UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga, Yogyakarta: E-Journal Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan
Not a member yet
2923 research outputs found
Sort by
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Biologi Melalui Pemanfaatan Perangkat Pembelajaran dengan Model Problem Basic Learning
Pelaksanaan pembelajaran Biologi di SMP Muhammadiyah 2 Mlati memerlukan perangkat pembelajaran yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran di kelas. Perangkat pembelajaran makanan dan sistem pencernaan makanan berdasarkan model pembelajaran berbasis masalah yang meliputi: (1) bahan ajar, panduan guru dan panduan siswa, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja siswa (LKS), tes hasil belajar (THB). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas secara lebih professional. Hasil dari penelitian: Nilai rata-rata dari pra tindakan hingga pelaksanaan siklus I dan siklus 2 selalu mengalami peningkatan
Tinjauan Keunggulan dan Kelemahan Penerapan Kurikulum 2013 Tingkat SD/MI
Ketercapaian kurikulum tingkat SD/MI di 6 bulan penerapannya terhitung dari bulan Juli 2013 sampai Desember 2013 masihjauh dari harapan. Hal ini terbukti dengan masih sangat banyak SDIMI yang belum mempunyai buku pegangan kurikulum 2013, sarana prasarana belum siap, dan masih sangat banyak guru yang belum siap untuk menerapkan kurikulum 2013. Keunggulan yang dimiliki oleh kurikulum 2013 bisa menjadi bumerang bagi pemerintah karena ketidaksiapan dalam penerapan kurikulum 2013, justru kelemahannya yang menonjol jika tidak secepatnya tertangani. Untuk itu menjadi PR besar bagi Kemdikbud dan Kemenag, dan diharapkan bahwamereka bekerjasama secepatnya
Internalisasi Nilai-Nilai Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Arab
Latar belakang penulisan penelitian ini adalah adanya kondisi yang memprihatinkan generasi penerus bangs a yang semakin jauh dari nilainilai karakter dan budaya bangs a. Sekolah sebagai institusi pendidikan mempunyai tanggungjawab untuk membentuk dan mengembangkan karakter siswa. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui peran pembelajaran bahasaArab dalam pendidikan karakter, aplikasi pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa Arab serta nilai-nilai apa saja yang bisa diinternalisasikan di dalam pembelajaran bahasa Arab
Nilai-Nilai Pendidikan Moral Dalam Tembang Macapat Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Kurikulum 2013. [Telaah Budaya Lokal]
Mengingat arti pentingnya peran budaya lokal dalam membentuk kepribadian dankarakter bangsa, dalam tulisan ini akan disajikan arti pentingnya mengaktualisasikan kembali Nilai-nilai Moral dalam Tembang Macapat yang terdapat dalam Budaya dan kesusasteraan Jawa sebagai penguatan pendidikan karakter salam kurikulum 2013. Sampai saat ini tembang Macapat masih sangat populer dalam kebudayaan masyarakat Jawa, bahkan diajaran dalam lembaga formal di sekolah dan madrasah mulai dari Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas.Dalam penelitian ini digunakan metode deskripsi dan komparasi. Maka langkahlangkah yang ditempuh dalam penelitian ini sebagai berikut: Mendeskripsikan isi ajaran Tembang Macapat, dengan cara mengambil bait-bait tembang Macapat yang ada hubungannya dengan ajaran-ajaran Moral, Tembang Macapat yang telah dideskripsikan, diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Menganalisis tembang Macapat yang telah dideskripsikan dan diterjemahkan, yang di analisis dipilih bagian-bagian yang ada hubungannya dengan ajaran moral, Menarik kesimpulan mengenai isi ajaran tembang Macapat, yang ada hubungannya dengan ajaran Moral sebagai penguatan Pendidikan Karakter, sesuai dengan permasalahan dan tujuan penelitian.Hasil penelitian menunjukkan nilai-nilai moral dalam kesusasteraan Jawa jika dikaji dan dicermati isinya masih relevan dengan kehidupan masyarakat sekarang, sehingga dapat dijadikan suri tauladan dan sumber nilai moral bagi bangsa Indonesia dewasa ini. Di era global saat ini ada kecenderungan masyarakat menerima langsung budaya luar, hal ini belum tentu baik dan bermanfaat. Untuk itu dapat diantisipasi dengan tetap menjaga nilai-nilai kearifan budaya lokal. Nilai-nilai moral yang terdapat dalam kesusasteraan Jawa, merupakan warisan Adhiluhung yang diyakini oleh masyarakat sejak masa lampau, yang dapat digunakan sebagai penguatan pendidikan karakter bagi generasi penerusnya dalam rangka mengantisipasi dampak negatif globalisasi.
Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Islam (Sebuah Analisis Implementasi GLS Di MI Muhammadiyah Gunungkidul)
This study aims to determine the implementation of School Literacy Movement (GLS) in Islamic school, awareness of academic civitas in cultural literacy, supporting and inhibiting factors in GLS’ implementation and analysis on implementation in Islamic school. The study used is qualitative research. Subjects in this study are residents of the school and its objects are all matters related to the implementation of the School Literacy Program (GLS) in MI Muhammadiyah Pengkol Gunungkidul.The results of this study find that there is awareness with the school residents in actuating the GLS program and there are several strategies in implementing the GLS program. Supporting factors in the GLS program at this school one of them is a high awareness, good communication between school with parents and many strategies undertaken. While the inhibiting factors is the very minimal facility and hasn’t maximum support yet from the government. In the context of religion, Muslim should have a cultural literacy because it is the first teaching in the Qur\u27an. Challenges ahead in this case, children must have awareness to improve the quality of literacy. Nowadays, the textual reading quality of society through books is getting lower, so it is necessary to balance in understanding the phenomenon. It is also necessary to have a \u27revolution\u27 in changing the mindset of society in the literacy
Metode Struktural Analitik Sintetik dalam Pembelajaran Anak Disleksia
Membaca merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh anak. Tidak semua anak dapat belajar membaca dengan mudah, pada beberapa kasus ditemukan anak yang kesulitan belajar membaca atau dikenal dengan istilah disleksia.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, artinya data yang dikumpulkan bukan merupakan angka-angka, melainkan data tersebut berasal dari wawancara, catatan lapangan dan dokumen resmi lainnya.Berdasarkan hasil penelitian di SDN Watuaji 1 Jepara dapat diketahui bahwa beberapa anak yang mengalami kesulitan membaca disebabkan oleh perhatian orang tua yang kurang dan faktor intelegensi maupun sosio-ekonomi. Pelaksanaan metode struktural analitik sintetik dalam pembelajaran anak disleksia dapat membantu anak dalam mempermudah belajar membaca. Pelaksanaan metode struktural analitik sintetik dilakukan dengan menyajikan kalimat secara utuh, kemudian kalimat itu dianalisis menjadi kata, suku kata, dan huruf, serta unsur huruf tersebut dirangkaikan hingga menjadi kalimat kembali. Penggunaan metode struktural analitik sintetik selain dapat membantu kesulitan membaca juga dapat meningkatkan kerjasama anak dalam proses pembelajaran
Pengaruh Metode Struktur Analitik Sintetik (SAS) Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Kelas I di SD Muhammadiyah Kleco 1 Yogyakarta
Kemampuan membaca siswa di sekolah tingkat sekolah dasar (SD/ MI) saat ini memiliki kecenderungan yang rendah. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, peneliti menemukan permasalahan anak yang mengalami kendala terkait kemampuan membaca permulaan kelas 1 di SD Muhammadiyah Kleco 1 Yogyakarta. Salah satu upaya dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan yakni dengan menggunakan metode SAS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh metode SAS terhadap kemampuan membaca permulaan kelas 1 di SD Muhammadiyah Kleco 1 Yogyakarta.Desain penelitian menggunakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas I berjumlah 155 orang, teknik sampel menggunakan Cluster sampling. Teknik dan instrumen pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes membaca secara lisan. Analisis data yang digunakan adalah statistik parametrik yaitu uji-t, dan uji normalized gain (N-gain).Hasil penelitian menunjukan bahwa, terdapat pengaruh pembelajaran membaca permulaan menggunakan metode SAS (Struktur Analitik Sintetik), hal ini dibuktikan dengan menggunakan uji t dengan pengambilan keputusan menujukan taraf signifikansi (sig. 2-tailed) = 0,000 < α = (0,05), yang artinya Ha diterima sehingga terdapat perbedaan antara rata-rata kemampuan membaca permulaan kelas eksperimen dan kontrol. Peningkatan nilai N-gain sebesar 0.83 dengan klasifikasi tinggi. Hal ini membuktikan penggunaan Metode SAS (Struktur Analitik Sintetik) dapat mempengaruhi peningkatan kemampuan membaca permulaan
THE DEVELOPMENT OF BLENDED LEARNING-BASED DIGITAL TEACHING MATERIALS ON KINEMATICS FOR ISLAMIC PRIMARY SCHOOL PROSPECTIVE TEACHERS
Kinematics is one of fundamental materials in Basic Science Courses for Islamic Primary Schools Prospective Teacher. Kinematics often difficult for student because it needs schematic drawings and formula for motion. Thus, the kinematics teaching materials absolutely needed for Islamic Primary Schools Prospective Teacher. The current findings suggest that the environment in which Islamic Primary Schools Prospective Teachers learn has not been conducive to their growth and development. These initial observations indicate that certain factors may be hindering their progress. Therefore, digital teaching materials are needed that can facilitate the entire science learning process. The purpose of this research is to explicate the development process, along with the validation and comprehensibility of digital science teaching materials as learning media for prospective elementary school teachers in Islamic education. The Lee and Owens development model was used in the creation of this digital teaching material. The Lee Owens developmental model consist of assessment/analysis, need assessment, front-end analysis, design, development, implementation, and evaluation. A material validation questionnaire, media, and a student readability test were used in the questionnaire with Likert scale. The subject of this research are 24 students of Islamic Primary Schools Prospective Teacher in UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. The material aspect of product validation showed an average result of 92.08%, while the media validation aspect scored 90.90%. The readability test for digital science teaching materials obtained a score of 83.2%. These findings suggest that digital science teaching materials are highly valid and suitable for use as learning media for prospective Islamic elementary school teachers. As a result, it is possible to conclude that digital science teaching materials are extremely valid and appropriate for use as learning media for prospective Islamic elementary school teachers
Educational Policy Analysis: Examining Pesantren Policies and Their Implications on the Independence of Kyai and Pesantren in the Contemporary Era
Purpose – This study aims to investigate the autonomy of “Kyai” (religious teachers) within Pesantren in making education policy. In examining these policies, it focuses on the evolution of teaching and the implementation of the “Asas Tunggal Pancasila” in Indonesian educational institutions, the struggles of Pesantren policies that led to the birth of Law No. 18 of 2019, and the dark side of the politicization of religion that has implications for educational policies.
Design/methods/approach – This type of research uses qualitative research with a case study of two Islamic boarding schools in East Java (research objects). Primary data sources come from observation and interview results. Secondary data sources come from library sources such as laws, scientific articles (journals), books, etc. Data collection used observation techniques, semi-structured in-depth interviews, and documentation (document analysis). Data analysis techniques used qualitative data analysis techniques, namely data condensation, data presentation, and conclusion drawing.
Findings – The research reveals that the law empowers Pesantren and Kyai to shape their institutions in alignment with societal demands, traditions, and evolving times. Though the Kyai’s independence significantly affects the Pesantren’s trajectory, it does not singularly define its identity. The law underscores the imperative for contemporary teaching methods, curriculum evolution, and infrastructure enhancement, urging Kyai to eschew rigid and authoritarian stances.
Research implications/limitations – The research has theoretical implications that two contrasting views concerning Pesantren policies’ influence on Kyai’s independence vis-à-vis political elites. Proponents (“Yes”) highlight Alignment of Interest, Empowerment and Development, and Community Engagement. Opponents (“No”) cite the Preservation of Autonomy, the potential for manipulation, and an inherent distrust of political parties.
Originality/value – The research provides direction for the complex interplay between religious education and the political domain in Indonesia
Digital Extension of Digital Literacy Competence for Islamic Religious Education Teachers in the Era of Digital Learning
Purpose –This study aims to analyze the digital literacy competence of Islamic Education teachers at Al-Fath Cirendeu Junior High School, South Tangerang City State Junior High School 3, South Tangerang State Junior High School 6, and Darussalam Ciputat Junior High School.
Design/methods/approach – This study used the phenomenological qualitative research method. Research data was obtained through interviews, observations, and documentation studies. The participants in the study were eight Islamic Education teachers and four principals at Al-Fath Cirendeu Middle School, South Tangerang State Middle School 3, Darussalam Ciputat Middle School, and South Tangerang State Middle School 6. The data analysis used in this study was Saldana\u27s Thematic Analysis.
Findings – The finding of this dissertation is that the digital literacy competence of PAI teachers in four schools is still at the level of simple learning media users. The data in this study shows that the application of the digital literacy competence of PAI teachers is limited to ICT media users such as YouTube, PPT, Quizizz, Google Classroom, and Google Form which are used as learning media for preparation, delivering material, and learning assessment. Meanwhile, the creation of digital teaching materials has not been able to be done.
Research implications/limitations – Practically, the results of the dissertation can provide input to Islamic Education teachers in four schools and Islamic Education teachers, practitioners and education policy makers (government) regarding the implementation of digital literacy competencies in learning and in developing a digital literacy competency model in learning that leads to sustainable curriculum development