Jurnal Universitas Abdurrab
Not a member yet
1637 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI HIDROTERAPI RENDAM AIR GARAM UNTUK MENINGKATKAN KENYAMANAN PADA PENDERITA SKABIES DI PANTI ASUHAN MIFTAHUL JANNAH
Pengetahuan personal hygiene serta upaya dalam mempercepat penyembuhan lesi skabies dengan terapi komplementer anak-anak di panti asuhan Miftahul Jannah masih sangat kurang. Kebiasaan anak-anak di panti asuhan di ruangan yang sama berpotensi menimbulkan penularan terhadap kejadian skabies, di mana mereka menggunakan bantal atau guling atau kasur secara bergantian, banyaknya pakaian kotor yang digantung atau ditumpuk di dalam kamar merupakan salah satu perilaku yang berisiko untuk meningkatkan terjangkitnya penyakit skabies. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan informasi kepada anak-anak dan remaja Panti Asuhan Miftahul Jannah tentang penyakit skabies serta penerapan hidroterapi rendam air garam dalam meningkatkan kenyamanan pada penderita skabies dan peningkatan pengetahuan personal hygiene untuk mencegah skabies. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Panti Asuhan Miftahul Jannah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 20 Oktober - 23 Desember 2022. Peserta adalah remaja dan anak-anak di panti asuhan Miftahul Jannah dengan jumlah peserta sebanyak 24 orang. Kegiatan di laksanakan dengan cara tatap muka dengan metode ceramah atau penyuluhan. Hasil dari kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan remaja dan anak-anak tentang penyakit skabies, cara mencegah dan terapi komplementer rendam air garam untuk mempercepat penyembuhan lesi skabies. Dari hasil kegiatan diharapkan semua pihak Panti Asuhan Miftahul Jannah dapat menerapkan pencegah skabies agar penyakit skabies di panti asuhan dapat menurun.Personal hygiene knowledge and efforts to accelerate the healing of scabies lesions with complementary therapy for children at the Miftahul Jannah orphanage are still lacking. The habit of children in orphanages in the same room has the potential to cause transmission of scabies, where they take turns using pillows or bolsters or mattresses, lots of dirty clothes hanging or piled up in the room is one of the risky behaviors to increase the spread of the disease scabies. The purpose of this community service activity is to provide information to children and adolescents at the Miftahul Jannah Orphanage about scabies and the application of hydrotherapy of salt water soak to accelerate the comfort of the scabies patient and increase personal hygiene knowledge to prevent scabies. This community service activity was carried out at the Miftahul Jannah Orphanage. This activity was held on 20 October - 23 December 2022. The participants were teenagers and children at the Miftahul Jannah orphanage with a total of 24 participants. Activities are carried out face-to-face with lecture or counseling methods. The result of this activity was an increase in the knowledge of adolescents and children about scabies, how to prevent it and complementary therapy by soaking in salt water to accelerate the healing of scabies lesions. From the results of the activity it is hoped that all parties at the Miftahul Jannah Orphanage can apply scabies prevention so that scabies in the orphanage can be reduced
IMPLEMENTASI MAKNA FILIPI 2:2 PADA ANAK SEKOLAH MINGGU MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL MENARA BOY
Children's ministry at church must be taken seriously by all related parties. Children should be taught to know God through effective Bible teaching. Designing instructional media at Sunday Schools is unavoidable. The purpose of this community service was to help the church use a traditional game, 'Menara Boy', to implement the meaning of Philippians 2:2 concerning teamwork to achieve a common goal and introduce the younger generation to traditional games. The community service was conducted in two phases: Bible teaching and implementation through playing the game. The result taught children to love and help each other as a family of God. This teaching was effectively implemented when playing 'Menara Boy'—based on the reflections at the end of the game, children admitted that their failure in the game was caused by focusing on themselves and failing to work with others as a team. Therefore, the community service team will recommend using other traditional games as instructional media if the game contains positive values according to the truth of God's Word.Pelayanan anak dalam gereja perlu mendapat perhatian yang serius dari semua pihak terkait. Anak-anak harus dididik untuk mengenal Allah melalui pembelajaran Alkitab yang efektif. Peningkatan media belajar di sekolah minggu menjadi kebutuhan yang tidak bisa dielakkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menolong mitra memanfaatkan media permainan tradisional Menara Boy untuk mengimplemantasikan makna Filipi 2:2 tentang kerja sama mencapai tujuan bersama dan sekaligus memperkenalkan permainan tradisional pada generasi saat ini. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam 2 bentuk yaitu pembelajaran Alkitab dan bermain permainan tradisional sebagai implementasinya. Hasilnya anak-anak sekolah minggu diajar untuk saling mengasihi dan tolong menolong di antara sesama saudara dalam Tuhan. Pembelajaran ini diimplementasikan dengan baik ketika bermain Menara Boy. Berdasarkan refleksi diakhir permainan, anak-anak mengakui bahwa kegagalan dalam permainan diakibatkan karena fokus pada diri sendiri dan gagal menjalin kerja sama sesama anggota kelompok. Dengan demikian tim pengabdi merekomendasikan untuk memanfaatkan permainan tradisional lainnya untuk digunakan sebagai media pembelajaran, tentunya permainan tradisional yang mengandung nilai positif yang sejalan dengan kebenaran Firman Allah
UJI KADAR ABU LARUT AIR DAN KADAR ABU TIDAK LARUT ASAM PADA SIMPLISIA BIJI JAMBU BOL (Sygyzium malaccense)
Guava (Syzygium malaccense) is an annual fruit plant of the guava family. The guava fruit has a softer and denser flesh texture compared to other guavas. Guava contains a lot of substances that are very good for the health of the body. Among them are fiber, potassium, phosphorus, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, thiamine, riboflavin, ascorbic acid, and niacin. Guava fruit (S. malaccense) has high anti-inflammatory antioxidant activity. Guava leaf extract (Sygygium malaccense) also exhibits antioxidant, anti-inflammatory and anti-diabetic cytotoxic properties. Guava (S. malaccense) bark extract has the effect of lowering sugar levels and cholesterol levels. The root of the guava tree is often used to treat itching, as a diuretic and to relieve edema. The purpose of this research was to determine the water-soluble ash content and acid insoluble ash content in guava seed samples. The method used is random sampling. From the results of the simplicia standard determination, the water-soluble ash content is 0.01% and the acid insoluble ash content is 0.37%, indicating the results are in accordance with the requirements in (SNI 2886: 2015). Conclusion Based on the results obtained from research on the water-soluble ash test and acid insoluble ash test using guava seed simplicia obtained from 10 grams of simplicia each, the results of the determination of water-soluble ash content are 0.01% according to SNI 2886:2015, and the determination of the acid insoluble ash content of 0.37% is not in accordance with SNI 2886:2015Jambu bol (Syzygium malaccense) merupakan tanaman buah tahunan dari keluarga jambu. Buah jambu bol memiliki tekstur daging buah yang lebih lembut dan padat dibandingkan jambu lainnya. Jambu bol mengandung banyak sekali zat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Diantaranya adalah serat, potasium, fosfor, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, tiamin, riboflavin, asam askorbat, dan niasin. Buah jambu bol (S. malaccense) memiliki aktivitas antioksidan antiinflamasi yang tinggi. Ekstrak daun jambu bol (Sygygium malaccense) juga menunjukkan sifat sitotoksik antioksidan, anti-inflamasi dan anti-diabetes. Ekstrak kulit jambu bol (S. malaccense) memiliki efek menurunkan kadar gula dan kadar kolesterol. Akar pohon jambu bol sering digunakan untuk mengobati gatal-gatal, sebagai diuretik dan meredakan edema. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar abu larut air dan kadar abu tidak larut asam pada sampel biji jambu bol. Metode yang digunakan adalah random sampling. Dari hasil penetapan standar simplisia kadar abu larut air sebesar 0,01% dan kadar abu tidak larut asam sebesar 0,37%, menunjukkan hasil yang sesuai dengan persyaratan dalam (SNI 2886:2015). Kesimpulan Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian uji kadar abu larut air dan uji kadar abu tidak larut asam dengan menggunakan simplisia biji jambu bol yang diperoleh dari masing-masing 10 gram simplisia, diperoleh hasil penetapan kadar abu larut air sebesar 0,01% sesuai SNI 2886. :2015, dan penentuan kadar abu tidak larut asam sebesar 0,37% tidak sesuai dengan SNI 2886:201
Hubungan Karakteristik Individu Dengan Perilaku Social Distancing Sebagai Upaya Pencegahan COVID-19 Pada Dewasa Muda di Kota Pekanbaru
Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is a disease that has never been previously identified in humans. The case is increasingly acclaimed on a daily basis around the world, including in Indonesia. At the Riau Province level, 31,397 confirmed cases of COVID-19 have been reported from 12 districts/cities on February 28, 2021 and the Pekanbaru city is the most abundant COVID-19 case report in the Riau province. By the increasing number of cases of COVID-19, World Health Organization (WHO) issued a policy so that people can carry out social distancing, which is a very necessary program to break the chain of COVID-19 transmission. However, some people in Indonesia still consider social distancing as only an ordinary recommendation so there are still many people who do not apply social distancing. Meanwhile social distancing violations are mainly made by a group of young adults who are 18 to 25 years of age. The objective of this study was to determine the correlation of individual characteristics and social distancing behavior as COVID-19 prevention effort on young adults in Pekanbaru City 2021. This research used an analytic observational with a cross sectional study design. This research was conducted on a population of young adults in Pekanbaru City on June 2021. The sampling technique was carried out by cluster sampling with a sample size of 440 respondents. Data analysis was conducted through chi square's test and spearman's correlation test for p-value and coefficient correlation (r). There was a significant correlation between gender (p-value = 0.047) and social distancing behavior. However, there were no significant correlation between education level (p-value = 0.413) and employment status (p-value = 1.000) and social distancing behavior. The individual characteristics which was correlate with social distancing behavior is gender, while education level and employment status have no correlation with social distancing behavior as COVID-19 prevention effort on young adults in Pekanbaru City 2021.Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) ialah penyakit yang belum pernah terindentifikasi sebelumnya pada manusia. Kasus ini semakin meningkat dari hari ke hari di seluruh penjuru dunia termasuk di Indonesia. Pada tingkat Provinsi Riau sudah dilaporkan 31.397 kasus terkonfirmasi COVID-19 dari 12 kabupaten/kota pada tanggal 28 Februari 2021 dan Kota Pekanbaru merupakan daerah yang paling banyak terdapat laporan kasus COVID-19 di Provinsi Riau. Dengan semakin meningkatnya kasus COVID-19, World Health Organization (WHO) mengeluarkan keputusan agar masyarakat dapat melakukan social distancing yang sangat membantu dalam memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19. Namun, sebagian masyarakat di Indonesia masih menganggap social distancing hanya anjuran biasa saja, sehingga mengakibatkan pelaksanaan social distancing belum sepenuhnya diterapkan. Adapun, pelanggaran social distancing kebanyakan dilakukan oleh kelompok dewasa muda yaitu yang berusia 18-25 tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan karakteristik individu dengan perilaku social distancing sebagai upaya pencegahan COVID-19 pada dewasa muda di Kota Pekanbaru tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada populasi dewasa muda di Kota Pekanbaru pada bulan Mei 2021. Pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster sampling dengan besar sampel 440 responden. Analisis data dilakukan dengan cara uji Chi square dan uji korelasi Spearman untuk mendapatkan nilai p-value dan koefisien korelasi (r). Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (p-value = 0,047) dengan perilaku social distancing. Akan tetapi, diperoleh pula hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan (p-value = 0,413 dan status pekerjaan (p-value = 1,000) dengan perilaku social distancing. Karakteristik individu yang berhubungan dengan perilaku social distancing ialah jenis kelamin, sedangkan tingkat pendidikan dan status pekerjaan tidak berhubungan dengan perilaku social distancing sebagai upaya pencegahan COVID-19 pada dewasa muda di Kota Pekanbaru tahun 2021
Hubungan Faktor Psikososial Terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja PT X Kabupaten Kampar
Occupational accidents are unexpected events, without intentional elements, causing workers to be in danger, cause disrupting work activities, and resulting in losses, injuries, illnesses, and damages. The International Labor Organization (ILO) reports that 2.3 million people die each year cause of work accidents. Indonesia is in the fifth rank of deaths due to work accidents in Southeast Asia. Occupational accidents in the industrial sector are in second place. Many factors cause work accidents, one of which is psychosocial factors. Palm Oil Mill PT. X is an industrial company engaged in the processing of palm oil. Workers come into contact with chemicals and are associated with stressors in the social environment of the workplace that can trigger work accidents. The initial surveys were conducted on 30 workers at PKS PT. X obtained 90% of work accidents. This study used an analytic observational design, with a cross-sectional study design. The study aimed to determine the relationship between psychosocial factors and the incidence of work accidents among workers in the laboratory and PKS processing departments of PT. X. The results of the Pearson correlation test found that there was a relationship between psychosocial factors and the occurrence of work accidents in laboratory and processing workers at PT. X, Kampar Regency.Kecelakaan kerja merupakan kejadian yang tidak diharapkan, tidak ada unsur kesengajaan, menyebabkan pekerja dalam bahaya sehingga menggangu aktivitas kerja serta dapat mengakibatkan terjadinya kerugian, cedera, penyakit, dan kerusakan. International Labour Organization (ILO) melaporkan sebanyak 2,3 juta orang meninggal setiap tahunnya akibat kecelakaan kerja. Indonesia berada pada peringkat kelima kematian karena kecelakaan kerja di Asia Tenggara. Kecelakaan kerja pada sektor industri berada pada urutan kedua. Ada banyak faktor penyebab kecelakaan kerja salah satunya yaitu faktor psikososial. Pabrik Kelapa Sawit PT.X merupakan perusahaan industri yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit. Pada praktik kesehariannya pekerja berkontak dengan bahan-bahan kimia dan berhubungan dengan stressor lingkungan sosial tempat kerja sehingga dapat memicu kecelakaan kerja. Survei awal yang dilakukan pada 30 pekerja di PKS PT. X didapatkan 90% kejadian kecelakaan kerja. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional analitik, dengan rancangan penelitian cross sectional. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan faktor psikososial terhadap kejadian kecelakaan kerja pada pekerja di bagian laboratorium dan pengolahan PKS PT. X. Hasil uji korelasi Pearson didapatkan terdapat hubungan antara faktor psikososial terhadap kerjadian kecelakaan kerja pada pekerja bagian laboratorium dan pengolahan di PT.X, Kabupaten Kampar
An Analysis of Mercury (Hg) Levels in Face Whitening Cream Product
ABSTRACT
Facial whitening cream is a mixture of chemicals and other ingredients with the aim of whitening the skin or lightening black spots on the skin. Mercury is used as an active substance that is added to facial whitening creams that have the ability to inhibit melanin, so you get brighter skin in a short time. Long-term use will cause the skin to turn blue-black and can trigger cancer. This study aims to determine the presence or absence of mercury (Hg) compounds and the levels in face whitening creams with brands A, B, C, D. Tests were carried out using qualitative and quantitative analysis, this sampling technique was carried out randomly. Qualitative analysis was carried out using 0.5 N KI reagent while quantitative analysis was carried out using Atomic Absorption Spectrophotometry to determine levels of mercury compounds (Hg). The results of the qualitative analysis showed that 1 sample contained positive mercury (Hg) which was indicated by the formation of an orange precipitate with a concentration of ≤ 0.1 µg/kg.
 
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DI DESA KARYA INDAH MELALUI PEMBUATAN CEMILAN SEHAT NUGGET KURKUMIN
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan ibu-ibu PKK di Desa Karya Indah Kec. Tapung, Kab. Kampar, Riau. Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 pasal 6 tentang Desa menyebutkan bahwa pengaturan desa bertujuan untuk memajukan perekonomian masyarakat desa serta mengatasi kesenjangan pembangunan nasional. Masyarakat desa tanpa terkecuali termasuk perempuan di desa Desa Karya Indah, Kec. Tapung, Riau sebenarnya merupakan potensi dan aset desa yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga secara khusus dan meningkatkan kesejahteraan desa secara umum. Metode pengabdian yang dilakukan dengan memberikan penyuluhan, demontrasi dan pelatihan. Tujuan pengabdian ini diharapkan untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat yaitu masih rendahnya kemampuan masyarakat dalam berwirausaha sehingga dapat berkontribusi meningkatkan potensi mitra khususnya masyarakat dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tingkat ketercapaian sasaran program pengabdian ini adalah dapat dikatakan berhasil terlihat dari antusias masyarakat dalam mengikuti kegiatan pengabdian dan kemampun peserta pengabdian dalam menjawab pertanyaan setelah selesai dilakukan penyuluhan dan pelatihan yang diberikan. Rekomendasi dari kegiatan pengabdian ini yaitu perlu adanya kegiatan berulang sejenis terkait pelatihan yang berkatan dengan peningkatan potensi masyarakat melalui pelatihan.This community service activity was carried out with PKK mothers in Karya Indah Village, Kec. Tapung, Kab. Kampar, Riau. Law Number 6 of 2014 article 6 concerning Villages states that village arrangements aim to advance the economy of village communities and overcome national development gaps. The village community without exception includes women in the village of Karya Indah Village, Kec. Tapung, Riau is actually a village potential and asset that can help improve family welfare in particular and improve village welfare in general. The service method is carried out by providing counseling, demonstrations and training. The purpose of this service is expected to solve community problems, namely the low ability of the community in entrepreneurship so that they can contribute to increasing the potential of partners, especially the community by improving the quality of human resources. The level of achievement of the goals of this service program can be said to be successful, which can be seen from the enthusiasm of the participants in participating in the service activities and the ability of the service participants to answer questions after completing the counseling and training provided. The recommendation from this community service activity is that it is necessary to have similar repetitive activities related to training which are related to increasing the potential of the community through training
PENYULUHAN SLOW DEEP BREATHING UNTUK MENURUNKAN HIPERTENSI PADA KOMUNITAS LANSIA DI POSYANDU BANDULAN KOTA MALANG
Hypertension is a high blood pressure disease that often occurs in the elderly. The incidence of hypertension in Indonesia is very high. With education, you can increase knowledge of hypertension so that it can reduce the incidence of hypertension. Outreach activities are carried out to educate the elderly about hypertension such as signs of symptoms, how to prevent it and how to reduce high blood pressure with slow deep breathing exercises which can be done at home. This method uses health promotion about hypertension to the elderly at Posyandu Bandulan Malang City using poster media. Before counseling, the elderly had their blood pressure checked first, then the elderly were gathered to be given a pretest about hypertension and then given counseling material about hypertension. Then a slow deep breathing demonstration was carried out, at the end of the activity a posttest was carried out with questions and answers to measure understanding after giving the material. The results of this activity showed an increase in understanding of the definition, signs and symptoms of hypertension with the percentage before counseling increasing from 10% to 100%. The percentage of understanding regarding the prevention and causes of hypertension before counseling was 5% and increased to 100%. And the understanding of slow deep breathing exercise obtained before counseling from 0% increased to 100%. This activity increases the elderly's understanding of hypertension, the elderly can understand and do breathing exercises, namely slow deep breathing to lower.Hipertensi merupakan salah satu penyakit tekanan darah tinggi yang sering terjadi pada lansia. Kejadian hipertensi di Indonesia sangat tinggi. Dengan adanya penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan hipertensi sehingga dapat menurunkan angka kejadian hipertensi. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan sebagai edukasi pada lansia tentang hipertensi seperti tanda gejala, cara mencegah serta cara menurunkan tekanan darah tinggi dengan latihan slow deep breathing yang dapat dilakukan di rumah masing-masing. Metode ini menggunakan promosi kesehatan tentang hipertensi kepada para lansia di posyandu Bandulan Kota Malang menggunakan media poster. Sebelum penyuluhan para lansia melakukan pengecekan tekanan darah terlebih dahulu, lalu lansia dikumpulkan untuk diberikan pretest tentang hipertensi lalu diberikan materi penyuluhan tentang hipertensi. Kemudian dilakukan demonstrasi slow deep breathing, diakhir kegiatan dilakukan post test dengan tanya jawab untuk mengukur pemahaman setelah pemberian materi. Hasil dari kegiatan ini didapatkan peningkatan pemahaman mengenai definisi, tanda dan gejala hipertensi dengan presentase sebelum penyuluhan 10% meningkat hingga mencapai 100%. Pemahaman mengenai pencegahan dan penyebab hipertensi didapatkan presentase sebelum penyuluhan 5% dan meningkat hingga 100%. Dan pada pemahaman tentang slow deep breathing exercise didapatkan sebelum penyuluhan 0% meningkat hingga 100%. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman para lansia tentang hipertensi, lansia dapat memahami dan melakukan latihan pernapasan yaitu slow deep breathing untuk menunrunkan tekanan darah
PERANCANGAN KLASIFIKASI PASIEN STROKE DENGAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR
Stroke is a disease characterized by impaired brain function caused by a lack of oxygen supply and blood flow to the brain, affecting several brain functions that make sufferers experience difficulty in carrying out activities. the classification of stroke patients found is still in the form of medical records that have not been integrated so it takes longer time to detect. The K-NN algorithm is part of a machine learning algorithm that can be used to classify one of the cases, namely the classification of stroke patients. K-NN is used as a class determining algorithm to enter new data that is input according to the format. Based on the results obtained, this study leads to system design using the Unified Model Language (UML) and system user interface design.Stroke merupakan penyakit yang ditandai gangguan fungsi otak yang di sebabkan kurangnya pasokan oksigen dan aliran darah ke otak sehingga mempengaruhi beberapa fungsi otak yang membuat penderita mengalami kesulitan dalam melakukan aktifitas. klasifikasi pasien stroke yang di temukan masih berupa catatan medis yang belum terintegrasi sehingga perlu waktu yang lebih lama untuk mendeteksi. Algoritma K-NN merupakan bagian dari algoritma machine learning yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan salah satu kasusnya yaitu klasifikasi pasien stroke. K-NN digunakan sebagai algoritma penentu kelas untuk memasukkan data baru yang diinputkan sesuai format. Berdasarkan hasil yang diperoleh penelitian ini mengarah pada perancangan sistem menggunakan Unified Model Language (UML) dan perancangan antarmuka pengguna sistem. 
EFEKTIVITAS MIRROR THERAPY TERHADAP PENINGKATAN MOTOR SKILL EKSTREMITAS ATAS PADA KASUS STROKE : LITERATURE REVIEW
Stroke is a neurological deficit that occurs suddenly caused by vascular disorders in the form of a lack of oxygen supply to the brain that lasts more than 24 hours, resulting in damage or necrosis of brain tissue. Clinical problems that are usually found include motor, language, sensory, cognitive and emotional disorders. One of the therapeutic methods that can be used to improve upper extremity motor skills in stroke patients is mirror therapy. The purpose of this study was to determine the effectiveness of mirror therapy to increase upper extremity motor skills in stroke cases. This study is a literature review study with a narrative method used. An evidence search was conducted on 5 databases, namely, Proquest, Scopus, Science Direct, Sage Publications and Taylor and Francis. The keywords used were “Mirror Therapy” AND “Stroke” AND “Upper Limb OR Upper Extremity” AND “Motor Skill” with the inclusion criteria of full text articles, appropriate medical diagnosis and the last 5 years publication. There are 6 articles that will be reviewed. Based on a review conducted on 6 research articles, 4 of them stated that mirror therapy is effective for improving upper extremity motor skills in stroke patients with various parameters such as the upper extremity full-meyer assessment test (FMA-UE), action research arm test (ARAT). ), box and block test and wolf motor functional test (WMFT)Stroke merupakan defisit neurologis yang terjadi secara tiba-tiba disebabkan oleh gangguan vaskular berupa kekurangan suplai oksigen ke otak yang berlangsung lebih dari 24 jam sehingga mengakibatkan kerusakan atau nekrosis jaringan otak. Masalah klinis yang biasanya ditemukan antara lain, gangguan motorik, berbahasa, sensoris, kognitif dan emosional. Salah satu metode terapi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan motorik ekstremitas atas pada pasien stroke adalah mirror therapy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas mirror therapy terhadap peningkatan motor skill ekstremitas atas pada kasus stroke. Studi ini merupakan studi literature review dengan metode yang digunakan naratif. Dilakukan penelusuran bukti terhadap 5 database yaitu, Proquest, Scopus, Science Direct, Sage Publications dan Taylor and Francis. Kata kunci yang digunakan adalah “Mirror Therapy” AND “Stroke” AND “Upper Limb OR Upper Extremity” AND “Motor Skill” dengan kriteria inklusi artikel full teks, diagnosis medis sesuai dan publikasi 5 tahun terakhir. Terdapat 6 artikel yang akan di-review. Berdasarkan review yang dilakukan pada 6 artikel penelitian, 4 diantaranya menyatakan bahwa bahwa mirror therapy efektif untuk meningkatkan motor skill ekstremitas atas pada pasien stroke dengan berbagai macam parameter seperti fulg-meyer assessment test upper extremity (FMA-UE), action research arm test (ARAT), box and block test dan wolf motor functional test (WMFT)