Scientific & Charity Journal UNIMUDA (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong)
Not a member yet
1766 research outputs found
Sort by
A Gender Analysis of EFL Students’ Motivational Orientation in An Inclusive Learning Environment
Motivation is the inner drive a person has to move toward a goal. It is widely accepted that it plays a role in explaining why people start, continue, or stop doing particular behaviors at particular periods. Integrative motivation and instrumental motivation are the two categories of motivation. A good attitude that language learners have toward speakers of the target language and their culture is known as integrative motivation. The desire of a motivated student to master the target language in order to acquire the abilities required to accomplish realistic life goals, such obtaining a decent degree or a job that would ensure their future, is known as instrumental motivation. This research explains the differences in EFL learning motivation between female and male students at SLB-A YAPTI Makassar. There were six students in this study, 3 female students and 3 male students in class IX SLB-YAPTI Makassar. This study uses a qualitative method. Researchers modify various instruments before adopting them. Researchers conducted observations and interviews to collect data. There were 30 questions that researchers gave students. Based on the researchers' findings, female and male students have different learning motivations, there are two out of three female students who have integrative motivation and two out of three male students have instrumental motivation in learning English at SLB-YAPTI Makassar class IX. It is hoped that this research can increase our knowledge regarding the differences in learning motivation of male and male students
Quality Of Services in Flamboyan Flats on Resident Satisfaction
This research aims to analyze the quality of services provided by Rusunawa Flamboyan. Responding to residents' complaints, conducting evaluations, and developing service quality standards are the issues discussed in this research. This research is quantitative and uses the Servqual method with 50 respondents and 50 questionnaires which have gone through validity testing, reliability testing, and hypothesis testing. In testing using the Servqual method on residents of Rusunawa Flamboyan, it was found that they had an average perception of 3.72 regarding the five dimensions of Servqual, while the expected value was 3.36. Thus, there is a difference of 0.36 which is positive, indicating that the service in the five Servqual dimensions has met the residents' expectations
Morphological Analysis on Affixes Found in Song Lyrics Composed by Taylor Swift
This research aims to analyze the types of affixes found in Taylor Swift's song lyrics in the album "Folklore". The method used in this research is descriptive qualitative with data collection techniques through documentation. The data collection process involved five steps: downloading, reading, underlining, classifying, and coding. The results showed that out of 469 data, 464 data (98%) were found to be inflectional affixes. The details are -s/es as much as 188 data (40%), -ing suffix as much as 103 data (21%), -ed suffix as much as 97 data (20%), -en suffix as much as 32 data (6%), -'s suffix as much as 25 data (5%), -est suffix as much as 15 data (3%), and -er suffix as much as 4 data (0.8%). A total of 5 data (1%) are derivative affixes which only consist of the suffix -less. This research provides a deeper understanding of the use of affixes in song lyrics, and shows the flexibility and richness of the English language through morphological processes.
 
The Influence of TikTok on Creativity in Media Production (Broadcasting Students Batch 2020 UBSI Margonda)
The Tiktok application is now popular in Indonesia and globally as a social media platform that is growing rapidly. Tiktok provides a space for its users to express creativity through various video content. This research aims to evaluate the influence of Tiktok on the creativity of 2020 UBSI Margonda Broadcasting students. The approach used in this research is quantitative with a positivism paradigm, and the research design adopts a survey method. A total of 55 respondents were involved in this research, using random sampling techniques. The results of this research show that Tiktok social media has an effect on increasing student creativity
Pemanfaatan Digital Library dalam Program TISEA SEAMOLEC Kemdikbud sebagai Sumber Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 8 Naringgul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan digital library dalam program TISEA SEAMOLEC Kemdikbud sebagai sumber belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 8 Naringgul. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital library membantu meningkatkan akses informasi dan sumber belajar yang lebih luas bagi siswa. Selain itu, digital library juga mendukung keterampilan literasi digital siswa dan memperkaya bahan ajar yang tersedia. Selain itu Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami Pemanfaatn digital library dalam program TISEA SEAMOLEC Kemendikbud sebagai sumber belajar pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 8 Naringgul Kabupaten Cianjur dalam mewujudkan pembelajarn yang aktif, kreatif dan inovatif, sesuai denga kurikulum yang berlaku yang diharapkan oleh pemerintah. Serta meningatakan kompetensi Guru maupun siswa di bidang Teknologi. Dan menyesuaikan gambara pembelajaran di abad 21.Digital library ini merupakan program SEAMOLEC Kemendikbud,yang bekerjasama dengan Negara ASEAN yang bergerak di bidang pendidikan dan bertujuan untu memajukan pendidikan khususnya di Indonesia, penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus (case study). Hasil dari penelitian menunjuka bahwa digital library apabila di libatkan sebagai perangkat pembelajaran yang berbasis Teknologi sesuai dengan kurikum yang berlaku yaitu kurikulm merdeka yang menganjurkan harus ada konte-konten pembelajarn selain itu dapat di gunakan sebagai sumber belajar siswa dan membantu memudahkan memahami materi yang di sampaikan, serta mengembangan kompetensi guru dan kekreatifan siswa di bidang Teknolog
Membangun Kemampuan Keterampilan Sosial (Social Skill) Peserta Didik melalui Metode Pembelajaran Diferensiasi dalam Pembelajaran IPS di Mts Negeri 4 Bandung Barat
Abstrak: Penelitian ini diawali dengan pemikiran bahwa selama ini proses pembelajaran IPS cenderung bersifat peningkatan intelektualitas belaka. Artinya, pembelajaran yang selama ini guru lakukan hanyalah lebih banyak pada kegiatan atau upaya penonjolan Tingkat hafalan dari sekian rentetan topik atau pokok bahasan, dan tidak diikuti dengan pemahaman atau pengertian yang mendalam, yang diterapkan ketika siswa berhadapan dengan situasi baru dalam kehidupannya. Positivisme cenderung memahami sesuatu dari kulit luarnya saja, menolak adanya realitas psikis, atau “menaturalisasikan” realitas psikis menjadi realitas fisis. Agar setiap pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial memungkinkan menjadi lebih bermakna, maka perlu beragam metode pembelajaran yang digunakan salah satunya metode pembelajaran diferensiasi. Pembelajaran diferensiasi adalah proses belajar mengajar yang memberi kesempatan peserta didik mempelajari materi pelajaran sesuai dengan kemampuan yang disukai dan kebutuhannya masing-masing. Dalam pembelajaran berdiferensiasi ada 3 aspek yang bisa dibedakan oleh guru agar peserta didiknya dapat mengerti bahan pelajaran yang mereka pelajari, yaitu aspek konten yang mau diajarkan, aspek proses atau kegiatan bermakna yang akan dilakukan oleh peserta didik di kelas, aspek asesmen berupa pembuatan produk yang dilakukan di bagian akhir yang dapat mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran.Untuk memahami proses inilah, penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam penelitian, dengan persoalan pokok, “Bagaimana membangun kemampuan keterampilan sosial (social skill) peserta didik melalui metode pembelajaran diferensiasi dalam pembelajaran IPS?”Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini ternyata menunjukkan bahwa sebagian kecil guru-guru IPS telah mampu mengimplementasikan proses pembelajaran melalui metode pembelajaran diferensiasi walaupun hanya baru sebatas konsepnya bukan pemahaman secara akademik. Sementara Sebagian besar belum memahami metode pembelajaran diferensiasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa jika proses metode pembelajaran diferensiasi ini diimplementasikan dengan baik, maka pembelajaran akan lebih bermakna, dan berkontribusi pada pembentukan moral sosial.
 
Pengembangan E-Modul Pendidikan Pancasila Bermuatan Profil Pelajar Pancasila pada Dimensi Gotong Royong
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan, tingkat validitas, dan respon peserta didik terhadap E-Modul Pendidikan Pancasila bermuatan Profil Pelajar Pancasila pada dimensi Gotong Royong dengan bahasan karakteristik dan ciri-ciri fisik lingkungan rumah untuk kelas 1 sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Analisis deskriptif skala Guttman untuk menganalisis data. Kriteria Sugiyono untuk angket ahli dan Riduwan untuk angket peserta didik kemudian digunakan untuk interpretasi. Subjek pada penelitian ini adalah 10 peserta didik kelas 1 SDN Tegal Cabe tahun ajaran 2024/2025. Hasil dari penelitian ini adalah produk pengembangan berupa E-Modul Pendidikan Pancasila kelas 1 sekolah dasar. Berdasarkan hasil validasi produk, dari ahli materi memperoleh skor sebesar 87,1 % dengan kriteria sangat layak, validasi ahli media memperoleh skor sebesar 90,7% dengan kriteria sangat layak, dan validasi ahli bahasa memperoleh skor sebesar 91,4% dengan kriteria sangat layak. Maka, keseluruhan persentase produk memperoleh skor rata-rata sebesar 89,7% dengan kriteria sangat layak, serta respons peserta didik memperoleh skor rata-rata sebesar 98% dengan kriteria sangat baik. Oleh karena itu, E-Modul Pendidikan Pancasila pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 1 sekolah dasar sangat layak dan sangat baik untuk digunakan dalam proses pembelajaran peserta didik di kelas 1 SD
Analisis Karakter Gotong Royong Siswa melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter gotong royong siswa melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5). Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru dan 6 siswa kelas IV SD Muhammadiyah 11 Randegan. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kegiatan P5 terdapat siswa yang kurang memperhatikan dan tidak membantu ketika mengerjakan tugas kelompok. Banyak juga siswa yang bersemangat ketika pembelajaran karena melalui P5 mereka belajar hal baru yang sebelumnya belum pernah di dapatkan. Siswa yang melaksanakan P5 dengan baik akan membantu teman yang lainnya untuk tetap mengerjakan tugas kelompok bersama-sama sehingga siswa dapat mengetahui perannya dalam kelompok. Dalam P5 terdapat beberapa tahap yang harus dilaksanakan yaitu tahap pengenalan, kontekstualisasi, aksi, refleksi dan tindak lanjut. Pada tiap tahap dalam P5, siswa diajarkan pentingnya gotong royong antar sesama. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya P5 dapat menjadi solusi untuk menguatkan karakter gotong royong siswa, karena dalam pelaksanaan P5 membutuhkan banyak kerja sama
Metode Diskusi dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Metode Diskusi terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V SD Inpres 111 Temel Kabupaten Maybrat. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen dengan jenis Pretest Posttest Design yaitu sebuah eksperimen yang dalam pelaksanaannya hanya melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen tanpa adanya kelas pembanding (kelas kontrol). Sampel penelitian ini adalah siswa Kelas V sebanyak 15 orang yang ditentukan berdasarkan penarikan sampling jenuh. Jenis pengumpulan data menggunakan observasi dan tes dengan instrument penelitian lembar observasi untuk memperoleh data penerapan metode diskusi dan instrumen tes untuk mendapatkan data hasil belajar IPA. Hasil analisis statistik deskriptif terhadap hasil belajar siswa menggunakan metode pembelajaran diskusi kelompok memperoleh hasil positif, pemahaman materi dan konsep dari IPA dengan metode pembelajaran diskusi ini menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dari pada sebelum menggunakan metode diskusi. hasil uji t menunjukan signifikansi terhadap hasil posttest adalah 0,001 < 0,05 dan nilai t hitung 3.791 > t tabel 2.057 dimana H0 di tolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan metode diskusi pada pembelajran IPA
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS VII SMP ITAS RIOS
Penggunaan media online dapat juga meningkatkan minat siswa untuk belajar, dan menambah waktu belajar yang lebih di luar waktu tatap muka dengan guru di sekolah. Pembelajaran yang menggunakan media online terbukti mampu meningkatkan minat, aktivitas, dan hasil belajar siswa. Siswa akan lebih tertarik jika media yang digunakan merupakan media online yang sering diakses. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk untuk mengetahui pengaruh Metode Luring terhadap Hasil Belajar siswa kelas VII SMP Itas Rios Kota Sorong. Jenis penelitian ini, merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Penelitian ini akan di laksanakan di kelas VII SMP Itas Rios Kota Sorong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2020. Dalam penelitian ini yang menjadi pertimbangan bagi peneliti bahwa teknik ini belum pernah digunakan pada siswa kelas VII dengan jumlah sampel 20 orang siswa. Berdasarkan Hasil t-test membuktikan bahwa pada taraf signifikansi 5% (tingkat kepercayaan 95%) diperole