soap has been administered. The results of this activity showed that the knowledge of partners about the utilization of year extract into soap increased to 100%. Additionally, the tofu-making training resulted in partners having the ability to form tofu extract soap all right. Training on product packaging and marketing has also been administered to take care of the sustainability of the program Keywords: soap, homemade, soybean extract, tofu business groups, covid-1

    PELATIHAN PEMBUATAN KEMASAN DAN LABEL PRODUK OLAHAN IKAN AIR TAWAR SEBAGAI POTENSI LOKAL UNTUK PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA DI NAGARI ALAHAN PANJANG KECAMATAN LEMBAH GUMANTI KABUPATEN SOLOK

    Get PDF
    Hasil perikanan air tawar yang terdapat di Nagari Alahan Panjang masih terbatas untuk pemenuhan kebutuhan makanan sehari-hari, yaitu lauk-pauk. Biasanya ikan tersebut digoreng, digulai, atau dipepes. Sehingga produksi ikan yang cukup banyak belum dapat dimanfaatkan sebagai suatu produk pangan yang dapat dijual untuk meningkatkan ekonomi keluarga, sekaligus meningkatkan nilai ekonomis ikan air tawar tersebut. Padahal, ikan-ikan tersebut memiliki potensi yang cukup tinggi untuk diolah menjadi berbagai produk pangan yang memiliki nilai ekonomis tinggi, seperti bakso, nugget, sosis, otak-otak, kaki naga, pempek, dan lain-lain. Kegiatan pelatihan pengolahan ikan air tawar menjadi produk-produk tersebut telah dilaksanakan pada tahun 2020.  Oleh sebab itu, pada kegiatan pengabdian masyarakat tahun 2021 ini yang melibatkan ibu rumah tangga maupun remaja putri diberikan materi : Pelatihan Pembuatan Kemasan Dan Label Produk Olahan Ikan Air Tawar Sebagai Potensi Lokal Untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga Di Nagari Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, produk yang mereka hasilkan dapat dikemas dengan baik dan menarik, menjadi salah satu produk unggulan daerah yang dapat dipasarkan baik lokal, regional, maupun nasional. Kata kunci: Alahan Panjang, ikan air tawar, olahan, kemasan, label ABSTRACT The freshwater fishery products found in Nagari Alahan Panjang are still limited to meeting daily food needs, namely side dishes. Usually, the fish is fried, stir-fried, or steam. So that the production of quite a lot of fish can not be used as a food product that can be sold to improve the family's economy while increasing the economic value of the freshwater fish. In fact, these fish have a high enough potential to be processed into various food products that have high economic value, such as meatballs, nuggets, sausages, otak-otak, Chicken drum stick, pempek, and others. The training activities for processing freshwater fish into these products have been carried out in 2020. Therefore, in this 2021 community service activity involving housewives and young women, the following materials are given: Training on Making Packaging and Labeling of Processed Freshwater Fish Products as Local Potential for Family Economic Improvement in Nagari Alahan Panjang, Lembah Gumanti District, Solok Regency. It is hoped that after participating in this training, the products they produce can be packaged well and attractively, becoming one of the regional superior products that can be marketed both locally, regionally, and nationally. Keywords: Alahan Panjang, freshwater fish, processed, packaging, labe

    EDUKASI LANSIA SEHAT DAN BAHAGIA (SMART) PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS TEMPINO MUARO JAMBI

    Get PDF
    Lanjut usia (Lansia) merupakan kelompok yang paling beresiko terkena Covid-19, dikarenakan lansia umumnya memiliki beberapa penyakit komorbid serta tingginya angka mortalitas pada lansia. Salah satu upaya untuk pencegahan penularan Covid-19 pada lansia ialah dengan langkah promotif dan preventif, antara lain dengan pemberian edukasi pada lansia. Selain itu, perlu juga diperhatikan agar lansia tetap sehat dan bahagia di masa pandemi Covid-19 sehingga kualitas hidup lansia tetap terjaga dan resiko tertular Covid-19 pada lansia dapat dikurangi. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap lansia tentang protokol kesehatan dan upaya lansia sehat dan bahagia di masa pandemi Covid-19, dengan jumlah lansia sebanyak 20 orang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diawali dengan pendampingan para lansia untuk berkumpul diruang aula, pemberian kuesioner untuk pre-test, penyampaian informasi dilakukan dengan slide power point tentang protokol kesehatan dan upaya lansia sehat dan bahagia, video, kartu SMART, demonstrasi teknik relaksasi nafas dalam serta diakhiri dengan sesi tanya jawab, post-test, dan pemberian makanan tambahan sehat untuk lansia. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan menambah pengetahuan para lansia tentang pencegahan terjadinya infeksi Covid-19, meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penularan serta menjadi lansia yang SMART. Kata Kunci: Edukasi, Lansia, Sehat, Bahagia, SMART, Covid-19 ABSTRACT Elderly is the group most at risk of contracting Covid-19, because the elderly generally have several comorbid diseases and high mortality rates in the elderly. One of the efforts to prevent Covid-19 transmission in the elderly is by promoting and preventive steps, including providing education to the elderly. In addition, it should also be noted that the elderly remain healthy and happy during the Covid-19 pandemic so that the quality of life for the elderly is maintained and the risk of contracting Covid-19 in the elderly can be reduced. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge and attitudes of the elderly about health protocols and efforts for healthy and happy elderly people during the Covid-19 pandemic, with 20 elderly people. The method of implementing this community service activity begins with the assistance of the elderly to gather in the hall, giving questionnaires for pre-test, delivering information with power point slides about health protocols and efforts for healthy and happy elderly people, videos, SMART cards, demonstrations of deep breathing relaxation techniques. and ended with a question and answer session, post-test, and providing healthy supplementary food for the elderly. The results of this community service activity are expected to increase the knowledge of the elderly about preventing the occurrence of Covid-19 infection, increase awareness of the dangers of transmission and become SMART elderly. Keywords: Education, Elderly, Healthy, Happy, SMART, Covid-1

    PELATIHAN MERUBAH HOBI MENJADI PELUANG BERWIRAUSAHA DI MASA PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN DEMANG LEBAR DAUN PALEMBANG SUMATERA SELATAN

    Get PDF
    Pandemi covid 19 membawa banyak sekali perubahan dalam menjalankan tatanan kehidupan bermasyarakat. Masyarakat wajib memperhatikan pembatasan sosial disebut social distancing. Ini merupakan kebijakan pemerintah yang mengharuskan semua kegiatan dilakukan dirumah, mulai dari sekolah, bekerja ataupun aktifitas lain. Sisi negatif aktifitas dirumah ini adalah menurunnya pendapatan masyarakat karena adanya larangan keluar rumah, sedangkan sisi positifnya masyarakat memiliki banyak waktu menjalankan hobi yang selama ini tidak bisa dilakukan. Fenomena ini menjadi tujuan dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan pelatihan bagaimana cara merubah hobi menjadi peluang berwirausaha guna menambah pendapatan yang sedang menurun dimasa pandemi ini. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini melalui penjelasan teori, diskusi interaktif antara pemateri dan masyarakat peserta pelatihan serta praktek pemasaran produk dengan memanfaatkan media sosial. Hasil dari kegiatan ini terlihat bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti pelatihan, serta berhasil memberikan wawasan, motivasi, kepercayaan diri dan semangat bagi masyarakat bahwa dari hobi bisa dijadikan sebagai peluang berwirausaha yang bisa menghasilkan pendapatan. Dan terlihat beberapa masyarakat langsung memanfaatkan media sosial yang mereka miliki guna memasarkan hobi yang mereka tekuni selama pandemi. Kata kunci: hobi, pandemi, peluang, pendapatan, wirausaha  ABSTRACT  The covid 19 pandemic brought a lot of changed in the order of community life. All communities must pay attention to social restrictions called social distancing. This is a government policy that requires all activities to be done at home, ranging from school, work or other activities. The negative side of this activity at home was the decreased in people's income due to the prohibition of left the house, while the positive side of the community had a lot of time to runned a hobby that had not been able to be done. This phenomenon was the goal in community service activity. We had provided training on how to turn hobbies into entrepreneurial opportunities to increase income that had been declining in this pandemic. The methods used in this training was through theoretical, interactive discussions between speakers and the trainee community as well as product marketing practices by utilizing social media. The resulted of this activity are seen that the community was very enthusiastic about participated in training, and successfully provided insight, motivation, confidence and enthusiasm for the community that from hobbies can be used as an entrepreneurship opportunity that can generate income. And it is seen that some people immediately used the social media they have to market hobbies they pursue during pandemics. Keywords: hobbies, pandemics, change, income, entrepreneurshi

    PENGOLAHAN MAKANAN DARI JAMUR SAWIT DI KECAMATAN SANGIR BALAI JANGGO KABUPATEN SOLOK SELATAN

    Get PDF
    Kegiatan industri sawit menghasilkan limbah berupa tandan kosong kelapa sawit. Tandan kosong kelapa sawit ini berperan sebagai media tumbuh jamur sawit. Luasnya perkebunan sawit yang ada di Kecamatan Sangir Balai Janggo sangat berpotensi menghasilkan jamur sawit dalam jumlah banyak. Permasalahan yang ada adalah sampai saat ini, minat masyarakat Kecamatan Sangir Balai Janggo dalam memanfaatkan potensi yang ada di daerah mereka masih sangat rendah, dikarenakan masih sangat kurangnya informasi tentang pemanfaatan dan pengolahan jamur sawit ini. Padahal jamur sawit ini sangat memungkinkan untuk dijadikan bahan pangan sehat karena mempunyai kandungan protein tinggi dan kandungan lemak yang rendah. Selain itu, permasalahan lainnya adalah jamur sawit ini merupakan bahan pangan dengan karakteristik cepat mengalami pembusukan setelah dipanen, jika tidak segera dilakukan penanganan dan pengolahan lebih lanjut maka akan menurunkan kualitas aroma, bentuk, dan rasa jamur sawit. Oleh karena itu, untuk menjaga kualitas dari jamur sawit, perlu dilakukan penanganan dan pengolahan selanjutnya sehingga dapat mempertahankan kualitas jamur sawit tersebut Kata kunci: makanan, jamur sawit, sangir balai janggo, solok selatan ABSTRACT The activities of the palm oil industry produce waste in the form of empty fruit bunches of oil palm. The empty fruit bunches of this oil palm act as a medium for growing oil palm mushrooms. The extent of oil palm plantations in Sangir Balai Janggo District has the potential to produce large quantities of oil palm mushrooms. The problem that exists is that until now, the interest of the people of Sangir Balai Janggo District in utilizing the potential that exists in their area is still very low, because there is still very lack of information about the utilization and processing of this palm mushroom. Whereas this palm mushroom is very possible to be used as healthy food because it has a high protein content and low fat content. In addition, another problem is that this palm mushroom is a food ingredient with the characteristics of rapidly decaying after being harvested, if it is not immediately handled and processed further it will reduce the quality of the aroma, shape, and taste of the palm mushroom. Therefore, to maintain the quality of the palm fungus, it is necessary to carry out further handling and processing so that it can maintain the quality of the palm fungus. Keywords: food, palm mushroom, solok selata

    PENJUALAN PRODUK OLAHAN DURIAN DAN KONTES BUAH UNGGUL SEBAGAI ATRAKSI WISATA BARU KAMPUNG BATU BUSUK

    Get PDF
    oai:logista.fateta.unand.ac.id:article/839Batu Busuk merupakan kampung yang memiliki potensi ekowisata, wisata peninggalan bersejarah, agrowisata dan wisata budaya. Tujuan kegiatan ini adalah mengangkat dan mempromosikan potensi wisata Batu Busuk melalui penjualan kuliner olahan dan kontes buah durian. Metode pengabdian masyarakat yang diterapkan meliputi kegiatan penyuluhan, demonstrasi, pelatihan dan pendampingan sesuai dengan jenis kegiatan yang berlangsung. Kedua kegiatan yaitu penjualan produk olahan dan kontes buah durian memberikan pengalaman baru bagi pengunjung karena unik dan tidak ditemui pada daerah tujuan wisata lainnya di Sumatera Barat. Dengan demikian kedua atraksi wisata ini dapat menjadi salah satu aktivitas promosi wisata Batu Busuk yang efektif. Seluruh wisatawan yang berkunjung menganggap penting bahwa kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan. Seluruh responden (42 orang) kontes durian, baik dari stakeholder, pengunjung dan peserta kontes setuju bahwa kegiatan kontes seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, sehingga di masa mendatang pemerintah daerah sudah harus mengambil peran yang lebih besar untuk kemajuan wisata Batu Busuk. Kata kunci: agrowisata, atraksi, keberlanjutan, kuliner, promosi  ABSTRACT  Batu Busuk is a village with the potency for nature tourism, historical heritage, agro-tourism and culture tourism. This activity aims to raise and promote the tourism potency of Batu Busuk through the sale of processed culinary delights and a durian fruit contest. The community service method applied includes extension services, demonstrations, training and mentoring in line with ongoing activities. The two activities, namely the sale of durian processed products and the durian fruit contest, provide new experiences for visitors because they are unique and sole tourism destination in West Sumatra. Thus, these two tourist attractions can effectively promote Batu Busuk tourism activities. All tourists consider it crucial that similar activities are carried out sustainably. All respondents (42 people) of the durian contest, including stakeholders, visitors and contestants, agreed that the contest activities should become the responsibility of the local government; hence hereafter, the local government should take a more significant role in the progression of Batu Busuk tourism. Keywords: agrotourism, attraction, sustainability, culinary, promotio

    PEMBERIAN EDUKASI DAN SKRINING FAKTOR RISIKO HIPERTENSI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SURVEILANS PENYAKIT TIDAK MENULAR DI ERA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada sektor kesehatan, ekonomi maupun sosial. Pada sektor kesehatan, bertambahnya jumlah kasus Covid-19 mengakibatkan upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) seperti pos pelayanan terpadu (Posbindu) tidak bisa berjalan. Salah satu kegiatan yang berhenti adalah edukasi dan skrining faktor risiko hipertensi di masyarakat. Kondisi ini akhirnya berdampak pada surveilans faktor risiko hipertensi yang terganggu di puskesmas. Oleh karena itu, dilakukan pengabdian masyarakat melalui skrining faktor risiko hipertensi dan pemberian penyuluhan mengenai hipertensi. Sasaran kegiatan skrining adalah masyarakat usia produktif 15-59 tahun di Kecamatan Mampang Prapatan dan dilakukan dengan desain studi potong lintang. Sedangkan sasaran penyuluhan adalah kader yang bertanggung jawab sebagai pelaksana Posbindu. Pre test dan post test diberikan untuk mengukur tingkat pengetahuan setelah diberikan penyuluhan melalui zoom meeting. Hasilnya adalah 26,9% masyarakat mengalami hipertensi. Faktor –faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi adalah usia di atas 50 tahun, memiliki IMT kategori gemuk, memiliki riwayat orang tua terkena hipertensi, perilaku konsumsi makanan bersantan, perilaku konsumsi makanan berlemak, tidak olahraga,  mengalami stres, sulit tidur, keluhan sakit kepala, dan keluhan sakit tengkuk (dengan nilai p-value <0,05). Pemberian penyuluhan kepada kader mampu meningkatkan pengetahuan mengenai hipertensi dengan nilai hasil pre test dan post test mengalami peningkatan yang bermakna (dengan nilai p-value<0,05). Kata kunci: Edukasi, Hipertensi, Potong lintang, Skrining, Surveilans ABSTRACT The Covid-19 pandemic has had an impact on the health, economic and social sectors. The increasing number of Covid-19 cases has resulted in the inability of community-based health services such as integrated health posts. The activities that stop are health promotion and  hypertension risk factors screening in the community. This condition ultimately has an impact on impaired surveillance of hypertension risk factors at the public health center. Therefore, community service through hypertension risk factors screening and providing counseling about hypertension. The target of the screening activity is people of productive age 15-59 years in Mampang Prapatan District and carried out with a cross-sectional study design. The target of counseling is cadres who are responsible for implementing Posbindu. Pre-test and post-test are gived to measure the knowledge after counseling offered through zoom meetings. The result is 26.9% of people has hypertension. Risk factors related to hypertension include age over 50 years, BMI, fat category, parental history of hypertension, coconut milk consumption behavior, fatty food consumption behavior, not exercise, stress, difficulty sleeping, headache, and neck pain (with p-value <0.05). Providing counseling to cadres can increase knowledge about hypertension with pre-test and post-test scores improved significantly (with p-value <0.05). Keywords: Education, Hypertension, Cross-sectional, Screening, Surveillanc

    EDUKASI CARA MENJADI JUMANTIK MANDIRI UNTUK MENCEGAH DBD DI TENGAH PANDEMI COVID-19 PADA KADER POSYANDU DI DUSUN JETIS, BAKUNGAN, KARANGDOWO, KLATEN

    Get PDF
    Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang jumlah penderitanya cenderung meningkat dan penyebarannya semakin luas. Penyakit DBD merupakan penyakit menular yang terutama menyerang anak-anak. Penyakit DBD mempunyai perjalanan yang sangat cepat dan sering menjadi fatal karena banyak pasien yang meninggal akibat penanganannya yang terlambat. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk mengedukasi warga di Dusun Jetis, Bakungan tentang pencegahan Demam Berdarah Dengue. Dari hasil kegiatan, peserta bisa memahami materi dengan baik dan mereka merasa puas dengan materi yang telah disampaikan. Kata kunci: DBD, Imunitas, Pencegahan ABSTRACT Dengue hemorrhagic fever (DHF) is a public health problem in Indonesia where the number of sufferers tends to increase and its spread is increasingly widespread. DHF is a contagious disease that mainly affects children. DHF, which travels very quickly and often becomes fatal because many patients die due to late treatment. This outreach activity aims to educate residents in Jetis , Bakungan about preventing Dengue Hemorrhagic Fever. From the results of the activity, participants can understand the material well and they feel satisfied with the material that has been delivered. Keywords: DBD, Immunity, Prevention &nbsp

    357

    full texts

    363

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇