UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Not a member yet
    850 research outputs found

    Dari Selfish menuju Perilaku Produktif: Pergeseran Paradigma Pengguna Media Sosial

    Get PDF
    This study aims to find the causes of changes in trends in the use of social media. Social media which is a means for interaction, communication, conveying information effectively and efficiently, saves complex problems. The use of social media then develops not only in the aspect of communication, but also in the production area. Some groups create new jobs on social media and use it as a means to market their products, goods and services. This proves that there has been a shift in the tendency to utilize social media. To find the causes of this change in trend, this study used a qualitative method using Thomas Kuhn's shifting paradigm approach. Through this approach, this study finds that shifting trends are influenced by the dynamics of deviations in using social media that often occur. This deviation gave rise to a crisis that resulted in a significant change in people's behavior in their social reality, so that to overcome this problem, social media users changed their activities in using media to be more productive. The crisis was not only responded to by users but also by social media service providers. In this case, social media service providers begin to improve their quality and features by narrowing the target, so that users can use them specifically according to their needs.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan penyebab adanya perubahan kecenderungan dalam penggunaan media sosial. Media sosial yang merupakan sarana untuk melakukan interaksi, komunikasi, menyampaikan informasi secara efektif dan efisien, menyimpan problem yang kompleks. Pemanfaatan penggunaan media sosial kemudian berkembang tidak hanya dalam aspek komunikasi, akan tetapi masuk dalam wilayah produksi. Beberapa kalangan menciptakan lapangan pekerjaan baru dalam media sosial dan menjadikannya sebagai sarana untuk memasarkan produk, barang dan jasanya. Hal demikian membuktikan bahwa telah terjadi pergeseran kecenderungan dalam memanfaatkan media sosial. Untuk menemukan penyebab perubahan kecenderungan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan shifting paradigm Thomas Kuhn. Melalui pendekatan tersebut, penelitian ini menemukan bahwa pergeseran kecenderungan dipengaruhi oleh dinamika penyimpangan dalam menggunakan media sosial yang sering terjadi. Penyimpangan ini memunculkan krisis yang berdampak pada perubahan perilaku yang signifikan masyarakat dalam realitas sosialnya, sehingga untuk mengatasi problem tersebut, para pengguna media sosial mengubah aktivitas mereka dalam memanfaatkan media menjadi lebih produktif. Krisis tersebut tidak hanya direpon oleh pengguna akan tetapi juga direspon oleh para penyedia layanan media sosial. Dalam hal ini, penyedia layanan media sosial mulai meningkatkan kualitas dan fiturnya dengan menyempitkan sasaran, sehingga dapat dengan spesifik dimanfaatkan oleh para pengguna sesuai dengan kebutuhan mereka

    Media Tradisional Sebagai Media Komunikasi Pembangunan Masyarakat Titidu Gorontalo

    Get PDF
    Communication media as a means to convey information is traditional and modern. The rapid development of communication technology in modern media by some communication experts is allegedly able to change the traditional form of communication found in Indonesia. The author is interested to know the benefits of the implementation of the Gorontalo tribal tradition as a traditional communication media play a role in development in the village of Titidu? By using the method of observation and in-depth interviews with 34 sources obtained from purposive sampling techniques. This study was also complemented by a literature review to deepen data and data processing using descriptive qualitative analysis. The findings show the existence of traditional media that still survive in the village of Titidu aims to preserve the traditions of the Gorontalo tribal people who place the tradition based on syara 'and syara' based on the book of God as a way of life, so that the culture of Gorontalo people highly values traditions especially those with Islamic nuances. The tradition is related to customs in the form of wedding ceremonies, coronation and reception of officials, funerals, hair cutting and weighting. Art in the form of remembrance (obeyed), burdah (buruda), funds and zamrah. Dance movements or sports such as langga, longgo, and literature in the form of prose and poetry. By implementing interpersonal, group, free and social communication to socialize regional development in the fields of innovation (health, education, national defense, arts, development), government policy, program accountability in the village head's remarks.Media komunikasi sebagai sarana untuk menyampaikan informasi bersifat tradisional dan modern. Pesatnya perkembangan teknologi komunikasi pada media modern oleh beberapa pakar komunikasi disinyalir dapat merubah bentuk komunikasi tradisional yang terdapat di Indonesia. Penulis tertarik untuk mengetahui manfaat pelaksanaan tradisi suku Gorontalo sebagai media komunikasi tradisional berperan dalam pembangunan di Desa Titidu.  Dengan menggunakan metode observasi dan wawancara mendalam terhadap 34 narasumber yang di dapat dari teknik sampling purposive. Penelitian ini juga dilengkapi dengan kajian pustaka untuk memperdalam data serta pengolahan data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Temuan menunjukkan keberadaan media tradisional yang masih bertahan di Desa Titidu bertujuan untuk melestarikan tradisi masyarakat suku Gorontalo yang menempatkan adat bersendikan syara’ dan syara’ bersendikan kitab Allah sebagai pandangan hidup, sehingga secara kultural masyarakat Gorontalo sangat menghargai tradisi-tradisi terutama yang bernuansa Islami. Tradisi tersebut berhubungan dengan adat istiadat berupa upacara pernikahan, penobatan dan penyambutan pejabat, pemakaman, pengguntingan rambut serta pembeatan. Kesenian berupa dzikir (diikili), burdah (buruda), dana-dana dan zamrah. Gerak atau olahraga tarian seperti langga, longgo, dan sastra berupa prosa maupun puisi. Dengan menerapkan komunikasi antar pribadi, kelompok, bebas dan sosial untuk mensosialisasikan pembanguan daerah pada bidang inovasi (kesehatan, pendidikan, bela negara, kesenian, pembangunan), kebijakan pemerintah, pertanggungjawaban program dalam sambutan kepala desa.

    Pencegahan “Privacy Violation” di Media Sosial Pada Kalangan Remaja

    Get PDF
    This article is the result of research on social Media based on the results of the development of internet technology as a new media (newmedia)that has implications in it to give a positive influence andnegatif on human life. The method used is qualitative descriptive whose data is taken through observation at SMAN 1 Pleret Bantul Yogyakarta school. The results of this study show that social media makes it easier for a person to interact and communicate.  Socialcare can also have a big impact on teenagers. Kaum teenagers who are also the most users on social media are very vulnerable and can be victims or perpetrators of cyber   crime, namely privacy  violations.   Remaja as the next generation of the nation must be wise in using social media. Remaja must quickly take langkah by frequently following socialization containing information about actions against cyber crime.Artikel ini adalah hasil penelitian tentang media sosial berbasis dari hasil perkembangan teknologi internet sebagai media baru (new media) yang menimbulkan implikasi didalamnya memberikan pengaruh positif dan negatif pada kehidupan manusia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang datanya diambil melalui observasi di sekolah SMAN 1 Pleret Bantul Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media sosial memudahkan seseorang dalam berinteraksi dan berkomunikasi. Media sosial juga bisa memberikan dampak yang besar bagi remaja. Kaum remaja yang juga sebagai pengguna terbanyak di media sosial sangat rentan dan bisa menjadi korban ataupun pelaku dari cyber crime yaitu pelanggaran privasi atau privacy violation. Remaja sebagai generasi penerus bangsa harus dengan bijak dalam menggunakan media sosial. Remaja harus sigap mengambil langkah dengan sering mengikuti sosialisasi yang berisi informasi perihal tindakan melawan cyber crime

    MAKNA SELF-ACCEPTANCE DALAM ISLAM (ANALISIS FENOMENOLOGI SOSOK IBU DALAM KEMISKINAN DI PROVINSI D.I YOGYAKARTA)

    Get PDF
    AbstractThis study aims to uncover the meaning of Self-Acceptance of mothers who live below the poverty line. With informants 10 mothers living below the poverty line in the province of D.I Yogyakarta, this study is a qualitative-phenomenological. Data was collected through FGD and interviews and analyzed inductively. The results showed that mothers living below the poverty line in the province of D.I Yogyakarta had different definitions of Self-Acceptance. Even so, they have a common concept in accepting the life they have to live in, that is patience. Patience is part of Self-Acceptance and at this point, there is a common perception in living life below the poverty line. Keywords: self-acceptance, phenomenological analysis, mothers, poverty

    KONTROL DIRI PADA REMAJA PENGHAFAL AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN MODERN MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL (MBS) 2 YOGYAKARTA

    Get PDF
    This article discusses the self-control of adolescents who memorize the Koran at the Muhammadiyah Boarding School (MBS) Modern Islamic Boarding School 2 Yogyakarta. The research method used is a qualitative method of phenomenological approach through interviews with two subjects. The results of the study indicate that good self-control is very necessary for Al-Quran memorizing santri especially for teenagers who have many challenges. Challenges faced by the santri at the Muhammadiyah Boarding School (MBS) 2 Yogyakarta Modern Islamic Boarding School, such as the influence of immorality and listening to music that is not Islamic in nature, can be overcome by cultivating self-motivation about the benefits of memorizing the Koran, repeating memorization, routinely listen to and read the Koran.Keywords: Self Control, Youth, Al-Qura

    PENGARUH METODE SOSIODRAMA TERHADAP PERILAKU SOPAN SANTUN SISWA MAN 3 BANTUL

    Get PDF
    ABSTRACTPoliteness among students begin to decline, phenomenon occured in schools many students who do not understand the behavior of courtesy in relationships in the school environment. Therefore, guidance and counseling services are expected to overcome this phenomenon. This research intend to find out and analyze the effect of sociodrama method on students manners. The type of research is experimental research with research subjects totaling 15 students. Data collection technique uses courtesy scale, observation, interview and documentation. In addition, data analysis technique uses paired samples test (T-test). The results of data analysis obtained from the average pretest score is 138,40 while the average posttest score is 143,67. Based on these data show that there is an average increase of -5,267. Correlation value obtained from paired samples test (T-test) is 0,915 with significant 0,000. T-count Value is -3,088 with sig. (2-tailed) value is 0,008. T-count (-3,008) ≥ t-table (2,145) and sig. (2-tailed) value is 0,008 ≤ 0,05. These data mean that Ha in this research is accepted and Ho is rejected so that there are different an average manners before and after treatment (sociodrama method). Thereby, sociodrama method influences the behavior of student’s manners MAN 3 Bantul.Keywords: Sociodrama Method, The Behavior of Courtes

    MANAJEMEN PELAYANAN PROGRAM PASCA HAJI PADA KBIH RINDU KA’BAH BANTUL: SEBUAH UPAYA MEMPERERAT UKHUWAH ISLAMIYAH

    Get PDF
    Haji adalah sebuah peristiwa besar dan melibatkan manusia dalam jumlah yang banyak. Saat pergi haji banyak orang merasa memiliki relasi bahkan keluarga baru, namun menjadi pertanyaan bagimana relasi tersebut setelah rangkaian ibadah haji selesai dan jamaah kembali ke tanah air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana proses manajemen pelayanan program pasca haji dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Rindu Ka’bah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripstif dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, proses pelayanan pasca haji telah dilaksanakan sesuai dengan nilai-nilai manajemen dimana hal ini dibuktikan dengan adanya kegiatan menyusun rencana, mengimplementasikan rencana, mengkoordinasikan kegiatan, dan penyelesaian kegiatan pelayanan (evaluasi kegiatan) serta adanya pelayanan yang baik terhadap para jamaah. Kedua, program layanan pasca haji yang dilaksanakan oleh KBIH Rindu Ka’bah seperti meliputi pengajian rutin, konsultasi syariah, bakti sosial, sms tausyiah, hingga pembangunan tempat ibadah dan rihlah. Ketiga, para jamaah menyatakan bahwa kegiatan pasca haji serta pelayanan yang diberikan sangat memuaskan sehingga terciptanya ukhuwah Islamiyah antar jamaah. Hal ini menciptakan relasi yang baik meskipun para jamaah sudah pulang dari Arab Saudi. Keywords: Manajemen Pelayanan, Pasca Haji, KBIH Rindu Ka’bah, Ukhuwah Islamiyah

    MANAJEMEN PENGORGANISASIAN DAKWAH DALAM PERAYAAN BUDAYA SEKATEN DI KERATON YOGYAKARTA

    Get PDF
    Tradisi Sekaten merupakan tradisi untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang diadakan setiap bulan Robiul Awal. Tradisi ini telah dilaksanakan sejak kerajaan Islam Demak berdiri di Jawa. Pada intinya, tradisi Sekaten merupakan media dakwah yang dimanfaatkan oleh para Wali Sanga dalam melaksanakan dakwah di tanah jawa dengan bertindak arif dan bijaksana tanpa menghilangkan unsur budaya yang sudah ada, bahkan memberi warna dan nuansa baru Islam, sehingga membutuhkan pengorganisasian yang baik. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, dengan berusaha mengembangkan hasil penelitian apa adanya. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian diolah dalam bentuk kata-kata atau teks yang kemudian dituangkan dalam bentuk deskripsi atau narasi. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui bagaimana Manajemen Pengorganisasian Dakwah dalam Perayaan Sekaten di Kraton Yogyakarta. Manajemen pengorganisasian dakwah dalam perayaan Sekaten meliputi pembagian kerja, departementalisasi, rantai komando, rentang kendali, sentralisasi/desentralisasi serta formalitas dakwah. Pertama, pembagian kerja dalam upacara Sekaten bidang dakwahnya secara teknis diserahkan kepada Kawedanan Pengulon. Kedua, departementalisasi yang diterapkan merupakan bagaimana seseorang diserahi tugas, dalam hal ini adalah Abdi Dalem. Ketiga, rantai komando, atasan (ketua) secara teknis adalah Kyai Pengulu dan secara umum dalam tataran Kraton Yogyakarta adalah Sampeyan Dalem Ingkang. Keempat, rentang kendali tidak terpusat oleh Sultan, namun secara teknis dibantu oleh Abdi Dalem lainnya. Kelima, Sentralisasi/Desentralisasi, pengambilan keputusan yang Sentralisasi merupakan suatu kebijakan, sedangkan yang desentralisasi untuk hal yang bersifat teknis. Keenam, Formalitas dakwah kurang tersusun rapi dan tidak ada pembakuan tugas, serta prosesi berjalan spontanitas setiap tahunnya.Keywords: Manajemen Pengorganisasian Dakwah, Perayaan Sekaten, Kraton Yogyakart

    DISKRIMINASI ORANG DENGAN HIV/AIDS (Study Kasus Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Smile Plus Temanggung)

    Get PDF
    This article describes the discrimination of people with HIV / AIDS in the Smile Plus Temanggung Peer Support Group. Besides this research is also to find out the subject responding to discrimination that occurs in the family environment, work environment, and social environment. In this study, the authors used a qualitative method with a case study model. The focus of the study is to examine the discrimination experienced by people with HIV / AIDS. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation, with triangulation techniques to test the validity of the data. The results of this study show that of the five research subjects four of them experienced discrimination in the form of direct discrimination and indirect discrimination with sources of discrimination originating from the family and work environment, while in the social environment they did not experience discrimination because the environment did not know their status.Keywords: Discrimination, HIV / AIDS, Peer support groups, Smile Plu

    KADER PENGGERAK: Upaya Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga di Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang

    Get PDF
    Women are a very productive source of labor in all fields. In this case village women tend to be housewives and their space to develop skills is very limited. Researchers aimed to determine the empowerment of cadres in the family welfare in the District of Pakis, Magelang Regency. This research is a qualitative research with a descriptive approach. The subjects of this study were the Head of the Banyusidi Village, the Driving Cadre of the Banyusidi Village. In collecting data researchers used the method of observation, interviews and documentation. While in the data analysis techniques researchers used data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that PKK Cadre Empowerment based on the theory of the empowerment process was divided into 5 stages namely Enabling, Empowering, Protecting, Supporting, and Fostering. Of the 5 stages the process has not been able to run optimally, especially in Enabling and Fostering. While the factors which become obstacles in empowering women through PKK come from members and also from the environment. While the supporters are strong encouragement from the board and the existence of support from outside the group.Keywords: Empowerment of women, PKK, Family Welfar

    726

    full texts

    850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇