Publikasi Jurnal Universitas Islam 45
Not a member yet
    3461 research outputs found

    DUKUNGAN SOSIAL DAN HARDINESS TERHADAP STRES AKADEMIK PADA SISWA SEKOLAH PENGGERAK (KURIKULUM MERDEKA)

    Full text link
    There are various forms of education in Indonesia, and highschool education is one of them. High school studentsbelong to the adolescent age group characterized bycuriosity for new experiences, and unresolved curiosity canlead to academic stress. This study aims to examine therelationship between social support, hardiness, andacademic stress among Sekolah Penggerak students usingindependent curriculum. The study sample consisted of 199students from grade 1 selected through cluster randomsampling. The data collection methods of the study wereinterviews and psychological scales. The research used theEducational Stress Scale for Adolescents (ESSA),Multidimensional Scale of Perceived Social Support(MSPSS), and the Hardiness Scale. For the analysis,correlation and multiple regression tests were used.Correlation test results showed a significant relationshipbetween social support and academic stress (r=-0,428,p<0,001) and hardiness and academic stress (r=-0,396,p<0,001). Social support and hardiness explained 26.2% ofacademic stress (R2=0.262; F(2,196)=36.237, p<0.001)

    Pelatihan Olahraga Tradisional Di Desa Karangsegar Kecamatan Pebayuran

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauhwarga Desa Karangsegar, Kecamatan Pebayuran mengetahuiolahraga tradisional. Sasaran dari penelitian ini adalahwarga Desa Karangsegar, terutama guru sekolah dan remajayang berada di desa tersebut baik laki-laki maupunperempuan. Setelah dilakukan penelitian, ditemukan hasilbahwa olahraga tradisional ini sudah cukup terkenal dikalangan masyarakat, namun keberadaannya kini sudah mulaimemudar seiring dengan berkembangnya teknologi yangbegitu pesat. Sekarang kita dapat melihat dari usia anak-anaksampai dewasa semua membawa ponsel dimanapun merekaberada, mereka asik memainkan permainan yang ada didalam ponsel tersebut. Keresahan inilah yang membuatpenulis mengangkat judul di atas. Saat pelaksanaan yangberlangsung di SDN Sumbersari 01, peserta yang hadirmencapai kurang lebih 25 orang yang berasal dari SD seKecamatan Pebayuran dan juga dihadiri oleh tamu undangandari Korwil, K3S, KKG PJOK. Semoga dengan diadakannyaacara ini dapat mengembalikan permainan tradisional sepertihadang, enggrang, patok lele dan lain sebagainya yang sudahditinggalkan menjadi popular kembali dan penulis juga inginmasyarakat tahu bahwasannya olahraga tradisional saat inibukan sekedar permainan tradisional saja melainkan menjadiolahraga yang diperlombakan. Untuk dapat mewujudkan haltersebut, penulis melakukan penelitian kualitatif denganmetode observasi, sosialisasi, pelatihan, dokumentas

    Program Meningkatkan Kebugaran Melalui Senam Kreatifitas Para Lansia Se- Kota Banjarbaru

    Full text link
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan salah satu bentuk implementasi yang akan dilaksanakan kepada mitra dimana mereka sangat memerlukan tenaga ahli dari berbagai bidang, baik pengelolaan, teknik, serta pengembangan tempat latihan. Pada dasarnya kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah bentuk dari komposisi dosen serta mitra untuk dapat sama-sama membangun prestasi khususnya  kebugaran jasmani di Kota Banjarbaru. Kemudian sarana serta alat penunjang olahraga juga sangat diperlukan sekali dalam menggali potensi sumber daya masyarakat khususnya lansia yang ada di sasaran kegaiatan nantinya. Kegiatan Pengabdian dilaksanakan pada bulan Juli – September 2024 dengan sasaran masyarakat kota banjarbaru. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan menjadi hasil tindak lanjut penelitian kepada mahasiswa yang terlibat sebelumnya. Dimana tidak hanya masyarakat yang diberikan senam kebugaran jasmani hingga pengukuran kebugaran dengan beberapa variabel, tetapi juga tim kegiatan pun perlu membangun koordinasi terhadap masyarakat lansia untuk selalu menjaga Kesehatan dan kebugarannya

    PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL UNTUK GURU SEKOLAH DASAR DI DESA JAYALAKSANA

    Full text link
    Dengan berkembangnya teknologi saat ini guru dapat menggunakan alat bantu media audio visual dalam proses pembelajaran. Hal ini dilakukan untuk menghindari verbalisme yang mungkin terjadi apabila hanya menggunakan alat bantu visual. Pembelajaran sebagai suatu proses yang dilalui dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar sebagai bentuk interaksi antara guru dan siswa terhadap materi yang disampaikan di kelas. Media pembelajaran yang monoton dikhawatirkan akan menimbulkan kejenuhan pada siswa sehingga materi tidak terserap dengan baik. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2023 sampai dengan 09 Maret 2023 bertempat di SD Negeri Jayalaksana 04, Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Peserta pelatihan diikuti oleh 10 orang dengan antusias yang tinggi. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu para guru dalam menyajikan alat bantu pembelajaran media audio visual berupa video pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini adalah metode pendidikan masyarakat dan metode pelatihan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) meningkatnya pengetahuan guru-guru SD dalam membuat media pembelajaran audio visual, dan (2) meningkatnya keterampilan dan kreatifitas guru-guru SD dalam membuat media pembelajaran audio visual, yang ditandai dengan adanya media pembelajaran audio visual yang dihasilkan oleh guru

    THE CONCEPT OF DIVINE JUSTICE IN ISLAMIC INHERITANCE LAW (A Transcendental Comparative Analysis of Indonesia and Brunei Darussalam)

    No full text
    The enforcement of justice in Islamic inheritance law is an integral part of the transcendent mission of Islamic law, which seeks to promote the welfare of society through the fair and equitable distribution of wealth. This research aims to examine and compare the implementation of Islamic inheritance law in Indonesia and Brunei Darussalam from the perspective of divine justice and transcendent values. The method used is a juridical-normative approach, incorporating comparative legal analysis, and is supported by secondary data, including regulations, court decisions, and relevant literature. The findings reveal that although both countries recognize Islamic law as a source of law, there are significant differences in the regulatory aspects and the application of transcendental justice principles. Indonesia tends to adopt a compromise between positive law and Islamic law, while Brunei is more consistent in applying Islamic law comprehensively through the Islamic Family Law Act. This study emphasizes the importance of aligning state law with divine values, thus facilitating the realization of substantive justice in contemporary Islamic inheritance practices

    Criteria for Determining Passenger Train Station Location in Bandar Lampung

    No full text
    the increasing number of passengers and the planned development of urban transportation infrastructure. However, the selection of station locations is a crucial aspect that requires careful consideration. This study aimed to identify the key criteria for determining passenger rail station locations in the city. The Delphi method and Analytic Hierarchy Process (AHP) were used to obtain structured expert assessments and to measure the priority of location criteria. The results indicated that accessibility was the criterion with the highest weight (0.480), followed by central activity areas (0.204), land use (0.167), and demand (0.148). Furthermore, the most influential sub-criteria were road networks (0.228), public transportation networks (0.156), and proximity to commercial and service centers (0.097). These results suggest that accessibility and proximity to central activity areas should be the primary considerations to improve mobility, reduce regional disparities, and support sustainable economic growth.Kota Bandar Lampung mempunyai potensi yang cukup besar untuk mengembangkan sistem transportasi kereta api penumpang, seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang dan rencana pembangunan infrastruktur transportasi perkotaan. Namun pemilihan lokasi stasiun merupakan aspek krusial yang memerlukan pertimbangan matang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kriteria utama dalam menentukan lokasi stasiun kereta penumpang di kota. Metode Delphi dan Analytic Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk memperoleh penilaian ahli terstruktur dan mengukur prioritas kriteria lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas menjadi kriteria dengan bobot tertinggi (0,480), disusul kawasan pusat kegiatan (0,204), penggunaan lahan (0,167), dan permintaan (0,148). Selanjutnya, subkriteria yang paling berpengaruh adalah jaringan jalan (0,228), jaringan angkutan umum (0,156), dan kedekatan dengan pusat perdagangan dan jasa (0,097). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aksesibilitas dan kedekatan dengan pusat kegiatan perlu menjadi pertimbangan utama untuk meningkatkan mobilitas, mengurangi kesenjangan antar wilayah, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan

    Analisis Sub-Struktur Menara BTS pada Area dengan Daya Dukung Tanah yang Rendah

    No full text
    The construction of BTS towers to fulfill equitable communication requires analysis of structural construction calculations so the tower can be standing properly in locations that have low soil bearing capacity. This research aims to analyze the design of the BTS tower sub-structure to withstand in structural loads, wind, overturning, and uplift forces so the tower can be standing properly. To achieve the research objectives, studies and analyses were conducted through literature study, load analysis, structural modeling through software analysis and interaction diagrams, evaluation of soil bearing capacity, and verification of applicable construction standards in Indonesia. The analysis shows the dead load of the sub-structure, the overturning moment of 6.539 x 10³ kN.m in the X direction and 5.352 x 10³ kN.m in the Y direction meet the safety value of 1, thus ensuring stability according to SNI 8460: 2017. The maximum ground pressure is 97,808 kN/m², below the required 294,200 kN/m² at a depth of 1.4 m, with safety factors of soil bearing capacity (3.008), shear capacity (2.897), and shear strength (1.5) all meeting safety standards. The reinforcement analysis follows SNI 03: 2847-2019, specifying that D16-200 reinforcement is required for bottom and top with a ratio of 0.002 and 0.001. Torsional shear for axial (1,225 x 10³ kN.m) and compression (1,578 x 10³ kN.m) stress conditions, as well as ratios exceeding 1% ensure the safety of the support. Overall all structural elements meet the safety requirements, ensure the stability of the tower and comply with relevant standards.Peningkatan kebutuhan teknologi komunikasi yang murah dan nyaman mendorong penyedia layanan telepon seluler untuk meningkatkan sinyal jaringan telepon seluler. Perkembangan ini mengharuskan adanya peningkatan jumlah pembangunan menara di daerah pedesaan. Sebagai contoh, Perusahaan Indosat, salah satu penyedia layanan telepon seluler, bekerja sama dengan PT. Protelindo, kontraktor yang khusus menangani pembangunan menara, membangun Menara BTS di Desa Tirto Yudo untuk meningkatkan jumlah menara di daerah pedesaan. Pembangunan Menara BTS memerlukan analisis perhitungan konstruksi struktur agar menara dapat berdiri dengan kokoh meskipun kondisi tanah di lokasi menara memiliki daya dukung tanah yang rendah. Penelitian ini menganalisis sub-struktur bangunan menara agar menara dapat berdiri dengan kokoh di atas tanah serta mampu menahan beban struktur atas menara dan gaya angin, serta menahan beban guling dan beban angkat tanah. Analisis struktur atas menara menunjukkan beban maksimum sebesar 786.893 kN (kompresi) pada Panel 3, 616.739 kN (pengangkatan) pada Panel 9, dan 75.298 kN (gaya horisontal) pada Panel 14. Jika digabungkan dengan beban mati dari struktur bawah, momen guling yang terjadi adalah 6.539 x 10³ kN.m pada arah X dan 5.352 x 10³ kN.m pada arah Y, keduanya melebihi ambang batas keamanan 1, sehingga menjamin kestabilan sesuai dengan SNI 8460:2017. Tekanan tanah maksimum adalah 97.808 kN/m², jauh di bawah 294.200 kN/m² yang diijinkan pada kedalaman 1,4 m, dengan faktor keamanan untuk daya dukung tanah (3.008), kapasitas geser (2.897), dan kekuatan geser (1.5) yang semuanya memenuhi standar keamanan. Analisis tulangan, mengikuti SNI 03:2847-2019, menetapkan bahwa tulangan baja D16-200 diperlukan untuk batang bawah dan atas, dengan rasio tulangan masing-masing 0,002 dan 0,001. Perhitungan geser puntir untuk kondisi tegangan aksial (1.225 x 10³ kN.m) dan kompresi (1.578 x 10³ kN.m), serta rasio baja yang melebihi 1%, memastikan keamanan tumpuan. Secara keseluruhan, semua elemen struktural memenuhi atau melampaui persyaratan keselamatan, memastikan stabilitas menara dan kepatuhan terhadap standar yang relevan

    Dynamic Elastic Moduli of Teak Wood (Tectona grandis): Case study of Existing Buildings in Yogyakarta

    No full text
    This study aims to conduct experimental testing to obtain empirical values of the dynamic elastic moduli (MoEd) of wood, and to study its correlation with the static elastic moduli (MoE). The research method used is a quantitative method to obtain the parameters of progagation time and velocity data, by using a non-destructive test method on the structural components of columns and beams in existing buildings. The scope of the study is the dynamic elastic moduli data obtained from the results of previous studies, namely non-destructive testing on two existing wooden house buildings located in Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta Province, Indonesia. The wood used is Teak wood species (Tectona grandis). The results of the study indicate that the MoEd of Teak wood (Tectona grandis) is obtained at 32891.34 MPa and MoE is 20007.17 MPa, with a ratio of MoE/MoEd of 0.608. The results of the study indicate that the wood in existing buildings is included in the category of strength class 1 with a quality code of E20 referring to SNI 7973.Modulus elastisitas dinamik kayu dapat diperoleh dari pengujian non-destruktif. Terdapat korelasi antara modulus elastisitas dinamik dengan modulus elastisitas statik, yang mana nilainya lebih rendah. Parameter ini merupakan parameter utama dalam perencanaan komponen struktur dan sambungan. Pengujian non-destruktif banyak dilakukan pada bangunan eksisting berdasarkan pertimbangan efisiensi material, mempelajari sisa kekuatan bangunan, kemudahan pengambilan data di lapangan, dan tidak merusak komponen struktur utama bangunan. Penelitian ini bertujuan mendapatkan modulus elastisitas dinamik kayu Jati (Tectona grandis) dan korelasinya terhadap modulus elastisitas statik. Ruang lingkup penelitian adalah data modulus elastisitas dinamik (MoEd) diperoleh dari hasil penelitian sebelumnya yaitu pengujian non-destruktif pada dua bangunan rumah kayu eksisting yang berlokasi di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Studi literatur dilakukan untuk mendapatkan referensi data sekunder modulus elastisitas statik (MoE). Hasil penelitian ini diperoleh nilai MoEd kayu Jati (Tectona grandis) sebesar 32891,34 MPa dan MoE sebesar 20007,17 MPa, dengan rasio MoE/MoEd sebesar 0,608. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kayu pada bangunan eksisting termasuk dalam kategori kelas kuat 1 dengan kode mutu E20 mengacu pada SNI 7973

    Studi Eksperimental Kinerja Sistem AC Split Setelah Retrofit Refrigeran R32 dengan R1270 Sebesar 40%

    No full text
    This study analyzes the performance of a 1 PK split-type air conditioner after replacing a less environmentally friendly refrigerant with a more environmentally friendly alternative, namely from R32 to R1270. Tests were conducted with R1270 in a mass of 40%, at variations of evaporator inlet temperatures of 23°C, 25°C, and 27°C, and condenser inlet temperatures of 30°C and 35°C. R1270 showed a 49,59% decrease in cooling capacity compared to R32, due to its lower cooling capability, which resulted in reduced power consumption by the compressor in R1270 which decreased by 42,09% compared to R32. In addition, the COP value of R1270 was 21,48% lower than that of R32. While R32 still exhibits better thermal performance, R1270 offers higher power consumption efficiency, making it a more energy-efficient choice.Penelitian ini menganalisis kinerja AC tipe split berkapasitas 1 PK setelah mengganti refrigeran yang kurang ramah lingkungan dengan alternatif yang lebih ramah lingkungan, yaitu dari R32 ke R1270. Pengujian dilakukan dengan R1270 dalam massa sebesar 40%, pada variasi temperatur masuk evaporator sebesar 23°C, 25°C, dan 27°C, serta temperatur masuk kondensor sebesar 30°C dan 35°C. R1270 menunjukkan penurunan kapasitas pendinginan sebesar 49,59% dibandingkan dengan R32, disebabkan oleh kemampuan pendinginannya yang lebih rendah, yang berdampak pada berkurangnya konsumsi daya oleh kompresor pada R1270 yang mengalami penurunan sebesar 42,09% dibandingkan dengan R32. Selain itu, nilai COP R1270 tercatat 21,48% lebih rendah dibandingkan R32. Meskipun R32 masih menunjukkan kinerja termal yang lebih baik, R1270 menawarkan efisiensi konsumsi daya yang lebih tinggi, menjadikannya pilihan yang lebih hemat energi

    PENGARUH KECERDASAN EMOSI TERHADAP KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA SISWA KELAS V SD NEGERI CILELES

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosi terhadap komunikasi interpersonal siswa kelas V SD Negeri Cileles dan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi yang ditimbulkan dari kecerdasan emosi terhadap komunikasi interpersonal siswa kelas V SD Negeri Cileles. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode proportionate stratified random sampling. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SD Negeri Cileles dengan total responden sebanyak 72 responden. Berdasarkan uji hipotesis yang sudah dilakukan menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa, valiabel X (kecerdasan emosional) dengan variabel Y (komunikasi interpersonal) diperoleh signifikansi sebesar 0,00 yakni <0,05 yang dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X dan variabel Y, selain itu besar pengaruh yang di berikan oleh variabel X terhadap Y sebesar 26,9% dan sisanya 73,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian

    2,771

    full texts

    3,461

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Publikasi Jurnal Universitas Islam 45
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇