Buletin Pos dan Telekomunikasi / Bulletin of Posts and Telecommunication
Not a member yet
    209 research outputs found

    Evaluasi Penggunaan Frekuensi Pada Penyelenggaraan Radio Komunitas

    Get PDF
    Kajian evaluasi ini membahas tentang penggunaan frekuensi pada penyelenggaraan radio komunitas. Dalam penggunaan kanal frekuensi yang terbatas untuk radio komunitas dan juga karena ketidaktahuan dari masyarakat atau penyelenggara radio komunitas tentang peraturan yang berkaitan dengan penggunaan frekuensi khusus radio komunitas sehingga menyebabkan banyaknya penggunaan frekuensi yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah berlaku. Kajian ini berusaha memaparkan permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam penggunaan frekuensi radio komunitas dengan cara pendekatan kualitatif kepada penyelenggara radio komunitas dan dilakukan wawancara mendalam. Dalam kajian ini dihasilkan bahwa banyaknya permasalahan dikarenakan kurangnya pengetahuan penyelenggara dalam hal peraturan yang berkaitan dengan penyelenggaraan radio komunitas

    Tingkat Pemanfaatan Warung Masyarakat Informasi (Studi di Kantor Pos Makassar II)

    Get PDF
    Masalah pokok penelitian ini adalah seberapa tinggi tingkat pemanfaatan Warmasif di Kantor Pos Makassar II. Subjek penelitian adalah individu yang menggunakan internet di Warmasif. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan survei. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilengkapi wawancara mendalam dan observasi tidak terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Warmasif dimanfaatkan sebagai tempat layanan mengakses internet seperti warnet. Tujuan utama responden ke Warmasif untuk berkomunikasi melalui jejaring sosial (Facebook, Twitter). Sedangkan, jenis informasi yang paling banyak dicari bukan informasi UKM, kesehatan, perpustakaan, melainkan informasi lainnya di luar ketiga jenis informasi itu (66,6%).Berdasarkan perhitungan persentase, tingkat pemanfaatan Warmasif setinggi 56,32 %. Untuk meningkatkannya, Kementerian Komunikasi dan Informatika diharapkan segera memperpanjang domain situs Warmasif www.warmasif.co.id. dan memperbaharui perangkat komputer-internet. Kantor Pos dan Dinas Komunikasi dan Informatika Makassar agar melakukan sosialisasi Warmasif kepada stakeholder dan masyarakat

    Persepsi Pengguna Frekuensi Radio di Kota Surabaya terhadap Penanganan Layanan Gangguan Frekuensi Radio

    Get PDF
    Perkembangan teknologi telekomunikasi, teknologi informasi serta arahkebijakan yang lebih demokratis, menyebabkan perkembangan jasa bidang penyiaran meningkat. Keberadaan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Surabaya adalah pengawasan dan pengendalian penggunaan spektrum frekuensi radio di Jawa Timur, penanganan gangguan frekuensi radio, pelaksanaan penertiban dan penyidikan atas pelanggaran penggunaan spektrum frekuensi radio serta mengadakan pengujian ilmiah serta pengukuran spektrum frekuensi radio. Untuk mengetahui kualitas penanganan gangguan frekuensi radio, dilakukan penelitian persepsi pengguna frekuensi terhadap pelayanan penanganan gangguan di Wilayah kerja Balai Monitor Kelas II Surabaya. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif-kuantitatif. Dan untuk menjawab perumusan masalah menggunakan Importance-PerformanceAnalysis (John A. And John C James,1977:77-79), atau Analisis TingkatKepentingan dan Kinerja. Hasil dari Penilaian pengguna frekuensi radioterhadap layanan gangguan kinerjanya sudah bagus dan penilaian terhadap Sikap petugas dalam memberikan penanganan gangguan dan Kemudahan pengisian dan penggunaan formulir aplikasi penanganan gangguan, mempunyai tingkat kepentingan yang paling dominan

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Digital Dividend pada Spektrum Frekuensi Radio Televisi Digital

    Get PDF
    Spektrum frekuensi radio merupakan sumberdaya yang bersifat eksklusif, terbatas dan bernilai ekonomis sehingga pengaturannya harus diatur secara cermat. Dalam penggunaannya, alokasi spektrum frekuensi radio pada penyelenggaraan penyiaran merupakan penggunaan spektrum frekuensi radio yang paling boros. Hal ini dapat dilihat dengan kanal yang ada hanya mampu menyiarkan satu siaran ditambah dengan kanal guard-band sebagai penjaga kualitas siaran yang tidak bernilai ekonomis. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah Republik Indonesia menetapkan Permenkominfo No. 39/PER/M.KOMINFO/10/2009 tentang Kerangka Dasar Penyelenggaraan Penyiaran Televisi Digital Terestrial Penerimaan Tetap Tidak Berbayar (Free to-Air) sebagai era memasuki digitalisasi siaran, sehingga kanal yang ada dapat terpakai secara efisien. Dengan adanya digitalisasi tersebut, menambah penyelenggara konten siaran dan merubah peruntukan kanal UHF yang dapat dialokasikan untuk non-siaran. Kanal ini memiliki keuntungan dengan penurunan Capex Telekomunikasi sebesar 33%. Pada penelitian ini mencoba mengkaji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penggunaan Digital Dividend pada spektrum frekuensi radio televisi digital. Dengan menggunakan studi kualitatif dan teknik Focus Group Discussion kepada penyelenggara siaran dan penyelenggara telekomunikasi, penelitian ini mendapatkan bahwa faktor penentu dalam penggunaan digital dividen secara umum adalah masalah regulasi dan pengalokasian kanal

    Penelitian Perilaku Pengguna Internet Pada Desa Pinter Hasil Pembangunan USO dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) di Provinsi Jawa Tengah

    Get PDF
    Fasilitas internet yang dibangun dengan proyek USO adalah suatu teknologi baru yang dapat menimbulkan reaksi pada penggunanya, baik reaksi menerima maupun reaksi menolak. Oleh karena itu, perlu diketahui model penerimaan teknologi tersebut serta factor-faktor yang berpengaruh terhadap penerimaanya. Salah satu model penerimaan pemakai terhadap teknologi yang paling sesuai sampai sekarang adalah technology acceptance model (TAM) yang dikemukakan oleh Davis dan Khosrow-Pour (2006: 209). Bagaimana kecocokan model TAM dalam menilai penerimaan pengguna terhadap fasilitas internet tersebut dianalisis dengan structural equation modeling (SEM). Pendekatan dalam penelitian ini adalan kuantitatif dengan melakukan survey kepada masyarakat di sekitar lokasi pembangunan proyek USO di Propinsi Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TAM dapat digunakan menilai perilaku masyarakat di sekitar lokasi pembangunan proyek USO dalam menerima dan memanfaatkan fasilitas Internet

    Transmit Power Optimisation in Wireless Network

    Get PDF
    Transmit power optimisation in wireless networks based on beamforming have emerged as a promising technique to enhance the spectrum efficiency of present and future wireless communication systems. The aim of this study is to minimise the access point power consumption in cellular networks while maintaining a targeted quality of service (QoS) for the mobile terminals. In this study, the targeted quality of service is delivered to a mobile station by providing a desired level of Signal to Interference and Noise Ratio (SINR). Base-stations are coordinated across multiple cells in a multi-antenna beamforming system. This study focuses on a multi-cell multi-antenna downlink scenario where each mobile user is equipped with a single antenna, but where multiple mobile users may be active simultaneously in each cell and are separated via spatial multiplexing using beamforming. The design criteria is to minimize the total weighted transmitted power across the base-stations subject to SINR constraints at the mobile users. The main contribution of this study is to define an iterative algorithm that is capable of finding the joint optimal beamformers for all basestations, based on a correlation-based channel model, the full-correlation model. Among all correlated channel models, the correlated channel model used in this study is the most accurate, giving the best performance in terms of power consumption. The environment here in this study is chosen to be Non-Light of- Sight (NLOS) condition, where a signal from a wireless transmitter passes several obstructions before arriving at a wireless receiver. Moreover there are many scatterers local to the mobile, and multiple reflections can occur among them before energy arrives at the mobile. The proposed algorithm is based on uplink-downlink duality using the Lagrangian duality theory. Time-Division Duplex (TDD) is chosen as the platform for this study since it has been adopted to the latest technologies in Fourth Generation (4G) wireless communication systems. Monte Carlo simulation results and discussions are also provided to complement the analysis

    Penggunaan Frekuensi 2,4 GHz dalam Keperluan Internet Wireless Studi Kasus Yogyakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi penggunaan frekuensi 2.4 GHz dalam keperluan internet wireless di daerah Yogyakarta, mengetahui kendala yang dihadapi penyelenggara internet wireless (ISP) dalam memanfaatkan frekuensi 2.4 GHz dan mengetahui tanggapan pengguna internet wireless agar frekuensi 2.4 GHz dapat dimanfaatkan secara maksimal. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya dengan melakukan in-depth interview kepada Balai monitoring frekuensi dan penyelenggara internet wireless yang menggunakan frekuensi 2.4 GHz. Berdasarkan hasil penelitian kondisi penggunaan frekuensi 2.4 GHz pada daerah Yogyakarta masih belum sesuai dengan peraturan yang ditetapkan dalam KM No.2 tahun 2005. Kendala yang dihadapi ISP dalam menggunakan frekuensi 2.4 GHz yaitu banyaknya interferensi yang terjadi. Agar frekuensi 2.4 GHz dapat dimanfaatkan secara maksimal maka peralatan yang digunakan harus disertifikasi terlebih dahulu, dilakukan pengawasan terhadap daya pancar dan penggunaannya mempunyai skill di bidang jaringan internet wireless

    Implementasi Program USO Dalam Aspek Komunikasi

    Get PDF
    Makalah ini merupakan sebuah refleksi pengalaman penulis ketika ikut dalam tim penelitian Internet Perdesaan (USO) yang diselenggarakan BPPKI Yogyakarta di beberapa daerah penerima fasilitas program kontribusi pelayanan universal telekomunikasi beberapa waktu lalu. Di semua daerah yang kami kunjungi penulis melihat kegagalan program dalam mencapai sasaran. Ada permasalahan yang cukup mendasar tentang proses pelaksanaan/pembangunan infrastruktur USO yang kurang sesuai dengan aturan main sehingga menjadi awal kegagalan program USO. Melihat strategisnya program ini bagi upaya pemberdayaan masyarakat melalui teknologi komunikasi dan informatika, maka penulis mencoba menuliskan pengalaman tersebut, dengan harapan karya tulis dapat memberikan pengkayaan terhadap persoalan USO, syukur-syukur makalah ini bisa menjadi masukan bagi implementor buat perbaikan pelaksanaan program USO ke depan

    Peran UPT Balai/Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Dalam Rangka Pembinaan dan Pengawasan Komunikasi Radio Antar Penduduk (KRAP)

    Get PDF
    Komunikasi Radio Antar Penduduk (KRAP) merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan telekomunikasi khusus berbasis perorangan. Pengawasan terhadap KRAP saat ini dilakukan oleh UPT Balai/Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio. Studi ini mengevaluasi peran UPT Balai/Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio dalam pengawasan administratif maupun teknis, dalam rangka terwujudnya penyelenggaraan KRAP yang tertib perangkat, tertib perizinan, dan tertib komunikasi

    166

    full texts

    209

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Buletin Pos dan Telekomunikasi / Bulletin of Posts and Telecommunication
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇