Jurnal Online Universitas PGRI Palembang
Not a member yet
    6362 research outputs found

    Urgensi Self Reward Terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengulas urgensi self-reward dalam mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI). Self-reward, sebagai bentuk penghargaan diri atas usaha dan pencapaian, berperan dalam meningkatkan motivasi, mengurangi stres, serta memperbaiki kualitas emosi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada mahasiswa BKPI dari semester 1 hingga 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan self-reward bervariasi sesuai tingkat semester. Mahasiswa semester awal cenderung memilih kegiatan sederhana sebagai penghargaan, sedangkan mahasiswa semester akhir lebih fokus pada penghargaan produktif. Self-reward terbukti membantu mahasiswa mengelola stres, meningkatkan motivasi belajar, dan menjaga keseimbangan emosional. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, self-reward dapat menyebabkan penundaan atau pengeluaran berlebihan. Penelitian ini menegaskan pentingnya self-reward yang terencana untuk mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa secara holistik.&nbsp

    Model Pengorganisasian Kurikulum Pendidikan Pancasila Jenjang Sekolah Menengah Atas Provinsi Jawa Tengah

    Full text link
    Permasalahan pengorganisasian kurikulum di SMA khususnya mata pelajaran Pendidikan Pancasila adalah kurangnya pemahaman kepala sekolah terkait penyusunan pengorgansiasian kurikulum mata pelajaran. Hal tersebut berdampak kurangnya kemampuan membimbing guru mata pelajaran dalam menyusun dan pelaksanaan pengorganisasian kurikulum mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan menemukan pengorganisasian kurikulum Pendidikan Pancasila Sekolah Menengah Atas Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus ganda eksploratori. Subjek penelitian adalah kepala sekolah atau wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru dan peserta didik di SMA Negeri 1 Klaten, SMA Negeri 2 Sukoharjo, dan SMA Negeri 1 Surakarta. Data penelitian melalui wawancara, observasi, dan dokumen. Teknik analisis data menggunakan model alir Miles & Huberman. Keabsahan data melalui trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengorganisasian kurikulum Pendidikan Pancasila di SMA antara lain: (1) penentuan tim oleh kepala sekolah; (2) pembuatan jadwal; (3) pembagian tugas; (4) penentuan sumber daya; dan (5) sinergitas antara komponen. Pelaksana utama adalah guru Pendidikan Pancasila

    Strategi Manajerial Adaptif dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam di Era Society 5.0: Menjembatani Nilai Keislaman dan Tantangan Globalisasi di Sekolah

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam di MA Nurur Rahmah, dengan penekanan pada peran kolaboratif antara kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta guru-guru dalam menyusun dan mengimplementasikan kurikulum tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana interaksi dan kerjasama antara pihak-pihak terkait dapat mempengaruhi kualitas dan relevansi kurikulum yang diterapkan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran yang sangat signifikan dalam merancang, mengevaluasi, dan memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan tetap mencerminkan nilai-nilai Islam, meskipun ada integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Dalam konteks ini, tantangan utama yang dihadapi adalah keterlibatan orang tua serta kesiapan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi pendidikan. Meskipun teknologi telah diterapkan dalam pembelajaran, implementasinya masih bervariasi di kalangan guru, yang menunjukkan perlunya program pelatihan berkelanjutan guna mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Temuan penelitian ini memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang pentingnya sinergi antara pihak sekolah dalam mengembangkan kurikulum yang seimbang antara nilai agama dan teknologi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi lembaga pendidikan lainnya, khususnya sekolah-sekolah berbasis agama, dalam menciptakan kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman, tanpa mengorbankan nilai-nilai luhur agama

    Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP Materi Pencemaran Lingkungan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sains siswa SMP pada materi pencemaran lingkungan melalui penerapan model pembelajaran project based learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan model Kemmis & McTaggart yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Tondano pada bulan September 2024 pada pembahasan materi pokok tentang pencemaran lingkungan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII C yang berjumlah 25 orang yang terdiri dari 7 laki-laki dan 18 perempuan. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan tes kemampuan literasi sains. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan skor rata-rata literasi sains siswa hanya 60 dengan ketuntasan klasikal 20% pada pra siklus, kemudian mengalami peningkatan skor rata-rata menjadi 82 pada siklus 1 dengan 98% ketuntasan klasikal. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran project based learning dapat meningkatkan literasi sains siswa SMP pada materi pencemaran lingkungan

    Perbedaan Rata-rata Nilai Al-Qur’an Hadis antara Siswa yang Mengikuti Kegiatan Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) dan yang Tidak di Madrasah Ibtidaiyah Al Barokah Pekanbaru

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata nilai mata pelajaran Al-Qur’an Hadis antara siswa yang mengikuti kegiatan Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) dan yang tidak mengikuti TPQ di Madrasah Ibtidaiyah Al Barokah Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif melalui uji-t dua sampel independen. Sampel terdiri dari 23 siswa kelas V, dengan rincian 12 siswa mengikuti TPQ dan 11 siswa tidak mengikuti TPQ. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara nilai rata-rata Al-Qur’an Hadis antara kedua kelompok. Siswa yang mengikuti TPQ memiliki rata-rata nilai yang lebih tinggi, yaitu 83,50 dibandingkan dengan 77,91 pada kelompok yang tidak mengikuti TPQ. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan dalam TPQ berkontribusi positif terhadap pencapaian hasil belajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadis

    Pengaruh Penerapan Absensi Fingerprint dan Pengawasan Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah (SETDA) Provinsi Sumatera Selatan

    Full text link
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh absensi fingerprint dan pengawasan terhadap disiplin kerja pegawai Biro Pemerintahan Dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah (SETDA) Provinsi Sumatera Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan jumlah sampel 39 orang pegawai PNS Biro Pemerintahan Dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah (SETDA) Provinsi Sumatera Selatan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, uji t dan uji F. Dari hasil penelitian uji t menunjukkan bahwa ada pengaruh absensi fingerprint (X1) dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05, artinya secara parsial ada pengaruh yang signifikan absensi fingerprint terhadap disiplin kerja. Sedangkan variabel pengawasan (X2) dengan nilai signifikan 0,080 < 0,05, artinya secara parsial tidak ada pengaruh yang signifikan antara pengawasan terhadap disiplin kerja. Dari hasil pembahasan uji F secara simultan diperoleh nilai signifikan 0,000 < 0,05 artinya Ho ditolak Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara absensi fingerprint dan pengawasan terhadap disiplin kerja pegawai Biro Pemerintahan Dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah (SETDA) Provinsi Sumatera Selatan. Kata Kunci: Absensi Fingerprint, Pengawasan, dan Disiplin Kerja.   ABSTRACT This study aims to determine the effect of fingerprint attendance and supervision on the work discipline of the employees of the Regional Government and Autonomy Bureau of the Regional Secretariat (SETDA) of South Sumatra Province. The method used in this study is a quantitative method. with a sample of 39 civil servants in the Regional Government and Autonomy Bureau of the Regional Secretariat (SETDA) of South Sumatra Province. The data analysis technique used in this study is simple linear regression analysis, multiple linear regression analysis, correlation coefficient analysis, coefficient of determination analysis, t test and F test. significant 0.000 <0.05, meaning that partially there is a significant effect of fingerprint absenteeism on work discipline. While the supervision variable (X2) with a significant value of 0.080 <0.05 means that partially there is no significant effect between supervision on work discipline. From the results of the discussion of F simultaneously obtained a significant value of 0.000 <0.05, meaning Ho is rejected, Ha is accepted. So it can be said that there is a significant effect between fingerprint attendance and supervision on the work discipline of the employees of the Regional Government and Autonomy Bureau (SETDA) of South Sumatra Province. Keywords : Fingerprint Attendance, Supervision, and Work Discipline

    Women Principals in Education: A Literatur Review on Leadership, Gender, and Empowerment

    Full text link
    Publications on the topic of women's leadership have grown rapidly since gender equality became a strategic issue worldwide. The aim of this publication is to map publication trends on the topic of women's leadership, including authors who write extensively on the topic, organizations involved in the publication, and publication trends from year to year. The method used is bibliometric analysis using VosViewer. The data used is from the Scopus database with the search keyword “women's leadership,” yielding 74,046 documents, consisting of 54,288 journal articles, 6,582 book chapters, 4,747 reviews, 3,568 conference proceedings, 2,497 books, 1,046 notes, 707 editorials, 311 short surveys, 164 letters, 70 errata, 32 conference reviews, 26 retracted publications, and 6 data papers. The results of the analysis show that publication trends from 1980 to 2024 have continued to increase significantly. The two authors with the most publications are not primarily focused on the social sciences. Two institutions have the highest number of publications on “women's leadership in education,” namely the University of Alabama and Northwestern University. Authors from these two universities are known to have collaborated on publications. Further recommendations suggest that publications on the “women's leadership in education” theme can be developed into empirical research, particularly by connecting it to other fields of study

    Volleyball Service Skill Level (Empirical Study on Pulokulon 2 State Middle School Students)

    Full text link
    Abstract This research aims to determine the level of top serve skills in volleyball games of students at SMP Negeri 2 Pulokulon. The sample in this study was taken from one class at level VIII, which consisted of 32 students (17 boys and 15 girls). This type of research is a type of quantitative research with a descriptive approach. The instrument used is a top serve skill test in volleyball, with an assessment using the top serve accuracy test (AAHPER serving accuracy test). The results showed that 3 (9.38) students had the upper level of service skills in the very good category, 2 (6.25%) students had the good category, 20 (62.5%) students had the medium category, 4 (12.5%) have a poor category, and 3 (9.37%) have a bad category. So it can be concluded that the average level of volleyball service skills in class VIII students at SMP Negeri 2 Pulokulon is in the medium category, namely with a percentage of 62.5% for a total of 20 students. Keywords: Skill Level, Top Serve, Volleybal

    Variations of Drill Methods to Improve Long Service Technique for Badminton

    Full text link
    Badminton is known to be a sport that heavily uses the wrist, therefore badminton has basic techniques, the first being the serve, which is the initial stroke or the stroke to start the match, followed by the smash, dropshot, netting, and lob. This study uses a quantitative approach with a pre-test and post-test design (Kharisma & Indarto, 2023). This study involved 10 badminton players from PB Surya Gemilang Salatiga. The descriptive statistical results of the pretest and posttest for long badminton serves show a minimum score of 12 and a maximum score of 21. Having a standard deviation of 2.79682 and a mean of 15.6000. Then the minimum posttest score is 28 and the maximum is 40, with a mean of 32.7000 and a standard deviation of 4.19126. The data on the long service results of badminton athletes were tested for normality with an L calculated score of 635 with n 10, and the L table significant α 0.05 which is greater than the L calculated score. The posttest results for the long serve obtained an L calculated score of 142 with n 10, and the significant L table α 0.05 was greater than the L calculated. Thus, it is concluded that the pretest results of the long serve are normally distributed. Based on the homogeneity test, a significance value of 0.501 was obtained. It can be concluded that the data is homogeneous. There is a significant influence between the average score before the treatment and the average score after the treatment, as shown by the paired sample t-test table, where the significance value of 0.01 is less than the significance level (α) of 0.05. Thus, it can be concluded that the drill method can influence the long serve results of badminton athletes from PB Surya Gemilang Salatiga.Variations in drill methods improve the long serve technique of badminton athletes

    LEARNENGLISH TEENS: AN AI-MEDIATED TEACHING SPEAKING SKILL IN THE EFL CLASSROOM

    Full text link
    Technological advances in teaching English have been established to support interesting media and authentic learning materials in language classes. This study investigates the implementation of internet-based media in the intermediate-speaking class provided by LearnEnglish Teens on the British Council Online Course. Using a qualitative descriptive research design, an exploration of the integrated activities in the classroom was observed using field notes. The results reveal that LearnEnglish Teens has a dynamic class atmosphere where students and lecturers can integrate fragment language skills into an integrative proficiency of language use by providing class stages to practice. Meanwhile, the negotiated activities in the class driven by the lecturer had also been described in detail in each stage such as regulating turn-taking, repetition, impulsive correction, assertive treatment, unlocking creativeness, equipping speaking organization, and generating useful expressions in specific- individualized practices

    5,408

    full texts

    6,362

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas PGRI Palembang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇