UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Not a member yet
    850 research outputs found

    ETIKA BERDAKWAH DI ERA INDUSTRI 4.0 (Tinjauan Dalam Normativitas Al-Qur’an Dan Hadis)

    Get PDF
    AbstrakSetiap umat Islam pada dasarnya memiliki kewajiban untuk berdakwah. Namun dalam mengemban dakwah ini, berbagai problema muncul di era industri 4.0 sebagai tuntutan perkembangan zaman, seperti ilmu pengetahuan, teknologi, globalisasi, dan informasi. Oleh karena itu, dalam berdakwah dibutuhkan sebuah kode etik demi suksesnya kegiatan dakwah yang dilakukan para da’i. Tulisan ini akan mengintroduksi bagaimana etika dalam berdakwah yang disarikan al-Qur’an dan hadis dalam mengarungi perkembangan zaman di era industri 4.0. Dengan menggunakan metode tematik, didapati kesimpulan bahwa paling tidak ada lima etika dalam berdakwah, yaitu; niat ikhlas karena mengharap ridha Allah, menjadi uswatun hasanah, menggunakan retorika jelas dan lemah-lembut, berperilaku sabar, dan bersedia melakukan dakwah secara berjamaah.AbstractEvery Muslim basically has an obligation to preach. But in carrying out this da’wah, various problems emerged in the industrial era 4.0 as the demands of the times, such as science, technology, globalization, and information. Therefore, in da’wah a code of ethics is needed for the success of preaching activities carried out by preachers. This paper will introduce how ethics in da’wah summarized by the Qur’an and hadith in navigating the development of the times in the industrial era 4.0. By using thematic methods, it was concluded that there are at least five ethics in da’wah, namely; sincere intentions because he hopes for God’s pleasure, becomes uswatun hasanah, uses clear and gentle rhetoric, behaves patiently, and is willing to preach in congregation.ETIKA BERDAKWAH DI ERA INDUSTRI 4.0(Tinjauan Dalam Normativitas Al-Qur’an Dan Hadis

    Perempuan dan Gerakan Dakwah: Upaya IPPNU Lamongan Melawan Terorisme

    Get PDF
    Kabupaten Lamongan mempunyai riwayat sebagai kabupaten yang melahirkan tokoh-tokoh pelaku teror (terorisme) di Indonesia. Diantaranya adalah peristiwa bom Bali tahun 2002, bom bunuh diri di Polres Poso tahun 2013, bahkan beberapa alumni dan pengajar pondok Al-Islam bergabung dengan ISIS. Salah satu alumni pondok Al-Islam juga menjadi orang Indonesia pertama yang melakukan bom bunuh diri di Irak. Melihat riwayat tersebut diperlukan upaya melawan terorisme di Lamongan. Upaya tidak hanya dilakukan oleh Pemkab Lamongan namun juga dari Ormas Islam. IPPNU Lamongan sebagai organisasi perempuan yang bergerak di bidang pelajar dan perempuan selayaknya turut andil dalam melawan terorisme. Angota IPPNU Lamongan sendiri mencapai 13.000 pelajar yang sudah tersebar di seluruh desa dan kecamatan yang ada di kabupaten Lamongan. Karena itu lah penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya IPPNU dalam melawan terorisme di Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat upaya dakwah yang dilakukan oleh IPPNU Lamongan dalam melawan terorisme, diantaranya adalah: membumikan Aswaja sebagai landasan ber-Islam, menjaga tradisi shalawatan, memberdayakan perempuan melalui pemahaman fikih perempuan dan mengembangkan daiyah sebagai agen perubahan sosial.

    Komunikasi dan Kebudayaan Islam di Indonesia

    Get PDF
    This study tries to explore the link between communication and Islamic culture in Indonesia. To see the linkages, the authors used research with a library research method which focused three issues, namely first, the relationship between communication and culture; second, the relationship between culture and religion; and thirdly, the institutionalization of Islamic cultural values in Indonesia. The results of the study turned out that communication and culture are two things that are inseparable. If we talk about communication then we also talk about culture. Religion and culture are closely related and complementary such as the influence of Islam on culture and cultural influence on Islam. Therefore we know the term "Islamization of culture and the teaching of Islam". Institutionalization of Islamic values is very strong in shaping the system of knowledge and intellectuality of society, belief system, national culture, economic system and the formation of the behavior of Muslims in Indonesia. In short, Islamic values have been rooted in Indonesia national culture.Studi ini mencoba untuk mengeksplorasi keterkaitan antara komunikasi dan budaya Islam di Indonesia. Untuk melihat keterkaitan tersebut, penulis menggunakan penelitian dengan metode penelitian pustaka yang mana memfokuskan tiga isu yaitu pertama, hubungan antara komunikasi dan budaya; kedua, hubungan antara budaya dan agama; dan ketiga, institusionalisasi nilai-nilai budaya Islam di Indonesia. Hasil studi yang dilakukan ternyata komunikasi dan budaya adalah dua hal yang tak terpisahkan. Jika kita membicarakan komunikasi berarti kita juga bicara tentang budaya. Agama dan budaya memiliki kaitan yang erat dan saling melengkapi misalnya pengaruh Islam terhadap budaya dan pengaruh budaya terhadap Islam. Oleh karena itu kita mengenal istilah “Islamisasi budaya dan mengadabkan Islam”. Institusionalisasi nilai-nilai Islam sangat kuat dalam membentuk sistem pengetahuan dan intelektualitas masyarakat, system kepercayaan, budaya nasional, sistem ekonomi dan pembentukan perilaku umat Islam di Indonesia. Pendeknya nilai-nilai Islam telah mengakar ke dalam budaya nasional Indonesia

    METODE KONSELING INDIVIDU DALAM MENGATASI BOLOS SEKOLAH SISWA KELAS VIII SMPN 3 LENGAYANG SUMATERA BARAT (STUDI KASUS TERHADAP 1 SISWA)

    No full text
    This study helps to understand what methods are used by counseling teachers in overcoming school skipping students. This research is descriptive qualitative with case study research. The data source of this study were two counseling teachers, namely Sartini Cut and Novrida Yanti and one class VIII student at SMPN 3 Lengayang West Sumatra. Data collection is done by interview method, and collection. The results of the study showed that the individual counseling method could overcome school absenteeism in the eighth grade students of SMPN 3 Lengayang West Sumatra by the directive, non directive and eclectic method. This third method is given twice to students and begins with directive counseling which is important is the guidance of counseling teachers, after that counseling is non-directive, namely students who are more suitable in discussing problems and eclectic counseling, while teachers with students are equally active in solving problems. With this method, the counseling teacher can make a diagnosis regarding the problems experienced by the student. Keywords: Individual Counseling, School Ballo

    PENGARUH ZIKIR TAREKAT SYATTARIYYAH DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AR-RAMLY GIRILOYO WUKIRSARI IMOGIRI BANTUL

    Get PDF
    ABSTRACTThis article is entitled: The Effect of the Tariqah Syattariyyah Remembrance in the Formation of Santri Personality in the Ar-Ramly Islamic Boarding School Giriloyo Wukirsari Imogiri Bantul. The background of this study departs from the assumption that personality formation is not only through formal education but through the management of the heart. Through remembrance specifically able to guide a dirty and sick heart clean and healthy again. Ar-Ramly Islamic Boarding School is one of the Islamic boarding schools in the archipelago that has educational programs to form students who have good personalities by Islamic teachings. This study aims to reveal the effect of Tariqah Syattariyyah Remembrance in the Formation of Santri Personality in the Ar-Ramly Islamic Boarding School Giriloyo Wukirsari Imogiri Bantul. This study uses a qualitative approach using the field as an object and library source as supporting data. Data can be used using interview methods for caretakers of the Ar-Ramly Islamic Boarding School, students and the community around the cottage. The results of this study, first, under the leadership of KH. Ahmad Zabidi until now, the Tariqa Syattariyyah experienced a development starting with the bookkeeping of the practice book, the more widespread place of the daily practice of the Syattariyyah Congregation and the convening of the alumni observers of the Tariqa Syattariyyah in the Ar-Ramly Islamic Boarding School. Secondly, the implementation of the Tariqa Syattariyyah practice activities by the students of the Ar-Ramly Islamic Boarding School in forming good behavior results in a good relationship between fellow students and the surrounding community because of the realization of morals to God. The religious activities program will help the students in forming good personalities to establish harmony in mingling with the boarding school environment, family, and in the community. Keywords: Remembrance/ Zikir, Tariqa Syattariyyah, Personality  ABSTRAKArtikel ini berjudul: Pengaruh Zikir Tarekat Syattariyyah dalam Pembentukan Kepribadian Santri di Pondok Pesantren Ar-Ramly Giriloyo Wukirsari Imogiri Bantul. Latar belakang penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa pembentukan kepribadian tidak hanya melalui pendidikan formal saja, melainkan melalui pengelolaan hati. Melalui zikir secara khusus mampu membimbing hati yang kotor dan sakit kembali bersih dan sehat. Pondok Pesantren Ar-Ramly merupakan salah satu pondok pesantren di Nusantara yang mempunyai program-program pendidikan sehingga dapat membentuk para santri memiliki kepribadian baik yang sesuai dengan ajaran-ajaran Islam. Kajian ini bertujuan untuk mengungkap Pengaruh Zikir Tarekat Syattariyyah dalam Pembentukan Kepribadian Santri di Pondok Pesantren Ar-Ramly Giriloyo Wukirsari Imogiri Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan lapangan sebagai objek dan sumber pustaka sebagai pendukung data. Data di dapat menggunakan metode wawancara kepada pengasuh Pondok Pesantren Ar-Ramly, santri dan masyarakat sekitar pondok. Adapun hasil penelitian ini, pertama, di bawah kepemimpinan KH. Ahmad Zabidi sampai sekarang, Tarekat Syattariyyah mengalami perkembangan dimulai dengan adanya pembukuan kitab amalan, semakin luasnya tempat pelaksanaan amalan harian Tarekat Syattariyyah dan terselenggaranya pertemuan alumni pengamal Tarekat Syattariyyah di Pondok Pesantren Ar-Ramly. Kedua, Terlaksananya kegiatan amalan Tarekat Syattariyyah oleh para santri Pondok Pesantren Ar-Ramly dalam membentuk perilaku yang baik menghasilkan hubungan yang baik antara sesama santri dan masyarakat sekitar di karenakan terwujudnya akhlak kepada Allah. Program kegiatan keagamaan nantinya akan membantu santri dalam membentuk kepribadian baik sehingga menjalin keharmonisan dalam berbaur dengan lingkungan pondok pesantren, keluarga, maupun dalam masyarakat. Kata Kunci: Zikir, Tarekat Syattariyyah, Kepribadia

    Layanan Sosial Berbasis Kolaborasi Komunitas di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Yogyakarta

    Get PDF
    This article describes a social service based on a building of community collaboration. This research uses a qualitative method that the data collected by interview, documentation, and observation process in the Muhammadiyah orphanage of Yogyakarta. The study finds a new way of social services management processes based on an orphanage. The effectiveness of the social service program has been conducted by a standard procedure of operational for social workers. It is a process to build trust between clients and institutions. A trusting of the client can be a priority to social worker practice. It was implemented by social workers to avoid mall practice. The practical in this study rises that it needs a trusting with the client based on the principle of assessment. For instance, social service needs to create a client community and establish a collaboration with other stakeholders. Artikel ini mendeskripsikan layanan sosial berbasis pembentukan kolaborasi komunitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui proses wawancara, dokumentasi, dan observasi di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Yogyakarta. Studi ini menemukan cara baru dalam proses manajemen pelayanan sosial berbasis panti. Efektifitas program layanan sosial dilakukan dengan menetapkan standar operasional bagi tenaga kesejahteraan sosial. Hal ini sebagai proses membangun kepercayaan antara lembaga dengan klien. Kepercayaan klien menjadi prioritas dalam praktik pekerjaan sosial. Konteks ini untuk menghindari kesalahan dalam praktik kerja para pekerja sosial. Praktik yang muncul dalam studi ini bagaimana pekerja sosial membangun kepercayaan dengan klien melalui asas penilaian kebutuhan. Untuk itu, pelayanan sosial berbasis panti perlu membentuk komunitas klien dan membangun kolaborasi dengan semua stakeholder terkait.

    Community-Based Urban Farming in Yogyakarta: Building Social Capital and Resilience for Sustainable Empowerment Family

    Get PDF
    This study attracted researchers to examine empowerment efforts based on Adult Farmer Groups by involving family members and using social capital owned by members of the Gemah Ripah Adult Farmer Group (AFG) in Bausasran Village Yogyakarta City. The study used a qualitative research method with purposive sampling as a sampling technique for determining informants. Data collection was carried out through observation, in-depth interviews, and documentation to be analyzed. Resulting that empowerment in AFG is sought and has brought various benefits for empowerment and family socio-economic resilience. Social capital is used in this empowerment effort, emphasizing family functions, namely the socialization function and the economic function. In the existing efforts and empowerment, there is potential for its sustainability, namely various forms of social capital that are still maintained and refreshed in the dynamics of AFG. There is support from residents, government, universities, the private sector, and the media. Meanwhile, the obstacles faced are that there are still some residents or family members who do not yet have awareness or concern about the essence of urban agriculture, including the young people who are more challenging to empower than the elderly, then the busyness constraint which is a classic obstacle for urban society

    Communal Challenges for Child Education in the Digital Era: A Perspective from Gender and Family Power Relations

    Get PDF
    The paper investigates how the digital technology’ advancement has affected our communal being and what could be done to address these challenges. In doing the research, I employ qualitative research to gather the data by documentation, observation, and interview technique with willing and selected informants. My study finds that excessive usage and inability to control the technology endanger human beings, make them submissive to the technology’ logic, and divide community. Community resilience can be achieved if every family units in the neighbourhood are strong and stable. The spread of the COVID-19 pandemic enhances the widespread use of digital technology in many things, such as the learning process, economic transactions; it has changed the social structure. Despite bringing new opportunities, digital technology also presents significant challenges on issues such as gender relations in the family, patterns of parent-child relationships, and even on community health and cohesion. Digital technology might influence the shift of habitus. Still, parents and educational institutions also have the opportunities to contend the digital technological-based habitus and become the axis for the formation of a new habitus for people to navigate their lives guided by love, compassion, and respect

    PENGARUH EMOSIONAL DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN BISNIS KULINER: STUDI PADA WARUNK KOPI PLATT MONKULL

    Get PDF
    Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh emosional terhadap kepuasan konsumen pada Warunk Kopi Platt Monkull, mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada Warunk Kopi Platt Monkull, dan mengetahui secara bersama-sama pengaruh emosional dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada Warunk Kopi Platt Monkull. Dengan menggunakan jenis penelitian lapangan dan jenis pendekatan kuantitatif. Dalam mengumpulkan informasi yang berasal dari responden peneliti menggunakan angket atau kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh konsumen yang datang dan menikmati produk yang ada di Warunk Platt Monkull, dalam penelitian ini populasinya tidak diketahui secara pasti. Maka peneliti menggunakan Rumus Donald R. Cooper dan C. William Emory untuk menentukan sampel dalam penelitian yang berjumlah 98 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel emosional berpengaruh secara signifikan pada kepuasan konsumen dengan angka signifikan 0,000 < 0,05. Adapun variabel kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan pada kepuasan konsumen dengan angka signifikan 0,494 > 0,05. Sedangkan variabel emosional dan kualitas pelayanan secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan dibuktikan angka signifikansi F senilai 0,000 < 0,05.Kata Kunci: Emosional, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Konsumen, Bisnis Kuline

    PENGARUH KINERJA KARYAWAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN NASABAH: STUDI PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM PEMBIAYAAN SYARIAH BMT DANA INSANI GUNUNGKIDUL

    Get PDF
    KSPPS BMT Dana Insani merupakan salah lembaga keuangan terbesar yang ada di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Kinerja karyawan bagi BMT menjadi hal yang penting untuk di perhatikan, karena pada tingkat organisasi sasaran kinerja dapat dirumuskan dalam bentuk laba (profit), pengembalian modal, hasil penjualan (sales turnover), income generation, pangsa pasar, pengembangan hasil produksi (inovasi), kualitas pelayanan terhadap pelanggan dan penurunan biaya atau penghematan. Jasa pelayanan dibutuhkan karena secara individu terbatas kemampuannya atau waktunya. Setiap individu menginginkan jasa pelayanan yang diterima, dirasakan sesuai dengan ekspektasinya (harapannya). Nasabah pada umumnya mengharapkan mendapatkan perlakuan pelayanan yang sama dari setiap bank dan mendapat pelayanan yang sama terhadap siapapun juga. Pelayanan yang diberikan diharapkan akan semakin lebih memuaskan dan berkualitas dibandingkan dengan pelayanan instansi atau aparat lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kinerja karyawan yang mempengaruhi kualitas pelayanan kepada nasabah di  KSPPS BMT Dana Insani Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah karyawan KSPPS BMT Dana Insani Gunungkidul baik karyawan cabang maupun karyawan kantor pusat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sensus, yaitu pengambilan sampel anggota populasi dilakukan secara keseluruhan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner. Selain kuisioner penelitian ini juga didukung dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kinerja karyawan memiliki pengaruh secara positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan nasabah dengan persentase sebesar 36,6%. Sedangkan 63,4% kualitas pelayanan di KSPPS BMT Dana Insani Gunungkidul dipengaruhi oleh faktor lain yaitu adanya reward, kenaikan jabatan dan tuntutan dari organisasi.Keyword: Kinerja Karyawan, Kualitas Pelayanan, KSPPS BMT Dana Insani

    726

    full texts

    850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇