Rumah Jurnal Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Not a member yet
1882 research outputs found
Sort by
PENERAPAN HAK KHIYAR DALAM TRANSAKSI JUAL BELI HP BEKAS DI BANDA ACEH
AbstractGiven their low cost and affordability, a large number of consumers in Banda Aceh choose secondhand phones over new ones. Nevertheless, the majority of consumers discover multiple flaws or that the product does not live up to their expectations after purchasing secondhand telephones. The goal of this study is to examine how Khiyar's rights are being applied to the purchase and sale of secondhand telephones in Banda Aceh. This study employs a descriptive qualitative methodology and gathers data from observations, literature reviews, and interview The study's findings demonstrate that a large number of used cellphone vendors in Banda Aceh fail to grant their clients the right to khiyar, which causes losses for purchasers.AbstrakBanyaknya para customer Di kota Banda Aceh yang lebih memilih handphone bekas dari pada Handphone baru dengan pertimbangan harga yang terjangkau dan murah. Namun setelah para customer membeli handphone bekas tersebut kebanyakan di antara mereka menemukan beberapa kecacatan atau tidak sesuainya barang dengan espektasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hak Khiyar terhadap jual beli handphone bekas di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data dari studi pustaka, observasi serta hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak para penjual handphone bekas di kota Banda Aceh yang belum memberikan hak khiyar bagi customer sehingga berdampak terhadap kerugian bagi pembeli, Namun ada beberapa yang memberikan servis kepada customer dengan hak Khiyar Syarat
APPLICATION OF BEHAVIORISTIC LEARNING THEORY AND ITS IMPLICATIONS IN LEARNING IN ELEMENTARY SCHOOLS
Artikel ini membahas penerapan teori belajar behavioristik serta implikasinya dalam pembelajaan di sekolah dasar melalui kegiatan-kegiatan yang diajarkan guru kepada peserta didik. Teori belajar behavioristik sendiri adalah salah satu teori belajar yang menekankan pendekatannya terhadap adanya perubahan yang terlihat pada diri setiap individu setelah melakukan kegiatan belajar. Perubahan perilaku ini terjadi karena adanya suatu masukan berupa stimulus yang diberikan kepada peserta didik sehingga akan memunculkan suatu keluaran atau disebut respon dan dapat diamati secara langsung oleh indera penglihatan. Penerapan teori belajar behavioristik di sekolah dasar dapat dilakukan melalui kegiatan pengkondisian terhadap diri siswa, melakukan pembahasan ulang terhadap materi yang telah dipelajari bersama, pemberian penguatan baik positif maupun negatif, pemberian latihan-latihan, penerapan kebiasaan yang positif dan pembentukan anggota kelompok yang diatur oleh guru. Dalam pelaksanaannya menimbulkan dampak untuk mempermudah peserta didik yang mengalami kesusahan dalam belajar, karena teori ini lebih berfokus kepada guru yang membimbing peserta didik yang mengalami kesulitan. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi pustaka terhadap artikel-artikel terdahulu dengan mengkaji hal-hal yang meliputi teori belajar behavioristik. Dalam kesimpulan menunjukkan bahwa dalam menggunakan teori belajar behavioristik dalam pembelajaran lebih baik untuk digabungkan dengan teori belajar lain yang lebih memusatkan pembelajaran kepada peserta didik supaya tujuan pembelajaran yang telah dirancang sebelumnya dapat terlaksana dengan baik.Kata Kunci: Teori Belajar, Behavioristik, Sekolah Dasa
Ethnomathematics Study at the Djoeang 45 Pekalongan Monument and Its Implementation in Mathematics Learning
Matematika dan budaya saling terkait dalam kehidupan sehari-hari dan memegang peranan penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan budaya manusia. Etnomatematika sebagai kajian yang memadukan matematika dan budaya menjadi relevan dalam merangsang minat siswa dan memberikan motivasi dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji unsur-unsur etnomatematika pada Monumen Djoeang 45 Kota Pekalongan dan mengimplementasikannya dalam pendidikan matematika di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, meliputi observasi, dokumentasi, dan telaah pustaka. Monumen Djoeang 45 Pekalongan sebagai objek penelitian memiliki arsitektur yang merefleksikan konsep matematika. Beberapa struktur dan motif batik Jlamprang yang menyelimuti monumen memberikan kontribusi terhadap kajian etnomatematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur Monumen Djoeang 45 memuat konsep matematika seperti luas lingkaran, volume, dan luas permukaan bangun ruang tiga dimensi. Motif batik Jlamprang yang menyelimuti monumen juga memuat konsep refleksi geometri. Dalam implementasi pendidikan matematika, Monumen Djoeang 45 dapat dijadikan sebagai sumber belajar kontekstual. Para guru dapat memanfaatkan objek dan konsep matematika yang terdapat di monumen ini untuk memperkaya pengalaman belajar dan memotivasi siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan matematika dengan pendekatan etnomatematika, menjembatani kesenjangan antara budaya, pendidikan, dan matematika. Kata Kunci: Etnomatematika, Monumen, Batik, Pekalonga
Kontribusi Lembaga Keuangan Syariah dalam Kemajuan Industri Halal di Indonesia
Pertumbuhan industri halal mengalami perkembangan yang sangat pesat beberapa tahun terakhir. Surplus perdagangan nasional Indonesia pada 2022 tercatat sebesar USD 54,46 miliar. Sebesar 87 persen surplus perdagangan Indonesia disumbang oleh produk halal. Lembaga keuanga syariah memiliki peluang besar dalam memajukan industri halal terutama perbankan syariah, yang berfungsi memberikan pembiayaan serta tempat penyaluran dana dan penghimpunan dana masyarakat sesuai dengan prinsip syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi Lembaga Keuangan Syariah dalam memajukan Industri Halal. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif jenis studi literatur, sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui buku, artikel ilmiah, jurnal dan publikasi online yang relevan dengan topik penelitian sehingga menghasilkan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa perbankan syariah berkontribusi besar teradap terhadap industri halal di Indonesia dengan menyediakan Pembiayaan produk pembiayaan yang mematuhi prinsip-prinsip syariah, sehingga membantu pelaku usaha dalam mengatasi kendala permodalan dan mendorong inovasi. Selain itu, perbankan syariah turut mendukung proses sertifikasi halal yang memastikan kehalalan produk dan jasa, meningkatkan kepercayaan konsumen. Dengan demikian, industri halal dapat semakin berkembang dan menjadi industri yang menjanjikan di masa depan
PENGARUH MODAL DAN HASIL PRODUKSI GABAH TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN BANDA MULIA KABUPATEN ACEH TAMIANG
The purpose of this study was to determine the effect of capital and grain yield on increasing farmers income in Banda Mulia District, Aceh Tamiang Regency. The population in this study were all grain farmers in the district Banda Mulia, while the sample taken was 96 farmers with sampling through simple random sampling method. Method of collecting data through questionnaires.The data analysis technique used is multiple linier regression analysis with the calculation of SPSS software. The results showed that the variable capital had a positive and significant effect on the increase in farmer income (with a t count of 2,217and a sig. value of 0,029) and the grain yield variable had a positive and significant effect on the increase in farmer income (with a t count of 5,870 and a sig. value of 0,000). While the variables of capital and productions yields together have a positive and significant effect on the increase in farmer income in Banda Mulia District (with a F count of 280,953 and a sig. value of 0,000)
KONSEP NILAI-NILAI KEMAJUAN ILMU PENGETAHUAN ISLAM PADA MASA KHALIFAH HARUN AR-RASYID
Khalifah Harun Ar-Rasyid merupakan salah satu khalifah yang mempunyai andil yang sangat besar pada masa kejayaan pendidikan Islam. Menurut Sejarah dan fakta yang ada, bahwa pada masa kepemerintahan Khalifah Harun ar-Rasyid menjadi salah satu masa Dimana masa ini di sebut dengan masa yang sangat gemilang. Peneliti menuliskan konsep nilai-nilai kemajuan ilmu pengetahuan Islam pada masa Harun Ar-Rasyid dikarenakan pada masa Khalifahan Harun Ar-Rasyid, awal dari perkembangan atau pertumbuhan ilmu-ilmu pengetahuan Islam. Nantinya, ilmu-ilmu pengetahuan ini akan terus dikembangkan oleh khalifah-khalifah setelah Khalifahan Harun Ar-Rasyid. Peneliti menggunakan study kepustakaan (Library Research). Konsep nilai-nilai dari suatu perkembangan Ilmu pengetahuan pada masa Khalifah Harun Ar-Rasyid terjadi karena adanya sebuah kehidupan yang berlangsung memiliki sifat multikultural. Konsep nilai-nilai pengetahuan yang diterapkan yakni keragaman, kesederajatan, toleransi, keterbukaan, keadilan, kebebasan dan demokrasi yang selalu dikembangkan pada sistem pendidikan pada masa Khalifah Harun Ar-Rasyid. Sifat saling terbuka atau bisa di katakan tidak kolot pada pembelajaran ilmu-ilmu pendidikan, yang ada membuat Islam pada masa Khalifah Harun Ar-Rasyid terus berkembang menjadi lebih baik
PERAN MASYARAKAT SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN SOSIAL DI SEKOLAH DASAR
Lombok Barat mempunyai keanekaragaman budaya yang sangat tinggi. Berbagai suku, agama, dan budaya hidup berdampingan di Lombok Barat. Salah satu bentuk kebudayaan yang terus dilestarikan oleh masyarakat Lombok Barat adalah ritual Perang Topat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai budaya ritual Perang Topat sebagai sumber pembelajaran IPS di sekolah dasar. Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian kualitatif dengan pendekatan etnometodologi. Pendekatan etnometodologi digunakan untuk menggali, menjelaskan, memahami dan mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam ritual Perang Topat. Tahapan dalam penelitian ini meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengumpulan data melalui observasi dan studi pustaka. Analisis data menggunakan model analisis tema Spradley. Analisis dilakukan bersamaan dengan pengumpulan data. Tahapan analisisnya adalah analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema budaya. Pokok permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini antara lain: Nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam ritual Perang Topat? Apakah nilai budaya ritual Perang Topat relevan dengan KI/KD atau tema pembelajaran IPS di SD? Apa saja topik pembelajaran yang relevan dengan nilai budaya ritual Perang Topat? Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya yang terkandung dalam ritual Perang Topat antara lain: nilai kompromi, nilai agama, nilai sejarah, nilai kebersamaan dan kesetaraan, nilai gotong royong, nilai musyawarah dan kekeluargaan, serta nilai toleransi. Nilai-nilai budaya dalam ritual ini relevan dengan topik pembelajaran IPS di kelas IV dan VI. Topik pembelajaran yang relevan dengan nilai budaya ritual Perang Topat antara lain tema 1 “indahnya kebersamaanâ€, tema 7 “indahnya keberagaman di negeriku†dan tema 8 “daerah tempat tinggalku†di kelas IV dan tema 2 “Bhinneka Tunggal Ika†di kelas V
PENERAPAN TEORI APOS UNTUK MENINGKATKAN HIGHER ORDER THINKING SKILL MAHASISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
This research aims to improve HOTS through the application of APOS theory to Islamic Religious Education students at IAIN Bone. This type of research is classroom action research carried out at IAIN Bone. The research subjects were 24 students of 21PAI6 Islamic Religious Education semester 5 of 2022/2023. This research consists of two cycles, namely cycle 1 and cycle II. Each cycle consists of four stages, namely planning, action, observation and reflection. The data collection techniques used are tests and observations. The results of this study indicate that HOTS has improved through the application of APOS theory. The improvement in students' HOTS abilities can be seen from the results of observations of student activities and learning outcomes obtained each cycle. Pre-action students' HOTS ability was 8.33%. In cycle I the HOTS capability increased to 50%, in cycle II the HOTS capability increased by 62.5%. The increase in student HOTS is of course also supported by real action in the form of a positive attitude that has become entrenched, interest in learning that has begun to develop and collaboration in study groups that has become entrenched
Peran Film “Intiq Rasmiyyatan Gontor TV†Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Di Kelas X MAN 3 Jombang
This article discusses the role of the film "Intiq Rasmiyyatan Gontor TV" in increasing students' learning motivation in learning Arabic. In the context of education, visual media such as films have great potential to attract attention and increase student engagement. This study examines how narrative and visual elements in the film can influence students' interest and enthusiasm for learning. The film "Intiq Rasmiyyatan" presents content that is relevant to the Arabic curriculum, combining an interesting story with cultural and linguistic values. With an interactive approach, this film is able to create a fun and not boring learning atmosphere. The author uses a qualitative method with interviews and observations of students and teachers in several schools that use this film in learning.The results of the study indicate that the use of this film can increase students' motivation in learning Arabic, as seen from the increase in active participation and enthusiasm of students during the learning process. Students who watched this film reported a more positive learning experience and felt more inspired to understand Arabic more deeply. Thus, this article concludes that the film "Intiq Rasmiyyatan Gontor TV" not only functions as a learning aid, but also as a means to motivate students in exploring Arabic and its accompanying culture. This research is expected to contribute to the development of more innovative and effective learning methods
A JURIDICAL EXAMINATION OF MARRIAGE DISPENSATION AND DIVORCE IN RELIGIOUS COURT; INSIGHTS FROM SADD AL-DZARΑAH
Unraveling the intricate dynamics of marriage dispensations and divorces, this study dives deep into the Sidenreng Rappang Religious Court which is located at South Sulawesi, through the lens of Sadd al-Dzarī‘ah. This is a field research study employing a juridical, anthropological, and socio-legal approach. The data analysis utilizes theories of social conflict, law enforcement and sadd al-Dzarī‘ah. Findings indicate that the primary trigger for marriage dispensation applications is premarital pregnancy resulting from free sexual interactions, which neglects children's rights. Law enforcement in cases of divorce following underage marriage reflects justice, certainty, and legal utility without compromising the best interests of underage marriages. The application of sadd al-Dzarī‘ah aims to reduce marriage dispensations and divorces, prioritizing preventive measures and closing opportunities that could harm the future and interests of underage marriages