Jurnal Universitas Abdurrab
Not a member yet
1637 research outputs found
Sort by
Pengembangan Dan Validasi Kueisoner Untuk Mengukur Kepuasan Pasien Terhadap Penerapan Telefarmasi Di Apotek
Customer satisfaction surveys measure how satisfied consumers are with relevant product or service attributes and the importance of those attributes. In general, surveys use a five-point scale (Schiffman et al., 2010). Patient satisfaction can be revealed through several measuring tools. Questionnaires or assessment instruments are tools used to apply all content validity methods. The final result of content validity is an assessment of the appropriateness of the test content. Lawshe proposed a method called the content validity ratio as a result of measuring expert assessments of their agreement on content validity using statistical techniques of agreement between raters. The process of reviewing items by a panel of experts by providing input from validators is used as a reference to compose sentences that are more appropriate to the aspects and easy to understand. So to get a patient satisfaction questionnaire regarding the implementation of telepharmacy in pharmacies, some validation evidence is needed which can then produce a proper, valid questionnaire. and reliable for use in analysis of pharmacy telepharmacy patient satisfaction. To collect evidence of the validity of knowing and obtaining an instrument (questionnaire) that can be used to measure patient satisfaction with the implementation of telepharmacy services in pharmacies. Expert review (dianalisis CVI), Proses respon, Evaluasi struktur : internal struktur dengan EFA (eksplratory factor analysis) dan reliabilitas. From the SPSS results, analysis of factor loading values with Cronbach's alpha shows that the total reliability score for the expected attribute is 0.977 for factor 1, expected 0.973 and 0.926 for factor 2, expected 0.926. Meanwhile, the results of the reality reliability test, the total Cronbach's alpha score, was 0.979, with the Cronbach's alpha value for factor 1 being 0.976 and factor 2 being 0.931. From the reliability data used for each subscale it is above 0.9 so that the question statement items with Cronbach's alpha values are below 0.9 will experience elimination. A total of 10 questions were eliminated because the reliability value was below 0.9. The higher the Cronbach' alpha value, the more valid, good and reliable an item is said to be. The patient satisfaction questionnaire has sufficient evidence of validity including evidence of content validity, response process and internal structure.Survei kepuasan pelanggan mengukur bagaimana kepuasan konsumen atas atribut produk atau pelayanan yang relevan dan pentingnya atribut tersebut. Secara umum survei menggunakan skala lima poin (Schiffman, Kanuk, and Wisenblit 2010). Kepuasan pasien dapat diungkap melalui beberapa alat ukur., kuesioner atau instrumen asesmen adalah alat yang digunakan untuk menerapkan semua metode validitas isi. Hasil akhir dari validitas isi adalah penilaian tentang kelayakan isi tes. Lawshe mengajukan cara yang disebut rasio validitas isi sebagai hasil ukur penilaian ahli atas kesetujuannya terhadap validitas isi yang menggunakan teknik statistik kesepahaman antar penilai. Proses reviwe butir oleh panel ahli dengan memberikan masukan dari validator yang dijadikan acuan untuk menyusun kalimat lebih sesuai dengan aspek-aspek dan mudah dipahami Sehingga untuk mendapatkan kuesioner kepuasan pasien terhadap penerapan telefarmasi di apotek dibutuhkan beberapa bukti validasi yang nantinya dapat menghasilkan kuesioner yang layak, valid dan reliabel digunakan dalam analisis kepuasan pasien telefarmasi diapotek. Untuk mengumpulkan bukti validitas mengetahui dan mendapatakan alat intrumen (kuisioner) yang dapat digunakan untuk mengukur kepuasan pasien terhadap penerapan pelayanan telefarmasi di apotek. Expert review (dianalisis CVI), Proses respon, Evaluasi struktur;internal struktur dengan EFA (eksplratory factor analysis) dan reliabilitas. Dari Hasil SPSS analisis nilai loading faktor dengan cronbach’s alpha menunjukan total skor reliability atribut harapan adalah 0,977 untuk faktor 1 harapan 0.973 dan 0.926 untuk faktor 2 harapan 0.926. Sedangkan hasil uji reliability kenyataan total skor Cronbach’s alpha adalah 0.979 dengaan nilai cronbach’s alpha faktor 1 kenyataan 0.976 dan faktor 2 kenyataan 0.931. Dari data reliabilitas yang digunakan dari masing-masing sub skala diatas 0.9 sehingga item pernyataan soal dengan nilai cronbach’s alpha dibawah 0.9 akan mengalami eliminasi. Sebanyak 10 soal tereliminasi dikarenakan nilai reliabilitasnya dibawah 0.9. Semakin tinggi nilai cronbach’alpha maka suatu item soal itu dikatakan semakin valid, bagus dan reliabel. Kueisioner kepuasan pasien memiliki bukti validitas yang cukup meliputi bukti validitas isi, proses respon dan struktur internal
SISTEM INFORMASI PENJUALAN ONLINE PADA PT. SR12 HERBAL PERKASA DISTRIBUTOR UTAMA BEKASI
SR12 Herbal Perkasa Main Distributor Bekasi is a business engaged in the field of beauty. Having an average turnover of 120 million per month, the management of online sales which are operated through Microsoft Excel is not optimal so that several obstacles are found in the running business processes. For example, forgetting to record customer orders, late processing orders via Whatsapp, typing in wrong addresses and goods which result in wrong shipments. Thus, it’s necessary to have an information system to assist the running of business processes within the company. The research method used is SDLC. The author uses the PHP programming language, Bootstrap framework, MySQL database server, and Sublime text editor software. This information system can facilitate the process of online sales transactions because customers can access and make purchases in real time, reports are generated more accurately so that sales records become more organized, effective and efficient.SR12 Herbal Perkasa Distributor Utama Bekasi merupakan usaha yang bergerak pada bidang kecantikan. Memiliki rataan omset 120 juta per bulan, pengelolaan penjualan online yang dioperasikan melalui Microsoft Excel belum optimal sehingga ditemukan beberapa kendala pada proses bisnis yang berjalan. Misalnya, lupa mencatat pesanan pelanggam, terlambat memproses orderan melalui Whatsapp, salah ketik alamat dan pencatatan barang yang mengakibatkan salah kirim. Sehingga, diperlukan adanya sistem informasi guna membantu berjalannya proses bisnis dalam perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah SDLC. Penulis menggunakan bahasa pemrograman PHP, framework Bootstrap, database server MySQL, dan software text editor Sublime. Hadirnya sistem informasi ini dapat memudahkan proses transaksi penjualan online karna pelanggan dapat mengakses dan melakukan pembelian secara real time, laporan yang dihasilkan lebih akurat sehingga pencatatan penjualan menjadi lebih tertata rapih, efektif serta efisien
INTERVENSI FISIOTERAPI UNTUK MENGATASI KELUHAN PADA KNEE OSTEOARTHRITIS DI RSUD IDAMAN BANJARBARU : STUDI KASUS
Laki-laki 65 tahun dengan keluhan nyeri pada kedua lutut sejak satu tahun yang lalu, terutama saat jongkok berdiri, naik turun tangga dan berjalan jauh. Pasien memiliki riwayat berjalan setiap harinya dengan jarak 5 km. Pemeriksaan VDS diam, penekanan, gerak secara berturut-turut didapatkan 1,3, dan 5. Pada pemeriksaan fisik ditemukan nyeri tekan, teraba hangat, krepitasi, serta ROM terbatas pada gerakan ekstensi lutut. Pemeriksaan fungsi Western Ontario and McMaster Universities artritis index (WOMAC) didapatkan interpretasi moderate. Pemeriksaan radiologi diapatkan kesimpulan Osteoarthritis. Pasien didiagnosis dengan osteoarthritis. Pasien kemudian diberikan terapi menggunakan Ultrasound 1Hz 0,2W/cm2, Trancutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) 25mA, latihan quadricep setting excersice, dan passive streching excercise dimana terapi diberikan sebanyak 3 kali. Pada akhir terapi pasien akan dievaluasi ulang dengan WOMAC dimana didapatkan hasil terdapat peningkatan fungsi dan penurunan nyerA 65-year-old man with complaints of pain in both knees since one year ago, especially when squatting, standing, going up and down stairs and walking long distances. The patient has a history of walking every day with a distance of 5 km. The VDS examination was silent, suppressed, and movement was found to be 1,3, and 5. On physical examination, there was tenderness, palpable warmth, crepitus, and limited ROM on knee extension movements. Functional examination of the Western Ontario and McMaster Universities arthritis index (WOMAC) obtained a moderate interpretation. Radiological examination found the conclusion of Osteoarthritis. The patient was diagnosed with osteoarthritis. The patient was then given therapy using Ultrasound 1Hz 0.2W/cm2, Trancutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) 25mA, quadricep setting exercise, and passive stretching exercise where the therapy was given 3 times. At the end of therapy the patient will be re-evaluated with WOMAC where the results are results in an increase in function and a decrease in pai
HUBUNGAN STATUS GIZI REMAJA DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI
Adolescent girls who experience anemia are still high in Indonesia, namely by 23%, mainly due to iron deficiency. This study aims to analyze the nutritional status of adolescents with the incidence of anemia in female adolescents. The design in this study was a cross sectional study. The sample in this study were all students of the Midwifery Study Program Undergraduate Program and Midwifery Study Program Diploma Three STIKES YARSI Mataram who were included in the group of older adolescents, namely 17-20 years of age as many as 80 respondents. Nutritional status was determined based on Body Mass Index (BMI), while anemia status was determined based on hemoglobin levels as measured using the Easy Touch brand hemoglobin strip. Bivariate analysis was tested with Pearson Chi-square. The results showed that anemia was not related to the nutritional status of young women with a value of p=0.475 (p>0.005). This is because anemia has many risk factors, including length of menstruation, iron intake, and consuming iron absorption inhibitors. Therefore, it is recommended for young women to consume iron-rich foods and iron tablets.Remaja putri yang mengalami anemia masih tinggi di Indonesia yaitu sebesar 23%, terutama disebabkan kekurangan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status gizi remaja dengan kejadian anemia remaja putri. Desain dalam penelitian ini adalah studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Prodi Kebidanan Jenjang Diploma Tiga STIKES YARSI Mataram yang masuk dalam kelompok remaja lanjut, yaitu usia 17 – 20 tahun sebanyak 80 responden. Status gizi ditetapkan berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan status anemia ditentukan berdasarkan kadar hemoglobin yang diukur menggunakan strip hemoglobin merek Easy Touch. Analisis bivariat diuji dengan Pearson Chi-square. Hasil penelitian didapatkan anemia tidak berhubungan dengan status gizi remaja putri dengan nilai p=0,475 (p>0,005). Hal ini karena anemia memiliki banyak faktor risiko, antara lain lama haid, asupan zat besi, dan mengonsumsipenghambat penyerapan zat besi. Oleh karena itu, disarankan remaja putri untuk mengonsumsi makanan kaya zat besi dan tablet tambah darah
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI PUSKESMAS X ROKAN HULU
Tingkat kepuasan pasien peserta jaminan kesehatan terhadap kualitas pelayanan kesahatan yang diterimanya diperlukan dalam upaya peningkatan mutu pelayanan. Tujuan dari penilaian tingkat kepuasan pasien BPJS adalah untuk mengukur ketaatan pelaksanaan pelayanan yang sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan di Puskesmas X Rokan Hulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan obsevasi dan wawancara mendalam pada 10 orang responden. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pasien sudah merasa puas akan tetapi perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pelayanan puskesmas
HUBUNGAN STRESS KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA DI PABRIK KELAPA SAWIT TAHUN 2020
Occupational fatigue is any condition that is accompanied by decrease in efficiency and endurance at work resulting in work errors, decreased productivity leading to work accidents. Data from the International Labor Organization (ILO) 2013 stated that fatigue causes two million workers to die each year from work accidents. The Ministry of Manpower and Transmigration of the Republic of Indonesia via Director General of Labor Inspection Development in 2012 stated that the average number of workplace accidents in Indonesia is 847 cases per day, in which 36% of the causes are occupational fatigue. There are many factors causing occupational fatigue, including work stress. Work stress can cause emotional reactions, physiological changes and potentially cause occupational fatigue at 61.7%.To investigate the relationship between work stress with occupational fatigue on workers in the POM PT. X Rokan Hulu Tahun 2020. Analytic observational research using cross-sectional approach with 135 samples. This research used a total sampling and analyzed with chi-square test. There is a significant relationship between work stress and occupational fatigue (p- value = 0,000).
ABSTRAK
Kelelahan kerja merupakan kondisi penurunan kekuatan tubuh, efisiensi performa kerja serta ketahanan tubuh dalam bekerja yang berakibat pada peningkatan kesalahan kerja, penurunan produktivitas dan berujung pada kecelakaan kerja. International Labour Organization (ILO) pada 2013 menyatakan bahwa kelelahan kerja menyebabkan dua juta pekerja meninggal setiap tahunnya akibat kecelakaan kerja. Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan pada tahun 2012 menyebutkan rata- rata kejadian kecelakaan kerja di Indonesia setiap hari sebesar 847 kasus, 36% penyebabnya adalah kelelahan kerja. Ada banyak faktor penyebab kelelahan kerja, di antaranya yaitu stres kerja. Stres kerja dapat menimbulkan reaksi emosional, perubahan fisiologis, serta berpotensi menimbulkan kelelahan kerja sebesar 61.7%.
Tujuan: Mengetahui hubungan stres kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di PT. X Rokan Hulu pada tahun 2020. Penelitian observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel 135 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yang diuji secara statistik menggunakan uji chi-square. Adanya hubungan antara stres kerja dengan kelelahan kerja (p-value= 0,000)
STRATEGI KOMUNIKASI PEMBANGUNAN UPT. PASAR CIK PUAN KOTA PEKANBARU DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI PASAR TRADISIONAL
The presence of modern markets is considered by various groups to have cornered the existence of traditional markets. This type of market is a market where merchandise is traded at the right price so there is no bargaining activity. This study used a qualitative method using the Cultip and Center communication strategy theory with data collection techniques by means of interviews, observation and documentation. The research subjects were UPT Cik Puan Pekanbaru's communication strategy and the object of research was UPT Pasar Cik Puan Pekanbaru. The results of this study are the fact that there is currently a decrease in visitors to traditional markets. This is caused by several factors such as infrastructure development that has not been completed. the planning that will be carried out by UPT Pasar Cik Puan Pekanbaru is to continue to synergize with Pemko and related parties to continue building the market which is currently still neglected, then the UPT Pasar Cik Puan Pekanbaru also provides education to traders who work with BPOM about food hygiene. in the Cik Puan market in Pekanbaru. Communication established by UPT Cik Puan Pekanbaru market is with the government of Pekanbaru City to follow up on the construction of Cik Puan Pekanbaru market. The current evaluation carried out by UPT Pasar Cik Puan Pekanbaru is more about educating traders and evaluating development plansKehadiran pasar moderen dianggap oleh berbagai kalangan telah menyudutkan keberadaan pasar tradisional. Pasar jenis ini merupakan pasar dimana barang dagangannya diperjual belikan dengan harga yang pas sehingga tidak ada aktivitas tawar-menawar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teori Startegi komunikasi Cultip dan Center dengan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah startegi komunikasi UPT pasar Cik Puan Pekanbaru dan objek penelitian UPT Pasar Cik Puan Pekanbaru. Adapun hasil penelitian ini adalah saat ini fakta yang ada dilapangan menurunya pengunjung di pasar tradisional. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti pembangunan infrastruktur yang tidak kunjung rampung. perencanaan yang akan dilakukan oleh pihak UPT Pasar Cik Puan Pekanbaru adalah tetap bersinergi dengan pemko dan pihak terkait untuk melanjutkan pembanguna pasar yang saat ini masih terbengkalai, kemudian pihak UPT pasar Cik Puan Pekanbaru juga memberikan edukasi kepada para pedagang yang bekerjasama dengan BPOM tentang kehigenisan bahan makanan yang ada di pasar Cik Puan Pekanbaru. Komunikasi yang dibangun oleh UPT pasar Cik Puan Pekanbaru adalah dengan pihak pemerintah Kota Pekanbaru untuk menindak lanjuti pembangunan pasar Cik Puan Pekanbaru. Evaluasi saat ini yang dilakukan oleh pihak UPT Pasar Cik Puan Pekanbaru lebih kepada edukasi pedagang dan evaluasi terhadap rencana pembangunan
Peran Kepuasan Kerja Dalam Memediasi Ketidakamanan Kerja Terhadap Kesejahteraan Psikologis Guru Honorer Di Indonesia
Sejatinya Guru PNS maupun honorer memperoleh jaminan kesejahteraan hidup. Faktanya masih ada guru honorer berpenghasilan minim dengan ketidakpastian status. Penelitian ini bertujuan menjelaskan peran kepuasan dan ketidakamanan kerja terhadap kesejahteraan psikologis Guru Honorer. Penelitian dilakukan secara cross sectional dengan teknik survei dan convenience sampling pada 300 Guru honorer berusia minimal 22 tahun. Instrumen penelitian menggunakan skala kesejahteraan psikologis, Job insecurity scale, dan Minnesota Satisfaction Questionnaire. Analisis data menggunakan simple mediation model Hayes PROCESS. Hasilnya kepuasan signifikan memediasi pengaruh ketidakamanan kerja terhadap kesejahteraan psikologis (β =0,0027, BootSE=0,0061, BootCI 95% [0,0076, 0.0176]). Begitupun kesejahteraan psikologis secara signifikan negatif diprediksi oleh ketidakamanan kerja (β=-0,0457, t=-0,7906, p<0,001, CI 95% [-0,2478, 0,1058]). Hal ini membuktikan semakin Guru Honerer merasakan keamanan atas gaji dan status kepegawaiannya maka semakin merasakan kepuasan kerja dan semakin sejahtera secara psikologis. Temuan ini dapat menjadi dasar pertimbangan bagi Pemerintah dalam menentukan kebijakan mengenai jaminan kesejahteraan ekonomi dan kejelasan status guna meningkatkan kesejahteraan psikologis para guru honorer
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN LAYANAN PENGIRIMAN BARANG MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING
Delivery service is the distribution of goods from the manufacturer to the customer, but the service has a number of risks that may occur at the time of the delivery process, such as delayed delivery and damaged goods. For this, it is necessary to make the selection of the best delivery services by business operators so that customer satisfaction remains awake until the ordered product reaches the customer’s hands. To support this decision-making process, the Simple Additive Weighting (SAW) method is used by determining the weight value on each attribute and is continued with the best alternative weighing process that aims to help the public determine the choice of delivery services well and according to the desired criteria, the study uses 5 criteria namely tariffs, delivery speed, goods security, customer service and branch office distribution. There are 3 alternative goods delivery services assessed using the SAW method by 30 respondents who come from UMKM Tajurhalang with the highest ranking results available on JNE services.Layanan pengiriman barang merupakan kegiatan pendistribusian barang dari pihak produsen ke pihak customer akan tetapi layanan tersebut memiliki beberapa resiko yang mungkin saja terjadi pada saat proses pengiriman barang seperti terlambatnya proses pengiriman dan rusaknya barang. Untuk itu perlu dilakukan pemilihan layanan pengiriman barang terbaik oleh para pelaku usaha agar kepuasan pelanggan tetap terjaga hingga produk yang dipesan sampai ke tangan pelanggan. Untuk mendukung proses pengambilan keputusan ini digunakanlah metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan menentukan nilai bobot pada setiap atribut dan dilanjutkan dengan proses perangkingan alternatif terbaik yang bertujuan dapat membantu masyarakat dalam menentukan pemilihan jasa pengiriman dengan baik dan sesuai dengan kriteria yang diinginkan, penelitian ini menggunakan 5 kriteria yaitu tarif, kecepatan pengiriman, keamanan barang, layanan pelanggan dan penyebaran kantor cabang. Terdapat 3 alternatif layanan pengiriman barang yang dinilai menggunakan metode SAW oleh 30 responden yang berasal dari UMKM Tajurhalang dengan hasil rangking tertinggi ada pada layanan JNE
EVALUASI PERILAKU DEFORMASI VERTIKAL BENDUNGAN SERMO BERDASARKAN DATA INSTRUMENTASI GEOTEKNIK
The vertical deformation of the dam is one of the important parameters to be evaluated both during the construction and post-construction periods. Abnormal deformation behavior can cause various problems that threaten the safety of the dam. Evaluation is very important to do, especially on the Sermo Dam which has been loaded for more than 25 years to knows its behavior. Identification of abnormal behavior is done by evaluating the results of the vertical deformation analysis based on the instrumentation reading data against the acceptance criteria. In the construction, the vertical strain value compared with the depth below crest value resulted in abnormal behavior. However, evaluation of the settlement that occurs results in normal behavior. In the post-construction, evaluation with Sherard (1965) and ICOLD (1993) criteria resulted in abnormal conditions at certain elevations. However, evaluation based on the settlement index and acceptance criteria of Sowers (1965) and Hunter and Fell (2003) resulted in normal conditions.Deformasi vertikal bendungan merupakan salah satu parameter yang penting untuk dievaluasi baik pada periode konstruksi maupun paska konstruksi. Perilaku deformasi abnormal dapat mengakibatkan berbagai permasalahan yang mengancam keamanan bendungan. Evaluasi menjadi sangat penting untuk dilakukan terutama pada Bendungan Sermo yang telah mengalami pembebanan selama lebih dari 25 tahun sehingga dapat diketahui perilakunya. Identifikasi perilaku normal atau abnormal dilakukan dengan cara mengevaluasi hasil analisis deformasi vertikal berdasarkan data pembacaan instrumentasi terhadap kriteria penerimaan. Pada periode konstruksi, korelasi vertical strain terhadap depth below crest menghasilkan perilaku abnormal. Namun, evaluasi terhadap settlement yang terjadi menghasilkan perilaku normal. Pada periode paska konstruksi, evaluasi dengan kriteria Sherard (1965) dan ICOLD (1993) menghasikan kondisi abnormal pada elevasi tertentu. Namun, evaluasi berdasarkan settlement index serta kriteria penerimaan Sowers (1965) dan Hunter dan Fell (2003) menghasilkan kondisi normal