UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Not a member yet
    850 research outputs found

    PENGARUH PENERIMAAN ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI ANAK DIFABEL

    Get PDF
    Anak difabel adalah anak yang memiliki kemampuan berbeda dari anak pada umunya, namun kenyataannya masyarakat masih memandang difabel sebagai anak yang “cacat”. Sehingga, hal ini berpengaruh pada sikap orang tua terhadap anak difabel. Sikap orang tua yang ditunjukkan terhadap anak difabel ada yang menerima dan ada yang menolak kehadiran anak difabel, yang merupakan bagian dari reaksi psikologis orang tua. Permasalahan yang diteliti adalah apakah penerimaan orang tua mempengaruhi perkembangan emosi anak difabel. Kemudian, dari permasalahan tersebut, ditentukan hipotesis kerja yaitu ada pengaruh antara penerimaan orang tua terhadap perkembangan emosi anak difabel di Desa Bragung. Untuk menelaah masalah tersebut, digunakan variabel penerimaan orang tua (X) sebagai variabel bebas dan perkembangan emosi anak difabel (Y) sebagai variable terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua yang memiliki anak difabel di Desa Bragung. Sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah sampel populasi yaitu, orang tua dengan anak difabel yang berjumlah 40 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala penerimaan orang tua dan skala perkembangan emosi anak difabel. Hasil dari penelitian ini yaitu, tingkat penerimaan orang tua adalah 47,5% berada pada kategori rendah. Sedangkan tingkat perkembangan emosi anak difabel (a) tunanetra 45,5% berada pada kategori rendah, (b) tunarungu 33,33% berada pada kategori seimbang, (c) tunagrahita 60% berada pada kategori rendah, (d) tunadaksa 60% berada pada kategori rendah. Analisis data penelitian ini menggunakan bantuan komputer program SPSS 16.0 for windows yang menunjukkan korelasi positif dan signifikan antara penerimaan orang tua dengan perkembangan emosi anak difabel (a) tunanetra 0,723, (b) tunarungu 0,706, (c) tunagrahita 0,780, (d) tunadaksa 0,665. Hal ini menunjukkan bahwa Ha diterima karena Rhitung > Rtabel. Kata kunci: Penerimaan orang tua, perkembangan emosi, anak difabe

    Arah Politik Muhammadiyah dalam Pemilihan Presiden 2019: Sebuah Analisis Framing Media Online

    Get PDF
    This paper aims to discover how to frame Muhammadiyah’s political direction news in the 2019 Presidential Election on Republika.co.id, Kumparan.com, and Tribunnews.com. From this phenomenon arises a question of precisely the political direction of Muhammadiyah in the 2019 Presidential Election? The method used in this research is the framing analysis of Robert N. Entman’s model, which states that each media constructing news must go through two stages, namely the selection of issues and the highlighting of aspects. Analyzing data obtained through 4 steps, (1) Define problems, (2) Diagnose causes, (3) Make moral judgment, and (4) Treatment Recommendation. This research shows that Muhammadiyah is a social organization in an association engaged in da'wah Amar Ma'ruf Nahi Munkar and Tajdid. Muhammadiyah as a religious movement has always been a lyric for the participants of the presidential election because it has an excellent political power second after Nahdlatul Ulama (NU), which is said to be a representation of the voice of Muslims. In early September, the number one vice-presidential candidate, Ma'ruf Amin, visited the central office. Muhammadiyah, and the previous month, the number two pair, Prabowo-Sandiaga, also asked for a blessing to participate in the 5th Annual event. After that, I reveal that this study showed three online mass media: Republika.co.id, Kumparan.com, and Tribunnews.com in their coverage of Muhammadiyah's political direction in the 2019 presidential election were neutral. Muhammadiyah, as a religious organization, chose consistency to maintain neutrality in the presidential election and give all Muhammadiyah citizens freedom to vote at the five-yearly event.Paper ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembingkaian berita arah politik Muhammadiyah pada Pemilihan Presiden tahun 2019 di portal berita Republika.co.id, Kumparan.com dan Tribunnews.com. Dari fenomena ini muncul sebuah pertanyaan kemana sebenarnya arah politik Muhammadiyah pada Pemilihan Presiden Tahun 2019? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis framing model Robert N. Entman, yang menyatakan bahwa setiap media mengkontruksi berita harus melalui dua tahap, yaitu seleksi isu dan penonjolan aspek. Data yang diperoleh dianalisis melalui 4 tahap, (1) Define problems, (2) Diagnose causes, (3) Make moral judgement, dan (4) Treatment Recommendation. Penelitian ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi sosial kemasyarakatan dalam bentuk persyarikatan yang bergerak pada wilayah dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan tajdid. Muhammadiyah sebagai gerakan keagamaan selalu menjadi lirikan bagi peserta pemilihan presiden di setiap waktunya, sebab digadang-gadang memiliki kekuatan politik yang menjanjikan kedua setelah Nahdlatul Ulama (NU) yang konon merupakan representasi dari suara umat Islam. Pada awal bulan September yang lalu, calon wakil presiden nomor urut 1 Ma’ruf Amin berkunjung ke kantor PP. Muhammadiyah, dan bulan sebelumnya, pasangan nomor urut 2 yaitu Prabowo-Sandiaga juga meminta restu untuk mengikuti ajang 5 Tahunan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan ketiga media massa online yakni: Republika.co.id, Kumparan.com dan Tribunnews.com dalam pemberitaannya terhadap arah politik Muhammadiyah dalam Pilpres 2019 bersikap netral. Muhammadiyah sebagai ormas keagamaan memilih istiqomah menjaga netralitas dalam Pilpres tersebut dan memberikan kekebasan bagi seluruh warga Muhammadiyah untuk memberikan hak suaranya pada perhelatan lima tahunan tersebut

    Konstruksi Realitas Media Online atas Pemberitaan “Raja Jokowi”: Sebuah Analisis Framing

    Get PDF
    This paper explores the meaning of reality constructions coverage two online media, Tribunnews.com and Detik.com, about "Raja Jokowi" in the general election 2019. The study uses a qualitative method with Entman analysis framing to express means of the media coverage—data collected by taking primary and secondary sources. Primer data took from two online media news that is restricted to November 11-20, 2018. Furthermore, I collected second sources from journals, research reports, online news portals, and books. All online media have been limited by news numbers; Tribunnews.com is five news, and Detik.com is five news. Resulting studies that two online media have been featured a neutral information about "Raja Jokowi" poster. It can be proved with choosing diction word that does not contain controversial. This condition is essential as a social stabilization strut in other to does not occurs a vertical conflict in the political momentum. Meanwhile, the campaign team of Jokowi, know as Tim Kampanye Nasional (TKN), has wisely explored in the media for all of the black campaigns; it will all be taken care by the authorities. The political elite’s consciousness to dampen the masses and fanatical society towards one of the spouses of presidential candidates is a maturity in democracy.Artikel ini mengeksplorasi makna konstruksi realitas pemberitaan dua media online, Tribunnews.com dan Detik.com, tentang “Raja Jokowi” pada momentum pemilihan presiden tahun 2019. Untuk mengungkapkan makna tersebut, studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis framing Entman. Data dikumpulkan dengan pengambilan sumber data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari berita online dua media dengan batasan waktu 11-20 Nopember 2018. Masing-masing media online di batasi jumlah beritanya; Tribunnews.com berjumlah 5 berita dan Detik.com berjumlah 5 berita. Sementara itu, sumber sekunder dikumpulkan melalui sumber dari jurnal, laporan penelitian, portal berita online, dan buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media online tersebut memberitakan tentang poster “Raja Jokowi” bersifat netral. Hal ini dapat dibuktikan dengan pilihan diksi kata yang tidak mengandung kontroversi. Kondisi ini penting sebagai penyangga stabilitas sosial agar tidak terjadi konflik vertikal di tengah politik nasional yang memanas. Sementara itu, kampanye yang mengarah kepada Tim Sukses pemenangan Jokowi, disebut juga Tim Kampanye Nasional (TKN), dapat dihandel secara bijak. Pernyataan Ketua Tim Sukses Jokowi, Erick Tohir, secara bijak menyampaikan dalam media, segala sesuatu yang mengarah kepada kampanye hitam (black campign), semua akan diurus oleh pihak berwenang. Kesadaran elit politik untuk meredam masa dan masyarakat yang fanatik terhadap salah satu pasangan Calon Presiden adalah bentuk kedewasaan dalam berdemokrasi

    Front Matter

    No full text

    Pasar Ekologis Sebagai Arah Pengembangan Tata Kelola Kelembagaan Badan Usaha Milik Desa Mardi Gemi di Desa Gari Gunungkidul

    Get PDF
    This research focuses on how to develop the institutional governance in Village-Owned Enterprises(known as BUM Desa)Mardi Gemi with one of its business units is Argo Wijil Ecological Market. The establishment of this ecological market is initiated by the Ministry of Environment and Forestry (KLHK) through the Directorate General of Pollution Control and Environmental Degradation (DG PPKL) to restore the location of former illegal limestone mines and minimize the natural disasters risk that may result from environmental damage. In doing this research, we used qualitative research methods and for collecting data, we used in-depth interviews, observations, and literature study. The results of this study showed that in developing of institutional governance, the Government of Gari Village, the Manager of BUM DesaMardi Gemi, and market traders need to synergize further to formulate Market Standard Operational Procedures (SOP)to serve as guidelines for implementation this ecological market. This market also can realize the practice to create a friendly environment market atmosphere, moreover, it can be used to empower the community as well as to improve the community welfare. So, Argo Wijil Ecological Market can have a multiplier effect for all Gari Village community.Riset ini memfokuskan pada pengembangan tata kelola kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa)Mardi Gemi dengan salah satu unit usahanya yaituPasar Ekologis Argo Wijil. Pembentukan pasar ekologis ini diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (Ditjen PPKL) untuk memulihkan lokasi bekas tambang illegal batukapur (gamping)milik rakyat dan meminimalisir risiko bencana alam yang mungkin terjadi akibat kerusakan lingkungan. Untuk itu, dalam kajian ini penulismenggunakan metode penelitian kualitatif dengan penggumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, danstudi literatur.Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa dalam pengembangan tata kelola kelembagaan, Pemerintah Desa Gari, Pengelola BUM Desa, dan pedagang pasar perlu bersinergi lebih lanjut untuk merumuskan Standar Operasional Prosedur (SOP)Pasar agar menjadi pedoman pelaksanaan. Selain itu, pasar ini dapat merealisasikan praktik pasar dengan suasana yang ramah lingkungan sekaligus menjadi media pemberdayaan masyarakat guna mendorong peningkatan kesejahteraan warga. Dengan demikian, Pasar Ekologis Argo Wijil dapat memberikan multiplier effectbagi seluruh masyarakat Desa Gari

    Model Kewirausahaan Sosial di Lembaga Agriculture Entrepreneur Clinics

    Get PDF
    Entrepreneur activities are very important, not only become tools for increasingly individual life quality but also to improve state qualities. For the reason, a country must be having entrepreneurship to very much in society. Hence, as an organization of mobility form entrepreneur motivation, Agriculture Entrepreneur Clinics (AEC) has had the commitment to improving the quality of people. With the field research, this article aims to describe of concept, implementation, and result who social entrepreneur in this institution of AEC. The result of research is showing that the concept of social entrepreneurship in the institution of AEC conducted with the way of revolving and advantageous between institution AEC and peasant in simultaneously. Meanwhile, in implementation is conducting of the activities just like shared rice excellent from the result of researching discovery, conducted of new training methods for the ways of plant, coaching, and buying rice for harvest farmers who then sold by institution AEC. Social entrepreneurship in the institution AEC is not only improving for management but also increasingly for society.Pentingnya berwirausaha tidak hanya menjadi alat untuk meningkatkan kualitas hidup secara individu, namun juga untuk meningkatkan kualitas negara. Atas dasar inilah sebuah negara harus memiliki pengusaha yang banyak. Dengan demikian, sebagai lembaga yang bergerak dalam bidang motivasi wirausaha, lembaga Agriculture Entrepreneur Clinics (AEC) memiliki komitmen untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Melalui penelitian lapangan, maka artikel ini hendak mendeskripsikan konsep, implementasi dan hasil yang dicapai dalam berwirausaha sosial di lembaga AEC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep kewirausahaan sosial di lembaga AEC dilakukan dengan cara berputar dan sama-sama menguntungkan antara lembaga AEC dengan petani binaannya. Implementasinya, yaitu dengan melakukan kegiatan seperti membagikan padi unggul hasil temuan lembaga, melakukan pelatihan metode tanam terbaru, melakukan pendampingan, dan membeli padi hasil panen petani  yang kemudian dijual dalam bentuk beras oleh lembaga AEC.  Kewirausahaan sosial di lembaga AEC ini tidak hanya menguntungkan bagi lembaga saja, namun juga menguntungkan bagi masyarakat

    Pemberdayaan Perempuan di Kampung Damai: Studi Pendampingan Komunitas oleh Wahid Foundation di Gemlegan Klaten

    Get PDF
    Indonesia is a multicultural country. For the statement, we are always found social conflict who directly to conducted intolerance action. This intolerance has been attacking group or hate speech in public space. To prevent intolerance issues, Wahid Foundation as a non-government organization has been trying the movement in humanism activities and peace promotes. The activities are through women economic empowerment approach who including “Kampung Damai” concept. For instance, this article is trying the description of women economic empowerment and the result of promoting peace in Gemlegan Village have conducted by Wahid Foundation the name of “Kampung Damai”. This paper is developing of research with a used qualitative-description method. To take informant was used snowball sampling technique. The data collecting was used observation, interview, and documentation methods. For the validity data, I am using triangulation sources and it can analysis through reduction data, display data, and conclusion process. Based on data analysis who collecting has have found that women economic empowerment in Gemlegan Village I share of three-part, namely building group of UKM (Usaha Kecil Menengah), capacity building, and developing the enterprise. Meanwhile, women economic empowerment was the same with peace promote. Hence, the result of women empowerment can be seen of individual aspect (the women who involved in economic development), parents and community, and village government. From the activities carried out by the Wahid Foundation, in general, it has led to a big idea, namely a harmonious and peaceful life. As a basis to strengthen a tolerated life through the increased family economy.Indonesia merupakan negara multikultur. Berangkat dari hal tersebut, tak jarang konflik yang mengarah pada tindakan intoleransi sering kali terjadi. Berupa tindakan menyerang maupun melalui ujaran kebencian (hate speech). Menangkal isu intoleransi yang muncul, Wahid Foundation sebagai lembaga non pemerintah mencoba bergerak dalam ranah kemanusiaan dan mengkampanyekan perdamaian. Kegiatan yang dilakukan melalui pendekatan pemberdayaan ekonomi perempuan dan dikemas dalam konsep “Kampung Damai”. Artikel ini mencoba mendeskripsikan bagaimana pendampingan pemberdayaan ekonomi perempuan yang dilakukan oleh Wahid Foundation dan implikasinya menjadi desa inklusi untuk mempromosikan perdamaian. Paper ini merupakan pengembangan dari penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Teknik penarikan informan menggunakan snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data yang terhimpun dapat ditemukan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan di Desa Gemlegan penulis bagi menjadi tiga, yaitu pembentukan kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM), penguatan kapasitas, dan pengembangan usaha. Sementara itu, pemberdayaan ekonomi perempuan berjalan seiringan dengan pesan perdamaian. Pada gilirannya, hasil pemberdayaan bagi perempuan dapat dilihat dari aspek individu (perempuan yang terlibat dalam pemberdayaan ekonomi), keluarga dan komunitas, serta pemerintahan desa. Dari kegiatan yang dilakukan Wahid Foundation, secara umum, sudah mengarah kepada gagasan besar, yaitu hidup yang rukun dan damai. Sebagai basis untuk menguatkan kehidupan yang penuh toleransi melalui peningkatan ekonomi keluarga

    Pemberdayaan Kelompok Ternak Kambing “Satwa Makmur” Melalui Program CSR PT. PLN (Persero) di Desa Tubanan

    Get PDF
    This article will examines the implementation of partnerships between corporations and community groups through the CSR empowerment program of PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B in Tubanan Village. This study used a descriptive qualitative approach. The data source from field studies, observations, interviews and theoretical research studies that has been done and relevant to the problems raised. The research shows that there are two patterns in increasing community empowerment it’s by increasing human capacity and increasing environmental capacity. Through this paper, it will be very useful to understand how to empower communities through livestock groups and foster motivational empowerment for increasingly of social welfare.Artikel ini mengkaji tentang pelaksanaan kemitraan antara korporasi dengan kelompok masyarakat melalui program pemberdayaan CSR PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B di Desa Tubanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diambil dari studi lapangan, observasi, wawancara serta kajian teoritis dengan penelitian yang pernah dilakukan dan relevan dengan permasalahan yang dikemukakan. Temuan penelitian menunjukan bahwa ada dua pola dalam meningkatkan keberdayaan masyarakat, yaitu melalui peningkatan kapasitas manusia dan peningkatan kapasitas lingkungan. Melalui tulisan ini akan sangat berguna untuk memahami bagaimana cara memberdayakan komunitas melalui kelompok ternak dan menumbuhkan motivasi pemberdayaan bagi peningkatan kesejahteraan sosial

    THE MOSQUE MANAGEMENT INNOVATION: EXPLAINING PROCESS AND DRIVING FORCES

    No full text
    This study aims to explain the innovation process and driving factors in the mosque. This is important because innovation is too focused on the economic sector, forgetting religious institutions. Modern mosques continue to display stretching innovation, but previous studies have not been explaining how to the process. 12 innovative programs in Masjid At-Taqwa Anggut owned by Bengkulu City Government have been appointed as cases. We conducted in-depth interviews with 11 mosque officials and 7 days were used for observation. Seeing how the innovation process, we have used keyword discovery techniques and data categorization. We found a relatively similar pattern in every program. The innovation process in At-Taqwa Anggut starts the needs of worshipers, idea generation, Islamic focus discussion, development, and program execution. Requesting perspective to the Mosque Sharia Council (Islamic expert) is an interesting process. It turned out to be a unique finding because the general framework had not yet been published. Three of the driving factors considered to have a strong influence are the mayor's leadership, the love of the mosque, and the spirituality motivation in the motto of fastabikul khairat.Keywords: Innovation, Mosque Management, Religious Institutio

    PERAN IKATAN PEKERJA SOSIAL MASYARAKAT (IPSM) KOTA YOGYAKARTADALAM PEMENUHAN HAK ANAK JALANAN

    Get PDF
    Peran IPSM Kota Yogyakarta terhadap pemenuhan hak anak jalanan adalah suatu cara atau proses untuk memberikan kebutuhan berupa hak pendidikan, kesehatan, tempat tinggal dan bakat-minat kepada anak jalanan yang berdomisili Kota Yogyakarta. Bertujuan untuk mendeskripsikan peran IPSM Kota Yogyakarta dalam pemenuhan hak anak jalanan di Kota Yogyakarta. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dan hasil data diperoleh dengan wawancara langsung dengan narasumber.  Pekerja sosial masyarakat adalah seseorang sebagai warga masyarakat yang mempunyai jiwa pengabdian sosial, kemauan dan kemampuan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial serta telah mengikuti bimbingan atau pelatihan di bidang kesejahteraan sosial. Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat merupakan wadah perhimpunannya Pekerja Sosial Masyarakat sebagai media koordinasi, konsultasi, pertukaran informasi dan pengalaman serta pengembangan kemampuan adsminitrasi dan teknis di bidang kesejahteraan sosial. Pendampingan anak jalanan yang dilakukan oleh IPSM merupakan peran aktif yang dijalankan untuk memberikan pemenuhan hak anak yang turun kejalanan. Proses rekomendasi program pelayanan dan pemberdayaan dilakukan secara terintegratif dan berkelanjutan dengan acuan tolak ukur yang memungkinkan untuk menilai sejauhmana perubahan yang telah terjadi. Dan yang nantinya akan menjadi acuan dalam pemberdayaan serta pengurangan anak-anak untuk turun ke jalanan. Peran IPSM dalam pemenuhan anak jalanan yakni hak memperoleh pendidikan, kesehatan, tempat tinggal dan bakat-minat. Peran IPSM Kota Yogyakarta dalam pemenuhan hak anak jalanan adalah pendampingan dan memberikan pelatihan untuk memberikan bekal untuk mengembangkan bakat-minat anak tersebut. Jadi peran IPSM adalah sebagai penghubung (broker)  untuk memberikan jalan serta ruang kepada anak-anak dan keluarga untuk melakukan hak sebagai anak dan orang tua. Kata Kunci: Pemenuhan Hak Anak, Anak Jalanan, Pekerja Sosial Masyaraka

    726

    full texts

    850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇