UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Not a member yet
    850 research outputs found

    THE EFFECTIVENESS OF GROUP COUNSELING SERVICES WITH PSYCHODRAMA TECHNIQUES REDUCING THE ACADEMIC PROCRASTINATION BEHAVIOR OF STUDENTS OF SMA NEGERI 1 LINTAU

    Get PDF
    Abstract The background of this research is that most of the students at SMA Negeri 1 Lintau postpone their academic assignments even though the counselor has made many efforts in counseling, but the results are not significant. Therefore, a new technique is needed to overcome this problem. This study aims to investigate the effectiveness of group counseling services with psychodrama techniques to reduce academic procrastination of students at SMA Negeri 1 Lintau in academics. The design of this study was a quasi-experimental with one group pretest and posttest design. The population in this study were students of class XI SMA N 1 Lintau in the 2020/2021 academic year. Samples were selected by simple random sampling. The sample is class XI IPS 4. Then, 20 students are devided into 2. groups; 10 students as the experimental class and 10 students as the control class. The instrument used to obtain the data is a procrastination questionnaire. Independent sample T-test and N-Gain analysis were used to analyze the data. The results of the study showed that students' academic procrastination decreased after applying psychodrama techniques, but this approach was not effective in reducing students' academic procrastination significantly based on the N-Gain analysis. In conclusion, psychodrama techniques are effective in reducing students' academic delays. The results showed that students' academic procrastination was reduced after applying the psychodrama approach, but this approach was not effective in reducing students' academic procrastination significantly based on the N-benefit analysis. In conclusion, psychodrama techniques are effective in reducing academic procrastination. The results showed that students' academic procrastination decreased after applying psychodrama techniques, but this approach was not effective in reducing students' academic procrastination significantly based on the N-Gain analysis. In conclusion, psychodrama techniques are effective in reducing students' academic procrastination. Keywords: Group Counseling Services, Psychodrama Techniques, Academic Procrastination Behavior AbstractPenelitian ini dilatarbelakangi bahwa sebagian besar siswa di SMA Negeri 1 Lintau menunda tugas akademiknya meskipun konselor telah melakukan berbagai upaya dalam konseling tetapi hasilnya tidak signifikan. Oleh karena itu, diperlukan teknik baru untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik psychodrama untuk mengurangi prokrastinasi akademik siswa SMA Negeri 1 Lintau di bidang akademik. Desain penelitian ini adalah eksperimen semu dengan one group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N 1 Lintau tahun pelajaran 2020/2021. Sampel dipilih secara simple random sampling. Sampelnya adalah kelas XI IPS 4. Kemudian, 20 siswa dibagi menjadi 2. kelompok; 10 siswa sebagai kelas eksperimen dan 10 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah angket penundaan. Uji-T sampel independen dan analisis N-Gain digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik siswa menurun setelah menerapkan teknik psychodrama, namun pendekatan ini tidak efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa secara signifikan berdasarkan analisis N-Gain. Kesimpulannya, teknik psikodharma efektif dalam mengurangi keterlambatan akademik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik siswa berkurang setelah menerapkan pendekatan psikodharma, namun pendekatan ini tidak efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa secara signifikan berdasarkan analisis N-benefit. Kesimpulannya, teknik psychodrama efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik siswa menurun setelah menerapkan teknik psychodrama, namun pendekatan ini tidak efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa secara signifikan berdasarkan analisis N-Gain. Kesimpulannya, teknik psikodharma efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa. Keywords: Group Counseling Services, Psychodrama Techniques, Academic Proctination Behavio

    EFEKTIVITAS LOGOTERAPI DALAM MENINGKATKAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA NARAPIDANA

    Get PDF
    This study aims to see the effectiveness of logotherapy in increasing the meaning of life in prisoners. People who commit crimes are people who have lost their meaning, they feel a false existential. Being in prison is an unpleasant experience, but when painful things cannot be interpreted, a person will not find his true self. In this study using the experimental method with a one group pretest posttest design. Logotherapy was given to 6 prisoners who were selected based on certain criteria. The intervention lasted 90-120 minutes per session, totaling 6 sessions. This study uses a non-parametric statistical analysis test with Wilcoxon sign-rank. The results of the significance scale scores were analyzed using the Wilcoxon sign-rank test. Based on the results of the different test on the significance scale score above, the p value was 0.046 (p < 0.05). Based on these results, it can be concluded that there is a significant difference in the meaning of inmates' lives before and after being given logotherapy. Keywords: Logotherapy, the meaning of life, prisoner

    IMPLEMETASI MANAJEMEN RANTAI NILAI HALAL DIMASA KENORMALAN BARU: STUDI PADA BADAN USAHA MILIK PESANTREN AL MUMTAZ KABUPATEN GUNUNGKIDUL

    No full text
    The purpose is to analyze the benefits and management of the halal value chain at BUMP Al Mumtaz, Gunungkidul Regency, and to describe the use of halal value chain management at Islamic boarding schools in the new normal. This research is qualitative descriptive field research. Data sources for the study include interviews, books, journals, magazines, photo documentation, and other similar records. Test the validity of the research data, namely dependability, transferability, dependability, and confirmability. The data analysis technique used interactive analysis with data collection from observation, interviews, and documentation. The results study of the first is a synergy between supporting activities that optimally support the main activities in the supply chain. The guarantee of the halal ecosystem has been optimized with the existence of halal activities in value chain management implemented from the production, distribution, and consumption processes. Thus, it can create production effectiveness in Al Mumtaz BUMP business units from upstream to downstream, especially during the new normal. Second, the advantages can identify from the optimal management of pesantren resources in supporting halal value chain activities and the constraints faced due to the limited resources owned by PPT Al Mumtaz

    ANALISIS POTENSI WISATA SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN MASYARAKAT DI BUKIT MENOREH: STUDI KASUS DI DESA GIRIPURNO, BOROBUDUR, MAGELANG

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi wisata yang dapat dikembangkan sebagai salah satu alternatif pengembangan masyarakat di Kawasan Bukit Menoreh Desa Giripurno, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan indepth interview dan melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan para informan. Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa potensi yang dapat dikembangkan dan menjadi pendukung pariwisata di Desa Giripurno. Potensi Sumber Daya Alam berupa hasil pertanian yang cukup melimpah serta potensi alam Giripurno yang berada di kondisi geografis perbukitan dan lereng menyimpan potensi wisata air terjun dan banyak bukit dapat dikembangkan menjadi wisata alam yang menarik. Masyarakat Giripurno juga memiliki beberapa ketrampilan budaya tradisional seperti jatilan, ketoprak, topeng ireng, wayang wong, kubro dangdut yang bisa di dorong dan dikembangkan sebagai suatu atraksi dalam pariwisata. Potensi wisata religi juga dimiliki Desa Giripurno dengan adanya petilasan Sunan Kalijaga yang digunakan oleh masyarakat sekitar desa untuk melakukan kegiatan tradisi keagamaan di hari-hari tertentu. Sehingga jika dikelola dengan baik dapat memberikan efek berganda pada masyarakat sekitar lokasi. Namun akses ke tempat wisata yang berada di Desa Giripurno masih sulit. Selain karena kondisi jalan dengan kondisi kemiringan yang cukup ekstrim juga ada beberapa yang masih berbentuk tanah. Sedangkan amenitas di tempat wisata Giripurno belum memadai. Lokasi wisata yang saat ini sudah ada di Giripurno memiliki fasilitas yang sangat minim. Belum terdapat toko cinderamata, rumah makan, toko cinderamata di sekitar tempat wisata dikarenakan pengelolaan tempat wisata di Giripurno masih sangat terbengkalai. Hal tersebut dikarenakan kurangnya sinergi antara masyarakat dengan pemerintah untuk pengelolaan tempat wisata. Pengelolaan pariwisata di Giripurno masih belum terorganisir dengan baik. Belum ada peraturan desa atau pokdarwis di wilayah tersebut untuk pengelolaan berbagai potensi wisata di Giripurno. Selama ini wisata di Giripurno masih dikelola secara pribadi dan mandiri oleh pemilik lahan tempat wisata

    Model of Strengthening the Social Functioning of the Elderly in the Era of Society 5.0

    Get PDF
    This article aims to describe the model of strengthening social functioning in the 5.0 society era. The discussion begins by discussing the constellation of the elderly with the physical and social environment, the position of the elderly in the 5.0 society era, and social capital as a model for strengthening the social functioning of the elderly in the 5.0 society era. This study is based on a literature study with an ecological approach both physically and socially. According to the findings of this study, the physical and social environment have an impact on the social functioning of the elderly. In addition, in responding to existing opportunities, social capital can be a strength to strengthen the social functioning of the elderly in the 5.0 era of society.Keywords: Elderly, Physical and Social Environment, Society5.0, Social Functioning, Social Capital

    Pembangunan Ekonomi Dalam Pembangunan Sosial di Indonesia: Analisis atas Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Kubang Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon

    Get PDF
    Implementing the Non-Cash Food Assistance (BPNT) program, designed to help the poor, is related to the goal of sustainable economic development in the country. This research aims to identify the logical reasons for the BPNT assistance program contributing to the country's economic development. To achieve this goal, the study uses a sample of the BPNT implementation in Kubang Village, Talun Sub-district, Cirebon Regency. The implementation of the BPNT program was explored through interviews, observations, and documentation techniques supported by qualitative methods. Data were analyzed using Todaro and Smith's economic development approach. The research reveals that the program is implemented following the guidelines but faces obstacles related to the regularity of fund disbursement. The BPNT program, which aims to ensure survival by providing food and improving welfare, is conceptualized through the virtuous circle model. The implementation of non-cash assistance to the community positively impacts sustainable economic improvement in the country. Keywords: BPNT Program, Community Welfare, economic development     Pelaksanaan kebijakan program Batuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diselenggarakan untuk membantu masyarakat miskin berkaitan dengan tujuan pengembangan ekonomi negara secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan alasan logis program bantuan BPNT dalam peningkatan pembangunan ekonomi negara. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan sampel pelaksanaan BPNT di desa Kubang Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Implementasi program BPNT ditelusuri dalam penelitian ini melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang didukung dengan metode kualitatif. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan pembangunan ekonomi Todaro dan Smith. Penelitian ini menghasilkan pelaksanaan program yang berjalan sesuai dengan pedoman dengan hambatan pada keteraturan pencairan dana. Program BPNT yang ditujukan untuk menjamin kelangsungan hidup dengan penyediaan pangan agar meningkatkan kesejahteraan dikonsep melalui model virtouos circle (lingkaran baik). Penerapan bantuan non tunai kepada masyarakat memiliki dampak peningkatan ekonomi berkelanjutan pada negara.   Kata Kunci: BPNT, Kesejahteraan Masyarakat, pembangunan ekonom

    Praktik Panoptikon pada Liputan Narasi TV tentang Tragedi Kanjuruhan

    Get PDF
    This article shows the practice of panopticon in the Kanjuruhan Stadium tragedy through coverage of Narasi TV's “Brutal Moments Approaching Mass Death”. The deaths of 135 people at the Kanjuruhan Stadium in Malang during the match between Arema FC and Persebaya Surabaya drew various opinions and news points of view. Through data journalism that relies on open sources on the internet, Narasi TV gets 4,500 to 5,000 photos/videos from netizens as eyewitnesses. These data are used by Narasi TV to monitor and view the Kanjuruhan Tragedy in a comprehensive manner. The large amount of data shows that panopticon practices from spectators at the Kanjuruhan Stadium have occurred. This Narasi TV coverage evidences that the authorities such as security officers can now also be monitored through panopticon netizens with complete validation and verification from the mass media. If previously the panopticon was in the form of top-down, with the presence of panopticon netizens, monitoring practices are now more balanced. This article uses the method of cybermedia analysis and interviews with producers of coverage to see how Narasi TV produces and at the same time looks at the practice of panopticon in this coverage

    MANAJEMEN ZAKAT DALAM UPAYA PENGEMBANGAN DAKWAH DI INDONESIA

    Get PDF
    Dakwah merupakan sebuah kegiatan menyeru ataupun mengajak umat manusia ke jalan kebenaran yang sesuai dengan jalan yang diridhai oleh Allah SWT. Salah satu jalan tersebut adalah mengajak manusia menuju kemakmuran dan kesejahteraan. Salah satu tujuan Ibadah zakat adalah untuk mewujudkan umat manusia mencapai hal tersebut. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis tentang pengelolaan zakat dalam upaya pengembangan dakwah di Indonesia.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka, yaitu dengan mengambil data dari hasil penelitian, media, serta website lembaga maupun stakeholder zakat. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa manajemen zakat di Indonesia sudah melakukan program zakat yang berorientasi untuk pengembangan dakwah yang dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan, meskipun dinilai belum terlalu maksimal, karena potensi dan yang didapatkan belum sesuai harapan. Hasil analisis yang lain menunjukkan bahwa beberapa program yang telah dilakukan beberapa lembaga amil zakat di Indonesia dengan meluncurkan program pengembangan ekonomi umat, pengembangan SDM, dan bantuan langsung tunai kepada masyarakat. Program tersebut dinilai sebagai aktivitas manajemen zakat dalam upaya mengembangkan dakwah di Indonesia

    Universal Health Coverage di Bali: Konsep, Implementasi, dan Tantangan

    Get PDF
    Universal Health Coverage (UHC) appears to aim to provide a guarantee of quality health services to every individual without exception. Indonesia is one of the countries that has encouraged the implementation of the UHC concept through various approaches. Such as issuing regulations, encouraging bureaucratic reforms, to the technical schemes within them. The ideality on paper still meets a number of obstacles in the field which have led many local governments to participate in establishing a locality-based guarantee program. One area that has taken the initiative to realize universal health insurance is Badung Regency with the Healthy Badung Krama (KBS) program. So this research raises the question of how the concept and implementation of regional health insurance issued by the Badung Regency Government with the name Krama Badung Sehat (KBS) program. Then what kind of challenges are faced by the Regional Government of Badung Regency in implementing the program. This research method using this research using a qualitative approach and analyzed descriptively. The types of data used in this research are primary data and secondary data. Furthermore, data collection techniques using interviews, observation, and documentation studies. The results of this study indicate that the Regional Government of Badung Regency created the Healthy Badung Krama (KBS) program as an effort to ensure health services for the Badung people. In its implementation, the KBS program has many additional benefits compared to the JKN-KIS program, specifically there are more than 15 benefits that are not covered by JKN. Even though it has been designed in such a way, the KBS program still has challenges, the first of which is the lack of massive outreach. The second is the need for a strategic planning. Third, financial limitations. Keywords: ; Kramas Badung Sehat, Universal Health Coverage,  health services, social Security   Universal Health Coverage (UHC) muncul bertujuan untuk memberikan sebuah jaminan pelayanan kesehatan secara berkualitas kepada setiap individu tanpa terkecuali. Indonesia merupakan salah satu negara yang telah mendorong terselenggaranya konsep UHC melalui berbagai pendekatan. Seperti mengeluarkan regulasi, mendorong reformasi-birokrasi, hingga skema-skema teknis di dalamnya. Idealitas di atas kertas ternyata masih memenuhi beberapa kendala di lapangan yang menyebabkan tidak sedikit pemerintah daerah ikut membuat sebuah program jaminan berbasis lokalitas. Salah satu daerah yang telah melakukan inisiatif dalam mewujudkan jaminan kesehatan universal adalah Kabupaten Badung dengan program Krama Badung Sehat (KBS). Sehingga penelitian ini memunculkan pertanyaan bagaiamana konsep dan implementasi dari jaminan kesehatan daerah yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Badung dengan nama program Krama Badung Sehat (KBS). Kemudian tantangan seperti apa yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Badung dalam pengimplementasian program tersebut. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dianalisis secara deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Selanjutnya teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Badung menciptakan program Krama Badung Sehat (KBS) sebagai upaya dalam menjamin pelayanan kesehatan bagi masyarakat Badung. Pada implementasinya, program KBS memiliki banyak manfaat tambahan dibandingkan program JKN-KIS secara spesifik ada lebih dari 15 manfaat yang tidak tercover oleh JKN. Meskipun telah dirancang sedemikian rupa akan tetapi program KBS masih memiliki tantangan antara lain pertama adalah kurang masifnya sosialisasi. Kedua adalah diperlukannya sebuah perencanaan yang strategis. Ketiga Keterbatasan finansial.  Kata Kunci: Kramas Badung Sehat, Universal Health Coverage,  Jaminan Sosia

    Masjid sebagai Ruang Representasi Publik: Kajian tentang Praktik Sosial dan Pemberdayaan Umat

    Get PDF
    Studi ini mengekplorasi praktik sosial dalam konsumsi ruang masjid dalam kerangka ruang representasi. Penelitian yang menggunakan pendekatan studi kasus ini dilaksanakan di Masjid Babah Alun. Penelitian ini mengungkapkan bahwa praktek sosial yang dilakukan oleh masyarakat dalam konsumsi ruang di Masjid Babah alun memiliki beberapa aktivitas dalam konsep ruang representasi. Masjid babah Alun tidak hanya untuk aktivitas beribadah saja tetapi banyak pemaknaan pada aktivitas representasi yang diproduksi sebagai ruang rekreasi, bersosiasisasi, belajar, tranformasi budaya dan ruang ekonomi. Temuan tersebut memberikan pesan bahwa Masjid dalam tatanan ruang produksi sosial tidak hanya sekedar sebagai sarana beribadah semata, tetapi banyak aspek untuk bisa diproduksi untuk mendorong dan mendukung upaya pemberdayaan umat. Keyword: Konsumsi Ruang, Produksi Ruang Sosial, Ruang Repesentasi, Masjid Babah Alun, Pemberdayaan umat This study explores social practices in the consumption of mosque space within the framework of representational space. This research using a case study approach was carried out at Babah Alun Mosque. This study revealed that social practices carried out by the community in space consumption at Babah Alun Mosque have several activities in the concept of representation space. Babah Alun Mosque is not only for worship activities, but also has a lot of meaning in representational activities that are produced as a space for recreation, socializing, learning, cultural transformation and economic space. These findings give a message that the mosque in the social production space is not only a means of worship, but there are many aspects that can be produced to encourage and support efforts to empower the people

    726

    full texts

    850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Dakwah dan Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇