UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Not a member yet
    850 research outputs found

    Dakwah dalam Film Islam di Indonesia (Antara Idealisme Dakwah dan Komodifikasi Agama)

    Get PDF
    Booming-nya film-film bertemakan Islam dewasa ini dalam industri perfilman nasional sesungguhnya bisa dilihat dari dua perspektif, yaitu pertama dari perspektif idealisme dakwah dan kedua dari perspektif komodifikasi agama. Dalam perspektif idealisme dakwah, film-film bertemakan Islam bisa dimaknai sebagai strategi dan politik dakwah yang dikemas melalui artefak budaya. Dakwah harus "berkompromi" dengan teknologi sehingga aktualisasi dakwah semakin bergerak dinamis menyesuaikan dinamika sosial dan budaya.Sementara dalam perspektif komodifikasi agama, film-film bertemakan Islam sesungguhnya merupakan komodifikasi atas agama oleh produksi massa dalam bentuk budaya populer. Dalam hal ini Islam mengalami komodifikasi ketika kepercayaan dan simbol-simbolnya berubah menjadi “komoditas yang bisa dibeli dan dijual demi keuntungan".Dalam konteks ini, komodifikasi agama melalui film-film bertemakan Islam cenderung melegitimasi budaya populer di kalangan umat Islam, utamanya kaum muda Islam. Agama pada gilirannya hanya dikonstruksi untuk memenuhi kepentingan industri (pasar) yang menganut prinsip supply dan demand.Melalui film-film bertemakan Islam, ada semacam upaya mencari visibilitas dan legitimasi di ruang publik nasional bagi agama. Dalam kasus ini, Islam ditampilkan dengan cara yang menarik, segar, dan hybrid dalam rangka membuatnya sebuah alternatif yang menarik bagi budaya kapitalis perkotaan. Di sinilah agama tidak lagi sakral, namun beralih menjadi barang komoditas yang diproduksi oleh pasar. Terlepas dari sejumlah kritik terhadap kehadiran film-film bertemakan Islam, yang pasti film-film bertemakan Islam setidaknya memenuhi "kehausan" dan kerinduan umat Islam terhadap produk budaya yang mewakili kepentingan umat Islam, utamanya dalam kerangka pengembangan dakwah berbasis teknologi modern. Film Islami dengan demikian sesungguhnya tidak sekadar mengusung idealisme dakwah, namun juga telah berkontribusi bagi pelanggengan budaya populer melalui komodifikasi agama

    Dakwah Kampus Berbasis Riset

    Get PDF
    Dakwah kampus berbasis riset (selanjutnya: DKBR) merupakan implementasi dakwah Islamiah di lingkup Pergururan Tinggi dengan basis ilmiah (riset) yang berfungsi sebagai justifikasi, komplementasi, induktifikasi, dan verifikasi dari Al-Qur’an dan Hadis. Cakupan riset yang dimaksud meliputi masalah ke-agamaan, gejala-gejala keagamaan, realitas sosial ke-masyarakatan, realitas sosial keagamaan maupun sains. DKBR merupakan varian dakwah kampus yang menggabungkan wahyu Tuhan dengan temuan manusia (ilmu-ilmu holistik-integralistik). Fokus penelitian ini adalah konsep dan strategi DKBR yang tersaji sesuai dengan situasi, kondisi, dan karakteristik masyarakat ilmiah di kampus

    Perempuan dalam Kajian Komunikasi Politik dan Gender

    Get PDF
    Secara kuantitas perempuan terbesar jumlah pemberian suaranya dalam pemilihan umum. Sehingga tuntutan peran dan partisipasi perempuan tidak hanya sekedar memilih. Perempuan mempunyai hak untuk menduduki jabatan-jabatan strategis dalam bidang politik. Dalam membangun komunikasi politik, perempuan baik secara individu maupun kelompok memiliki alasan-alasan, implikasi dan peran yang memunculkan perannya di partai politik dan legislatif. Melalui komunikasi yang dibangun oleh kaum perempuan tersebut dengan masuk pada sistem politik seperti partai politik ataupun lembaga legislatif, mereka akan menempati posisi atau jabatan-jabatan strategis di dalamnya. Keberadaan perempuan tersebut dapatlah ditelaah melalui kajian komunikasi politik dan gender baik dalam bingkai konsep maupun tataran praktisnya

    BEREBUT LADANG DAKWAH PADA MASYARAKAT MUSLIM JAWA: (Studi Kasus terhadap Konflik Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) dan Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Purworejo

    Get PDF
    Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konflik antara warga Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) dan Nahdlatul Ulama (NU) di berbagai daerah seperti di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Konflik ini berlangsung pada tahun 2011 dan terjadi antara lain di Kelurahan Pangenjurutengah Kabupaten Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan sosiologis. Pengumpulan data lapangan menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara.Penelitian ini menghasilkan: Pertama, konflik antara warga MTA dan NU di Kabupaten Purworejo dilatarbelakangi oleh perbedaan pandangan teologis, terutama menyangkut tradisi lokal. Orang-orang MTA menganggap bahwasannya upacara-upacara keagamaan yang dilakukan orang-orang NU sebagai perbuatan bid’ah yang tidak ada tuntunannya dalam Al-Qur’an dan Hadis. Warga NU merasa keberatan dengan materi dan metode pendekatan yang dilakukan MTA dalam melakukan dakwah karena MTA tidak menghormati perbedaan fiqhiyah, cenderung melecehkan ajaran kelompok lain, provokatif, menyebarkan kebencian, dan permusuhan di kalangan umat Islam. Kedua, resolusi konflik MTA dan NU di Purworejo dilakukan melalui dialog. Dialog difasilitasi oleh Pemkab Purworejo mengundang pihak-pihak yang berkonflik, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), berbagai ormas keagamaan, dan sejumlah stakeholders. Kesepakatan damai akhirnya tercapai melalui dialog. Pihak MTA meminta maaf dan berjanji akan mengevaluasi metode-metode dakwah supaya tidak provokatif, menyebarkan kebencian, dan mencela ‘amaliyah kelompok Islam lainnya

    MENDAKWAHI ORANG-ORANG YANG SUDAH PERCAYA: Pembentukan Perilaku Sosial Masyarakat Nelayan Pesisir Kuala Langsa Propinsi Aceh

    Get PDF
    Tulisan ini mengkaji metode dakwah dan implikasinya terhadap pembentukan perilaku sosial masyarakat nelayan di pesisir Kuala Langsa Aceh. Tulisan ini mengungkap, bahwa metode dakwah yang dilakukan dai di Kuala Langsa belum memberikan perubahan terhadap perilaku sosial masyarakat nelayan. Masyarakat belum memahami agama sebagai etos kerja, melainkan sebatas wacana ibadah dalam arti yang sempit, yakni sebagai ritual keagamaan yang berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan Tuhan. Dakwah juga dilakukan secara statis. Materi dakwah yang disampaikan kurang berkontribusi dalam menjawab persoalan masyarakat pesisir Kuala Langsa. Demikian juga dengan metodenya, masih berkelindan pada metode ceramah (bi al lisan) an sich. Pengembangan dakwah dengan metode yang lebih relevan, misalnya dengan metode bi al kitabah (tulisan), bi al-hal (tindakan nyata), persuasif, dan sebagainya, luput dari perhatian dai

    PEMAHAMAN AKTIVITAS PSIKIS MANUSIA SEBAGAI MODALITAS KONSELOR

    Get PDF
    Manusia sebagai makhluk Allah SWT yang paling sempurna di muka bumi ini memiliki kompleksitas dinamika psikologis yang tidak mudah dipahami begitu saja.Untuk mencapai pemahaman yang holistik diperlukan berbagai pendekatan, dan salah satunya adalah Ilmu Psikologi, yang kajian utamanya selain sikap dan perilaku, juga aktivitas psikis manusia. Pemahaman yang holistik tentang aktivitaspsikis manusia ini terkait dengan tiga hal, yaitu aktivitas kognitis, konatif dan aktivitas afektif. Hal ini karena menjadi bagian dari tuntutan kompetensi akademikdan profesionalisme konselor. Oleh sebab itu, dengan memiliki pemahaman yang komprehensif tentang aktivitas psikis manusia ini, seorang konselor diharapkan lebih dapat dapat menjalankan fungsi dan perannya dengan baik dalam membantumanusia keluar dari permasalahannya, khususnya dalam pelayanan bimbingan dankonseling

    MEDIA MASSA DAN DAKWAH

    Get PDF
    Seperti halnya komunikasi, aktifitas dakwah Islam mutlak membutuhkan media dakwah. Penyampaian pesan dakwah Islam dewasa ini idealnya memanfaatkan media yang dapat menyentuh masyarakat secara tepat dan menyeluruh. Salah satu media komunikasi massa yang dapat digunakan dalam komunikasi Dakwah Islam adalah media Televisi. Televisi mempunyai khalayak yang beragam dan hampir distiap waktu menerpa pemirsanya, untuk itu dakwah melalui media televisi dewasa ini cukup dapat diperhitungkan

    KOS KRISIS CENTER SEBAGAI MODEL MANAJEMEN KESEJAHTERAAN SOSIAL PELAJAR DAN MAHASISWA DI YOGYAKARTA

    Get PDF
    Salah satu keistimewaan DIY adalah adanya kenyataan kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan. Berbagai lembaga pendidikan, khususnya perguruan tinggi banyak berdiri di wilayah ini. Pendidikan adalah panglima pembangunan dan investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumberdaya pembangunan dalam menghadapi berbagai krisis di berbagai bidang. Sejarah telah membuktikan bahwa peran Kerajaan/kraton dengan model kepemimpinan monarki mempunyai visi yang tinggi membela dan mencerdaskan rakyatnya. KCC sebagai salah satu oragnisasi social yang telah berupaya membantu mewujudkan kesejahteraan para pelajar dan mahasiswa yang berorentasi pada harmonisasi nasionalisme. KCC berupaya mencegah terjadinya disfungsionalitas social anak kos dalam kehidupan sehari-hari. KCC siap menjadi jembatan antara anak kos dengan masyarakat setempat. Kegiatan–kegiatan KCC merupakan inti perwujudan manajemen kesejahteraan sosial anak kos di Yogyakarta

    PELUANG DAN TANTANGAN JURU DAKWAH WANITA DALAM MEMBINA AKHLAK REMAJA DI KECAMATAN NGLIPAR, GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA

    Get PDF
    Abstrak Salah satu fenomena yang ada di Kecamatan Nglipar, Gunungkidul, Yogyakarta adalah banyaknya anak putus sekolah, pergaulan bebas, buta huruf al-Qur’an, hamil di luar nilkah, terlibat judi dan narkoba, dan berbagai tindakan menyimpang lainnya. Usaha untuk membina akhlak anak-anak remaja di daerah ini tentu merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk juru dakwah dari kaum wanita. Dalam melaksanakan tugas mulia itu, juru dakwah wanita di daerah ini  tentunya banyak menghadapi tantangan dan sekaligus merupakan peluang dalam beramar makruf dan nahi mungkar. Fokus adalah pertama, bagaimana potret juru dakwah wanita di Kecamatan Nglipar, Gunungkidul, Yogyakarta. Kedua, bagaimana peran juru dakwah waniata dalam pembinaan akhlak remaja di kecamatan Nglipar itu. Ketiga, bagaimana peluang dan tantangan yang dihadapi juru dakwah wanita dalam pembinaan akhlak remaja di kecamatan Nglipar.  Kata kunci: juru dakwahwanita, akhlak remaja, nilai-nilai agama

    ISU-ISU KONTEMPORER KETERPADUAN ANTARA ISLAM DENGAN PERDAMAIAN

    Get PDF
    Secara teori setiap ajaran agama mengajarkan kepada umatnya untuk hidup rukun damai saling toleransi dan menghargai kepada perbedaan pendapat dan paham dan tidak mengajarkan pada umatnya melakukan perbuatan kekerasan atau anarkis terhadap umat lainnya atau golongan lain. Tapi secara praktek di lapangan masih sering terjadi penyerangan saling mencela antara satu paham dengan paham yang lainnya bahkan terhadap agama yang berbeda.Dalam artikel ini penulis ingin menyampaikan tentang missi Islam yaitu suatu agama yang Rahmatan Lil‘alamiin, disini agama mengajarkan kepada umatnya untuk hidup saling mencintai antar sesama, menegakkan perdamaian dan saling toleransi antar sesama manusia tanpa membedakan agama dan paham, akan tetapi realitas di lapangan masih muncul sifat dan sikap saling mencela, dan kekerasan yang mengatasnamakan agama Islam

    726

    full texts

    850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇