Andalas University

eSkripsi Universitas Andalas
Not a member yet
    74254 research outputs found

    PERANCANGAN DAN ANALISIS DINDING KANTILEVER + DINDING MSE DENGAN PERKUATAN GEOTEKSTIL DAN BORE PILE UNTUK PENANGANAN LONGSOR DI RUAS BATAS KOTA PADANG PANJANG-SICINCIN (STA 64+100)

    Get PDF
    Daerah Sumatera Barat memiliki banyak kawasan dengan topografi yang curam dan rawan longsor. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan kerugian ekonomi yang signifikan. Perencanaan lereng timbunan yang tepat dan aman sangat penting untuk mencegah longsor di daerah-daerah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode perencanaan lereng timbunan yang efektif dan efisien di daerah Sumatera Barat dengan menggunakan kombinasi dinding penahan tanah tipe kantilever, MSE (Mechanically Stabilized Earth), dan bore pile. Penelitian ini akan menggunakan metode kombinasi antara studi literatur, analisis numerik, dan korelasi data sekunder di lapangan. Studi literatur akan dilakukan untuk mempelajari karakteristik lereng di Sumatera Barat, metode perkuatan lereng yang ada, dan standar desain yang berlaku. Analisis numerik akan dilakukan untuk memodelkan perilaku lereng timbunan dengan berbagai kombinasi perkuatan. Korelasi data lapangan dilakukan dengan mengubah suatu data sekunder yang didapat di lapangan menjadi nilai lain yang berguna dalam perhitungan dan desain pada penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan metode perencanaan lereng timbunan yang dapat diterapkan di daerah Sumatera Barat dengan mempertimbangkan karakteristik lereng dan kondisi geoteknik setempat. Metode ini diharapkan dapat meningkatkan stabilitas lereng timbunan dan mencegah longsor

    PENGARUH PEMBERIAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) LIMBAH TOMAT TERHADAP NITROGEN, FOSFOR, KALIUM PADA PUPUK ORGANIK KOTORAN SAPI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan MOL limbah tomat terhadap kadar nitrogen, fosfor, dan kalium serta mengetahui perlakuan terbaik pada pupuk organik kotoran sapi. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kotoran Sapi Brangus sebanyak 44 kg, serbuk gergaji sebanyak 6 kg, tomat rusak atau busuk sebanyak 3 kg, air kelapa sebanyak 1 liter, air cucian beras sebanyak 0,5 liter dan gula merah 200 gram. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu perlakuan A sebagai kontrol adalah kompos tanpa penambahan MOL limbah tomat, perlakuan B dengan penambahan MOL limbah tomat sebanyak 30 ml, perlakuan C dengan MOL limbah tomat sebanyak 60 ml, perlakuan D dengan penambahan MOL limbah tomat sebanyak 90 ml dan perlakuan E dengan penambahan MOL limbah tomat sebanyak 120 ml. Peubah yang diamati adalah kadar nitrogen, fosfor dan kalium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan MOL limbah tomat berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar nitrogen, fosfor dan kalium. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah kadar nitrogen, fospor dan kalium terbaik terdapat pada perlakuan E yaitu pupuk organik dengan penambahan MOL limbah tomat sebanyak 120 ml dengan hasil analisis nitrogen 0,27%, fosfor 0,18%, dan kalium 0,28%

    Analisis Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada Petugas Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tanah Datar 2024

    Get PDF
    Pekerjaan pengangkutan sampah memiliki potensi bahaya bagi pekerja, survei awal ditemukan 6 petugas pengangkut sampah mengalami tergores, tertusuk, terpeleset dan gangguan otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risiko, dan rekomendasi perlakuan risiko bagi pekerjaan pengangkutan sampah di Kabupaten Tanah Datar Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode Job Safety Analysis dan Hazard Identification and Risk Assesment, yang dilakukan pada bulan Maret 2024-Januari 2025 di Kabupaten Tanah Datar. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi lapangan dan telaah dokumen. Informan penelitian sebanyak 8 orang. Hasil analisis risiko pekerjaan petugas pengangkut sampah ditemukan bahaya bersumber dari lingkungan kerja dan alat kerja. Terdapat 9 bahaya pada pekerjaan mengemudi truk sampah dengan risiko kecelakaan lalu lintas, 12 bahaya pada pekerjaan mengangkutan sampah dengan risiko luka robek, dan 16 bahaya pada pekerjaan pengendara becak motor dengan risiko luka robek. Risiko ini diperburuk oleh kurangnya penggunaan APD lengkap.Terdapat 5 potensi bahaya berisiko moderate-high pada pekerjaan petugas pengangkut sampah. Rekomendasi perlakuan risiko diantaranya penerapan sanksi atau punishment pekerja yang tidak menggunakan APD saat bekerja, penyusunan SOP kerja, dan melibatkan masyarakat dalam pemilahan sampah

    MANAJEMEN PELAKSANAAN DAN DOKUMENTASI TEKNIS PRESERVASI REHABILITASI JEMBATAN RUAS JALAN IPUH HINGGA KERKAP (E-KATALOG)TAHUN ANGGARAN 2024

    Get PDF
    Laporan ini mendokumentasikan pelaksanaan proyek preservasi rehabilitasi jembatan pada ruas jalan Ipuh–Kerkap di Provinsi Bengkulu. Proyek ini bertujuan untuk memperbaiki kerusakan struktural dan non-struktural yang mengganggu fungsi jembatan, meningkatkan keselamatan pengendara, serta memperpanjang umur infrastruktur. Metodologi yang diterapkan mencakup survei lapangan, analisis data kerusakan, serta implementasi teknik rehabilitasi seperti penggantian kabel baja, pengaspalan ulang, perbaikan trotoar, dan penguatan elemen jembatan. Temuan utama meliputi kerusakan pada sambungan siar muai, retakan beton, dan baut yang usang. Solusi yang diterapkan antara lain penggantian material, perbaikan struktural, serta pembersihan area sekitar. Dokumentasi proyek juga mencakup pekerjaan persiapan seperti kantor / basecamp, mess pekerja, jalan darurat, dan jembatan sementara untuk mengalihkan arus lalu lintas selama perbaikan. Kesimpulan menunjukkan pentingnya perencanaan matang, pengawasan ketat, dan penggunaan material berkualitas dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur. Saran diberikan untuk meningkatkan standar pelaksanaan, optimalisasi dokumentasi, dan pengelolaan risiko lingkungan. Laporan ini diharapkan menjadi panduan bagi proyek serupa di masa depan dan membantu memastikan kelayakan infrastruktur secara berkelanjutan

    STUDI PARAMETRIK RASIO TULANGAN OPTIMUM DARI BALOK BETON BERTULANG DENGAN PERKUATAN BAJA EKSTERNAL

    Get PDF
    Pembangunan kontruksi beton sangat marak dikembangkan oleh beberapa produsen material karena beton merupakan material yang relative kuat terhadap beban tekan, tetapi lemah terhadap beban Tarik. Kegagalan dan kerusakan pada struktur bangunan seperti balok beton bertulang yang terjadi karena adanya perubahan fungsi bangunan seperti penambahan beban kerja dan atau kurangnya quality control saat kontruksi. Upaya untuk peningkatan kekuatan pada balok beton bertulang dapat diberi perkuatan baja di sisi terluar (eksternal). Untuk memperoleh struktur bangunan yang relative kuat terhadap beban tarik, maka baja tulangan digunakan untuk menghasilkan perilaku komposit antara beton dan baja. Penggunaan baja secara optimal pada kontruksi suatu bangunan sangat penting karena baja merupakan material yang mahal. Dilihat dari fungsi tulangan sebagai pemikul gaya tarik, maka apabila balok tersebut dibuat dengan rasio tulangan tarik yang berbeda dapat mempengaruhi kapasitas balok tersebut. Sehingga pada suatu perencanaan memerlukan beberapa kali perhitungan untuk mendapatkan kapasitas yang diinginkan. Dalam perencanaan lentur penampang balok bertulang, data perencanaan kapasitas penampang dapat dilakukan dengan menggunakan software. Salah satu software yang dapat digunakan adalah software RCCSA.Analisis dengan software RCCSA pada tesis ini digunakan untuk mengetahui pengaruh rasio tulangan dan ukuran penampang untuk mendapatkan kurva moment-kurvatur. Kurva moment-kurvatur ini mempresentasikan perilaku penampang saat diberi beban lentur. Selain itu pada studi ini juga dilakukan analisis terhadap pergerakan garis netral yang didapat dari software yang kemudian diolah dengan bantuan Microsoft excel. Hasil analisis dengan menggunakan software RCCSA kemudian diolah dan didapatkan rasio tulangan yang termasuk pada zona optimum. Pada penelitian ini mempunyai variasi dari penampang dan rasio tulangan. Hasil dari peneitian ini menunjukkan bahwa rasio tulangan yang terlalu kecil dapat menyebabkan kegagalan tarik yang tidak diinginkan yakni ditandai dengan putusnya tulangan. Pada penampang 200x600 rasio tulangan optimum dengan rentang 0.35%-1.23% dan daktilitas 3.32-18.8, pada penampang 300x600 tulangan optimum dengan rentang 0.35%-1.25% dan daktilitas 3.32-18, pada penampang 400x800 tulangan optimum dengan rentang 0.35%-1.26% dan daktilitas 3.32-17.2. Pada perkuatan dengan penampang 200x400 tulangan optimum dengan rentang 0.00%-023% dan daktlitas 3.32-17.8, pada penampang 300x600 tulangan optimum dengan rentang 0.00%-0.25% dan daktilitas 3.32-18, pada penampang 400x800 tulangan optimum dengan rentang 0.00%-0.26% dan daktilitas 3.32-17.2. langkah ini diharapkan akan memungkinkan evaluasi lebih mendalam terhadap kinerja struktur bangunan terhadap tulangan tarik. Selain itu, dengan menggunakan software RCCSA kita dapat lebih mudah menentukan rasio tulangan optimum pada penampang balok

    KOMUNIKASI DALAM PENANGANAN KELUHAN PASIEN (HANDLING COMPLAINT) DI RS. KHUSUS BEDAH ROPANASURI KOTA PADANG

    Get PDF
    Penanganan komplain sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien di institusi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi handling complaint dan hambatan komunikasi pada handling complaint di Rumah Sakit Khusus Bedah Ropanasuri, Padang, Sumatera Barat. Metode kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur digunakan untuk menggali informasi terkait penanganan keluhan pasien. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa handling complaint di Rumah Sakit Khusus Bedah Ropanasuri belum berjalan optimal dikarenakan masih saja ditemui komplain serupa dan berulang oleh para pasien baik terkait sarana prasarana yang belum memadai, dokter yang datang tidak sesuai jadwal, maupun petugas yang kurang cakap dalam melayani pasien. Ketiadaan standard operating procedure komunikasi terkait penanganan keluhan pasien diyakini menjadi penyebab proses komunikasi menjadi tidak maksimal. Hambatan komunikasi yang sering terjadi adalah miskomunikasi antara petugas rumah sakit dengan pasien terkait informasi masa rujukan, poli yang salah, dan pasien BPJS dari luar daerah yang tidak mengikuti prosedur yang benar. Penelitian ini menekankan pada pentingnya keberadaan standard operating procedure sebagai panduan untuk penanganan keluhan pasien serta pelatihan komunikasi efektif secara khusus pada pegawai di Rumah Sakit Khusus Bedah Ropanasuri

    ANALISIS MAKNA KONOTATIF DALAM LIRIK LAGU SEISHUN SICK OLEH FUJII KAZE

    Get PDF
    Kajian penelitian ini mengenai makna konotatif dalam lirik lagu Seishun Sick oleh Fujii Kaze yang ditinjau dari segi semantik. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan makna konotatif yang ditemukan pada kalimat dalam lirik lagu Seishun Sick oleh Fujii Kaze. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Terdapat tiga tahapan dalam proses pembuatan penelitian ini, yaitu tahap pertama adalah pengumpulan data dengan menggunakan metode simak. Tahap kedua adalah analisis data dengan menggunakan metode padan yang terdiri dari teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP) dan teknik lanjutan Hubung Banding Menyamakan (HBS). Tahap ketiga adalah penyajian data dengan menggunakan metode informal. Teori yang digunakan adalah analisis imitokuchou (semantic feature) oleh Sutedi (2003) dan pengklasifikasian jenis-jenis makna konotatif dengan menggunakan teori Chaer (2009). Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa jenis makna konotatif yang digunakan dalam lirik lagu Seishun Sick adalah makna konotatif positif, makna konotatif negatif, dan makna konotatif netral

    PENGARUH KONSENTRASI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BULU AYAM TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA TEPUNG BULU AYAM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Mikroorganisme Lokal (MOL) bulu ayam terhadap sifat fisikokimia yaitu warna, struktur mikroskopis, kadar serat kasar, kadar protein, kadar lemak, kadar air, dan kadar abu tepung bulu ayam. Metode yang digunakan pada penelitiann ini yaitu metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu penambahan MOL bulu ayam sebanyak A (0%), B (1,5%), C (3%), D (4,5%), dan E (6%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi MOL bulu ayam dalam tepung bulu ayam berpengaruh nyata (P0,05) terhadap redness (a*). Penambahan konsentrasi MOL bulu ayam sebanyak 4,5% merupakan perlakuan terbaik dengan nilai rataan lightness (L*) 60,36, redness (a*) -0,66, yellowness (b*) 9,72, struktur keratin terhidrolisis, kadar serat kasar 0,93%, kadar protein 79,28%, kadar lemak 2,41%, kadar air 12,80%, dan kadar abu 0,88%. Kata kunci : Mikroorganisme lokal bulu ayam, sifat fisikokimia, tepung bulu aya

    Kepastian Hukum Penyerahan Protokol Notaris yang Telah Lewat Waktu Kepada Ahli Waris (Studi Kasus Pada Notaris di Kota Bukittinggi)

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis mengenai Kepastian Hukum Penyerahan Protokol Notaris yang Telah Lewat Batas Waktu Kepada Ahli Waris yang dilakukan pada Notaris di kota Bukittinggi. Notaris memiliki peranan penting dalam menjamin keadilan dan kepastian hukum bagi para pihak yang memiliki kepentingan pada akta yang telah dibuatnya. Dalam Pasal 63 Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris yang telah diubah dengan Undang – Undang Nomor 2 Tahun 2014 hanya mengatur mengenai batas waktu penyerahan protokol saja, terkait protokol notaris yang telah lewat batas waktu 25 tahun atau lebih belum diatur secara eksplisit, dan prosedur penyerahan protokol kepada ahli waris apabila protokol sudah lewat batas waktu juga belum diatur dengan semestinya, tidak adanya pengaturan terkait protokol yang telah lewat waktu ini tentunya akan merugikan para pihak dan akibat hukum protokol Notaris apabila diserahkan dengan lewat batas waktu menimbulkan berbagai kendala bagi para pihak. Rumusan masalah dari penelitian ini, pertama, bagaimana kepastian hukum pengaturan terhadap Protokol Notaris yang telah berusia dari 25 tahun atau lebih menurut peraturan Perundang - undangan dibidang kenotariatan?, kedua apa kendala-kendala yang dialami oleh Notaris dan Majelis Pengawas Notaris dalam menerima Protokol Notaris yang berusia lebih dari 25 tahun?, ketiga, bagaimana akibat hukum bagi Notaris Penerima Protokol terhadap protokol yang telah berumur lebih dari 25 tahun. Jenis penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan dari penelitian hukum ini menggunakan penelitian hukum yuridis empiris penelitian ini dilakukan karena adanya kekosongan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyerahan protokol Notaris dengan lewatnya batas waktu menghasilkan beberapa akibat hukum, yaitu ketidakpastian perihal penyimpanan protokol Notaris yang telah lewat batas waktu, kendala seperti tempat penyimpanan agar terhindarnya protokol dari kerusakan mengakibatkan kerugian bagi para pihak dan ketidakpastian terkait dengan pertanggungjawaban atas penerbitan salinan akta apabila dikehendaki oleh ahli waris atau pihak yang berkepentingan, maka dari itu, diperlukan adanya pengaturan mengenai protokol notaris yang telah lewat batas waktu secara eksplisit agar terjaminnya kepastian hukum bagi para pihak

    SIFAT FISIKOKIMA SOSIS YANG DIJUAL PADA BEBERAPA PEDAGANG DI KELURAHAN CUPAK TANGAH KECAMATAN PAUH KOTA PADANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama penggorengan terhadap kandungan kadar air, kadar lemak, asam lemak bebas (FFA), bilangan peroksida, dan warna (L*, a*, b*) sosis yang dijual pada beberapa pedagang di Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dan analisis laboratorium sampel dari 4 pedagang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yaitu dengan 4 sampel 5 kelompok. Peubah yang diamati adalah kadar air, kadar lemak, asam lemak bebas (FFA), bilangan peroksida dan warna (L*, a*, b*). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel yang dianalisis memberikan pengaruh nyata (P<0.05) terhadap kandungan air, lemak, bilangan peroksida dan warna (L*, a*, b*), dan berbeda tidak nyata (P≥0.05) terhadap kandungan asam lemak bebas. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan sampel terbaik didapatkan dari pedagang A dengan kadar air 46.92%, kadar lemak 18.70%, asam lemak bebas 0.90%, bilangan peroksida 11.44 meq/kg, Lightness (L*) 30.01, redness (a*) 8.20, dan yellowness (b*) 9.73

    58,132

    full texts

    74,254

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eSkripsi Universitas Andalas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇