Jurnal Online Universitas PGRI Palembang
Not a member yet
6362 research outputs found
Sort by
Bibliometric Analysis of Sport Psychology Imagery Exercise in Scopus Indexed Scientific Articles 2010 – 2024
This study aims to analyze related to Sports Psychology with Imagery exercises in Scopus-indexed Scientific articles using bibliometric analysis methods. From a total sampling of 1886 scientific articles from the publication years 2010–2024, selected from 208 scientific articles, collected from the Scopus page, with a data collection period from May to June 2024. Sampling was collected in Comma Separated Value (CSV) format, and VOSviewer was used to perform the bibliometric analysis method. From 208 scientific articles, 30 keywords that met the criteria for a minimum appearance of five times were collected and produced six mapping clusters. The mapping results show that imagery exercises are a research topic that is quite often used in research on Scopus-indexed scientific articles. The results of the analysis show that there has been development in research on imagery exercises in Scopus-indexed scientific articles
Analisis Hambatan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP pada Materi Aljabar dengan Konteks Budaya Bengkulu
Matematika adalah mata pelajaran wajib yang mengasah kemampuan siswa untuk menyelesaikan berbagai persoalan, tetapi banyak siswa menghadapi kesulitan, terutama pada topik Aljabar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kendala yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam kemampuan pemecahan masalah saat proses menyelesaikan soal Aljabar. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui tes dengan memberikan empat soal esai berbasis konteks budaya Bengkulu kepada siswa kelas VIII E. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kesulitan dalam menuliskan perencaaan penyelesaian, siswa kesulitan mentransformasikan informasi pada soal ke dalam bentuk Aljabar, dan siswa kesulitan dalam melakukan proses memeriksa kembali jawaban, tetapi pemberian soal berbasis budaya ini membantu siswa lebih memahami masalah yang ada pada soal
Analisis Efektivitas Artificial Intelligence (AI) Terhadap Pembelajaran Matematika Mahasiswa
Pemanfaatan sistem belajar yang difasilitasi oleh Artificial Intelligence (AI) memberikan keuntungan positif pada kalangan mahasiswa dalam memahami konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan AI dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika yang kompleks serta meninjau persepsi mahasiswa terhadap penggunaannya. Subjek penelitian terdiri dari 76 mahasiswa angkatan 2022 dan 2023 Program Studi Pendidikan Matematika (PSPM) yang berpartisipasi dalam pengisian kuesioner, serta 6 mahasiswa yang mengikuti focus group discussion (FGD). Metode pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan pelaksanaan FGD, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep matematika mahasiswa. Sebagian besar responden juga menyatakan kepuasan terhadap penggunaan AI, meskipun beberapa masih mengalami kesulitan dalam adaptasi teknologi. Penelitian ini menunjukkan bahwa AI dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam pembelajaran matematika di tingkat pendidikan tinggi
Learning Trajectory Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Jumping Task at Junior High School: Praktik Lesson Study
Tujuan penelitian ini mendeskripsikan learning trajectory pada pembelajaran berbasis masalah dengan strategi pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan kemampuan dengan penguatan jumping task. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Gresik yang melibatkan 28 subjek kelas XI-7 dengan menggunakan design research dari Gravemeijer dan Cobb melalui 3 tahapan dengan level pemodelan situasional, referential, dan formal. Tiga tahapan tersebut yaitu (1) preparing for the experiment yang mencakup penyusunan Hypothetical Learning Trajectory (HLT) dengan menggunakan kemampuan awal. Siswa dibagi dalam dua kelompok yaitu berkemampuan cakap belum bisa menyelesaikan materi prasyarat dan berkemampuan mahir mampu menguasai materi prasyarat; (2) design experiment yang mencakup pelaksanaan pembelajaran berdasarkan HLT yang telah dirancang. Siswa dengan kemampuan cakap sudah mampu memahami materi prasyarat dan konsep fungsi komposisi sedangkan kemampuan mahir sudah memahami materi prasyarat, konsep fungsi komposisi, dan soal jumping task komposisi fungsi; dan (3) retrospective analysis, yaitu membandingkan HLT dengan pembelajaran yang dilaksanakan. Hasil penelitian didapatkan bahwa Actual Learning Trajectory (ALT) siswa memiliki empat level pemodelan, yaitu: level situational, level referential, dan level formal. Penelitian ini tidak ada level general. Pada level situasional diberikan permasalahan kontekstual yang menjadi pijakan awal untuk berkolaborasi dan berkomunikasi pada konsep matematis. Level referential menggiring siswa melakukan representasi masalah nyata ke konsep matematika yang sebenarnya. Level formal menggiring siswa menyelesaikan model matematika yang sudah dibuat
POWER AND ADVICE TO DETACHMENT: THE WOMEN’S LANGUAGE AND MEANING IN THEWIZARDLIZ YOUTUBE VIDEO
This research aims to identify the women's language features present in the utterances of the content creator behind the YouTube channel TheWizardliz, as well as to interpret the conceptual meanings conveyed through those utterances. Utilizing qualitative research methods, the study applies two key theoretical frameworks: Lakoff’s (2004) theory on women’s language features and Leech’s (1981) theory of meaning. The analysis reveals the deliberate use of various women’s language features—such as one lexical hedge, three tag questions, three instances of rising intonation in declarative sentences, one empty adjective, two intensifiers, and five occurrences of hypercorrect grammar. These linguistic choices serve specific functions, including softening statements, seeking validation, emphasizing important ideas, and ensuring grammatical precision. Furthermore, the study explores the underlying conceptual meanings, suggesting that these language features are used to empower women and encourage them to break free from toxic relationships
THE USE OF AI-BASED WRITING TOOLS (QUILLBOT AND CHATGPT) IN DEVELOPING THE WRITING COMPETENCE OF LANGUAGE LEARNERS
The study explored the impact of AI-based writing tools, namely QuillBot and ChatGPT, on enhancing the writing competence of students enrolled in the English for Business Writing course within the D4 Marketing Management program at Politeknik Negeri Malang. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through a series of pre-tests and post-tests to assess changes in students’ writing performance. The findings demonstrated a marked improvement across various writing components, with average scores consistently exceeding 3.0. ChatGPT played a pivotal role in facilitating idea generation and structuring written texts, while QuillBot proved effective in refining grammatical accuracy, spelling, and vocabulary usage. When used in tandem, these tools significantly improved the content quality, coherence, and overall organization of students' writing. The study recommends the sustained integration of these AI-powered applications alongside systematic writing practice and constructive teacher feedback. Moreover, it offers practical insights for language educators seeking to leverage artificial intelligence to support and enhance learners' writing development
Peningkatan Literasi Siswa Sekolah Dasar Melalui Program Pojok Baca Terbuka
Program Pojok Baca dirancang sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan literasi siswa sekolah dasar yang masih menjadi permasalahan serius di Indonesia. Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa melalui penyediaan fasilitas membaca yang menarik, ramah anak, dan mudah diakses. Bentuk kegiatan dalam program ini meliputi penyediaan ruang baca dengan dekorasi menarik, pengadaan koleksi buku yang beragam dan relevan, serta pelaksanaan berbagai aktivitas pendukung literasi seperti lomba membaca, bercerita, dan diskusi buku. Hasil dari implementasi program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat dan frekuensi membaca siswa. Berdasarkan observasi dan evaluasi, siswa menjadi lebih antusias dalam memanfaatkan waktu luang untuk membaca di Pojok Baca. Selain itu, keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi juga meningkat, yang ditandai dengan tingginya partisipasi dalam lomba dan diskusi buku. Program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kemampuan literasi siswa, tetapi juga menciptakan budaya membaca yang lebih kuat di lingkungan sekolah. Dengan demikian, Pojok Baca dapat menjadi model keberhasilan yang dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain untuk mengatasi tantangan literasi di Indonesia
Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Digital Melalui Program Pojok Baca dan Pelatihan Canva di SMPN 8 Tanjung Selor Kalimantan Utara
Pada zaman yang serba modern ini, masyarakat tampak kurang peduli akan pentingnya membaca buku. Mereka cenderung lebih mengandalkan ponsel untuk mendapatkan informasi karena dianggap lebih praktis dan cepat. Budaya membaca harusnya dikembangkan di Indonesia. Untuk memajukan budaya ini, langkah awal yang perlu diambil adalah meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat. Penting untuk menemukan cara guna meningkatkan ketertarikan siswa terhadap membaca dan memanfaatkan gadget dengan cara yang positif. Salah satu metode yang bisa dilakukan adalah dengan mengadakan program pojok baca serta pelatihan penggunaan Canva. Kegiatan pengabdian ini meliputi serangkaian langkah yang terdiri dari persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Minat baca dan keterampilan digital merupakan dua aspek penting yang perlu dikembangkan dalam pendidikan di era modern ini. Partisipasi siswa SMPN 8 Tanjung Selor dalam program pengabdian ini sangat antusias. Berdasarkan wawancara kepada siswa, mereka merasa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka. Para siswa dapat meningkatkan minat baca dan melatih keterampilan digital dengan sangat baik. Melalui pojok baca, minat baca siswa meningkat dan melalui pelatihan Canva, kreativitas digital siswa semakin berkembang. Pada tahap evaluasi menunjukkan dampak yang positif terhadap kemajuan akademis dan kreativitas siswa. Inisiatif ini bisa menjadi contoh untuk aktivitas sejenis di sekolah lain
Studi Dampak Penggunaan Quizlet pada Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Babelan
Penelitian ini mengeksplorasi dampak penggunaan Quizlet terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Babelan dengan menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental. Penelitian ini melibatkan dua kelompok siswa kelas VII, di mana satu kelompok menggunakan Quizlet sebagai alat pembelajaran dan kelompok lainnya menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang menggunakan Quizlet mengalami peningkatan skor kosakata yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol, dengan rata-rata skor posttest kelompok eksperimen meningkat dari 60 menjadi 85, sementara kelompok kontrol meningkat dari 61 menjadi 70. Uji statistik mendukung temuan ini dengan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, menunjukkan efektivitas Quizlet dalam meningkatkan penguasaan kosakata. Selain itu, analisis terhadap kuesioner motivasi dan keterlibatan serta observasi kelas mengungkapkan bahwa siswa yang menggunakan Quizlet menunjukkan tingkat motivasi dan keterlibatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan metode konvensional. Siswa dalam kelompok eksperimen menunjukkan keaktifan dan antusiasme yang lebih besar dalam proses pembelajaran, yang sejalan dengan temuan kuantitatif mengenai peningkatan penguasaan kosakata. Penelitian ini memberikan dukungan empiris untuk integrasi teknologi dalam kurikulum pendidikan bahasa Inggris dan menunjukkan bahwa Quizlet dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan pengalaman belajar siswa
Pengaruh Penggunaan Video Animasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran IPAS Kelas V SDN 230 Palembang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas V SDN 230 Palembang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya Hasil Belajar siswa serta kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan di kelas, yang berdampak pada hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment). Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan video animasi dan kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan video animasi dengan yang tidak. Penggunaan video animasi terbukti meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, media video animasi dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.