Jurnal Universitas Abdurrab
Not a member yet
1637 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA KOMIK TERHADAP PENGETAHUAN SEKS EDUKASI USIA DINI MELALUI PENDEKATAN HOLISTIK KEBIDANAN
Sexual violence is currently very high and rampant, based on data from the World Health Organization (WHO) it is estimated that around one billion children experience physical violence, sexual violence, psychological violence, injuries, become disordered and children aged 0 to 17 die as many as 40,150 due to violence globally. According to KPAI, there were 262 cases of sexual violence against children in 2019 and in 2020 it increased to 238 cases. In 2020, the Central Statistics Agency recorded 341 cases of sexual violence in South Sumatra. The high number of cases of sexual abuse that occur in children opens our eyes that there is still a lack of children's understanding of sex education. The use of Comic Media is a very fun learning medium for early childhood, the images in comics can animate a row of story texts so that they can easily convey messages to children about sex education in early childhood, so they can anticipate the dangers that will threaten them. The purpose of this study was to analyze the effect of health education using comic media on sex knowledge in early childhood education through a holistic midwifery approach. This research is a quasi-experimental study with one group pretest and posttest without control. Sampling was carried out by total sampling and univariate analysis using the T-dependent test. The results of this study indicate that there are differences in knowledge before and after being given educational sex comics with a p-value of 0.000. It is hoped that this research can contribute to sex education in children starting as early as possible and it is hoped that in the future there will be more media modifications that can be used to introduce sex from an early age to children.Kekerasan seksual pada saat ini sangat tinggi dan marak terjadi, berdasarkan data World Health Organization (WHO) diperkirakan sekitar satu miliar anak mengalami kekerasan fisik, kekerasan seksual, kekerasan psikologis, cedera, menjadi disabilitas dan anak usia 0 sampai 17 meninggal dunia sebanyak 40.150 akibat kekerasan secara global. Menurut KPAI angka kejadian kekerasan seksual pada anak selama tahun 2019 sebanyak 262 kasus dan pada tahun 2020 meningkat menjadi 238 kasus. Badan Pusat Statistik tahun 2020 mencatat kasus kekerasan seksual di Sumatera Selatan sebanyak 341 kasus. Tingginya kasus pelecehan seksual yang terjadi pada anak membuka mata kita bahwa masih kurangnya pemahaman anak terhadap pendidikan seks. Penggunaan Media komik merupakan salah satu media pembelajaran yang sangat menyenangkan untuk anak usia dini, gambaran dalam komik dapat menghidupkan deretan teks cerita sehingga dapat dengan mudah menyampaikan pesan kepada anak tentang edukasi seks pada anak usia dini, sehingga dapat mengantisipasi tentang bahaya yang akan mengancam dirinya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan dengan media komik terhadap pengetahuan seks edukasi usia dini melalui pendekatan holistic kebidanan. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan one group pretest dan postest without control. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling dan analisa univariat menggunakan Uji T-dependent. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan komik seks edukasi dengan nilai p-value 0,000. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi tentang pedidikan seks pada anak mulai dari sedini mungkin dan diharapkan ke depan lebih banyak lagi modifikasi media yang dapat digunakan untuk mengenalkan seks edukasi sejak dini pada anak
PEMBUATAN MATERNITY JACKET SEDERHANA SEBAGAI ALAT PERAGA PRAKTIKUM PEMERIKSAAN TINGGI FUNDUS UTERI DENGAN METODE LEOPOLD
Uterine fundal height measurement using Leopold method is the one of the learning outcome in antenatal care course that must be achieved by midwifery students. For practical teaching in laboratory, the lecturer and the students usually use a phantom with synthetic rubber material. As it made of synthetic rubber, this phantom become stiff and lack of real tactile sensation to measure fundal height. This research aimed to make a simple maternity jacket as practical teaching aid which fabricable and affordable so the students can determine the fundal height boundary. This study used research and development method. The number of respondents was 32 with purposive sampling and 2 experts. This research taken place in Midwifery Laboratory of Poltekkes Kemenkes sorong from April to November 2021. The research instrument use questionnaire. The data was analyzed by converting the qualitative form to quantitative using Likert scale, and the mean score result was converted back to qualitative form. Feasibility analysis by calculating the score of the respondents’ assessment results compared to the ideal score. The results showed that the respondents strongly agreed that this product is feasible with feasibility percentage of 96.5%. Based on the results of the assessment, it is expected that this product can be used as a practical teaching aid and can improve students' skills in fundal height measurement. Further research is needed for the development of this practical teaching aids so that it can be used for a complete Leopold examination.Pengukuran Tinggi Fundus Uteri (TFU) dengan metode Leopold merupakan salah satu capaian kompetensi pada mata kuliah asuhan kehamilan yang harus dicapai oleh mahasiswa kebidanan. Praktikum pengukuran TFU biasanya menggunakan phantom perut ibu hamil dan terbuat dari karet sintetis. Oleh karena terbuat dari karet sintetis, phantom ini teraba kaku dan kurang dapat memberikan sensasi perabaan dalam menentukan batas TFU. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan alat peraga praktik berupa maternity jacket sederhana yang mudah dibuat, terjangkau dan dapat menentukan batas TFU secara jelas. Metode penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan. Jumlah responden 32 orang dengan teknik purposive sampling. Jumlah ahli 2 orang. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kebidanan Poltekkes Kemenkes Sorong pada bulan April hingga November 2021. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis data dilakukan dengan mengubah penilaian dalam bentuk kualitatif menjadi kuantitatif menggunakan skala likert kemudian menghitung skor rata-rata dan diubah kembali menjadi nilai kualitatif. Analisis kelayakan dengan menghitung skor hasil penilaian responden dibandingkan dengan skor ideal. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa responden sangat setuju bahwa alat ini layak digunakan dengan presentase kelayakan sebesar 96,5%. Berdasarkan hasil penilaian tersebut diharapkan produk ini dapat digunakan sebagai alat peraga dalam pembelajaran praktikum di laboratorium dan dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam melakukan pemeriksaan TFU. Perlu adanya penelitian lanjutan untuk pengembangan alat peraga praktikum ini agar dapat digunakan untuk pemeriksaan Leopold lengkap.
 
EFEKTIVITAS MASSAGE THERAPY DAN SENAM HAMIL UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL
Nyeri punggung bawah pada ibu hamil terjadi adanya Perubahan postur selama kehamilan disebabkan bergesernya pemusatan gravitasi kearah depan akibat dari pembesaran uterus dan pengaruh hormonal pada struktur ligamen, hal ini mengakibatkan lekukan pada tulang lumbal yang disertai pembulatan pada bahu, ada kecendrungan bagi otot punggung untuk memendek jika abdoment merenggang sehingga menyebabkan ketidakseimbangan otot disekitar pelvis dan ketegangan tambahan yang dapat dirasakan diatas ligament. Massage therapy pada otot vertebra lumbal dan senam hamil salah satu cara yang aman untuk mengatasi keluhan nyeri punggung bawah pada ibu hamil. Metode penelitian eksperimental dengan pre dan post test one group design, Penelitian dilakukan mulai November sampai Desember 2022, di posyandu permata hati, kecamatan tangkerangtimur pekanbaru. Popoulasi penelitian ini seluruh ibu hamil dengan usia kehamilan 24-35 minggu dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan mengambil seluruh anggota populasi sebagai responden atau sampel yang diambil sebanyak 10 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas massage therapy dan senam hamil untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil. Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test didapat hasil skor VAS sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok ibu hamil dengan nila P=0.005 (P<0,05) yang berarti perbedaan signifikan penurunan nyeri pada ibu hamil dengan nyeri punggung bawah sebelum dan sesudah dilakukan intervensi massage therapy pada otot vertebra lumbal dan senam hamil. Rekomendasi diharapkan kepada petugas Posyandu Permata Hati untuk memberikan edukasi massage therapy dan senam hamil kepada ibu hamil yang mengalami nyeri punggung bawa
PENGARUH BABY MASSAGE TERHADAP PERKEMBANGAN BAYI
Infancy is also called the golden age or golden age as well as a critical period for the development of a baby at the age of 0-12 months. According to national data, according to the Indonesian Ministry of Health, in 2014, 13% - 18% of children under five in Indonesia experienced growth and development disorders. Developmental problems in babies can be done with stimulation, one form of stimulation that is commonly done by parents for babies is tactile stimulation in the form of baby massage. This study aims to determine the effect of baby massage on infant development. This study used a pre-experimental research design with a one group pretest and posttest research approach. The sampling technique used was purposive sampling. The sample in this study were 23 infants aged 0-12 months. The data analysis used was univariate and bivariate using the Wilcoxon pretest-posttest. The results of data analysis obtained a p-value of 0.014 (p <0.05) which indicates that Ha is accepted and Ho is rejected. Thus it can be concluded that there is an influence between baby massage on baby development in the Simpang Baru Health Center work area. It is recommended for mothers who have babies to be able to massage the baby as often as possible because the mother's touch can improve the baby's development.Masa bayi disebut juga dengan masa keemasan atau golden age sekaligus masa kritis perkembangan seorang bayi pada usia 0-12 bulan. Data nasional menurut Kementrian Kesehatan Indonesia bahwa pada tahun 2014, 13%- 18% anak balita di Indonesia mengalami kelainan pertumbuhan dan perkembangan. Masalah perkembangan pada bayi bisa dilakukan dengan stimulasi, salah satu bentuk stimulasi yang umum dilakukan orang tua untuk bayi adalah stimulasi taktil dalam bentuk pijat bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh baby massage terhadap perkembangan bayi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian preeksperimental dengan pendekatan penelitian one group pretest and postteest. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian bayi yang berumur 0-12 bulan sebanyak 23 sampel. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon pretest- posttest. Hasil analisa data di peroleh nilai p-value sebesar 0,014 (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara baby massage terhadap perkembangan bayi di wilayah kerja Puskesmas Simpang Baru. Di rekomendasikan kepada ibu-ibu yang mempunyai bayi untuk dapat melakukan pemijatan kepada bayi sesering mungkin karena dengan sentuhan ibu dapat meningkatkan perkembangan bay
Profil Pengetahuan dan Persepsi Orang Tua terhadap Penggunaan Antibiotik pada Anak di Apotek Bangkalan
Antibiotics is a major therapy in infectious diseases caused by bacteria. The use of antibiotics in children often causes problems because of abuse. The purpose of this study was to determine the profile knowledge and belief about use of antibiotics based on the theory ofHealth Belief Model. The study was conducted on the parents of pediatric patients who gets antibiotic perscription in Apotek Bamara Medika Bangkalan. This research is a cross sectional research using questionnaire tools. The analysis was done descriptively. A total of 96 respondents involved in this study, as many as 24% of male respondents and 76% of female respondents. In general knowledge of the respondents are in the category quite tend to be high. Percentage is quite 36,5% and high 31,3%. Topics of knowledge with the highest score is on the topics of rules of use and understanding of antibiotics but low on the topic of resistance. Respondents 'beliefs were derived from the perceived 4 perceived values, perceived benefit, perceived barrier, perceived threat and perceived self-efficacy. The results of the respondents' perceptions show the sufficient category with the percentage of perceived benefit 41.7%, perceived barrier 39.6%, perceived threat 66.7% and perceived self-efficacy 40.7%.
Antibiotik merupakan terapi utama pada penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Penggunaan antibiotik pada anak seringkali menimbulkan masalah karena penyalahgunaanya.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pengetahuan dan persepsi terhadap penggunaan antibiotik yang didasarkan pada teori Health Belief Model. Penelitian dilakukan pada orang tua pasien anak yang mendapatkan resep antibiotik di Apotek Bamara Medika Bangkalan. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional menggunakan alat bantu kuesioner. Analisis dilakukan secara deskriptif. Total terdapat 96 responden yang terlibat dalam penelitian ini, sebanyak 24% responden pria dan 76% responden wanita. Secara umum pengetahuan responden berada pada kategori cukup cenderung tinggi. Persentase cukup 36,5% dan tinggi 31,3%. Topik pengetahuan dengan nilai tertinggi berada pada topik aturan pakai dan pengertian antibiotik namun rendah pada topik resistensi. Persepsi responden didapatkan dari nilai 4 perceived yang diperhitungkan yaitu perceived benefit, perceived barrier, perceived threat dan perceived self-efficacy. Hasil persepsi responden menunjukkan kategori cukup dengan persentase perceived benefit 41,7%, perceived barrier 39,6%, perceived threat 66,7% dan perceived self-efficacy 40,7%.
 
Gambaran Pengetahuan dan Pola Swamedikasi pada Mahasiswa Kesehatan di Dua Perguruan Tinggi di Kota Medan
Self-medication is a healing practice carried out independently by diagnosing symptoms, determining drugs and using drugs that are consumed without a doctor's prescription. The purpose of this study was to describe the knowledge and patterns of self-medication of health students at two tertiary institutions in the city of Medan. The research method is descriptive quantitative with a survey design. The data collection is the distribution of questionnaires viagoogle forms.Processing data using techniquesprobability samplingthat issimple random sampling.The results of the research are that self-medication knowledge in the good category is owned by PT(A) 57.7% and 63.5% PT(B), very good 38.5% PT(A) and 30.8% PT(B), not good 3.8% PT(A) and 3.8% PT(B), and not good at PT(B) at 1.9%. In terms of selfmedication patterns/efforts, 71.2% PT(A) and 51.9% PT(B) were in good category, very good 26.9% PT(A) and 44.2% PT(B). not good 1.9% PT(A) and 1.9% PT(B), and not good 2% on PT(B). The conclusion of this study shows that health students from both PTs have knowledge in the good category, but PT(A) is slightly better regarding knowledge (96.2%) and self-medication patterns (98.1%) than knowledge (96.3%) and self-medication pattern (96.1%) PT(B).
Swamedikasi merupakan praktik penyembuhan dilakukan secara mandiri dengan mendiagnosis gejala, penentuan obat hingga penggunaan obat-obatan yang dikonsumsi tanpa resep dokter. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan pola swamedikasi mahasiswa kesehatan di dua Perguruan Tinggi di Kota Medan. Metode penelitiannya adalah kuantitatif deskriptif dengan desain survey. Pengumpulan datanya yakni pembagian angket via google form. Pengolahan data menggunakan teknik probability sampling yaitu simple random sampling. Hasil penelitiannya yakni pengetahuan swamedikasi dalam kategori baik dimiliki PT(A) 57,7% dan 63,5% PT(B), sangat baik 38,5% PT(A) dan 30,8% PT(B), kurang baik 3,8% PT(A) dan 3,8% PT(B), dan tidak baik pada PT(B) sebesar 1,9%. Dari segi pola/upaya swamedikasi yang dilakukan, kategori baik sebesar 71,2% PT(A) dan 51,9% PT(B), sangat baik 26,9% PT(A) dan 44,2% PT(B), kurang baik 1,9% PT(A) dan 1,9% PT(B), dan tidak baik 2% pada PT(B). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa kesehatan dari kedua PT memiliki pengetahuan dalam kategori baik, akan tetapi PT(A) sedikit lebih baik mengenai pengetahuan (96,2%) dan pola swamedikasi (98,1%) dibandingkan pengetahuan (96,3%) dan pola swamedikasi (96,1%) PT(B)
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PUISI PADA GURU BAHASA INDONESIA DI MIS KECAMATAN SOSA KABUPATEN PADANG LAWAS
Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman guru terkait tema, rasa, nada, amanat dalam puisi. Oleh karena itu, penulis memberikan solusi berupa sharing pengetahuan dan pengalaman, pelatihan, dan pendampingan meliputi tema, rasa, nada, amanat. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini pendampingan pembuatan puisi pada guru bahasa Indonesia di MIS Kecamatan Sosa Kabupaten Padanglawas.. Kegiatan yang digunakan ada dua kegiatan, yaitu Traditional Scouting. Pada kegiatan Traditional Scouting dilaksanakan melalui 3 (tiga) metode, yaitu orientasi, workshop, dan pendampingan. Berdasarkan hasil pendampingan para guru mendapatkan tambahan referensi dalam menguasai puisi, Guru lebih paham cara menentukan tema, rasa, nada, dan amanat dengan mudah. Secara umum, hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru tentang puisi. Ini terlihat dari jumlah guru keseluruhan yang hadir. Jumlah gurunya yang hadir 11 orang. Sedangkan 1 orang lagi tidak hadir beralasan sakit.The purpose of this Community Service Research is to apply poetry by determining the theme, taste, tone, mandate. The research used there are two activities, namely Traditional Scouting and Outdoor Activity. Traditional Scouting activities are carried out through 5 (five) methods, namely orientation, workshops, games, and mentoring. While outdoor activities are carried out through methods, namely: practices that are implemented indoors. The method used is training in the form of theory and practice, the material presented is in the form of theory, while the practice is in the form of role playing and games. The expected results of the teacher are even better in making poems by including themes, tones, flavors, mandates
IMPLEMENTASI SCL UNTUK MENAMBAH KOMPETENSI SISWA SMK DALAM MEMONITOR PROYEK IOT MELALUI PLATFORM BLYNK
SMK Taruna Persada Dumai merupakan salah satu SMK yang mengikuti program SMK Pusat Keunggulan. Program ini fokus pada pengembangan kompetensi keahlian tertentu untuk siswa SMK. Pengembangan kompetensi diprioritaskan pada kompetensi yang selaras dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja. Berdasarkan evaluasi kegiatan PkM tahun sebelumnya, pihak SMK Taruna Persada Dumai meminta untuk melanjutkan kegiatan dengan fokus penambahan kompetensi siswanya. Kompetensi yang akan diajarkan dalam PkM PSTRK tahun 2022 adalah pengenalan bidang IoT yang saat ini sedang berkembang. PSTRK melaksanakan implementasi Student Centered Learning (SCL) untuk menambah kompetensi siswa SMK dalam memonitor proyek IoT melalui platform Blynk. PkM telah dilaksanakan pada 6 September 2022 dari jam 9.00 pagi sampai dengan jam 14.00 siang. Kegiatan ini diikuti oleh 20 siswa-siswi Jurusan Teknik Komputer Jaringan, SMKS Taruna Persada Kota Dumai. Modul SCL yang diberikan terdiri dari 5 bagian. Bagian pertama fokus pada model pembelajaran small group discussion dalam pengenalan prosesor, aktuator, dan sensor. Kemudian, bagian kedua siswa-siswi melakukan simulasi rangkaian LED dan ESP32 menggunakan simulator wokwi.com. Bagian ketiga dilanjutkan dengan model case study rangkaian LED dan NodeMCU 8266. Antusiasme dan semangat siswa dalam melakukan pembelajaran mandiri membuat bagian ketiga ini memakan waktu yang lama. Sehingga, bagian keempat berupa role-play kontrol lampu warna-warni berupa kontrol LED melalui Blynk dan bagian kelima berupa model discovery learning pembacaan data sensor DHT11 tidak sempat dikerjakan. Sebagai solusi, tim PkM meninggalkan dua set modul pembelajaran untuk bisa dikerjakan siswa-siswi di lain waktu secara mandiri. Di akhir pembelajaran, umpan balik dari siswa-siswi dikumpulkan dan hasilnya menunjukkan kepuasan mereka terhadap materi yang diberikan, cara penyajiannya, kualitas modul, dan kesesuaian materi. Siswa-siswi juga berharap kembali diikutkan pada program PkM lainnya dengan materi yang berbeda.SMK Taruna Persada Dumai is one of the vocational schools that participate in the SMK Center of Excellence program. This program focuses on developing specific skill competencies for SMK students. Competency development is prioritized on competencies that are aligned with the business world, industrial world, and world of work. Based on the evaluation of the previous year's Community service activities, the SMK Taruna Persada Dumai asked to continue the activity to increase its students’ competencies. The competency that will be taught in the 2022 Community service PSTRK is an introduction to the field of IoT which is currently developing. PSTRK implements Student-Centered Learning (SCL) to increase the competency of SMK students in monitoring IoT projects through the Blynk platform. Community service was held on September 6, 2022, from 9.00 am to 14.00 pm. This activity was attended by 20 students from the Department of Computer Network Engineering, SMKS Taruna Persada Dumai City. The given SCL module consists of 5 parts. The first part focuses on the small group discussion learning model in the introduction of processors, actuators, and sensors. Then, in the second part, the students simulated the LED and ESP32 circuits using the wokwi.com simulator. The third part is followed by a case study model of the LED series and NodeMCU 8266. Students’ enthusiasm for independent learning makes this third part take a long time. So, the fourth part in the form of colorful light control role-plays in the form of LED control via Blynk, and the fifth part in the form of a discovery learning model for reading DHT11 sensor data did not have time to work on it. As a solution, the Community service team left two sets of learning modules for students to work on independently later. At the end of the lesson, feedback from students was collected and the results showed their satisfaction with the material provided, the way it was presented, the quality of the modules, and the suitability of the material. The students also hope to be included in other Community service programs with different materials
GAMBARAN KECEMASAN IBU HAMIL TERHADAP RESIKO PENYAKIT COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MINAS
Pregnant women who experience anxiety during the Covid-19 pandemic cause fear and anxiety that have long-term effects on the health of pregnant women themselves. Psychological disorders that occur during pregnancy such as excessive anxiety will make fetal growth stunted and premature birth. Anxiety is worry, fear that has no clear cause, fear is caused by a threat, so that people will avoid themselves and so on. The purpose of this study was to describe the anxiety of pregnant women on the risk of Covid-19 at the Minas Public Health Center in 2021.The research method used is a simple descriptive design, the population that can be amounted to ± 98 pregnant women and the sampling technique in the study using the total sampling technique with a sample of 98 pregnant women. The data collection method is by using a questionnaire.The results of this study indicate that the anxiety of pregnant women during the Covid-19 pandemic mostly experienced mild anxiety as many as 51 people (50.5%), 18 people were not anxious (20%) and 29 people had moderate anxiety (29.5%). ), because they are worried that the officers who help give birth do not use PPE (masks, fice shields and gloves), are afraid to leave the house and cannot afford nutritious food during Covid-19.Ibu hamil yang mengalami kecemasan pada masa pandemic covid-19 menyebabkan ketakutan dan kecemasan yang berefek jangka panjang bagi gangguan kesehatan ibu hamil itu sendiri.Gangguan psikologi yang terjadi selama kehamilan seperti kecemasan yang berlebihan akan membuat pertumbuhan janin terhambat dan kelahiran premature. Kecemasan adalah rasa khawatir, rasa takut yang tidak jelas sebabnya, Rasa takut ditimbulkan oleh adanya ancaman, sehingga orang akan menghindar diri dan sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran kecemasan ibu hamil terhadap resiko penyakit Covid-19 di puskesmas minas tahun 2021.Metode penelitian yang digunakan adalah desain deskriptif sederhana, populasi yang di dapat berjumlah ± 98 ibu hamil dan Teknik pengambilan sampel pada penelitian dengan menggunakan teknik Total Sampling dengan sampel sebanyak 98 ibu hamil, Cara pengambilan data yaitu dengan menggunakan kuesioner.Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecemasan ibu hamil pada masa pandemi Covid- 19 sebagian besar mengalami cemas ringan sebanyak 51 orang (50,5%), tidak cemas sebanyak 18 orang (20%)dan cemas sedang sebanyak 29 orang (29,5%),dikarenakan khawatir pada petugas yang membantu melahirkan tidak menggunakan APD (masker, fice shield dan sarung tangan), takut keluar rumah dan tidak sanggup membeli makanan bergizi selama Covid-19
PENINGKATAN CBR DAN PENURUNAN POTENSI PENGEMBANGAN PADA TANAH DENGAN STABILISASI DIFA SOIL STABILIZER
It is vital to know the bearing capacity of the soil prior to construction which can be determined from the CBR. CBR is an essential parameter in evaluating the soil bearing capacity. CBR increase can be done through stabilization. Stabilization is carried out chemically by adding an additive, a difa soil stabilizer, into the soil with a specific composition. This study aimed to determine the increase in CBR and decrease in swelling potential in soils added with DSS. The tests carried out were compaction and CBR-soaked conditions with immersion for four days. The composition of the difa soil stabilizer used in this study was 0%; 2.5%; 5%; and 7%. In addition to difa soil stabilizer, 8% cement is also added to the soil. The results obtained from this study were that adding 8% cement and 2.5% and 5% difa soil stabilizer increased the CBR value to 57%. In comparison, adding 8% and 7% difa soil stabilizer reduced the CBR value to 38%.Daya dukung tanah sangat penting diketahui sebelum pelaksanaan konstruksi yang dapat ditentukan dari nilai CBR. CBR merupakan parameter yang penting untuk mengevaluasi daya dukung tanah. Peningkatan CBR dapat dilakukan dengan cara stabilisasi. Stabilisasi dilakukan secara kimiawi dengan menambahkan bahan aditif yaitu difa soil stabilizer ke dalam tanah dengan komposisi tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan CBR dan penurunan potensi pengembangan pada tanah yang ditambah dengan DSS. Pengujian yang dilakukan adalah pemadatan dan CBR kondisi terendam (soaked) dengan perendaman selama 4 hari. Komposisi difa soil stabilizer yang digunakan pada penelitian ini adalah 0%; 2,5%; 5%; dan 7%. Selain difa soil stabilizer, semen sebanyak 8% pun ditambahkan ke dalam tanah. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah penambahan 8% semen dan difa soil stabilizer 2,5% dan 5% dapat meningkatkan nilai CBR sampai 57%, sedangkan pada penambahan 8% dan difa soil stabilizer 7% menurunkan nilai CBR 38%