Scientific & Charity Journal UNIMUDA (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong)
Not a member yet
1766 research outputs found
Sort by
Peningkatkan Kemampuan Vocabulary Melalui Program “Weekly English For Kids” Bagi Anak-Anak Di Desa Pelem Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan Jawa Timur
Elementary school aged children in Pelem Village hamlet have trouble learning English. Meanwhile, children have high motivation to learn English but have not been well facilitated in the environment. The purpose of this service is to improve children’s ability to speak English properly and precisely; increase motivation to learn English; and improve academic achievement in learning English at school. The approach used is community service. Lectures, TPR (total physical response), questions and answers, ice breaking, and exercise are some of the techniques employed in this community service. Based on the results of the Weekly English for Kids program, which show that: (1) the children’s self-confidence has grown; and (2) the children’s ability to learn English seems to have increased, it is proven that the children have succeeded in working on worksheets with maximum results. In addition, the village government hopes that this community service will continue to improve children’s English skills
Teknologi Biogas Purifier dengan metode Water Washing-adsorption) sebagai Optimasi Gas Metan untuk Efisisensi Produksi Usaha Rumah Tangga di Kabupaten Sorong
Kabupaten Sorong merupakan kabupaten yang memiliki industri makan dan minuman terbesar di provinsi Papua Barat dengan total 26 usaha industri makanan dan minuman (BPS, 2019). salah satu desa yang terkenal memiliki usaha industri kuliner yang berkembang yaitu berada di desa Klasmelek. Biogas adalah gas yang dihasilkan oleh bakteri apabila bahan organic mengalami proses fermentasi dalam reactor (biodigester) dalam kondisi anaerob (tanpa udara). Kandungan CO2 pada biogas masih cukup besar. Tahap pembuatan biogas purifier terdiri dari tiga tahap yaitu Tahap input, Tahap Black Box, Output setelah pembuatan biogas purifier selanutnya yaitu Penerapan alat kepada mitra dilakukan dengan metode penyuluhan. Persiapan pertama yang dilakukan dalam perancangan desain biogas purifier yaitu persiapan alat dan bahan contohnya pembelian stik las, amplas dan perakitan. Penyuluhan ini dilakukan kepada masyarakat yang memiliki usaha dibidang kuliner di Kampung Klasmelek. Penyuluhan dilakukan dengan metode presentasi. Pada saat presentasi dijelaskan tentang deskripsi alat, cara pemakaian alat melalui buku pedoman serta uji coba secara langsung pada sampel. Teknologi biogas purifier dengan metode water washing – adsorption dapat memaksimalkan kualitas gas yang dihasilkan sehingga dapat menekan biaya proses produksi olahan makanan mitra
INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TANAMAN TALAS (COLOCASIA ESCULENTA L) DI KABUPATEN SORONG
Inventarisasidan Identifikasi Jenis-jenis Tanaman Talas (Colocasia esculenta L) di Kabupaten Sorong. Di bimbing oleh Ratna Prabawati, M.Pd dan Anang Triyoso, M.Pd. penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi dan mengidentifikasi Jenis-jenis Tanaman Talas (Colocasia esculenta L) di Kabupaten Sorong. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sorong mulai bulan Maret 2023 sampai Mei 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode accidental sampling. Karakter morfologi talas berdasarkan panduan IPGRI (International Plant Genetic Resources Institute). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 17 aksesi talas yaitu aksesi 1, aksesi 2, aksesi 3, aksesi 4, aksesi 5, aksesi 6, aksesi 7, aksesi 8, aksesi 9, aksesi 10, aksesi 11, aksesi 12, aksesi 13, aksesi 14, aksesi 15, aksesi 16, dan aksesi 17. Di desa Klakalet dan desa Malagai yang termasuk dataran tinggi terdapat 15 aksesi yaitu aksesi 1, aksesi 2, aksesi 3, aksesi 4, aksesi 5, aksesi 6, aksesi 7, aksesi 8, aksesi 9, aksesi 10, aksesi 11, aksesi 12, aksesi 13, aksesi 14, dan aksesi 17. Di desa Makbusun termasuk dataran rendah terdapat 2 aksesi yaitu aksesi 15 dan aksesi 16
Efektivitas ekstrak Ulva reticulata pada Pakan dalam Mencegah Serangan bakteri Vibrio harveyi pada Udang Windu (Penaeus monodon)
Penyakit Vibriosis merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian pada udang, salah satu agensia penyakit Vibriosis adalah bakteri Vibrio harveyi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas ekstrak Ulva reticulata dalam mencegah serangan bakteri vibrio harveyi pada udang windu.. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Penelitian (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan Perlakuannya dengan mencampurkan ekstrak Ulva reticulata pada pakan komersil dengan dosis A(0 g/kg), B (0,5 g/kg), C (1,0 g/kg) dan D (1,5 g/kg). Hasil Penelitian menunjukkan perlakuan dengan dosis D (1,5 g/kg) memberikan tingkat kelangsungan hidup tertinggi (p<0,05) yaitu 50±5,0% dengan nilai total plate count 2,3 x 104cfu/mL) dan nilai RPS sebesar 40%. Perlakuan D (1,5 g/kg) merupakan dosis terbaik untuk mencegah serangan bakteri Vibrio harveyi
Waterfall Model Inventory Information System at Alvinda Store Karawang
Stock name is a process for calculating incoming and outgoing goods by inventory bookkeeping records. Manual calculations will take a very long time, and the risk of error is very high, so the presentation of the inventory report is hampered because it does not match the predetermined time. The stock opname information system with the Waterfall method can make it easier to accurately calculate the amount of stock inventory and can minimize the counting time to be faster. So that inventory reports can be generated quickly, accurately and on time
Strategy for Packaging Political Content on The Saeful Zaman Youtube Channel
Many political events that Saeful Zaman Channel can discuss and criticize daily are the background of this research with the theme "Strategy for Packaging Political Content on the Saeful Zaman YouTube Channel". This research aims to determine the content packaging strategy in terms of the settings on the YouTube account, the stages of content production, and the benefits of political content for viewers. This research method is a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques are interviews, observation and document analysis. The results of the study show that a content packaging strategy can be created through efforts to package account settings on YouTube Studio as a media identity that must be able to radiate a positive image to the public supported by story ideas that can speak for the public interest, then during live streaming it is important for YouTubers to show interaction with the audience, through the YouTuber's response to each viewer's comment as well as analyzing the comments, then from the benefits of content it must be able to provide more value than just conveying information, namely being a means to change people's mindset so that they are more sensitive and concerned about the current social and political situation
The Influence of Motivation, Compensation, and Physical Work Environment on The Performance of Kumun Health Employees
This study aims to examine the motivation, compensation, and physical work environment on the performance of the employees of the Kumun Health Center in Sungai Penuh City, a total of 43 respondents. Collecting data in this study's primary data was collected by distributing questionnaires to respondents. This research method uses quantitative methods, while the analysis technique used is multiple linear regression analysis, t-test, f-test, and test the coefficient of determination. Partially, there is an influence between motivation (X1) on employee performance (Y) at the Kumun Health Center in Sungai Penuh City as evidenced by the value of t count ≥ t table(2.874 ≥ 2.02269)with a significant value = 0.007< 0.05. Where is the magnitude of the influence of motivation on the performance of employees of the Kumun Health Center in Sungai Penuh City is 0.072%. There is a positive and significant influence between compensation (X2) partially on employee performance (Y) Kumun Health Center in Sungai Penuh Cityas evidenced by the value of t count ≥ t table (4.484≥ 2.02269) with a significant value = 0.000 <0.05. The compensation amount for the performance of the Kumun Health Center employees in Sungai Penuh City is 32.3%. There is a positive and significant influence between the physical work environment (X3) partially on the performance of employees (Y) at the Kumun Health Center in Sungai Penuh Cityas evidenced by the value of t count ≥ t table (3.228 ≥ 2.02269 ) with a significant value = 0.003 <0.05. The magnitude of the physical work environment on the performance of the Kumun Health Center employees in Sungai Penuh City was 19.3%. There is a simultaneous influence between motivation (X1), compensation (X2), and physical work environment (X3) on employee performance (Y) which is 51.7%. The remaining 48.3% is explained by other causal factors not examined in this study
Analisis Perbandingan Hasil Belajar pada Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Muhammadiyah Kecamatan Tulangan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan 2 kurikulum yaitu kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka pada Sekolah Dasar Muhammadiyah di Kecamatan Tulangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif. Untuk teknik pengambilan sempel menggunakan sampling sampel proporsional dengan populasi sebesar 858 dan sampel sebesar 80 peserta didik di kelas 1 dan 4. Instrumen dalam penelitian adalah nilai hasil belajar yang didapat berdasarkan data nilai rata-rata peserta didik kelas 1 dan 4. Teknik analisis data terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, dan uji T (Independent Sample t-test) dalam perhitungannya. Hasil penelitian ini dalam Uji T menunjukkan bahwa nilai sig (2.tailed) 0.00 < 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa nilai rapot pada kelas 1 menggunakan kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka memiliki perbedaan yang signifikan. Pada uji T kelas 4 menunjukkan bahwa nilai sig (2.tailed) 0.00 < 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa nilai rapot pada kelas 4 menggunakan kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka memiliki perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hal tersebut menjelaskan terdapat perbedaan nilai rapot kelas 1 dan 4 pada kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar pada kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka dikelas 1 dan 4
HUBUNGAN KPERCAYAAN DIRI SISWA DENGAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS XI
: Kurangnya rasa percaya diri dan kemampuan memahami konsep yang masih rendah dari siswa kelas XI MIPA 1 SMAN menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri siswa dengan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI MIPA 1 SMAN 1 Muara Bungo. Penelitian ini merupakan penelitian penelitian kuantitatif dengan jenis metode korelasional. Menurut Creswell (2014) penelitian kuantitatif korelasional adalah penelitian yang menggunakan metode statistik yang mengukur pengaruh antara dua variabel atau lebih. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket kepercayaan diri dan tes pemahaman konsep. Teknik Pengambilan Sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling .Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan berbantuan SPSS. Berdasarkan analisis data koefisien regresi, tingkat signifikansi skor kuesioner adalah r = 0,662*, karena koefisisen regresi positif maka ada pengaruh positif kepercayaan diri siswa terhadap pemahaman konsep matematis siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kepercayaan diri siswa dengan pemahaman konsep matematis siswa.
Kata Kunci : Kepercayaan Diri,Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis,Hubungan.  
Faktor Kurangnya Minat Berwirausaha Mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Jambi
Rendahnya minat untuk berwirausaha memang cukup beralasan. Selain karena penuh tantangan, pendidikan sangat kewirausahaan dibutuhkan untuk mendidik minat berwirausaha. Universitas Jambi (UNJA) melatih semangat wirausaha dengan memberikan perhatian lebih besar kepada mahasiswa yang berjiwa wirausaha dalam menghadapi persaingan global, hal tersebut didukung dengan memberikan fasilitas berupa program kegiatan program kreatifitas mahasiswa (PKM), Expo, bazar, pelatihan kewirausahaan dan sebagainya. Namun disetiap program yang berjalan tidak ditemukan mahasiswa Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (PORKES), yang menjadi anggota wirausaha tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan sebelumnya 53,7% mahasiswa PORKES angkatan 2022 kurang berminat dalam berwirausaha. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif, sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa PORKES UNJA angkatan 2022 sebanyak 49 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah wawancara secara langsung yang diberikan kepada sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa menunjukan bahwa faktor penyebab kurangnya minat mahasiswa PORKES dalam berwirausaha diantaranya adalah 1). Tidak Percaya Diri 2). Gensi 3). Tidak ada modal 4). Tidak ada bakat (tidak kompeten dalam hal manajerial) 5). pelunasan untuk membagi waktu 6). Takut gagal atau takut bersaing. 7). Pernah gagal (Trauma). 8) Ingin menjadi karyawan atau pegawai (punya cita-cita lain). Bahkan ada yang mengatakan 9) tidak diizinkan oleh orang tua. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah wawancara secara langsung yang diberikan kepada sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa menunjukan bahwa faktor penyebab kurangnya minat mahasiswa PORKES dalam berwirausaha diantaranya adalah 1). Tidak Percaya Diri 2). Gensi 3). Tidak ada modal 4). Tidak ada bakat (tidak kompeten dalam hal manajerial) 5). pelunasan untuk membagi waktu 6). Takut gagal atau takut bersaing. 7). Pernah gagal (Trauma). 8) Ingin menjadi karyawan atau pegawai (punya cita-cita lain). Bahkan ada yang mengatakan 9) tidak diizinkan oleh orang tua. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah wawancara secara langsung yang diberikan kepada sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa menunjukan bahwa faktor penyebab kurangnya minat mahasiswa PORKES dalam berwirausaha diantaranya adalah 1). Tidak Percaya Diri 2). Gensi 3). Tidak ada modal 4). Tidak ada bakat (tidak kompeten dalam hal manajerial) 5). pelunasan untuk membagi waktu 6). Takut gagal atau takut bersaing. 7). Pernah gagal (Trauma). 8) Ingin menjadi karyawan atau pegawai (punya cita-cita lain). Bahkan ada yang mengatakan 9) tidak diizinkan oleh orang tua. Tidak ada bakat (tidak kompeten dalam hal manajerial) 5). pelunasan untuk membagi waktu 6). Takut gagal atau takut bersaing. 7). Pernah gagal (Trauma). 8) Ingin menjadi karyawan atau pegawai (punya cita-cita lain). Bahkan ada yang mengatakan 9) tidak diizinkan oleh orang tua. Tidak ada bakat (tidak kompeten dalam hal manajerial) 5). pelunasan untuk membagi waktu 6). Takut gagal atau takut bersaing. 7). Pernah gagal (Trauma). 8) Ingin menjadi karyawan atau pegawai (punya cita-cita lain). Bahkan ada yang mengatakan 9) tidak diizinkan oleh orang tua.
Kata kunci: Faktor, kurangnya, Minat, Berwiusaha, Mahasiswa, Olahraga
The low interest in entrepreneurship is quite reasonable. Apart from being full of challenges, entrepreneurship education is needed to instill interest in entrepreneurship. Jambi University (UNJA) instills an entrepreneurial spirit by giving greater attention to students who have an entrepreneurial spirit in facing global competition, this is supported by providing facilities in the form of student creativity program activities (PKM), Expos, bazaars, entrepreneurship training and so on. However, in every program that was running, not a single student was found in Sports and Health Education (PORKES), who was a member of the entrepreneur. Based on the results of previous research, it was found that 53.7% of 2022 PORKES students were less interested in entrepreneurship. This type of research is qualitative with a descriptive method. The sample in this study was UNJA PORKES students class of 2022 with a total of 49 students. The instrument used in collecting data was direct interviews which were given to the sample. The results of the study show that the factors causing the lack of interest of PORKES students in entrepreneurship include 1). Not Confident 2). Prestige 3). No capital 4). No talent (incompetent in managerial terms) 5). Difficulty to divide the time 6). Fear of failure or fear of competing. 7). Never failed (Trauma). 8) Want to become an employee or employee (have other goals). Some even say 9) parents don't allow it.
Kata Kunci : Faktor, Kekurangan, Minat, Kewirausahaan, Mahasiswa, Olahrag