74254 research outputs found
Sort by
Pengaruh Variasi Jenis Starter Produk terhadap Sineresis, pH, dan Total Koloni Bakteri Asam Laktat Susu Fermentasi dengan Penambahan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi susu fermentasi komersil sebagai starter untuk fermentasi backsloping susu fermentasi yang ditambahkan buah naga merah (Hylocereus polyrhizus). Penelitian ini menggunakan susu sapi sebanyak 900 ml, 3 jenis produk komersil sebagai starter dan sari buah naga 270 ml. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Penggunaan jenis starter produk pada susu fermentasi buah naga merah adalah A ( mengandung bakteri Lactobacillus delbrueckii subsp. bulgaricus dan Streptococcus termophillus), B (mengandung bakteri Lactobacillus delbruckii subsp. bulgaricus, Streptococcus termophillus, Lactobacillus acidophillus, dan Bifidobcterium), dan C (mengandung bakteri Lactobacillus casei Shirota). Peubah yang diamati pada penelitian ini yaitu sineresis, nilai pH, dan total koloni bakteri asam laktat. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa bahwa variasi starter produk susu sapi fermentasi buah naga merah berpengaruh nyata (P0.05) terhadap sineresis dan total koloni bakteri asam laktat. Pada penelitian ini didapatkan hasil keseluruhan sineresis 67,4 – 71,3, nilai pH 4,23 – 3,85, dan total koloni bakteri asam laktat 11,81 – 377,30 x 108 CFU/ml. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perbedaan variasi starter produk berpengaruh nyata terhadap nilai pH
APLIKASI ECO-ENZYME DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) KLON BL -50
Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) adalah tumbuhan tropis yang berasal dari amerika latin. Indonesia merupakan negara penghasil terbesar ketiga dan menjadi komoditas penghasil devisa negara. Meskipun demikian, produktivitas kakao Indonesia masih rendah akibat penggunaan bibit yang kurang berkualitas, pemupukan yang kurang optimal, serta keterbatasan penerapan teknologi ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian pupuk organik eco-enzyme, baik dalam bentuk cair maupun padat terhadap pertumbuhan bibit kakao klon BL-50. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Kampus lll Universitas Andalas, Dharmasraya, Sumatera Barat, dilaksanakan dimulai dari Februari-Mei 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 8 perlakuaan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun, panjang akar dan rasio tajuk akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi eco-enzyme memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan tinggi tanaman, diameter batang, luas daun dan panjang akar bibit kakao. Namun, tidak berbeda nyata terhadap jumlah daun dan rasio tajuk akar. Perlakuan terbaik diperoleh pada aplikasi ampas eco-enzyme sayur dosis 500 gram yang menghasilkan tinggi tanaman 46,20 cm, diameter batang 11,44 mm, luas daun 5,49 cm2 dan panjang akar 75,33 cm. Penggunaan ampas eco-enzyme sayur terbukti paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kakao. Sehingga, dapat direkomendasikan sebagai alternatif pupuk organik ramah lingkungan yang mampu meningkatkan kualitas bibit kakao klon BL-50
Pengaruh Edukasi Stimulasi Psikososial Manjujai Dengan Video Animasi Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Praktek Asuhan Stimulasi Psikososial Anak Usia 6–24 Bulan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi stimulasi psikososial manjujai dengan video animasi terhadap pengetahuan dan sikap dan praktek asuhan stimulasi psikososial anak usia 6-2 bulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian ini Quasi Eksperimen dengan rancangan pretest-postest design with control group, sampel sebanyak 60 orang. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling, dan penelitian dilakukan pada bulan April sampai dengan Mei 2025. Analisa data pada penelitian ini dilakukan sampai analisis multivariat dengan menggunakan uji General Linear Model (GLM). Hasil penelitian dengan uji T independen didapatkan nilai p <0,001, artinya terdapat perbedaan rerata skor pengetahuan, sikap, dan praktek asuhan stimulasi psikososial (selisih) antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol, yang dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian edukasi stimulasi psikososial manjujai dengan video animasi terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan praktek asuhan stimulasi psikososial. Analisis multivariat dengan GLM menunjukan terdapat pengaruh intervensi (pemberian edukasi stimulasi psikososial manjujai dengan video animasi terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan praktek asuhan stimulasi psikososial dengan (p <0,001), setelah dikontrol oleh variabel usia anak, usia ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, dan riwayat paparan edukasi stimulasi selain manjujai. Edukasi stimulasi psikososial melalui media video animasi terbukti memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik ibu dalam pemberian asuhan stimulasi psikososial kepada anak
STUDI KOMPARASI KETAHANAN KOMUNITAS ANTARA KELURAHAN TANGGUH BENCANA DAN NON TANGGUH BENCANA DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA DI KOTA PADANG
Tujuan: Kota Padang memiliki risiko tinggi terhadap bencana gempa bumi dan tsunami. Hal ini disebabkan karena luasan potensi bahaya dan paparan penduduk serta kerugian fisik dan ekonomi yang tinggi, sedangkan kapasitas daerah masih bermasalah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat ketahanan komunitas antara Kelurahan Tangguh Bencana dan Non Tangguh Bencana dalam upaya pengurangan risiko bencana di Kota Padang. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional, dilakukan di bulan April 2025 – Juni 2025. Sampel pada penelitian ini sebanyak 384 orang dengan menggunakan teknik multistage sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat, dan stratifikasi. Hasil: Ketahanan tinggi di komunitas Kelurahan Non Tangguh Bencana (84,3%) lebih banyak dibandingkan di Kelurahan Tangguh Bencana (74,8%). Terdapat perbedaan ketahanan komunitas antara Kelurahan Tangguh Bencana dan Non Tangguh Bencana (p=0,031, POR=0,553 (CI95% 0,331-0,922)). Tidak ada perbedaan hubungan karakteristik demografi dengan ketahanan komunitas antara Kelurahan Tangguh Bencana dan Non Tangguh Bencana. Kesimpulan: Diharapkan pemerintah terkait melakukan monitoring dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Kelurahan Tangguh Bencana yang tidak hanya fokus pada aspek adminitratif, tetapi juga melihat dari keterlibatan masyarakat umum dan efektivitas pelatihan
Analisis Kerentanan Shelter Masjid Nurul Haq Padang Akibat Gempa Bumi dan Tsunami dengan Penentuan Kurva Fragilitas
Indonesia merupakan negara yang sangat rentan terhadap bencana alam, terutama gempa bumi dan tsunami, sehingga penting dilakukan analisis kerentanan terhadap infrastruktur kritis seperti tempat ibadah. Kota Padang yang terletak berhadapan langsung dengan zona sumber gempa megathrust Mentawai, memiliki potensi tinggi mengalami tsunami dengan ketinggian lebih dari 10 meter. Pemerintah setempat telah membangun beberapa infrastruktur untuk mitigasi bencana, salah satu bangunan penting dalam hal ini adalah shelter Masjid Nurul Haq. Penelitian ini berfokus pada analisis kerentanan Shelter Masjid Nurul Haq Kota Padang terhadap beban gempa dan tsunami. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kerentanan struktural masjid terhadap beban gempa dan tsunami, mengevaluasi ketahanan struktural masjid terhadap dampak gempa bumi dan tsunami dengan penentuan kurva fragilitas. Pemodelan struktur menggunakan perangkat lunak ETABS untuk memodelkan respons bangunan terhadap beban dinamis. Analisis dilakukan berdasarkan pada peraturan SNI 2847:2019 (persyaratan beton struktural), SNI 1727:2020 (peraturan pembebanan bangunan), SNI 1726:2019 (peraturan pembebanan gempa), serta panduan desain struktur evakuasi tsunami vertikal FEMA P-646:2019. Metode yang digunakan mencakup analisis kapasitas struktur, analisis pushover, analisis gabungan (pushover dan time history), serta pengembangan kurva fragilitas untuk menentukan probabilitas kerusakan pada tingkat intensitas tertentu. Analisis pushover menggunakan data gempa dari kota Padang, sedangkan analisis time history menggunakan data dari Gempa Kobe, Gempa Supertition Hill, serta Gempa Chi-Chi yang diskalakan agar sesuai dengan karakteristik gempa Padang. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengecekan kapasitas geser balok pada lantai 1 dan mezanin tidak mampu memikul beban gempa dan tsunami. Kurva fragilitas menunjukkan 4 kondisi damage yaitu ringan, sedang, berat, dan total. Kurva fragilitas akibat gempa dengan percepatan tanah maksimum (PGA) sebesar 0,6 g berdasarkan peta gempa Kota Padang SNI 1726:2019, menunjukkan probabilitas kerusakan masing-masing sebesar 72,67 %, 41,51 %, 16,54 %, dan 0,869 % pada arah x, serta 93,68 %, 73,53 %, 71,00 %, dan 52,26 % pada arah y. Metode gabungan menunjukkan probabilitas kerusakan masing-masing sebesar 100 %, 99,98 %, 84,27%, dan 17,56 %. Sementara itu, untuk beban tsunami dengan ketinggian gelombang 5 meter, probabilitas kerusakan masing-masing sebesar 100 %, 99,95 %, 50,80 %, dan 3,19%. Berdasarkan hasil kurva fragilitas, dapat disimpulkan bahwa Shelter Masjid Nurul Haq Kota Padang tergolong rentan terhadap gempa bumi dikarenakan kerusakan sedang (moderate demage) ≥ 70% dan kerusakan berat (extensive demage) ≥ 40%
Analisis Potensi Pengembangan Lahan Tanaman Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) Nagari Tigo Balai Kecamatan Matur Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG)
Tujuan penelitian ini adalah menentukan lahan yang berpotensi untuk pengembangan kacang tanah dengan memperhatikan faktor kesesuaian lahan serta kondisi tutupan lahan berdasarkan data Landsat 8. Faktor kesesuaian lahan untuk kacang tanah dianalisis dari parameter kelerengan, curah hujan, tekstur tanah, pH tanah, dan C Organik, kemudian dioverlay menggunakan tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan integrasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan Citra Landsat 8 mampu memetakan lahan yang memiliki potensi untuk pengembangan kacang tanah di Nagari Tigo Balai. Lahan kacang tanah yang sudah ditanami kacang tanah sekitar 37,20 Ha berada pada kelas S1 dan S2. Sementara luasan lahan sawah yang sesuai (S1 dan S2) untuk penanaman kacang tanah adalah seluas 340,59 Ha, sehingga potensi untuk pengembangan kacang tanah seluas 303,39 Ha dari total luasan sawah di Nagari Tigo Balai hasil analisis tutupan lahan menggunkan citra Landsat 8
Analisis Keberadaan dan Penyisihan Mikroplastik pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Tipe Anaerobic Upflow Filter (AUF) sebagai Dasar Perencanaan Pengolahan Tersier
Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) umumnya hanya mengolah organik dan nutrien sehingga pada efluen IPAL masih terdapat mikroplastik melebihi batas paling relevan yaitu sebesar 10,4 partikel/L. Penelitian ini bertujuan melakukan karakterisasi air limbah domestik (pH, suhu, DO, BOD, COD, TSS, amoniak dan fosfat), menganalisis konsentrasi dan penyisihan mikroplastik serta menganalisis karakterisasi mikroplastik meliputi karakterisasi morfologi menggunakan mikroskop cahaya dan karakterisasi kimia menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) pada air limbah domestik dan lumpur, selanjutnya mendesain unit pengolahan tersier pada IPAL yang dapat menyisihkan mikroplastik. Lokasi penelitian yaitu tiga IPAL tipe Anaerobic Upflow Filter (AUF) di Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukkan semua parameter air limbah domestik belum memenuhi baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 68 Tahun 2016 tentang baku mutu air limbah domestik kecuali pH. Konsentrasi mikroplastik pada influen berkisar 242,67 – 399,67 partikel/L dan efluen 31,33 – 77,67 partikel/L dengan efisiensi penyisihan 80,57 – 87,06% serta pada lumpur 4.633 – 6.433 partikel/kg. Karakterisasi mikroplastik dominan berbentuk fiber, berukuran 0,1–500 μm dan 2001–5000 μm, berwarna hitam serta jenis polimer polyethylene terephthalate (PET). Pengolahan tersier ditentukan berdasarkan Simple Additive Weighting (SAW) sehingga terpilih constructed wetland. Perhitungan desain constructed wetland mengacu pada kriteria desain berlaku sehingga didapatkan dimensi sebesar 64 m × 16 m × 0,9 m dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp.405.415.773,84 yang mengacu pada Peraturan Gubernur Jambi nomor 1 tahun 2024 tentang standar harga satuan. Berdasarkan desain tersebut, efisiensi penyisihan mikroplastik diperkirakan mencapai 100%. Maka, desain mampu menyisihkan seluruh mikroplastik pada air limbah domestik sehingga aman dibuang ke lingkungan. Kata kunci: air limbah domestik, Anaerobic Upflow Filter (AUF), constructed wetland, mikroplastik, pengolahan tersie
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Dalam Mengambil Keputusan Pembelian Daging Ayam Broiler Di Foodmart Basko Grandmall Kota Padang
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya minat masyarakat Kota Padang untuk berbelanja produk pangan di pasar modern, termasuk daging ayam broiler di Foodmart Basko Grand Mall. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui karakteristik konsumen dalam membeli daging ayam broiler, (2) mengetahui karakteristik pembelian daging ayam broiler, dan (3) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen di Foodmart Basko Grand Mall Kota Padang. Penelitian dilaksanakan pada 1 November – 1 Desember 2024 dengan melibatkan 95 responden. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan penentuan sampel secara quota sampling dan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Model (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen didominasi oleh usia produktif (24–54 tahun) dengan tingkat pendidikan menengah hingga tinggi, sebagian besar bekerja sebagai karyawan swasta, PNS, dan pedagang, serta memiliki pendapatan pada kategori menengah ke atas. Karakteristik pembelian dipengaruhi oleh kombinasi faktor kualitas produk, kebersihan, pelayanan, dan ketersediaan. Analisis faktor menunjukkan bahwa faktor budaya (p-value 0,007) dan faktor psikologis (p-value 0,000) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan faktor sosial (p-value 0,998) dan faktor pribadi (p-value 0,912) tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa persepsi positif terhadap kualitas, higienitas, dan kenyamanan berbelanja menjadi pendorong utama keputusan pembelian konsumen di pasar modern
Depersonifikasi Dalam Tanpen Seoi Mizu Karya Ogino Anna
Penelitian ini tentang gaya bahasa depersonifikasi yang terdapat dalam tanpen Seoi Mizu karya Ogino Anna. Penelitian ini menggunakan pendekatan stilistika sastra berdasarkan teori Pradopo (2003) dan klasifikasi gijinka menurut Nakano (2018). Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan analisis naratif. Gaya Bahasa depersonifikasi mencakup lima jenis: supōkusu kyarakutā, ningen de hyōgen suru gijinka, moe gijinka, ichininshō o mochiita gijinka, dan shikaku-tekina gijinka. Adapun makna yang gaya bahasa depersonifikasi yang terdapat dalam tanpen adalah gaya bahasa yang menampilkan manusia sebagai binatang, benda-benda alam, benda lainnya atau menganggap seseorang sebagai sesuatu yang bukan merupakan dirinya sendiri
Analisis Aktivitas Fisik Dan Pola Makan Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Pra Lansia Dan Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Padang
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg. Hipertensi merupakan penyakit dengan prevalensi tingkat kecacatan dan kematian yang sangat tinggi dari tahun ke tahun atau dikenal juga penyakit the silent killer. Aktivitas fisik yang kurang dan pola makan yang buruk dapat menyebabkan tekanan darah (Hipertensi). Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan aktivitas fisik, dan pola makan terhadap kejadian hipertensi pada pra lansia dan lansia.
Metode
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-Sectional yang mana desain penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan kriteria sebanyak 394 sampel. Uji analisa data dengan menggunakan chi_square, pearson corelatiion, dan independent sample t-test.
Hasil penelitian didapatkan jumlah responden dengan aktivitas fisik rendah (50,5%), sedang (40,9%), berat (8,6%). Hasil uji chi-square diperoleh data hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada pra lansia dan lansia (ρ = 0,006). Hasil uji pearson Corelation hubungan asupan kalium dengan kejadian hipertensi pada para lansia dan lansia (ρ =0,001), hubungan Asupan Serat dengan kejadian hipertensi pada pra lansia dan lansia (ρ =0,035).
Kesimpulan ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada pra lansia dan lansia, ada hubungan asupan kalium dengan kejadian hipertensi pada pra lansia dan lansia, ada hubungan asupan serat dengan kejadian hipertensi pada pra lansia dan lansia