74254 research outputs found
Sort by
PENEGAKKAN HUKUM OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA TERHADAP PERUSAKAN FASILITAS UMUM DI KOTA BUKITTINGGI
ABSTRAK
Penegakan hukum terhadap perusakan fasilitas umum merupakan bagian dari upaya menciptakan ketertiban dan ketentraman masyarakat. Di Kota Bukittinggi, fenomena ini masih kerap terjadi dan menimbulkan keresahan, serta mencerminkan lemahnya penegakan hukum dan rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Dalam konteks ini, penting untuk dikaji bagaimana regulasi daerah mengatur perusakan fasilitas umum, efektivitas tindakan penegakan hukum oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta strategi preventif yang dapat diterapkan untuk mencegah terulangnya tindakan pelanggaran tersebut. Sehingga berdasarkan permasalahan tersebut diangkatlah rumusan masalah sebagai berikut:1. Bagaimana pengaturan hukum terhadap perusakan fasilitas umum dalam Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 2 Tahun 2024 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum? 2. Bagaimana penegakan hukum terhadap perusakan fasilitas umum oleh Satpol PP di Kota Bukittinggi? Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dengan teknik pengumpulan data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan Satpol PP Kota Bukittinggi serta data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Perusakan fasilitas umum telah diatur dalam Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 2 Tahun 2024 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Peraturan ini memberikan dasar hukum bagi Satpol PP dalam menindak pelanggaran serta menetapkan sanksi administratif bagi pelaku. 2. Dalam implementasinya, Satpol PP melakukan penegakan hukum melalui tindakan represif non yustisial yaitu penindakan terhadap pelanggaran yang tidak melalui proses peradilan, namun tidak ada SOP lebih lanjut mengenai penegakan hukum oleh Satpol PP terhadap perusakan fasilitas umum menjadi kelemahan dalam penegakan hukum oleh Satpol PP Kota Bukittinggi, kemudian untuk upaya preventif merekomendasikan pemanfaatan teknologi seperti pemasangan CCTV, peningkatan edukasi hukum kepada masyarakat, serta koordinasi lintas instansi guna menjaga keberlanjutan fasilitas umum.
Kata kunci: Penegakan Hukum, Satpol PP, Perusakan Fasilitas Umu
KOEFISIEN KORELASI PYTHAGOREAN FUZZY SET
Koefisien korelasi pythagorean fuzzy set merupakan suatu metode baru yang diperkenalkan oleh Ejegwa dkk pada tahun 2021. Tujuan diperkenalkan metode ini yaitu sebagai pengembangan dari metode pada beberapa literatur sebelumnya, dimana metode baru dapat menyelesaikan permasalahan lebih akurat, dan penerapan koefisien korelasi pythagorean fuzzy set sebagai metode dalam pengambilan keputusan
ANALISIS EFISIENSI DANA PIHAK KETIGA MELALUI RASIO CASA PADA BANK NEGARA INDONESIA KC A. YANI PADANG
Pengaruh Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang
Skripsi ini merupakan hasil penelitian pengaruh antara Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Pegawai pada Badan pendapatan Daerah kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komitmen organisasi pegawai Bapenda Kota Padang, mendeskripsikan bagaimana kinerja pegawai Bapenda Kota Padnag, serta mengukur seberapa besar pengaruh antara Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Pegawai pada Badan Pendapatan Daerah Kota Padang.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya komitmen yang dimiliki oleh pegawai yang berpengaruh kepada kinerja pegawai. Kurangnya Komitmen pegawai Bapenda ditand dengan rendahnya inisiatif pegawai dalam membantu serta menyelesaikan tugas yang diberikan, masih kurangnya rasa menjadi bagian dari organisasi yang ditunjukan dengan rendahnya inisiatif pegawai untuk dapat membantu pekerjaan dan masih terdpat beberapa pegawiayang memilih untuk meninggalkan Bapenda dan pindah ke organisasi yang lain.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Dalam memastikan data kusioner valid dan reliabel maka dilakukan Uji Validitas dan Uji Reliabilitas. Uji Validitas dilakukan dengan menggunakan Korelasi Bivariate Pearson sedangkan Uji Reliabilitas menggunakan metode Cronbanch’s Alpha. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statsitik Deskriptif dengan cara melihat nilai Tingkat Capaian Responden (TCR). Selain itu penelitian ini juga menggunakan Statistik Inferensial dngan menggunakan Uji Korelasi Kendall’s tahu-b dan Uji Koefesien Determinasi.
Berdasarkan hasil penelitian ini dengan jumlah responden sebanyak 100 pegawai, maka diperoleh hasil analisis statistik deskriptif nilai Tingkat Capaian Responden (TCR) pada Komitmen Organisasi (X) pada Badan Pendapatan Daerah Kota Padang pada kategori jawaban sangat baik dengan tingat persentase sebesar 90,32%. Tingkat Capaian Responden pada variabel Kinerja Pegawai berada pada kategori sangat baik dengan persentase 90,44%. Hasil perhitungan hipotesis pada penelitian kali ini menunjukkan bahwa nilai koefesien korelasi Kendall’s tahu-b adalah sebesar 0,614 < 0,1654 (nilai r tabel) yang menunjukkan baha terdapat pengaruh antara kedua variabel yaitu variabel Komitmen Organisasi dengan Kinerja Pegawai. Hasil perhitungan koefesien determinasi didapatkan hasil sebesar 0,557 (55,7%) yang menunjukkan bahwa Komitmen Organisasi mempengaruhi Kinerja Pegawai Badan pendapatan Daerah Kota Padang
Analisis Pengaruh Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara 1993-2023
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara selama periode 1993–2023. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Square (OLS) dan pengujian asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik PMA maupun PMDN berpengaruh signifikan dan positif terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Utara. PMDN memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan PMA. Nilai R-squared sebesar 0,815 menunjukkan bahwa 81,5% variasi dalam PDRB dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan pentingnya optimalisasi investasi domestik serta penciptaan iklim investasi yang kondusif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Meningkatkan Infiltrasi Perkotaan: Pengembangan Perangkat Infiltrasi Buatan untuk Area Permukiman
Konversi lahan resapan air hujan menjadi permukiman di perkotaan seringkali memicu perubahan parameter tanah yang berakibat pada penurunan kapasitas infiltrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah perangkat infiltrasi buatan yang inovatif untuk mengatasi permasalahan ini dengan fokus pada pengelolaan air hujan skala mikro di area permukiman. Perangkat ini dirancang agar bersifat modular ekonomis mudah diintegrasikan dengan sistem drainase perkotaan yang ada serta dapat diaplikasikan pada lahan terbatas. Desain perangkat infiltrasi buatan ini mempertimbangkan faktor-faktor penting seperti tinggi muka air tanah, ketebalan lapisan timbunan, dan proporsi luas pekarangan terhadap bangunan rumah. Prototipe perangkat yang dihasilkan berbentuk kotak berdimensi 50 cm 50cm 100 cm dilengkapi dengan pipa PVC 4 inci berlubang di bagian tengah yang dikelilingi oleh material split. Sebuah pipa berlubang vertikal di tengah berfungsi sebagai sumur resapan dengan bagian atas bercabang horizontal untuk mengalirkan kelebihan air ke sistem drainase kota. Pengujian kinerja infiltrasi perangkat ini mengadopsi konsep metode ring infiltrometer. Proses pengukuran melibatkan pencatatan volume air yang masuk (inflow) dan keluar (outflow) dari perangkat selama interval waktu tertentu setelah terbentuk genangan. Volume infiltrasi dihitung berdasarkan selisih kedua nilai tersebut dan laju infiltrasi sesaat ditentukan melalui perubahan tinggi muka air (∆h) dibagi dengan interval waktu (∆t). Data infiltrasi dianalisis menggunakan model Horton. Hasil pengujian awal menunjukkan bahwa model infiltrasi buatan mampu meningkatkan kapasitas infiltrasi secara signifikan dari rata-rata 59 mm/jam pada permukaan tanah alami menjadi 342 mm/jam. Berdasarkan model ini dikembangkan sebuah prototipe. Model dan prototipe mempunyai skala yang sama. Hasil prototipe menunjukkan peningkatan kapasitas infiltrasi hingga 11 kali lipat yaitu dari 723 mm/jam menjadi 798 mm/jam. Prototipe ini juga berhasil menggeser waktu terjadinya titik kritis dari menit ke-4 menjadi menit ke-48 yang berarti meningkatkan waktu retensi air selama 44 menit. Lebih lanjut pengujian pada skala kavling dan kawasan permukiman menunjukkan bahwa prototipe ini mampu menurunkan debit puncak aliran permukaan masing-masing sebesar 53% dan 49% serta menunda waktu terjadinya debit puncak sebesar 45% dan 54%. Analisis hubungan empiris antara curah hujan (P) kapasitas infiltrasi dan aliran permukaan (Ro) menghasilkan persamaan spesifik untuk berbagai tekstur tanah: pasir R_o=P-(625+14155e^(-19,t) ) tekstur tanah pasir lempung: R_o=P-(588+12926e^(-26,t) ) dan tekstur tanah lempung berpasir: R_o=P-(499+11689e^(-33,t) ). Temuan penelitian ini secara jelas membuktikan efektivitas prototipe perangkat infiltrasi buatan dalam meningkatkan kapasitas infiltrasi tanah mengurangi volume aliran permukaan dan menurunkan debit puncak banjir. Dengan demikian perangkat ini menawarkan solusi praktis dan menjanjikan untuk mitigasi risiko banjir di lingkungan permukiman perkotaan
ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHA PETERNAKAN KAMBING (Studi Kasus: Peternakan Kambing Dodi Farm Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan aspek teknis pemeliharaan, produktivitas ternak, dan pendapatan usaha peternakan kambing di Dodi Farm. Penelitian ini berlokasi di Kelurahan Ibuh, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh. Salah satu permasalahan di peternakan ini adalah ketidakstabilan produksi susu yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kualitas pakan, kesehatan ternak, masa laktasi dan umur ternak. Penelitian ini mengunakan metode studi kasus dengan melibatkan tiga informan kunci. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuisioner dan observasi. Analisis data untuk aspek teknis, produktivitas ternak dan pendapatan dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan aspek teknis pemeliharaan pada di Dodi Farm tergolong sedang dengan rata-rata skor 65%. Rincian skor yang diperoleh dari aspek teknis meliputi: aspek bibit 61%, aspek pakan 63%, aspek perkandangan 77%, aspek tatalaksana pemeliharaan 70%, serta aspek kesehatan dan penyakit 65%. Produktivitas ternak selama periode September 2023 hingga Agustus 2024 menunjukan angka kelahiran sebesar 1,13, angka kematian sebesar 0,11. Produksi susu pada bulan Agustus mencapai 453,7 liter dengan jumlah kambing laktasi sebanyak 14 ekor. Jarak beranak dengan rata-rata 7,5 bulan (225 hari), dengan masa bunting 150 hari dan masa kosong mencapai 115 hari. PBB pada satu ekor kambing jantan dan betina berumur 3, 6, dan 8 bulan dengan rata-rata 0,11 kg per hari atau 105,06 gram per hari. Pendapatan pada peternakan kambing perah Dodi Farm dalam periode satu bulan sebesr Rp 10.659.641, penerimaan sebesar Rp 25.100.000, biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp 14.440.359 dengan R/C Ratio yaitu 1,74 berarti usaha peternakan kambing perah ini menguntungkan
Penerapan Business Intelligence Berbasis Dashboard Pada Data Kelulusan Siswa Sma Di Perguruan Tinggi (Studi Kasus: Sman 1 Enam Lingkung)
SMAN 1 Enam Lingkung adalah sebuah lembaga pendidikan negeri yang bertujuan
meningkatkan mutu siswa agar dapat melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang
yang lebih tinggi. Salah satu usaha untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan
melakukan sosialisasi terhadap siswa dengan tujuan memberikan pemahaman
kepada siswa betapa pentingnya menentukan pilihan berdasarkan nilai yang
mereka peroleh selama bersekolah dengan menjadikan data kelulusan siswa
terdahulu ke perguruan tinggi. Proses sosialisasi ini dilakukan oleh guru BK
dengan memanfaatkan jam pelajaran yang singkat, hal ini menyulitkan guru BK
dalam menyampaikan informasi kepada siswa dengan tepat dan efisien karna
sulitnya membaca data yang hanya berbentuk angka. Oleh karena itu dibutuhkan
sebuah penerapan business intelligence berbasis dashboard untuk membantu guru
BK di SMAN 1 Enam Lingkung dalam melakukan sosialisasi kepada siswa secara
efisien. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini mencakup wawancara, analisis
dokumen, business analysis, design, construction dan deployment. Proses ETL
(Extract, Transform, Load) dilakukan menggunakan Pentaho Data Integration dan
visualisasi data menggunakan tools Microsoft Power BI. Hasil yang didapat pada
penelitian berupa visualisasi dalam bentuk lima buah dashboard, yaitu dashboard
umum 1, dashboard umum 2, dashboard detail siswa, dashboard top 5, dashboard
clustering, dan dashboard rekomendasi. Dashboard ini menyajikan informasi
secara interaktif dan mudah dipahami, sehingga memudahkan guru BK dalam
menyampaikan data secara cepat dan tepat. Selain itu, hasil penelitian ini juga
mendapat respon yang bagus dari pihak sekolah karena dapat mempersingkat
waktu dan lebih efisien dalam proses sosialisasi kepada siswa di SMAN 1 Enam
Lingkung. Implementasi dashboard ini juga membantu dalam pengambilan
keputusan yang lebih baik, terutama dalam memberikan arahan dan rekomendasi
pilihan perguruan tinggi yang sesuai dengan profil akademik siswa
Hubungan Mindful Parenting dan Executive Function Pada Anak Prasekolah
The Golden Age, masa yang terjadi selama usia prasekolah merupakan periode muncul dan berkembangnya kemampuan executive function, yang pada gilirannya dapat memprediksi pembelajaran dan perilaku adaptif anak di sepanjang tahap kehidupannya. Dalam mewujudkan perkembangan anak yang optimal, penting bagi orang tua untuk mempraktikkan pengasuhan efektif dengan meningkatkan disiplin diri dan melibatkan kesadaran penuh selama berinteraksi dengan anak, pendekatan tersebut dikenal sebagai mindful parenting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara mindful parenting dan executive function pada anak prasekolah. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan teknik analisis korelasi Spearman, yang dilakukan dengan mengkorelasikan kedua dimensi variabel mindful parenting (mindful discipline dan being in the moment with the child) dengan variabel executive function. Responden dalam penelitian ini berjumlah 168 orang tua yang memiliki anak prasekolah usia 3 - 5 tahun 11 bulan di Kota Padang, yang telah terlibat dalam praktik pengasuhan bersama anak prasekolah dalam 6 bulan terakhir. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini merupakan adopsi dari skala Behavior Rating Inventory of Executive Function - Preschool Version (BRIEF-P) dan Mindfulness in Parenting Questionnaire (MIPQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kedua dimensi mindful parenting dan executive function pada anak prasekolah, yang dibuktikan dengan nilai rs1= .458, rs2= .448, dan p= .000 (p < .05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa jika keterampilan mindful parenting orang tua tinggi, maka kemampuan executive function anak prasekolah juga akan tinggi
PERANCANGAN ANTENA MIKROSTRIP TUNING FORK-SHAPED PATCH SEBAGAI SENSOR UNTUK MENDETEKSI KONSENTRASI LARUTAN MADU DENGAN TEKNIK DEFECTED GROUND STRUCTURE
Antena mikrostrip merupakan salah satu jenis antena yang banyak digunakan karena ukurannya yang kompak, struktur yang sederhana, serta kemudahan dalam proses fabrikasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang antena mikrostrip tuning fork-Shaped patch 2,45 GHz dengan teknik Slotted Partial Ground Plane sebagai sensor untuk mendeteksi konsentrasi larutan madu. Material substrat yang digunakan adalah FR-4 (Epoxy) dengan ketebalan 1,6 mm. Perancangan dan simulasi antena dilakukan menggunakan perangkat lunak CST Studio Suite. Pengujian dilakukan dengan memvariasikan konsentrasi air dalam madu dengan rentang 0% hingga 50% untuk mengamati pengaruhnya terhadap karakteristik antena seperti frekuensi, return loss, Q Factor dan VSWR. Hasil pengujian melalui simulasi menunjukkan bahwa perubahan konstanta dielektrik relatif larutan memiliki hubungan yang kuat dengan karakteristik antena yang diuji. Peningkatan konstanta dielektrik relatif menyebabkan peningkatan pada nilai return loss, dan VSWR, sementara frekuensi dan Q Factor justru menurun. Pengujian terhadap antena hasil fabrikasi dengan variasi konsentrasi larutan madu menunjukkan perubahan karakteristik yang selaras dengan hasil simulasi dengan variasi konstanta dielektrik relatif, yang menunjukkan bahwa antena ini efektif digunakan sebagai sensor dalam mendeteksi konsentrasi larutan madu